
Saat keduanya tengah asik mengobrol tiba-tiba ada seseorang perempuan yang memanggil nama Aldi,hal itu sontak menarik perhatian keduanya. Perempuan cantik yang membuat siapa pun yang melihatnya akan tertarik.
"Mas Aldi," panggilnya.
Saat merasa namanya dipanggil Aldi pun menoleh .
"Siska"
"Iya mas ini aku"
"Sedang apa kamu disini?"tanya Aldi
"Aku sedang jalan jalan saja di mol ini mas. Senangnya bisa bertemu kamu disini," ucap Siska menggelayut manja tanpa memikirkan keberadaan Keana.
Keana yang melihat pemandangan ini seperti Dejavu,belum lama dia menonton film dengan tema orang ketiga,dan saat ini dia langsung merasakan sakitnya diabaikan oleh suami sendiri karena ada perempuan lain.
"Ekhemm ..." suara Keana berdehem yang langsung ditatap oleh Aldi dan Siska.
"Mas Dia siapa?" tanya Siska menunjuk pada Keana.
"Oh iya,mas belum memperkenalkan kalian ya?" tanya Aldi
"Mangkanya aku nanya mas,"
"Dia istriku namanya Keana" ucap Aldi memperkenalkan Keana
"Dan sayang mas lupa belum memperkenalkan dia sama kamu,Siska ni adik sepupu aku,dia anaknya om Danu kebetulan saat kita nikahan dia tidak bisa pulang karena harus dinas luar kota,dia juga dokter seperti kita," ucap Aldi menjelaskan panjang lebar yang membuat Keana lega.
Keana dan Siska pun tersenyum dan saling bersalaman.
"Wah,mas bisa juga nyari istri. Paket guna guna ya mas?" ucap Siska meledek Kaka sepupunya.
"Jahat kamu fitnah begitu,mas nikung dia di sepertiga malam hehe"
"Gaya mu mas,"
"Mbak , Bagaimana menikah dengan mas ku ,apa dia menyebalkan?" tanya Siska berbasa-basi dengan Keana.
"Mas mu baik sis,aku beruntung memiliki suami seperti mas Aldi" sahut Keana dengan bangga
"Tuh kan apa mas bilang,mbak mu udah klepek-klepek sama mas,mana mungkin diguna-guna,orang di doa-doa si hehe" ucap Aldi bercanda
"Iya iya mas beruntung" sahut Siska malas
"Mbak dokter spesialis apa?" tanya Siska
"Aku sama seperti mas mu,dokter spesialis bedah"
"Hoalah dasar jodoh, apa apa sama semua"
"Iya dong mangkanya cepet nikah" ucap Aldi menyela
"Ogah! aku mau memanfaatkan gelar ku dulu."
"Kamu spesialis apa sis?"
"Aku dokter kandungan mbak,in syaa Allah mulai bulan ini aku resmi pindah kerumah sakit keluarga Mahawira Hospital" ucap Siska antusias
"Wah selamat ya"
__ADS_1
"Makasih mbak, setelah perjalanan panjang"
"Iya akhirnya kembali ke sarang,ucap Aldi menggoda
"Burung kali ah,o iya bukannya mas juga akan pindah kesana?"
"Iya mulai awal bulan,mas mau menyelesaikan beberapa operasi dulu di rumah sakit Fadila"
"Lagian si aneh aneh aja,punya rumah sakit malah kerja di tempat lain,"
"Ye kalo ngga gitu nggak ketemu jodoh sis,kerja sebentar dapat cucu dari pemilik rumah sakit haha" ucap Aldi bangga
"Wah,bukan main mas ku,sambil menyelam minum air"
"Alhamdulillah"
Keana yang melihat keakraban keduanya pun tidak terganggu,dia malah merasa terhibur, perasaan was-was sebelumnya sirna begitu saja setelah mengetahui siapa Siska sebenarnya.
***
Detik berganti menit,begitu juga bulan yang berganti tahun. Pernikahan Aldi dan Keana sudah menginjak usia 2 tahun,sampai saat ini dia belum juga dikaruniai seorang anak,namun keduanya tetap berusaha dan berdoa. Rumah tangga yang jauh dari keributan dan pertengkaran,yang ada hanya keromantisan dan cinta yang tak pernah habisnya.
Keana memperlakukan Aldi dengan sebaik-baiknya,Aldi sangat bersyukur bisa memiliki istri seperti Keana.
"Mas,usia pernikahan kita sudah 2 tahun,maafkan aku yang belum bisa memberikan keturunan untuk kamu" ucap Keana sedih
"Kamu ini bicara apa si,ada ataupun tidak adanya keturunan kamu tetap menjadi yang terbaik untuk mas" sahut Aldi memberikan ketenangan.
"Mas,jika suatu saat nanti aku pergi lebih dulu,apa mas akan menikah lagi?" tanya Keana
Aldi yang sedang memeriksa pekerjaannya menoleh ke arah kemana.
"Jangan aneh aneh sayang nanyanya,kamu akan menemani mas sampai tua nanti,dan maut yang memisahkan kita,"
"Sudah ya pembicaraan aneh macam gini jangan dibahas lagi, pokoknya mas akan tetap setia sampai kapan pun sama kamu"
Keana tersenyum.
"Aku tidak akan membiarkan kamu kesepian mas,"
"Mangkanya tetap disamping aku"
Obrolan keduanya berubah haluan menjadi kegiatan halal,entah kenapa akhir akhir ini Keana bersikap agresif. Pernah satu waktu Aldi sedang bekerja di rumah sakit miliknya tiba-tiba didatangi Keana,hanya untuk bersikap manja dan melakukan kegiatan yang berakhir ditempat tidur,Aldi dengan senang hati melayani hasrat istrinya,untung saja ruangan Aldi terdapat kamar pribadi.
Keesokan harinya terdengar suara muntah-muntah di dalam kamar mandi,Aldi yang mendengar hal itu langsung menghampiri istrinya.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Aldi khawatir
"Mas,aku mual banget, sepertinya masuk angin'," ucap Keana lemas.
"Yasudah sebaiknya kita mandi dulu,dan melaksanakan shalat subuh,nanti mas periksa keadaan kamu."
Selesai membersihkan diri dan shalat subuh,Aldi mengambil peralatan kedokterannya,dengan telaten dia memeriksa keana. Aldi tersenyum ,apakah diagnosa nya sudah benar,dan untuk memastikan itu dia menelepon adik sepupunya yaitu Siska.
Langit yang masih gelap membuat Siska harus terbangun karena sebuah telpon,ya telpon itu dari Aldi .
📱
"Halo ada ini siapa?" tanya Siska yang masih terpejam
__ADS_1
"Ini mas sis" sahutnya diujung telpon
"Ada apa mas Aldi subuh-subuh ganggu orang?"
"Lagian kamu bukannya shalat masih tidur aja,mas ada perlu"
"Aku lagi halangan mas,perlu apa?"
"Bisa tidak kamu kesini sekarang,mas ingin memastikan sesuatu"
"Ya ampun mas,masih subuh aku masih ngantuk banget ini,emang mau memastikan apa si?"
"Sudah kamu datang saja kerumah mas,nanti mas kasih uang jajan deh"
"Yaelah emang aku bocah apa,yaudah tunggu sebentar"
"Jangan lama-lama loh,jarak rumah kamu kesini cuma sepuluh menit"
"Iya mas bawel"
Setelah beberapa menit ditunggu Siska pun datang,atas perintah Aldi untuk membawa perlengkapan dokternya,siska pun menurut meskipun masih dengan muka bantal. Asisten rumah tangga Aldi sudah menunggu Siska di depan , sebelumnya dia mendapatkan perintah untuk membawa siska kekamar milik Aldi dan Keana.
"Dimana mas Aldi dan mbak Keana Bi?" tanya Keana
"Ada dikamarnya non,mari bibi antar"
Setelah mengetuk pintu dan dipersilahkan masuk,Siska pun mendekat pada Aldi.
"Ada apa si mas,pakek suruh bawa beginian juga lagi, bukannya kalian berdua dokter?" tanya Siska yang masih kesal
"Sudah jangan berisik,mas hanya ingin memastikan apakah diagnosa mas benar atau salah"
"Idihhhhh ada dokter tidak yakin dengan diagnosa sendiri"
"Sudah cepat periksa mbak mu"
"Mas,kamu kan dokter kenapa repot repot bangunin aku?"
Keana yang masih lemas pun tidak menghiraukan keduanya,dia cukup lemas dan mengantuk.
"Memangnya diagnosa mas apa?"
"Mbak mu hamil "
"Serius?"
"Iya mangkanya mas panggil kamu,siapa tahu saja hasilnya lebih akurat karena dokter kandungan langsung yang memeriksa."
"Mana ada begitu,dokter tidak percaya sama kemapuan sendiri"
"Sudah periksa,jangan bawel"
Siska pun memeriksa keadaan Keana,dengan hati-hati dan sesuai prosedur yang benar,tak lupa dia menyuruh Keana untuk melakukan tespek yang diberikan Siska.
"Siska kamu masih lajang udah bawa-bawa tespek,jangan jangan..." ucap Aldi menduga
"Jangan ngaco mas mikirnya,aku dokter kandungan. Antisipasi,karena tidak semua pasien datang sudah tau bahwa mereka hamil,jadi aku sebagai dokter yang baik aku selalu mempersiapkannya"
"Iya iya mas percaya"
__ADS_1
Tak lama kemudian Keana keluar dari kamar mandi dengan senyuman manis nya,hal itu membenarkan dugaan Aldi dan Siska.
***