Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Dilema Aldi


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan siang, keduanya memutuskan untuk shalat berjamaah, setelah itu Keana harus bersiap untuk melakukan operasi.


"Mas,aku langsung bersiap untuk operasi ya, kegiatan kamu setelah ini apa?"


"Iya sayang,habis ini mas akan istirahat saja,nanti mau ngontrol pasien"


"Yasudah selamat istirahat,aku pergi dulu ya mas"


"Iya sayang,kamu yang semangat ya,nanti kita pulang bareng"


"Iya mas,boleh peluk " ucap Keana terlihat agresif


"Boleh dong sayang,lebih dari pelukan juga boleh"


"Kamu ini mesum"


Keduanya pun berpelukan,karena menurut Keana berpelukan bisa menghadirkan energi positif, apalagi dengan suami,bukan Adi namanya kalau tidak mencuri ciuman dari istrinya.


"Kamu ini menyebalkan,aku bisa terlambat ini"


"Hehe vitamin sayang"


"Alasan! yasudah aku pergi dulu ya mas"


"Iya sayang mas"


Keana pun meninggalkan ruangan milik Aldi, waktunya hampir terlambat karena ulah suaminya.


***


Di rumah Keasa sedang terjadi pertengkaran kecil antara adik dan kakak,setelah bawel dan si kalem nampak berseteru.


"Pokoknya kamu ngga boleh pacaran ya,sebelum kakak pacaran,awas saja kamu kalau mendahului ku" ucap keasa sarkas


"Kakak apaapaan si,siapa juga yang pacaran kan masih sekolah juga," sahut Keysa singkat


"Ah bohong,si Keanu bilang kamu sering pergi berdua ke perpustakaan dan makan di kantin"


"Jangan dengerin Keanu kak,dia cuma mau manas manasin kamu aja,lagian aku ngga ada niat pacaran,kan papih sama ayah melarang kak"


"Awas saja kalau kamu bohong,aku akan kabur dari rumah ini" ucap keasa mengancam


"Terserah!" sahut Keysa singkat


"Dasar menyebalkan!"


Tiba-tiba Larisa datang dari kamarnya.


"Kalian sedang meributkan apa si, sampai terdengar ke kamar mamih?"


"Tuh nih,anak kesayangan mamah punya pacar"


"Hah pacar? benar itu key?"


"Kakak ngaco mah"


"Ngaco gimana,orang saksinya si kutu kupret"


"Kak,kamu ini jangan main menyimpulkan semuanya sendiri,jadinya fitnah"

__ADS_1


"Engga fitnah mih, orang katanya dia suka pergi berdua kalau di sekolah"


" Engga berdua nih,aku pergi sama Keanu juga cuma dia iseng aja pengen manas manasin kakak ,tau sendiri dia jomblo akut jadi sasaran empuk bang Keanu buat ngerjain dia"


"Haha,gitu toh ceritanya. Kakak emang kenapa kalau Ade punya pacar?,"


"Aku nggak ikhlas mami"


"Lah jodoh kan kita enggak tau kak"


"Pokonya kakak akan pindah rumah kalau adek ngelangkahin kakak," ucapnya sinis


Tak selang berapa lama Kenan ikut serta dengan perbicangan mereka setelah pulang dari kantor.


"Siapa yang mau pindah rumah Hah?" tanya Kenan membuat keasa terkejut dan menutup mulutnya


"Eng__ga ada pih"


"Jangan bohong,tadi papih denger kak"


"Bercanda pih" elak keasa


"Alah sama papih aja ciut" human Keysa yang masih didengar ketiganya.


"Dasar gunung es!" sahut Keasa sinis


"Kakak ,ngga boleh gitu sama adiknya!"


"Abis nyebelin banget,dia tuh cocoknya jadi anak ayah Kevan yang judes dan galak ,kamu ngga cocok jadi anggota keluarga keceh kaya kita"


"Kakak!" ucap Kenan berteriak


"Ya ampun punya anak karakternya kaya langit dan bumi," ucap Kenan sambil menepuk dahinya


"Papih ada kemungkinan ngga si kalo aku sama bang Keanu ketukar hehe?" tanya Keysa polos


Kenan menajamkan penglihatannya kearah Keysa.


"Ade juga ngaco aja ya kalo ngomong,kamu sama bang Kenan itu lahirnya duluan dia beberapa hari,jadi jangan ngaco kalau kalian ketukar,emang Allah adil ayah Kevan punya Keana yang kalem, dan Keanu yang pecicilan,dan disini juga begitu satu kalem satu lagi rusuh,"


"Haha Papih bisa aja,apa kita bikin lagi anak ketiga biar tau karakternya seperti apa" ucap Larisa konyol


"Ya Allah, penghuni rumah ini lama kelamaan pada ngaco,udah ah papih mau mandi gerahhhh".


***


Sedangkan dirumah Adi,Diana dan Aldo nampak sedang berdiskusi.


"Bagaimana ya cara ngomong sama anakmu itu,pasti dia nolak keras apalagi sekarang kerja bareng istrinya,"


"Iya juga si mah,tapi kalo ngga diomongin sekarang-sekarang,Aldi keburu nyaman kerja dirumah sakit Fadila ,padahal dirumah sakit kita pun sangat membutuhkan Aldi," sahut Diana


"Mau nggak mau kita harus ngomong mah,lagian ngga enak juga masa nafkah istri dapetnya dari perusahaan keluarga istri. Aku rada gengsi mah"


"Iya juga pah,gimana kalo malam ini kita ajak mereka makan malam dirumah,"


"Ide bagus tuh,"


Sepasang suami istri itu pun memutuskan untuk menghubungi Aldi ,perihal rencana mereka sekaligus mengajak makan malam bersama.

__ADS_1


***


Pukul 4 sore Keana dan Aldi akan pulang kerumah mereka ,namun Aldi terlupa bahwa tadi siang menerima telpon dari mamah untuk makan malam dirumah Aldi.


"Sayang,kita mampir dulu kerumah aku ya,tadi papah telpon ngundang kita buat makan malam,"


"Iya mas,"


Keduanya pun meluncur kerumah orangtua Aldi , sesampainya disana Diana sudah menanti kedatangan anak dan menantunya.


"Akhirnya kalian datang juga," ucap mamah antusias


"Assalamualaikum mah," ucap salam keduanya


"Wa'alaikumussalam, yaudah yuk langsung masuk,mamah udah masak enak spesial buat kalian,"


"Terima kasih mamah,kita jadi ngerepotin," ucap Keana sungkan.


"Sama-sama sayang,"


"Oiya papah mana mah?," tanya Aldi


"Tadi katanya mau mandi biar Segeran,Kita tunggu aja sebentar lagi juga turun.


Ketika mereka tengah asik mengobrol keluarlah Aldo dari kamarnya,dan langsung menghampiri anak dan menantunya.


"Akhirnya kalian datang juga,kirain papah ngga akan datang,secara kalian berdua sibuk,"


"Papah berlebihan,"


Mereka pun makan dengan hikmat dan perlahan,makanan yang disajikan memang sangat nikmat. Setelah selesai makan Aldi membuka suara.


"Al,papah ingin bicara hal penting dengan kamu," ucap Aldo


"Hmmh,tumben pah,apa cuma aku saja?,"


"Istrimu juga boleh ikut,siapa tahu dia bisa ngasih saran ,"


"Saran?"


Mereka pun mulai mendudukkan dirinya di sofa yang berada diruangan keluarga tersebut.


"Jadi gini Al,papah tidak akan ngomong panjang lebar, intinya kamu harus kembali kerumah sakit kita,disana sangat membutuhkan kamu Al,papah tidak bisa bekerja sendirian,"


" Tapi pah,aku nyaman kerja disana."


"Al kamu harus pikirkan baik-baik,kamu juga sudah punya keluarga yang harus kamu hidupi, "


"Tapi kan aku menafkahi Keana dengan hasil kerja ku sendiri,"


"Papah tahu,tapi alangkah afdol nya jika kamu bekerja dan menghasilkan uang dari perusahaan sendiri,"


"Hhmhh,Al harus membicarakan ini dengan Keana dan keluarga mertuaku pah,aku tidak ingin membuat keputusan sendiri."


"Baiklah, setelah berpikir nanti,harapan papah adalah kamu menerima tawaran papah untuk mengurus rumah sakit milik keluarga kita,"


Aldi dalam dilema,hal utama yang ia pikirkan adalah Keana,Aldi sungguh tidak ingin berpisah dengan istrinya itu .


***

__ADS_1


Dukung Euy🙏❤️


__ADS_2