
Keduanya berjalan beriringan untuk kembali kelantai yang sama yaitu dokter bedah, sesekali Aldi memperhatikan wajah cantik keana, seorang dokter bahkan calon pemilik RS namun dengan kepribadian sederhana dan humble.
"Hari ini tugas sampai jam berapa dok?," tanya Aldi pada keana.
"Aku sampai jam 3 sore," sahutnya singkat membuat Aldi bingung harus mencari bahan obrolan lagi.
"Sama dong, bagaimana kalau kita pulang bareng?," ajak Aldi pada keana yang masih fokus pada hpnya
Keana yang sedang khusyuk menatap layar hapenya pun melihat kearah Aldi.
"Maaf saya tidak bisa,ayah saya melarang saya diantar jemput oleh siapapun kecuali keluarga inti dan orang yang sudah dipercaya," sahutnya
"Memangnya kenapa, mungkin saja kita satu arah," tanya Aldi yang masih penasaran
"Entahlah saya juga tidak mengerti,namun yang jelas ayah saya membuat peraturan itu,kecuali saya sudah menikah, mungkin ayah saya akan menghapuskan peraturan itu," ucap keana asal tanpa disadari hal itu membuat Aldi tersenyum.
"Lalu bagaimana dokter bisa pergi dengan kekasih dokter?,"
"Kekasih? sepertinya saya sudah bosan hidup kalau bisa melakukan hal itu," ucapnya yang sedikit tidak dimengerti oleh Aldi
"Kok bosan hidup, bukankah sudah zamannya seorang wanita memiliki kekasih?," tanya Aldi yang masih penasaran
"Tapi bukan untuk saya,ayah saya melarang saya berpacaran jadi saya tidak pernah menjalani hubungan dengan siapapun,"
Jawaban keana membuat Aldi semakin penasaran dengan sosok gadis disampingnya ini,baru 2 kali bertemu namun sudah meninggalkan kesan yang mendalam,akan sangat lucu jika keduanya mempunyai sebuah hubungan.
"Apa dokter tidak penasaran dengan sebuah hubungan?,"
"Hubungan apa maksud dokter Aldi?,"
"Ya seperti pacaran,"
"Sudah saya bilang,saya sangat menghormati keputusan ayah saya dan saya berjanji akan mematuhinya sampai kelak ada yang berniat serius dengan saya tanpa mengajak berpacaran," sahut keana yang masih fokus dengan hapenya
Aldi lagi-lagi semakin tertarik dengan apa yang disampaikan oleh keana,rasanya ada sebuah peluang besar untuk bisa mendekatinya.
"Apa saya bisa menjadi salah satu orang yang berniat baik itu?," tanya Aldi yang membuat keana menatap beberapa saat dr. Aldi
"Hmmh anda baru bertemu dua kali dengan saya, bagaimana mungkin dokter segampang itu untuk mengambil sebuah keputusan," sahutnya seolah menganggap kata-kata Aldi sebuah candaan
"Saya serius dokter keana," sahut Aldi tanpa keraguan sedikitpun.
Keana tersenyum kecil.
"Tidak akan mudah menghadapi ayah saya,sudah banyak laki-laki yang memberanikan diri menemui ayah saya namun mereka menyerah dengan sendirinya,jika anda mau mencoba silahkan saja," sahut keana lagi-lagi seolah tidak terlalu memperdulikan gurauan dr. Aldi
"Baiklah saya akan membuktikannya,kalau perlu saya akan langsung membawa orangtuaku untuk datang kerumah dokter Keana ," sahutnya mencoba meyakinkan keana.
"Ya, lakukanlah," ucap keana seolah menantang.
Saat keduanya sedang asik berbicara tiba-tiba ada suara yang tidak asing.
__ADS_1
"Kak Ke," ucap Keasa memanggil Keana.
"Opa sekalian!" sahut keana sedikit jutek
"Yeeee bolehnya,kalian sedang apa berjalan berdua saja ,apa kalian pacaran?," tanya Keasa penuh selidik
"Ngaco kamu,"
"Jangan main belakang ya kak,nanti aku laporin ayah baru tahu rasa," ucap keasa mengancam
"Jangan ember keasa,aku tidak sengaja bertemu dokter Aldi,dan kita serah waktu mau kesini jadi kita barengan," ucap keana menjelaskan
"Ohh gitu, dokter Aldi jangan mendekati anak singa,nanti dokter terluka," ucap keasa membuat Aldi bingung
"Beraninya kamu mengatai ayahku singa,apa mau kamu aku laporkan pada singa jantan itu agar segera menelan mu ,Hah?!"
"Hehe maaf kak,habisnya ayah kolot banget masa anak-anaknya ngga boleh pacaran,papih kan jadi ikut-ikutan,apa mereka mau anaknya jadi perawan tua," ucapnya mengeluhkan perlakuan Kevan dan Kenan
"Itu namanya orang tua sayang sama anaknya,ngga mau anaknya kenapa-napa,"
"Ya kan ini abad 21 kak dikira zaman apa kali," ucap keasa yang masih merajuk
Aldi yang melihat perdebatan saudara sepupu itu dibuat tersenyum, alangkah serunya kehidupan keluarga yang harmonis ini.
"Dokter kenapa senyum senyum sendiri?," tanya Keasa pada dr. Aldi
"Ah tidak,saya hanya kagum pada hubungan persaudaraan kalian, sepertinya seru menjadi bagian dari Kalian," ucap Aldi asal
"Hhmmhhhh bisa jadi," sahutnya singkat
"Wah dokter serius? memangnya siapa yang dokter sukai,aku atau kakakku?," tanya Keasa menodongkan pertanyaan pada dr. Aldi
Keana yang masih fokus dengan langkah kakinya,tapi masih mencoba menyimak pembicaraan keduanya.
"Hhmhh kita lihat saja siapa yang akan saya datangi kerumahnya langsung," ucap Aldi seolah tidak main-main
"Hah? jadi dokter aldi akan mendatangi orang tua kita langsung?," tanya Keasa yang masih tidak percaya.
"Hmmmh," ucapnya dengan gumaman
"Baiklah, siapapun yang dokter pilih diantara kami berdua dengan senang hati kami akan menerima tentunya atas restu orang tua kami dan tidak akan ada perselisihan pastinya," ucap keasa polos
"Kamu terlalu percaya diri dek," ucap keana yang langsung meninggalkan keduanya karena telah sampai diruangan yang dituju.
***
Pukul 3 sore Keana sudah menyelesaikan Siftnya ,Keanu dan supir pribadinya sudah menjemput sang kakak.
"Assalamualaikum," ucap salam Keana ketika sudah sampai di depan mobil jemputan nya
"Wa'alaikumussalam," sahut keduanya
__ADS_1
"Tumben kamu dek udah pulang sekolah?,"
"Iya ,karena aku tidak enak badan jadi izin pulang lebih awal,aku minta ayah jemput tapi dia sedang sibuk kebetulan pak Maman akan menjemput kakak jadi ayah menyuruh sekalian,"
"Memangnya kamu sakit apa? sini biar kakak periksa,"
"Kayanya aku demam deh kak,"
Keana pun memeriksa keadaan adiknya,ya Keanu sepertinya memang demam, wajahnya pun pucat.
"Apa kamu sudah makan?," tanya Keana pada adiknya
"Belum kak,aku tidak nafsu makan tenggorokan ku terasa pahit,"
"Yasudah nanti kakak kasih obat dirumah,"
Kurang dari satu jam keduanya pun sudah sampai dirumah orang tuanya,Kirana sudah menunggu di depan karena khawatir mendengar anaknya sedang tidak enak badan.
"Assalamualaikum bunda," ucap salam keduanya
"Wa'alaikumussalam ,kalian sudah pulang?,"
"Sudah Bun,"
"Abang katanya kamu sakit?," tanya Kirana khawatir
"Badan Abang demam bun," sahut Kenan manja.
"Idihhhhh manja,cuma demam doang juga," ucap Keana pada Keanu
"Kakak ngga boleh gitu,semua anak bunda kalo sakit pasti bikin khawatir," ucap Kirana pada putri sulungnya
"Bleeeee," Keanu mengejek sang kakak.
"Abang,jangan seperti itu sama kakak kamu,tidak sopan. Kak sebaiknya kamu periksa Keanu dan beri dia resep obat,"
"Baik Bun,"
Keana pun mengikuti langkah bunda dan adiknya menuju kamar Keanu, menunggu sang adik shalat ashar kemudian memeriksa kondisinya.
"Adek hanya kecapean bun, mungkin aktivitas sekolahnya terlalu banyak. Keanu cuma butuh istirahat yang cukup dan asupan makan yang baik"
" Tuh bang denger kata kakak kamu,jangan mentang-mentang aktif disekolah sama makan lupa, untuk saat ini kamu istirahat dirumah ngga usah ke sekolah dulu. Lagian bukan masih libur?,"
"Kerajinan diamah," sahut Keana
"Bukan gitu,aku kan Anggota OSIS jadi harus selalu ikut kegiatan dan rapat yang menyangkut acara disekolah kak,Bun,"
"Yasudah jangan banyak ngomong, istirahat kamu,nanti bunda buatkan makanan."
***
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen dan vote ❤️😉😊