Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Perdebatan Dimeja Makan


__ADS_3

Setengah jam berlalu Keana sudah selesai mandi dia keluar dengan menggunakan baju daster kesukaannya,daster diatas lutut yang memperlihatkan kulit mulusnya, sedangkan rambut Keana masih digulung dengan handuk. Aldi yang melihat hal itu nampak terkagum-kagum, melihat kecantikan Keana tanpa makeup.


Keana mendudukkan dirinya dimeja rias yang ada dikamar tersebut,dia mengeringkan rambut yang basah dengan hairdryer ,dari kejauhan Aldi tidak melepaskan pandangannya kearah sang istri,Keana merasa diperhatikan pun merasa canggung dan deg-degan. Setelah selesai dengan rutinitas kewanitaannya sebelum tidur,Keana pun bingung harus berbuat apa,dia nampak canggung.


"Sayang kenapa kamu masih disitu,kemari lah ,"


Keana pun dengan perlahan menghampiri suaminya yang sedang duduk dipinggiran tempat tidur,Keana mendudukkan dirinya disebelah Aldi.


"Apa kamu akan terus gugup seperti ini? kamu harus terbiasa dengan keberadaan ku setiap hari,aku mau kamu jadi diri kamu sendiri sama seperti sebelum aku menjadi bagian dalam hidup kamu," ucap Aldi


"I ... iya mas,aku akan mulai membiasakannya"


Aldi tersenyum mendengar jawaban Keana.


"Yasudah kita bersiap shalat Maghrib ya,aku akan mengimami kamu untuk yang pertama kali,apa kamu bersedia?,"


Keana pun menganggukkan kepalanya.


Tak lama setelah keduanya berbincang azan magrib berkumandang,Aldi memutuskan untuk mengimami sang istri shalat berjamaah, keduanya nampak khusyuk dan menikmati setiap lantunan ayat suci yang Aldi bacakan ketika shalat,hal itu berlangsung saat menjalankan shalat isya.


Setelah menjalankan shalat isya, keduanya bersiap untuk pergi makan malam bersama keluarga besarnya di restoran hotel. Aldi tak melepaskan genggaman tangannya,bahkan saat keduanya sudah sampai didepan keluarga besarnya.


"Wah pengantin baru bikin iri saja,papih aku ingin menikah seperti kakak," ucap keasa yang merajuk pada Kenan.


"Yasudah kalau kakak sudah punya calon,suruh dia menemui papih sama seperti mas Aldi,kalo papah srek dan setuju nanti papih pikirkan ," sahut Kenan


"Memang sudah punya calon kak?," tanya Larisa pada putri sulungnya


Keasa yang merasa terjebak dengan ucapannya sendiri pun seolah mati kutu.


"Akan butuh waktu sepertinya Kasa mendapatkan jodoh, soalnya dia spesies langka, cerewet ,galak,dan menyebalkan," ucap Keanu yang kembali menggoda sodara sepupunya


"Diam kau anak kecil!"

__ADS_1


"Jangan panggil aku anak kecil Tante hehe," sahutnya


" Kenapa ayah harus memiliki anak menyebalkan seperti kamu si,lihat tuh Keysha dia kalem dan manis tidak menyebalkan seperti kamu,"


"Ah bisanya membandingkan, untung kakak ku bukan dirimu,kalo iya aku mau minta ganti kakak saja,"


"Dasar anak sinting,dikira beli sendal bisa di ganti,"


Keluarga besar yang sedang duduk di meja makan yang besar itu menikmati hiburan sebelum makanan datang,mereka hanya menggelengkan kepala melihat perseteruan saudara sepupu yang bisa terjadi dimana pun.


"Apa ocehan tidak jelas kalian sudah selesai?," tanya Kevan menginterupsi


Keduanya menundukkan kepala jika si raja es sudah bicara.


"Sudah sudah kenapa jadi tegang seperti ini,makanan sudah datang sebaiknya kita makan," ucap Kirana mencairkan suasana


Semua keluarga makan dengan hikmat,tidak ada ocehan seperti sebelumnya,Keana melayani suaminya dengan baik mengambilkan makanan yang disukai suaminya,hal itu tidak lepas dari tatapan keluarga besar yang mengagumi cara Keana memperlakukan suaminya.


"Terima kasih sayang," ucap Aldi tersenyum saat Keana memberikan piring nasi beserta lauknya.


"Sayang setelah ini kamu dan suami mu akan pergi bulan madu kemana?," tanya Nadya pada cucu sulungnya


"Atau kamu mau ikut kakek dan nenek keluar negeri,kami punya tempat yang nyaman disana ,kamu bisa menginap bahkan tinggal disana,"ucap Kevin menimpali


"Wah kakek sedang dalam bahaya," gumam Keanu yang masih di dengar keasa yang kebetulan duduk bersebelahan


"Iya, sebentar lagi King ice berpidato 1..2.." sahut Keasa belum usai karena Kevan langsung bicara


"Papah jangan ngasih saran aneh aneh, ngapain tinggal diluar negeri kita sendiri juga punya negara dan tempat yang nyaman untuk ditinggali,kalo mau liburan silahkan saja tapi jangan harap kalian bisa menetap diluar," ucap Kevan posesif


Semua keluarga dalam mode senyap sekaligus ingin tertawa dengan kelakuan lelaki paruh baya,yang posesif nya semakin menjadi setelah Keana menikah.


"Nah kan kita tepat sasaran," ucap Keanu dan keasa ber tos ria.

__ADS_1


"Ya kan papah cuma ngasih saran Kevan,siapa tau aja mereka ingin menikmati musim lain,bukan hanya hujan dan panas saja," sahut Kevin


"Tidak perlu pah,aku punya anak cuma dua kalau mereka pergi jauh semua lantas aku punya apa lagi,harta aku cuma mereka. Mungkin kalau aku dan Kirana tiada mereka bisa melakukan hal itu," ucap Kevan mendramatisir


"Drama dimulai," ucap keasa yang pelan namun di dengar Keanu.


"Mas ih kalau ngomong suka sembarangan,kita akan berdoa agar tetap hidup sampai cucu dan cicit kita lahir kedunia," ucap Kirana menenangkan


Sedangkan kedua pengantin baru itu hanya biasa diam mendengarkan perdebatan kecil keluar mereka.


" Bunda kenapa tidak bikin adik baru saja buat kak Keana dan si rese ini," ucap keasa sambil menunjuk Keanu


keasa langsung mendapatkan tatapan tajam dari papih nya,karena dia takut putrinya diceramahi oleh Kevan yang sedang dalam mode sensi.


"Sudah sudah ,aku dan mas Aldi akan bulan madu di dalam negeri saja, pekerjaan kami menanti,jadwal operasi yang sudah tersusun jauh jauh hari sebelum kami memutuskan untuk menikah. Jadi kemungkinan kami akan berbulan madu diruang operasi," ucap Keana yang membuat semua orang diam


"Bagaimana mungkin mereka berbulan madu diruang operasi,jangan jangan nanti anak mereka berupa gunting dan kain kasa," bisik keasa yang masih di dengar Keanu


"Kasa sembarangan kalau ngomong,aku tidak mau punya ponakan gunting," ucap Keanu sinis


" Mungkin saja haha"


"Yasudah kami mengerti pekerjaan kalian,jika sudah ada waktu luang,maka kalian harus pergi berbulan madu,jangan lupakan bahwa kami butuh cucu dan cicit," ucap Kirana pada anak dan menantunya hal itu membuat Aldi dan Keana cukup tersipu malu.


Setelah acara makan malam selesai semua kembali ke kamar masing-masing,termasuk kedua pengantin baru. Sesampainya di kamar Keana langsung membersihkan diri begitu juga dengan Aldi .


"Sayang sini mendekat jangan berjauhan seperti bermusuhan saja," ucap Aldi yang menepuk tempat tidur


"Tapi mas,"


"Sudah jangan membantah,mas tidak akan memintanya hari ini,mas tahu hari ini cukup melelahkan,mas hanya ingin tidur memeluk kamu,"


Keana pun tersenyum,karena untuk saat ini dia merasa aman, meskipun hari esok tidak akan mudah.

__ADS_1


***


Like komen dan vote ❤️😉


__ADS_2