Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Sibuk


__ADS_3

Keesokan paginya keasa terbangun dan mencoba meregangkan otot-ototnya yang sedikit kaku,namun dia menyadari bahwa ditangannya sudah terpasang selang infusan. Keasa tidak terlalu terkejut karena mungkin saja Aldi yang memberikan perawatan.


Saat keasa mencoba bangun dari tempat tidurnya,matanya tertuju pada seseorang yang sedang tertidur pulas di atas sofa,keasa pun berjalan kearahnya dan membangunkan Aldi.


"Mas,sudah jam setengah enam pagi,kamu belum shalat " ucap keasa membangunkan Aldi


Tak lama kemudian Aldi pun terbangun.


"Kamu sudah bangun, bagaimana keadaanmu?"


"Aku sudah lebih baik mas,kembali lah ke kamar mu,pasti tidak nyaman semalaman tidur di sofa"


"Baiklah, sebaiknya kamu istirahat total dan biarkan Maika di urus oleh mbak Yuni"


"Iya mas, terima kasih banyak sudah merawat dan menjagaku semalaman,aku tidak enak jadi merepotkan mu,lain kali kalau badanku sudah tidak enak aku akan langsung pergi ke dokter"


"Jangan berkata seperti itu, bagaimana pun aku adalah seorang dokter. Jaga kesehatan mu jangan lupa makan yang banyak. Oiya aku dengar kamu tidak pernah makan makanan rumah,terus ATM yang aku berikan tidak pernah kamu gunakan untuk membeli keperluan mu,apa benar?"


"Iya,maaf mas rasanya aku tidak berhak menerima fasilitas dari kamu, Alhamdulillah tabunganku masih cukup dan sejauh ini tidak ada kebutuhan yang mendesak dan mengharuskan keluar uang banyak,jadi in syaa Allah keuangan ku masih aman"


"Kenapa seperti itu? kamu kan istri saya jadi saya wajib menafkahi kamu secara lahir meskipun batin aku belum bisa memenuhinya"


Keasa tersenyum miris.


"Justru itu mas,aku tidak ingin menerima hal itu dari orang yang tidak pernah bahkan tidak akan pernah menerima pernikahan ini. Mas,saat Maika besar nanti kamu harus memperkenalkan sosok ibunya yang kamu cintai,aku akan menjaganya sampai saat itu tiba. Dan bila suatu saat nanti aku menyerah dengan hubungan ini,izinkan aku pergi seperti apa yang sempat kamu ucapkan,namun untuk saat ini aku akan bertahan untuk menjaga keponakan ku" ucap keasa menahan air matanya dan langsung masuk kedalam kamar mandi, sedangkan Aldi masih terdiam membisu ada rasa sakit saat apa yang di ucapkan keasa. Aldi pun meninggalkan kamar tamu keasa.


**


Hari demi hari keadaan keasa sudah membaik dan sekarang dia sudah bisa merawat kembali Maika,sejak memutuskan untuk cuti sampai Maika berusia 1 tahun,keasa pun mengurus Maika dengan baik. keasa sering membawa Maika berkunjung ke rumah keluarga besarnya,dan bayi lucu itu selalu menjadi rebutan.

__ADS_1


"Sayang gimana pernikahan kamu dengan Aldi apa baik-baik saja?" tanya Larisa pada putrinya


"Iya kee,apa kamu sudah ada tanda-tanda untuk memberikan adik pada Maika?" timpal Kirana


Keasa hanya tersenyum penuh kepalsuan, bagaimana akan memiliki seorang anak tidurpun terpisah,mustahil jika keasa bisa mengandung bahkan keasa masih perawan.


"Baik ko mih, untuk masalah anak sepertinya di tunda dulu karena Maika masih kecil dan masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya, mungkin nanti bila Allah berkehendak" ucap keasa bijaksana


"Iya juga si,ya gimana baiknya kalian saja lah. Oiya kee badanmu makin kurus,pipi chubby mu kemana sayang,ah anak mami jadi tirus seperti ini,apa sebegitu melelahkan mengurus anak dan suami"


"Masa si mi, perasaan masih sama,ya kalo aku kurusan bagus dong,mami tahu sendiri saat belum menikah dietku selalu gagal,"


"Tapi kamu diet sehat kan?" tanya Larisa yang masih penasaran


"Iya mi" sahut Keasa berbohong


"Tentu saja boleh sayang,kami senang kalau Maika menginap malam ini,biar kami yang menjaga Maika,dan kamu bisa istirahat di kamar tapi jangan lupa kasih tau suami mu dulu ya" Ucap Larisa


"Baik mi,kalau gitu aku titip Maika ya,aku mau ke kamar dan langsung meminta izin sama mas Aldi"


"Yasudah,gih kamu istirahat di kamar"


Keasa pun pergi menuju kamarnya,kamar yang beberapa bulan ia tinggalkan,tidak ada yang berubah dari kamar milik keasa semuanya rapih dan bersih.


"Akhirnya aku bisa tidur di kamar milikku sendiri,jika disana aku seperti orang lain yang tidur dikamar tamu,dan disini aku seperti penguasa yang memiliki wilayah hehe" ucap keasa tertawa sendiri


Sebelum memejamkan matanya keasa pun mengirim pesan pada Aldi.


"Mas,malam ini aku izin menginap di rumah orang tua ku,aku membawa Maika kebetulan semuanya merindukan Maika"

__ADS_1


Setelah satu pesan terkirim,keasa pun mematikan hapenya karena memang batre hape keasa mulai lowbat.


Aktivitas Aldi sangat banyak hari ini,banyak rapat yang harus dia hadiri selain itu jadwal operasi yang tidak bisa di hindari membuat Aldi kewalahan.


Pukul 9 malam Aldi menyelesaikan pekerjaannya,dan dia memilih untuk pulang kerumah dan beristirahat. Aldi tidak sempat melihat handphone pribadi miliknya,dia terlalu sibuk hari ini. Sesampainya di rumah Aldi langsung masuk kedalam kamar,tidak seperti biasanya melihat keadaan putrinya,kini Aldi langsung tertidur setelah membersihkan diri.


Keesokan paginya Aldi bangun sangat telat tidak ada yang membangunkannya termasuk keasa.


"saya baru angun kesiangan kenapa kalian tidak membangunkan saya hah?" ucap Aldi merasa kesal


Bi Susi yang mendengar tuannya marah pun langsung menundukkan kepalanya.


"Apa kalian sudah bosan bekerja dengan saya,kenapa tidak ada yang membangunkan saya,hari ini saya ada jadwal operasi pagi"


Tanpa menjawab amarah Aldi,bi Susi tetap diam karena sekalipun membela diri dia akan tetap salah.


Aldi pergi ke rumah sakit dengan terburu-buru,dia tidak sarapan sedikitpun karena jam sudah hampir terlambat. Sesampainya di rumah sakit Aldi pun langsung bergegas mengganti pakaiannya dan langsung masuk ke ruang operasi. Selama dua jam Aldi melakukan operasi akhirnya selesai juga.


Keadaan tubuh Aldi tidak stabil sepertinya dia kelelahan selama beberapa hari ini,Aldi memutuskan untuk pulang lebih awal. Ketika sudah sampai di rumah Aldi tidak melihat keberadaan anak dan istrinya.


"Bi,dimana keasa dan Maika?" tanya Aldi


"Apa ibu tidak memberi tahu bapak kalau ibu keasa menginap di rumah orang tuanya"


"Hah? saya tidak mendapatkan kabar itu,tapi nanti saya cek hp saya,bi tolong buatkan saya air jahe hangat, sepertinya saya masuk angin''


"Baik pak"


Aldi pun berlalu ke dalam kamar miliknya,dia membuka hape pribadinya dan ternyata benar bahwa keasa meminta izin untuk menginap di rumah orang tuanya.

__ADS_1


__ADS_2