Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Bersyukur


__ADS_3

Beberapa hari setelah pulang dari rumah sakit,Keana langsung beraktivitas dengan Aldi. Aldi mengizinkan Keana bekerja hanya sebatas untuk konsultasi dan pemeriksaan pasien pasca operasi,Keana tidak di ijinkan langsung melakukan operasi karena keadaan yang tidak memungkinkan.


Wajahnya setiap hari semakin berseri,berbeda dari sebelumnya,Aldi yang melihat hal itu nampak bersyukur bahwa dia masih diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Keana diberikan suster pribadi oleh Aldi,jika dipikir-pikir sama saja seperti bodyguard namun bedanya dia ikut membantu pekerjaan Keana sekaligus mengawasi Keana tanpa sepengetahuannya.


Aldi dan Keana adalah pasangan serasi di rumah sakit,Aldi yang selalu menunjukkan cintanya untuk Keana begitu pun Keana yang tak segan bersikap manja pada suaminya. Semua orang di rumah sakit itu seolah menonton pertunjukan drama live selalu bikin baper.


Saat jam makan siang suster Ina akan mengantarkan Keana ke ruangan Aldi,disana Aldi sedang menunggu Keana sekaligus mengerjakan pekerjaan yang belum selesai. Keana mengetuk pintu ruangan Aldi dan masuk begitu saja,Aldi tersenyum kearah istrinya.


"Assalamualaikum mas, sayang" ucap salam Keana dengan. manjanya


"Wa'alaikumussalam,sudah datang sayang" sahutnya sambil berjalan kearah sofa yang di duduki Keana.


"Iya mas,anakmu sejak tadi geraknya aktif terus aku sampe keringetan" Keana mengadu dengan manjanya yang membuat Aldi langsung panik karena takut terjadi apa-apa namun sebisa mungkin dia tetap tenang.


"Wah anak papah kangen ya ingin segera ketemu,sabar ya nak 2 bulan kurang kita akan ketemu. Sekarang kamu harus tenang di dalam perut mamah" ucap Aldi seolah berbicara dan saling menatap dengan anaknya,dan lucunya pergerakan bayi di dalam perut Keana melambat tidak sekencang sebelumnya.


"Wah mas,Dede bayinya anteng lagi" ucap Keana dengan senyuman manisnya


Aldi mengambil tisu di atas meja,dia pun me lap keringat yang membasahi tubuh istrinya.


"Sayang makan siang dulu ya,takut dede nya lapar, setelah shalat Zuhur kamu istirahat dulu sayang,baru kamu kembali keruangan kamu lagi"


"Iya mas sayang,aku tahu. Mas aku ingin ice cream avocado ,kemarin aku melihat anak kecil memakannya,dan aku sempat meminta suster Ina mencari tapi tidak dapat" pinta Keana dengan penuh harap,seolah ia ingin melanjutkan proses ngidam yang terlewat.


"Nanti mas cari ya setelah makan, sekarang kamu makan dulu biar anak kita ngga kelaparan. "


"Beneran mas?" tanya Keana antusias


"Iya sayang,asal makannya masih bisa di kontrol dan tidak berlebihan mas akan usahakan"


"Aku janji mas,minimal aku mencicipi saja tapi kalo enak aku habiskan hehe"

__ADS_1


"Iya sayang ,maafkan mas ya yang baru memenuhi ngidam kamu" ucap Aldi menyesal


"Sudahlah mas,udah lewat juga ini jadi pelajaran buat kamu kedepannya,karena ngga semua orang suka di protektif "


Aldi berkali-kali mencium perut istrinya merasa bersyukur bahwa kemungkinan yang menyakitkan itu tidak terjadi,berkat doa dan usaha yang dilakukan. Setelah makan siang dan menjalankan ibadah bersama ,Aldi mengantarkan Keana kamar khusus yang ada di ruangan Aldi.


"Sayang,kamu istirahat dulu ya,karena sejak pagi kamu sudah banyak beraktivitas" ucap Aldi setelah Keana berhasil naik ketempat tidur


"Iya mas sayang,jangan lupa bangunkan aku karena pukul 2 nanti aku harus mendatangi pasien diruang perawatan"


"Baiklah" sahut Aldi langsung mengecup kening Keana dan setelah Keana terlelap Aldi pun kembali pada pekerjaannya.


Aldi teringat akan permintaan Keana yang meminta es krim rasa alpukat, akhirnya di mencari di toko online, ternyata cukup banyak pilihan akhirnya Aldi memesan semua eskrim tersebut dengan caranya rasa alpukat. Pesanan Aldi akan di antar dalam beberapa waktu kebetulan lokasinya tidak jauh dari rumah sakit.


Tiga puluh menit kemudian pesanan Aldi datang,dia langsung menyimpannya di lemari es. Saat Keana bangun dia akan memberikan eskrim tersebut.


Pukul setengah dua Aldi kembali keruangannya setelah mengadakan rapat dengan dewan direksi rumah sakit. Aldi langsung membangunkan istrinya ,namun sebelumnya dia menatap intens wajah istrinya,wajah yang damai dan penuh kenyamanan,Aldi tidak akan pernah sanggup kehilangan Keana,dia terlalu mencintai wanita yang ada disampingnya.


Aldi mengecup semua bagian wajah Keana tanpa satu pun terlewat. Keana yang merasa terganggu pun bangun dari tidurnya.


"Mas kangen kamu sayang , sekarang bangun ya ? mas sudah dapat pesanan kamu"


"Pesanan apa mas?"


"Itu eskrim yang kamu inginkan"


"Benarkah?" sahut Keana sumringah


"Aku tidak pandai berbohong sayang, sekarang kamu bersiap katanya mau periksa pasien nanti Jam 4 kita pulang ya,"


"Ok mas"

__ADS_1


Keana seperti anak kecil polos yang begitu menginginkan eskrim,dia memakan satu cup penuh eskrim yang dibelikan oleh Aldi,Aldi melihat hal itu sangat gemas dan tak habis pikir bahwa yang sedang belepotan memakan eskrim itu adalah istrinya .


"Mas,apa aku boleh memakannya lagi?" ucap Keana meminta izin


"Sayang hari ini cukup satu cup saja ya,besok kamu boleh memakannya lagi,mas sengaja membeli banyak agar kamu bisa memakannya setiap hari jika sedang ingin."


Keana yang mendengar penjelasan lembut dari suaminya pun mengangguk.


"Baiklah,aku akan kembali keruangan ku sepertinya suster Ina sudah menunggu ku di depan."


"Yasudah tapi tunggu dulu itu di pipimu belepotan,biar mas bersihkan dulu" Aldi pun mendekat kan wajahnya kearah Keana dengan sangat dekat,tiba tiba bibir Aldi mencium pipi Keana yang terdapat eskrim ,Aldi menyapu bersih eskrim yang ada di pipi Keana,hal itu membuat jantung Keana berdetak lebih cepat,padahal ini bukan yang pertama.


Aldi tidak menghentikan aksinya begitu saja,Aldi langsung menarik tengkuk istrinya dan ******* bibir Keana dengan sangat lembut,Keana yang mendapatkan perlakuan itu pun ikut terhanyut dan membalasnya. Tangan Aldi sudah tidak bisa di kondisikan lagi,dia membuka seleting baju gamis istrinya, tangannya menjelajah di dalam sana sampai Aldi menuntut hal lebih namun Keana Langsung tersadar.


"Mas cukup!" ucapnya sambil menetralkan napasnya


"Hehe kebablasan sayang, habisnya pipinya manis" ucap Aldi bersikap konyol


"Pipi yang manis tapi larinya ke bibir, tangannya juga usil banget"


"Iya maaf, habisnya mas kangen udah lama puasa juga,kan kangen sama sedekah bayi yang belum papah tengok"


"Ya ampun mas,maafkan aku ya aku lupa kalau kamu sedang berpuasa,pantas saja kamu menerkam ku seperti mangsa yang sudah lama di incar."


"Apa sebaiknya kita konsultasi pada Siska ya?"


"Konsultasi apa mas?"


"Mengenai kunjungan mas menemui Dede bayi hehe"


"Haha dasar kamu ini,yasudah setelah ini kamu hubungi Siska ya, sekarang aku harus kembali keruangan ku"

__ADS_1


"Baiklah sayang, hati-hati ya" ucap Aldi memberikan kecupan terakhir di bibir Keana.


***


__ADS_2