
2 bulan lalu semenjak insiden Larissa bersikap aneh,kini semuanya sudah terjawab. Larisa mengidam sedangkan yang mengandung adalah Kirana.
Aneh bukan? selama 2 bulan Kirana memenuhi keinginan ngidam Larissa, berkali-kali memeriksa kedokter namun hasilnya Larisa tidak mengandung,sepasang suami istri itu bertanya-tanya,apa mungkin Larisa punya kepribadian ganda,ah semuanya membingungkan.
Sedangkan Kirana bersikap normal seperti tidak terjadi apa-apa,hingga suatu hari kecurigaan Kevan timbul,dia melihat perubahan pada tubuh Kirana,badan yang kian berisi katakan lah gendut,tapi anehnya hanya di bagian perut saja. Kevan menganggap kalau Kirana memiliki penyakit berbahaya,dan dia pun berniat membawa kirana ke rumah sakit.
"Sayang, sebaiknya kita kerumah sakit saja aku tidak ingin terjadi apapun sama kamu,"
"Memangnya aku kenapa Mas?," tanya Kirana
"Lihatlah bagian perutmu membesar, sedangkan yang lainnya tidak," ucap Kevan menunjuk kearah perut Kirana
"Mas akhir-akhir ini aku banyak makan,apalagi saat sedang menemani Larissa,nafsu makan ku bertambah 2 kali lipat,apalagi saat Icha memesan banyak makanan namun ia tidak memakannya, terpaksa aku yang harus menghabiskannya,"
"Kenapa si anak itu selalu bertingkah aneh,kenapa aku baru tahu hal itu sekarang,kenapa dari dulu dia selalu bersikap normal, setelah menikah malah bersikap aneh,kasihan Kenan,"
"Sudahlah mas, mungkin itu kebiasaan barunya,"
"Kebiasaan macam apa yang merepotkan banyak orang. Menyebalkan!,"
"Sama menyebalkan nya seperti kamu,"
"Sayang,kenapa kamu malah mencela ku,"
"Tidak mas, refleks saja mulutku ini hehe,"
"Pokonya Sekarang kita harus kerumah sakit, untuk melakukan medical check up ,aku harus memastikan kamu baik-baik saja,"
"Massssss, aku baik baik saja,mungkin nafsu makan ku sedang meningkat,"
"Tidak sayang ,mas tidak ingin menerima penolakan,jadi sebaiknya kita. pergi sekarang,"
"Ahhh kau ini menyebalkan mas,"
Pukul 1 siang mereka sampai dirumah sakit,dan segera menemui dokter untuk Konsultasi terlebih dahulu. Setelah Kevan panjang lebar menjelaskan keluhan Kirana yang bahkan pemilik tubuhnya pun merasa baik baik saja, sedangkan Kevan beranggapan tidak. dokter tersenyum mendengarkan penjelasan dari seorang suami yang posesif itu.
"Sepertinya,istri Anda tidak perlu melakukan medical check up ,karena saya sudah mengetahui penyakit apa yang sedang di alami istri anda," ucap dokter santai
__ADS_1
Kevan dan Kirana saling menatap, mengerutkan dahi dan mengangkat bahunya seolah keduanya sudah salah menemui dokter.
"Sejak kapan dokter beralih menjadi cenayang," gumam kevan dalam hatinya.
"dok saya serius,saya ingin melakukan medical check up untuk istri saya,kenapa dokter sudah menyimpulkan penyakit istri saya tanpa melakukan pemeriksaan," ucap Kevan
dokter kembali tersenyum.
"Baiklah, sebaiknya bapak dan ibu ikuti saya,karena kalian sudah salah masuk keruangan saya,"
"Maksud dokter apa?,"
"Mari ikuti saya, setelah itu bapak dan ibu akan mendapatkan jawabannya,"
Keduanya pun seolah terhipnotis dan mengikuti langkah dokter yang bernama Ema Aulia itu. Setelah melewati beberapa ruangan sampailah mereka kesebuah ruangan yang bertuliskan dokter spesialis kandungan,Kevan dan Kirana semakin merasa heran.
"dok,kenapa kita harus kesini? istri saya ingin melakukan medical check up bukan memeriksakan kandungan,karena dia sedang tidak mengandung," ucap Kevan bertanya pada dokter itu
"Sebaiknya masuk dulu pak,dan kita akan mengetahui hasilnya,"
"Dokter Airin saya ingin mengantarkan pasien anda,ibu ini perlu memeriksakan diri,"
dokter Airin pun tersenyum dan langsung memeriksa Kirana, sedangkan dokter Ema langsung pamit untuk kembali keruangannya. Kirana dan Kevan masih tak bergeming, bagaimana bisa dokter bersikap seenaknya.
Pemeriksaan demi pemeriksaan dilakukan,sampai akhirnya Kirana dipersilahkan untuk berbaring di atas branker lalu dokter pun mengoleskan gel diatas perut Kirana,merasa geli dan ada sensasi dingin, begitulah yang ia rasakan.
Dokter masih memutar alat itu di bagian perut Kirana, Sampai akhirnya dokter membuka suara.
"Pak,Bu. Janin kalian berkembang dengan baik, usianya 8 Minggu bapak dan ibu bisa lihat dibagian kantung ,nah itu calon anak kalian lalu ini detak jantungnya," ucap dokter Airin sambil mengarahkan alat itu dan matanya fokus ke monitor
Berbeda dengan dokter,Kirana dan Kevan masih merasa shock dengan penjelasan dokter. Janin,anak bagaimana bisa? apa kirana tidak merasakan keberadaan anaknya,dan lebih anehnya Kirana masih haid meskipun plek saja.
"Pak,Bu," ucap dokter menyadarkan sepasang suami istri itu.
"Ehh iya dok,"
dokter pun selesai melakukan pemeriksaan dan kembali ke tempat duduknya begitu pun dengan Kevan dan Kirana. Setelah tersadar akhirnya Kevan memberanikan diri untuk bertanya.
__ADS_1
"dok,apa benar istri saya sedang mengandung? karena setahu saya orang mengandung itu mengalami gejala seperti mual muntah,pusing dan mengidam sedangkan istri saya tidak,bahkan dia masih mengalami haid meskipun hanya plek,"
dokter tersenyum.
"Bapak, tidak semua ibu hamil memiliki gejala yang sama ,setiap ibu hamil memiliki gejala berbeda dan masalah haid itu adalah gejala awal kehamilan istri. Apa sebelumnya pernah mengalami keguguran?,"
"iya dok saya pernah mengalami kecelakaan dan tanpa saya tahu ternyata saya sedang mengandung,"
"Baik untuk kali ini harap dijaga ya Bu kandungannya,saya akan resep kan vitamin dan saran saya ibu jangan terlalu banyak beraktivitas karena usia kandungan ibu masih rentan. Dan jangan lupa perbanyak makan makanan yang bergizi dan kurangin makanan junk food,"
"Baik dok,terima kasih,"
dokter pun menyerahkan resep dan foto USG calon anak keduanya, meskipun tidak terduga keduanya sangat bahagia. Setelah mengucapkan terima kasih mereka pun meninggalkan ruangan dokter tersebut. Kevan yang sangat bahagia mendengar kehamilan istrinya langsung memberikan pelukan dan juga mencium kening istrinya.
"Terima kasih sayang,kamu sudah memberikan kebahagiaan ini untuk mas,"
"Sama-sama mas,aku bersyukur bisa mengandung buah cinta kita,"
Tiga puluh menit kemudian keduanya pun sampai dirumahnya,Kevan langsung bersikap protektif dan membuat peraturan-peraturan baru dirumahnya termasuk memerintahkan bi Mimin untuk menjaga istrinya.
"Bi mulai saat ini jangan biarkan istri saya kelelahan jika dia tetap bandel laporkan pada saya," ucap Kevan membuat bi Mimin merasa heran
"Mas,kamu apa apaan si, sebelumnya ngga gini kenapa sekarang kamu jadi bawel gini?,"
"Beda sayang, sebelumnya aku ngga tau kalau kamu sedang mengandung,kalo aku tahu aku sudah kurung kamu di dalam kamar,"
"Jahat!,"
Bi Mimin yang mendengar percakapan keduanya langsung tersenyum,karena sebenarnya dia lah yang menyadari kehamilan Kirana namun tak ingin memberi tahukan karena bi Mimin berharap itu menjadi kebahagiaan mereka berdua setelah mengetahuinya,dan sudah tentu bisa Mimin pun sangat bahagia karena dugaannya tidak salah.
***
Jangan lupa vote,like,dan komen
Jangan lupa bersyukur hari ini
Selamat menjalankan ibadah puasa 😍
__ADS_1