
Setelah keduanya sama-sama melepas rindu,keasa mengajak Aldi masuk kedalam rumah di dalam ada maminya sedangkan yang lainnya pergi bekerja termasuk Kirana yang harus mengunjungi kafe miliknya, sementara Keanu dan Keysa mereka di sibukkan dengan kuliah dan magangnya.
"Mas, sebaiknya kita masuk dulu ke dalam,ada mami " ucap keasa mengajak Aldi masuk
"Apa mami memaafkan kesalahan ku ?" tanya Aldi yang merasa takut
"Mami orang baik mas,dia pasti memaafkan kamu" sahut Keasa meyakinkan suaminya
"Kamu yakin?" tanya Aldi ragu
Keasa pun menganggukkan kepalanya. Maika yang sedang tertidur di gendongan keasa mau tidak mau harus di taruh di kamar, berharap anak ini tidak bangun dan kembali bersikap manja.
"Mas,aku akan menaruh Maika di kamar dulu,dan aku akan memanggil mami kesini"
Aldi pun menganggukkan kepalanya dengan senyuman manis di bibirnya .
Saat keasa mengajak Aldi masuk ke dalam rumah,Larisa langsung melarikan diri ke kamarnya,dia tidak ingin me jadi pengganggu kebahagiaan anaknya, meskipun ada kekecewaan untuk Aldi karena sudah mengabaikan anaknya,namun itu tidak penting lagi selama Aldi mau berubah dan keasa menerimanya.
Setelah menidurkan Maika di kamarnya,keasa langsung berjalan ke kamar milik Larisa. Hanya satu ketukan dan keasa di persilahkan masuk, Keasa langsung berhambur memeluk maminya yang sedang membaca majalah di sofa kamarnya, pelukan erat seperti ada maunya.
"Kamu kenapa sayang? perut mami sesak jika kamu memeluk seperti ini" ucap Larisa
"Tidak,aku ingin terus memeluk mami seperti ini"
"Aduh kalo kamu sudah bersikap seperti ini pasti ada maunya, katakan sekarang juga" ucap Larisa yang bisa menebak kebiasaan anak-anaknya.
Keasa tersenyum .
"Mami seperti cenayang saja"
"Bukan cenayang lagi,saking sudah hafal nya sama kelakuan anak-anak mami sepertinya mami indigo deh haha"
"Ih mami nyebelin"
"Yasudah,apa yang kamu inginkan?"
"Tapi kami janji ya ,akan menuruti keinginan ku?"
__ADS_1
"Tergantung!"
"Kok tergantung si Mi?"
"Ya tergantung dong,kalo kamu minta istana 100 tingkat mami mikir mikir juga"
"Ih mami makin nyebelin,buat apa aku minta kaya gituan,emang mami punya uang sebanyak itu?"
"Hehe enggaklah. Lalu apa yang kamu inginkan?"
"Mi,di bawah ada mas Aldi,Mami tau aku sangat mencintainya,mami adalah tempat pertama Kee menceritakan semuanya. Betapapun mas Aldi sudah mengabaikan Kee namun itu tidak sebanding dengan rasa cinta kee untuk dia. Anggap saja selama setahun ini penyesuaian untuk hubungan aku dan mas Aldi,karena kehilangan bukankah hal yang mudah, setidaknya mas Aldi masih bersikap baik terhadap ku. Mi,keasa tau kekecewaan mami sebesar apa terhadap mas Aldi,tapi maukah mami memaafkannya demi aku,aku ingin memberikan mas Aldi kesempatan Mi,aku Mohon" ucap keasa dengan mata berkaca-kaca
Larisa yang mendengar penuturan anaknya pun merasa tersentuh,tidak terasa dia pun menitikkan air matanya. Apapun akan Larisa lakukan demi kebahagiaan anak-anaknya. Larisa memeluk dan menciumi anak sulungnya dengan penuh cinta.
"Sayang,apapun yang membuat kamu bahagia mami akan selalu memberikannya untuk kamu,jika kamu bahagia dengan pernikahan kamu maka jalani lah,Mami akan merestui kamu sayang"
Keasa menangis haru dengan kebahagiaan yang ia miliki,dia bersyukur memiliki keluarga yang selalu mencintai dan mendukung semua keputusan anak-anaknya.
"Terima kasih Mi" ucap keasa dan kembali memeluk Maminya
"Iya sayang,sudah yu pelukannya. Suami kamu pasti nungguin istri cantiknya" ucap Larisa menggoda putrinya
"Ih mami nyebelin"
"Mami apa kabar?" tanya Aldi basa basi
"Kabar Mami baik,tumben kamu datang di jam kerja seperti ini,apa rumah sakit tidak kerepotan?" tanya Larisa seolah tidak tahu maksud Aldi sebenarnya
"Aku menggambil cuti mi" sahutnya singkat
"Tumben,biasanya kamu gila kerja" ucap Larisa sarkas dan langsung mendapatkan senggolan dari Keasa.
"Iya mi, sebenarnya kedatangan Aldi kesini ingin meminta izin untuk membawa keasa kembali ke rumah Aldi" ucap Aldi terus terang
Keasa mengkerutkan alisnya.
"Mas, bukannya tadi kamu minta izin buat mengajak Maika jalan-jalan,kenapa sekarang jadi berubah?" ucap keasa membuat Aldi salah tingkah
__ADS_1
"Itu awalnya,tapi sebenarnya kedatangan ku kesini ingin memperbaiki hubungan ku bersama Keasa. Mi kesalahanku mungkin begitu banyak,aku sudah mengecewakan mami dan keluarga ini,namun Aldi ingin memulai semuanya dari awal,Aldi ingin memperbaiki hubungan ini. Aldi ingin restu mami dan keluarga ini untuk memberikan kesempatan kedua untuk Aldi"
Larisa tersenyum melihat kesungguhan menantunya,dan dia melihat ketulusan itu di mata Aldi,tidak ada alasan bagi Larisa untuk menolak,dia ingin melihat kebahagiaan keduanya.
"Sejujurnya Mami memang kecewa karena kamu sudah mengabaikan anak mami,namun Mami tidak ingin egois sebagai orang tua,mami menyadari kebahagiaan anak mami ada pada kamu,jadi mami mohon jangan sakiti dan buat keasa menangis lagi,jika kamu melakukan hal itu lagi mami akan benar-benar membawa keasa pergi dari kamu"
Aldi dan keasa saling menatap penuh kebahagiaan.
"Terima kasih Mi,Aldi janji akan memperlakukan keasa dengan baik,jika Aldi melakukan kesalahan lagi,Aldi siap menerima konsekuensinya"
Larisa mengangguk dia percaya dengan apa yang di katakan Aldi.
"Yasudah,mami harus mengantarkan makan siang untuk Papi,kalian disini saja dan kamu Al jangan membawa anak mami keluar dari rumah ini sebelum Keluarga yang lainnya mengizinkan"
"Baik Mi"
Larisa pun meninggalkan keduanya,Larisa memberikan ruang untuk keduanya saling melepas rindu. Larisa berjalan ke arah dapur untuk mengambil kotak makan siang dan setelahnya dia pergi menuju kantor suaminya. Keadaan rumah utama cukup sepi hanya ada para pelayan dan pekerja, untuk hari ini Maika tertidur pulas karena semalaman dia gelisah karena sulit tidur sama halnya dengan Aldi yang semalam sulit tidur mungkin ikatan batin antara anak dan ayah.
"Mas,mata mu kenapa menghitam,apa kamu kurang tidur?" tanya Keasa yang sedang memperhatikan wajah Aldi.
"Iya,aku tidak bisa tidur karena terlalu merindukan mu"
"Hmmh Gombal,baru beberapa jam bersikap manis sekarang sudah pandai merayu"
"Tidak masalah,aku hanya melakukannya dengan kamu"
"Apa mas ingin istirahat?"
"Apa boleh?"
"Tentu saja, yuk kita ke kamar ku"
Aldi pun mengangguk dan mengikuti ajakan Keasa.
Sesampainya di kamar ,Aldi merasakan kecanggungan,padahal sebelumnya ia pernah masuk ke dalam kamar keasa. Saat keasa akan meninggalkan kamarnya dan menyuruh Aldi Istirahat, tiba-tiba Aldi menghentikan langkah keasa.
"Jangan pergi,temani aku tidur"
__ADS_1
Keasa yang mendengar hal itu pun merasa deg-degan dan canggung,ini adalah momen dimana Aldi meminta keasa untuk menemaninya tidur,ah rasanya Keasa ingin jadi asap saja dan menghilang. Perasaannya begitu bahagia karena saat ini dia merasa di cintai.