
Dugaan kalian mungkin saja benar. Suka atau tidak kalian yang mengambil alih 😀
**
Setelah dilarikan ke rumah sakit,Keana langsung mendapatkan perawatan. Semua dokter terbaik dipanggil untuk menyelamatkan Keana , setelah Keana ditangani,maka dokter memanggil suaminya. Kevan memaksa untuk ikut,karena ia ingin tau perkembangan anaknya.
"Bagaimana dok keadaan istri saya?" tanya Aldi pada salah satu dokter yang menangani Keana
"Benar dok. Bagaimana keadaan anak saya?" tanya Kevan menimpali
"Sebaiknya dokter Aldi dan pak Kevan sabar dulu,biar saya yang menjelaskan."
Ke duanya pun mengangguk paham.
"Jadi begini,menurut diagnosa saya dokter Keana mengalami Preeklamsia atau sering dikenal dengan hipertensi ini juga seringkali menyerang ibu hamil.
Beberapa ibu terkadang tidak merasakan gejala apapun, hanya tekanan darah tinggi yang mencapai 140/90 mm Hg atau lebih.
Namun ada juga sebagian yang merasakan mual dan muntah (bukan hanya di awal kehamilan saja), kadar protein pada urin tinggi, sakit kepala parah, kadar urin berkurang, dan gangguan penglihatan.
Penyakit ini jika tidak diketahui dari awal, dapat memperparah menjadi eklamsia. Penyakit yang dapat membahayakan ibu serta janin.
Penyakit ini ditandai dengan kejang-kejang. Selain itu dapat juga mengganggu fungsi organ seperti paru, ginjal, hati, dan dapat menyebabkan pembekuan darah juga." Ucap dokter menjelaskan panjang lebar mengenai gejala yang dialami Keana.
Kevan dan Aldi terkejut mendengar penjelasan yang di tuturkan oleh dokter yang bernama Aisyah tersebut.
"Apa separah itu dok?" tanya Kevan yang masih belum puas dengan penjelasan dokter.
Aldi terdiam karena dia memahami apa yang dokter jelaskan,Aldi tidak menduga bahwa rasa perhatian berlebihannya akan berdampak pada kesehatan istrinya dan juga jadi yang dikandung Keana.
"Benar pak,dan yang saya takutkan dokter Keana mengalami eklamsia ,karena kondisi yang tidak ditangani sejak awal,apa dokter Keana selalu mengalami pingsan seperti ini?" tanya dokter Aisyah pada keduanya.
"Saya rasa ini pertama kalinya dok, sebelumnya tidak. Kalau saya boleh tau apa akibat yang ditimbulkan dari gejala yang dialami istri saya?"
__ADS_1
"Sebaiknya kita melakukan pemeriksaan lanjutan,agar bisa secepatnya diatasi kerena jika tidak ini akan berbahaya untuk janin ,yang lebih buruknya bisa menyebabkan kematian bagi keduanya. "
Kevan dan Aldi seolah tersentak, bagaimana bisa sikap protektif itu bisa menyebabkan kematian untuk Keana.
"Apa saya boleh bertanya?" tanya dokter Aisyah pada keduanya
"Silakan dok" sahut Kevan dan Aldi
"Apa dokter Keana sedang mengalami masalah berat di usia kehamilan yang menginjak trimester ketiga ini?" tanya dokter Aisyah mencoba menduga
Kevan pun menjelaskan sikap protektif nya,sampai dia melarang anaknya mengkonsumsi makanan yang diinginkan selama hamil dengan alasan tidak sehat, melarangnya bekerja dan menjalankan profesinya,bahkan Keana tidak boleh keluar rumah kecuali untuk urusan penting termasuk mengecek kandungannya.
Dokter pun menggelengkan kepalanya.
"Seharusnya bapak tidak melakukan hal itu, seorang ibu hamil perasaannya harus terjaga dengan baik,tidak boleh tertekan bahkan stress. Mengidam adalah hal yang wajar untuk seorang yang mengandung, beraktivitas pun tidak masalah selama tidak berlebihan. Dan seharusnya ibu Keana juga menikmati kehamilannya dengan melakukan apa yang dia sukai bukan malah mengurungnya di dalam rumah. Saya rasa penyebab darah tinggi yang dialami dokter Keana adalah apa yang kalian lakukan ini" ucap dokter lagi-lagi menghakimi keduanya.
"Apa selama ini kalian mengetahui perkembangan janin dan psikis dokter Keana?" tanya dokter kembali
Keduanya menggelengkan kepalanya.
"Kalian menyayanginya dengan cara yang salah, bagaimana mungkin kalian mengekang tapi tidak tahu perkembangan keduanya. Lalu setelah semuanya terjadi kalian baru bereaksi?"
Kevan dan Aldi merasa terpojok bagaimana pun keduanya adalah mahluk yang paling protektif terhadap Keana.
"Saya selalu mengajak untuk memeriksakan kandungannya,namun istri saya selalu beralasan kalau dia ingin memeriksa kandungannya dengan keluarga kami yang berprofesi dokter juga,saya percaya saja bahkan adik sepupu saya selalu memberikan respon mengenai perkembangan kehamilan istri saya"
"Lalu anda percaya dengan hasilnya?"
"Tentu saja dok,karena dia keluarga kami dan dia tidak mungkin berbohong soal hasilnya"
"Hmmh baiklah,kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui hasilnya"
**
__ADS_1
Dua hari kemudian hasilnya sudah keluar dan bagai disambar petir di siang hari Aldi menerima kabar bahwa Keana mengalami Eklamsia yaitu lanjutan dari pre-eklampsia. Keana harus mendapatkan penanganan yang lebih intensif, terlebih lagi dokter memprediksi bahwa Keana akan melahirkan bayi prematur,namun usia kandungan saat ini belum cukup untuk melahirkan bayinya,maka dokter akan memberikan suntikan obat untuk mempertahankan janin sampai dirasa cocok untuk mengeluarkan bayinya.
Keluarga sangat syok mendengar penjelasan dokter,Kevan sangat merasa bersalah dengan apa yang dilakukan olehnya,dia menyebabkan anaknya berbaring di rumah sakit dan lebih jahatnya harus menerima kenyataan bahwa cucunya akan lahir secara prematur.
Keadaan Keana sudah lebih baik, meskipun dia tidak banyak bergerak. Keana sudah dipindahkan di ruang VVIP rumah sakit Fadila ,semua keluarga sudah berkumpul untuk memberikan dukungan terhadap Keana.
"Sayang maafkan Ayah, selama ini sudah menyebabkan kamu seperti ini,ayah janji apapun yang kamu inginkan akan ayah turuti" ucap Kevan penuh Penyesalan
Keana diam tak menyahut ucapan ayahnya.
"Maafkan mas juga sayang,mas terlalu menyayangi kalian berdua jadi apapun yang ayah lakukan mas menyetujuinya. Mulai sekarang mintalah apa yang kamu inginkan" ucap Aldi menimpali
Semua keluarga besar begitu tersentuh dengan ucapan ayah dan menantu tersebut,namun mereka pun cukup menyalahkan keduanya yang terlalu berlebihan,namun. nasi sudah menjadi bubur.
"Mas,kamu sebagai dokter pasti sudah paham dalam dua hari ini aku bahkan sudah mengalami kejang,dan kamu tau itu sangat berbahaya. Aku takut tidak bisa merawat anak kita,jika pun selamat ada kemungkinan aku mengalami stroke dan lebih parahnya aku meninggal" ucap Keana membuat satu ruangan itu terkejut dan merasa sedih dengan ucapan Keana.
"Sayang,kamu jangan bicara seperti itu bunda yakin kamu akan baik baik saja dan merawat anak kamu," ucap Kirana dengan linangan airmatanya
"Benar sayang,jangan pernah berkata hal yang menakutkan seperti itu ayah tidak akan pernah sanggup nak" ucap kevan menimpali
"Mas mohon sayang,kamu harus semangat untuk kesembuhan mu dan juga anak kita,kami akan berusaha menyelamatkan kamu,bahkan kami akan membawakan dokter terbaik untuk kesembuhan kamu sayang," ucap Aldi yang begitu takut kehilangan istrinya.
"Jika segala upaya telah dilakukan dan tidak membuahkan hasil,aku mohon biarkan keasa yang menggantikan ku..." ucap Keana dengan perasaan yang hancur
"Menggantikan apa sayang?" ucap Aldi memotong pembicaraan Keana
"Mas harus menikahinya" sahut Keana singkat.
Keluarga besar yang mendengar hal itu pun sangat terkejut termasuk keasa dan keluarganya. Aldi tak kalah syok dan orang pertama yang menolak hal itu, sedangkan Kevan sudah menjatuhkan tubuhnya di atas lantai,dia merasa sangat menyesal karena perbuatannya sudah berdampak sangat buruk .
****
Mulai garing ngga si?
__ADS_1
Kalau kalian sukai dukung ya, kalo engga gapapa😉