
Setelah mendapatkan izin dari kevan Aldi segera mengurus kepindahannya,selain itu Aldi juga harus menyelesaikan beberapa jadwal operasi yang sudah tersusun sebelumnya. Keana bersyukur bahwa ayahnya merestui keinginan Aldi karena bagaimanapun sebagai seorang anak Aldi mempunyai tanggung jawab yang besar, apalagi dia anak satu-satunya.
"Sayang, setelah mas pindah nanti kamu sering-sering lah mampir ke rumah sakit tempat ku bekerja,aku pasti sangat merindukan istri cantikku ini," ucap Aldi yang tak pernah melepaskan genggaman tangannya pada Keana.
"Iya mas,aku akan sering mampir ke rumah sakit tempat mu bekerja. Kamu jangan genit ya saat ngga ada aku," ucap Keana seolah mengancam.
"Iya sayang,mas janji. Oiya mengenai kamu yang akan melamar di rumah sakit ku bagaimana?," tanya Aldi
"Aku belum tahu mas, kayaknya engga sekarang-sekarang deh soalnya rumah Sakit pasti kerepotan banget,apalagi kamu udah ga disana lagi,"
"Iya juga si, pokoknya kapanpun kamu ingin bekerja dirumah sakit milik keluarga ku,dengan senang hati aku akan menerima kamu,"
"Iya pak direktur,saya akan ingat pesan-pesan anda"
Keduanya nampak romantis,saling melempar senyum penuh kebahagiaan. Aldi berjanji akan membahagiakan Keana selamanya, untuk saat ini semuanya baik-baik saja,kata orang ujian rumah tangga itu belum berhasil jika belum melewati masa Lima tahun pertama,benarkah? jika benar perjalanan Keana dan Aldi masih panjang.
Sesampainya di rumah sakit ,Keana dan Aldi masuk keruangannya masing-masing, tentunya setelah mereka bermain drama romantis. Hari ini Aldi akan melakukan operasi terhadap pasien yang memiliki kanker rahim,dimana Aldi akan melakukan pengangkatan rahim terhadap pasiennya hal ini akan mengakibatkan pasien tidak lagi bisa memiliki keturunan. Dengan berat hati Aldi melakukannya,semua demi kesembuhan paseinnya meskipun beresiko.
2 jam sudah Aldi diruangan operasi, sedangkan 1 jam setelah Aldi, Keana pun melakukan operasi di ruang yang berbeda,namun saat keluar dari ruang operasi mereka keluar bersamaan.
"Sayang sudah selesai?" tanya Aldi pada Keana
"Sudah mas,tadi melakukan operasi yang tidak terlalu rumit jadi dalam waktu 1 jam aku sudah menyelesaikannya. Kalau mas gimana?"
"Gimana apanya sayang?"
"Itu tadi operasi"
"Oh iya, alhamdulillah sudah selesai tinggal nunggu perkembangannya saja,cuma ya gitu karena kankernya sudah menyebar maka terpaksa harus dilakukan pengangkatan rahim,"
"Ya Allah mas,kasihan sekali. Masih muda atau usia lanjut?" tanya Keana penasaran
"Masih muda sayang, usianya 30an lah"
"Kok aku seolah merasakan ya,usia 30an itu masih sangat muda,tapi dia harus mengangkat rahimnya,lalu bagaimana dengan keluarganya?"
"Suaminya sangat terpukul,yang mas dengar mereka baru menikah 2tahun lalu,namun kami tim medis memberikan pengertian,Dani akhirnya mereka mengerti. Mas rasa bukan hanya suami, keluarga saja yang terpukul pasiennya sendiripun akan merasakan kesedihan"
"Pastilah mas,mas ...?" panggil Keana terputus
"Apa sayang?"
"Bagaimana jika hal itu terjadi sama aku?"
"Hal apa?"
"Hemmh anggaplah berbeda kasus tapi intinya aku tidak bisa memberikan keturunan untuk kamu ,kamu gimana mas?"
"Kalo ngomong suka ngelantur sayang,yang jelas mas akan tetap mendampingi kamu, masalah anak itu kan urusan yang di atas,kita kewajibannya berdoa dan berusaha"
__ADS_1
"Ko aku ragu ya?"
"Ragu kenapa?"
"Ragu aja,kalo kamu tiba-tiba ninggalin aku yang belum memberikan kamu keturunan,karena kamu membutuhkan pewaris untuk melanjutkan perusahaan mu."
"Kenapa kita membahas hal itu disini, sebaiknya keruangan ku saja,"
"Tidak usah mas,aku ke ruanganku saja,karena sebentar lagi aku ada pasien yang ingin berkonsultasi"
"Baiklah,sampai jumpa nanti kita pulang bersama ya"
"Baik mas,"
Sesampainya diruangan miliknya, Keana langsung mendudukkan tubuhnya dan mengingat masalah pertanyaan yang ia berikan pada Aldi,namun Aldi seolah menghindari pertanyaan itu.
"Aku terlalu perasa dengan hal hal sepele" ucap Keana dalam hatinya.
Jam kerja Keana dan Aldi sudah habis ,mereka pun memutuskan untuk pulang.
"Sayang kita mampir dulu yu,atau kalo ngga kita nonton dan makan diluar,mau?"
"Memangnya kamu tidak capek ?"
"Tidak dong, setelah menikah aku belum pernah bawa kamu jalan keluar"
"Oke sayang,"
Akhirnya Aldi melanjutkan perjalanannya kesebuah mol terbesar di kotanya. Aldi memutuskan untuk nonton terlebih dahulu,dua pun memesan tiket bioskop dan memilih cerita bergenre romantis,membeli popcorn dan dua minuman yang akan dibawa kedalam studio.
Saat film diputar Keana masih baik baik saja,namun dipertengahan menuju akhir Keana menangis,bukan karena Aldi melainkan karena filmnya melankolis banget.
"Sayang kok nangis di?"
"Sedih mas,emang kamu ngga sedih ya?
"Mas biasa aja," sahut Aldi enteng
"Dasar ngga punya hati!" ucap Keana yang masih terisak
"Sudah ya, sebentar lagi filmnya selesai,"
Di akhir cerita Keana menangis sambil sesenggukan hal itu membuat dadanya sesak menahan tangis,Aldi sampai kebingungan. Setelah film selesai diputar ternyata bukan hanya Keana yang menangis tapi hampir seluruh wanita di dalam bioskop menangis dan lucunya para lelaki bersikap biasa saja.
"Wah film ini membuat wanita menangis masal," ucap Aldi yang duduk di bangku tengah saat melihat depan dan belakang penonton yang ditangannya terdapat tisu bekas melap airmatanya"
"Memangnya kamu ngga sedih mas?" tanya Keana yang masih melap sisa sisa airmatanya
Aldi menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Dasar emang kamu mah ga punya hati, mentang-mentang tadi yang teraniaya perempuannya"
"Ngga gitu juga sayang,kan mas tadi ngajaknya nonton drama komedi,emang tadi cerita tentang apa si?,"
"Ya Allah mas,2 jam di dalem ngapain aja,emang kamu ngga nonton?"
"Nonton dikit tapi enggak paham"
"Nyebelin!"
"Ya udah ceritain,siapa tahu aja mas bisa nangis nyusul hehe,"
"Nggak lucu mas,"
"Ya udah ceritain," ucap Aldi memaksa
"Nanti aja,aku lapar mas,"
"Hmmh yang abis nangis lapar,yaudah kita cari makan ya,"
Keana pun mengangguk. Aldi membawa Keana kesebuah restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan seafood .
"Sayang kamu mau makan apa?" tanya Aldi pada Keana
"Hmmh aku mau makan nasi goreng cumi sama udang goreng tepung,minumnya jus alpukat,"
"Ok,samain aja deh"
Setelah menyebutkan pesanannya pada salah satu pelayan restoran. Keana dan Aldi kembali membahas film yang di tonton tadi.
"Sayang,yang tadi emang cerita tentang apa?"
"Masih mau dibahas mas?"
"Iya,mas penasaran soalnya satu studi kayanya nangis "
"Tadi itu film keluarga yang menceritakan penghianatan seorang suami dan istri yang penyabar," ucap keana menjelaskan singkat
"Lah kaya sinetron di Indo**ar sayang,yang sountracknya itu itu aja ,"
"Ih mas nyebelin!," ucap Keana sinis.
Saat keduanya tengah asik mengobrol tiba-tiba ada seseorang perempuan yang memanggil nama Aldi,hal itu sontak menarik perhatian keduanya. Perempuan cantik yang membuat siapa pun yang melihatnya akan tertarik.
"Mas Aldi," panggilnya.
***
Mendekati akhir ya,aku selesaikan secepatnya. Terima kasih yang sudah membaca
__ADS_1