Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Kenan dan Larisa


__ADS_3

"Dek,jangan main-main sama kita," ucap Kevan ikut bicara


"Kalian penasaran ya hehe,"


Kenan masih menggantung kata-katanya yang membuat keluarga mereka penasaran,di saat semua sedang harap-harap cemas keduanya malah mempermainkan perasaan mereka dengan menunda apa yang akan diucapkan.


"Sudahlah jangan pedulikan mereka, sedari tadi menggantung ucapan, menjengkelkan!," ucap Kevan menggerutu


"Baiklah .... baiklah aku dan Larisa akan melanjutkan ucapannya sekaligus menyampaikan berita gembira," sahut Kenan yang mengerti kekesalan saudara kembarnya


"Sudah cepat kalian katakan jangan main-main terus,apa Larisa sakit parah?," ucap ayah Larisa yang mulai geram dengan keduanya karena terlalu menarik ulur


"Udah yang kasih tau aja,nanti mereka keburu darah tinggi hehe," Larisa berbisik di telinga suaminya


"Biarkan saja ,aku ingin lihat sejauh mana mereka mampu menahan rasa penasaran mereka,"


Saat keduanya tengah berbisik,ibu Larisa membuka suaranya dan menggagalkan rencana keduanya.


"Sudah .... sudah kalian tidak usah main petak umpet dengan kami,kamu mau bilang kalau Larisa hamil kan mas?," ucap mamah Larisa kearah menantu dan juga anaknya


Kenan dan Larisa yang sedang berbisik pun mengalihkan pandangannya kearah sang mamah,seolah tak percaya bahwa apa yang akan menjadi kejutan sudah diketahui lebih dulu.


"Kok __ Mamah tau?," tanya keduanya pada sang Mamah


"Hoalahhhh feeling seorang ibu emang paling dahsyat," ucap mamah Larisa tersenyum simpul


Sejujurnya kecurigaan tentang kehamilan Larisa sudah diketahui Lisa yang tak lain mamahnya Larisa, pasalnya saat dulu dia mengandung sang putri nafsu makannya meningkatkan drastis,menjadi pemalas dan sudah tidak memperhatikan penampilan lagi. Disaat dia melihat hal yang sama pada putrinya maka kesimpulannya bahwa Larisa hamil,namun Lisa tidak mau gegabah dan membiarkan keduanya memeriksakan diri terlebih dahulu kerumah sakit.


"Wahh mamah hebat kaya cenayang saja," ucap Dafi sang suami


"Apa ini tidak seperti Dejavu bagi papah?," tanya kembali Lisa


"Ahhh iya benar,kamu saat mengandung Larisa dulu terlalu banyak makan,menjadi pemalas dan aku tidak kamu urus,benar benar aku baru ingat," ucap Dafi mengingat kejadian masa lalu


"Yahhhh gagal dong kita mau kasih kejutan," ucap Kenan dan Larisa kecewa


"Haha lagian gaya pakek kejutan segala,gagal deh ," ucap Kevan mengejek


"Sudah sudah sebaiknya kalian duduk jangan biarkan Larisa berdiri terlalu lama," ucap Nadya pada keduanya


Satu persatu keluarga memberikan ucapan selamat kepada anak dan menantunya atas kehamilan Larisa,semua keluarga nampak bahagia karena mereka akan kedatangan dua anggota keluarga baru sekaligus, meskipun dengan perbedaan bulan.


Acara sudah selesai semua keluarga pulang kerumah masing-masing termasuk Kenan dan Larisa.


"Sayang ," ucap Larisa membangunkan suaminya yang sedang tertidur pulas


"Hmmhhh," Sahut Kenan tanpa membuka matanya


"Sayang bangun!," ucap Larisa dengan nada tinggi

__ADS_1


"Ya ampun ada apa sayang,ini sudah malam kenapa kamu tidak tidur?," Kenan terbangun dan merasa terganggu dengan teriakan Larisa


"Aku ingin makan nasi goreng dengan Suiran ayam goreng yang banyak dan juga acar yang banyak," pinta Larisa yang membayangkan betapa nikmatnya nasi goreng dalam angannya


Kenan terkejut ..


"Sayang,besok saja ya,kamu lihat jam itu,sudah pukul setengah tiga pagi sayang, memangnya masih ada tukang nasi goreng jam segini?," ucap Kenan membujuk istrinya


"Pokoknya aku tidak mau tau,mas harus bawa nasi goreng yang aku minta kehadapan aku pagi ini juga TITIK!"


"Ya Allah ujian apalagi ini," gumam Kenan yang masih terdengar oleh ibu hamil yang sensitif itu


"Mas__ss kamu bilang apa tadi,aku masih dengar loh?,"


"Iya sayang maaf,mas akan cari nasi goreng yang kamu inginkan sekarang juga, tunggu ya," Kenan beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil jaket serta dompet


"Mas kunci mobilnya," ucap Larisa mengingatkan


"Iya sayang terima kasih sudah di ingatkan,"


"Sama-sama suamiku❤️," ucap Larisa manis


Kenan luluh dengan ucapan Larisa,ia yang tadinya mengantuk nampak segar kembali.


"Sayang,apa aku boleh minta ongkir?,"


Larisa mengernyitkan dahinya.


"ini ," ucap Kenan menunjuk bibirnya


Larisa tersenyum.


"Kemarilah dengan senang hati aku akan memberikan ongkir ini untuk mu,"


Kenan pun mendekat,Larisa mencium seluruh wajah suaminya dan terakhir bibirnya,saat Larisa akan menyudahi kecupan dibibir suaminya, namun Kenan malah menarik tengkuk sang istri dan memberikan ******* lembut yang cukup lama. setelah Kenan cukup puas akhirnya dia melepaskan ciumannya.


"Mas__ ss aku tidak bisa bernapas,apa kamu mau melukai aku dan anakmu?,"


"Maafkan aku sayang, aku terlalu menikmati,"


"Sudah sana ongkir mu terlalu besar,nanti keburu nasi gorengnya habis mas,"


"Memangnya kalau nasi gorengnya habis kenapa,kamu mau minta ongkir mu dikembalikan,dengan senang hati mas akan mengembalikannya hehe,"


"Itu si maunya kamu,"


"Yasudah aku berangkat ya," ucap Kenan meninggalkan Larisa


Larisa tersenyum senang mengingat kejadian yang baru saja ia alami,ia menyentuh bibirnya seperti anak ABG yang baru merasakan ciuman pertama.

__ADS_1


"Ahhh ... kenapa aku jadi mesum gini si , kehamilan ini membuat citra ku buruk,si tukang makan,si pemalas, sekarang si mesum arrghhhhh menyebalkan semoga mas Kenan tidak ilfil dengan aku,"


Kenan menyusuri jalanan yang biasa dipenuhi aneka kuliner,saat ia sampai di depan penjual nasi goreng ,warung itu sedang berbenah dan akan menutup warungnya namun Kenan meminta tolong pada mereka untuk membuatkan satu porsi nasi goreng seperti keinginan Larissa.


"Maaf mas,kita sudah mau tutup lagi pun bahan untuk membuat nasi goreng sudah hampir habis," ucap bapak-bapak penjual nasi goreng


"Saya mohon pak,buatkan satu porsi nasi goreng dengan Suiran ayam yang banyak ,ini untuk istri saya yang sedang mengandung,dia ingin sekali makan nasi goreng tengah malam kaya gini,saya bayar 5 kali lipat deh gimana?,"


"Yah gimana nasi dan ayamnya sudah habis,tinggal acar dan kerupuk saja mas,"


"Tolong dong pak,saya ngga tahu harus cari kemana lagi sedangkan waktu sudah mau pagi,"


Bapak penjual nasi goreng itu nampak tidak tega,karena dia pun seorang suami yang selalu mencoba memenuhi keinginan istrinya.


"Baiklah, tunggu sebentar mas,saya mau ketukang pecel lele itu dulu sepertinya dia masih memiliki nasi dan ayam goreng," ucap bapak penjual nasi goreng yang menunjuk kearah penjual pecel lele


"Baik pak,terima kasih sudah membantu,"


Tak lama kemudian bapak itu datang dengan membawa satu piring nasi putih dan dua potong ayam goreng dada,sesuai keinginannya.


"Alhamdulillah mas,masih ada. Tunggu ya saya racik lebih dulu,"


"Baik pak,sekali lagi terima kasih,"


penjual nasi goreng itu pun tersenyum.


Setelah sepuluh menit lebih ia meracik akhirnya nasi goreng yang dipesan sudah jadi,dengan Suiran ayam goreng,acar dan juga kerupuk.


"Ini mas pesanannya,semoga memenuhi ngidam istri mas,"


"Alhamdulillah terima kasih ya pak ini uangnya," sahut Kenan yang sambil menyerahkan uang seratus ribu sebanyak 5 lembar


"Mas. . ini terlalu banyak,"


"Tidak apa apa pak,ini rejeki buat bapak,jangan lupa bayar nasi dan ayam yang tadi ya pak,"


"Iya mas, terima kasih,"


"Sama-sama pak, harusnya saya yang berterima kasih,"


Dengan senyum riang Kenan pulang dengan membawa pesanan sang istri,apapun yang Larisa inginkan selama ia mampu memenuhinya makan akan Kenan lakukan.


***


Assalamualaikum warahmatullahi..


Mohon maaf lahir dan batin ya semuanya.😊🙏


Maafkan aku yang baru nongol,semoga membayar kerinduan kalian dengan SP2 ini.

__ADS_1


jangan lupa like,komen dan aku berharap kalian tetap vote meskipun tanpa giveaway 😊🙏


__ADS_2