Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Kemesraan yang tertunda


__ADS_3

Keasa yang mendengar hal itu pun merasa deg-degan dan canggung. Ini adalah momen dimana Aldi meminta keasa untuk menemaninya tidur,ah rasanya Keasa ingin menjadi asap lalu menghilang. Perasaannya begitu bahagia karena saat ini dia merasa di cintai.


Aldi menarik tangan keasa hingga keduanya duduk di sisi tempat tidur,tatapan mata keduanya mengisyaratkan rindu yang begitu dalam. Aldi dengan hasrat yang selama ini iya tahan,secara naluriah mendekat ke sumber ojek yang akan memberikannya sedikit kepuasan,bibir keasa tidak lepas dari pandangan mata Aldi ,hingga akhirnya dia mendekat dan mencium bibir ranum Keasa.


Hanya kecupan tapi membuat dada keasa bergemuruh sangat kencang, bagaimana jika Aldi melakukan lebih dari ini. Aldi kembali menatap mata keasa seolah mendamba hal yang lebih dari sekedar kecupan.


"Sayang,apa boleh aku menciummu?" tanya Aldi penuh harap


"Bu... bukankah kamu sudah melakukannya?" sahut Keasa gugup


"Aku ingin melakukannya lebih dalam bukan hanya sekedar kecupan saja"


Keasa terdiam, bagai mana pun ini adalah pengalaman pertama baginya,Aldi adalah laki-laki pertama yang menyentuhnya sampai sedalam ini.


"Lakukanlah mas,aku istrimu dan kewajiban ku adalah menyenangkan suamiku" ucap keasa penuh kepasrahan


Saat Aldi mendapatkan lampu hijau dari istrinya,Aldi langsung menarik tengkuk keasa dengan penuh gairah,dan keasa pun melingkarkan tangannya di leher suaminya. Ciuman itu terjadi dengan penuh hasrat dan kerinduan,bahkan Aldi sudah membaringkan tubuhku keasa di atas tempat tidur,dan posisi Aldi ada di atasnya.


Tangan Aldi sudah tidak bisa di kondisikan lagi,dia sudah membuka satu persatu kancing baju yang keasa gunakan, gairahnya seperti tidak bisa di bendung lagi,keasa nampak pasrah melihat tingkah Aldi, bibir yang tidak dilepaskan pagutan nya, sedang tangannya menjajah setiap bagian tubuh keasa. Desahan kecil berhasil lolos dari mulut Keasa,dan Aldi semakin terpacu untuk melakukan hal yang lebih dari ini .


"Sayang,aku ingin melakukannya" ucap Aldi meminta izin


"Melakukan apa mas?" sahut Keasa dengan napas tersengal-sengal


"Aku ingin meminta hak ku sebagai seorang suami,apa kamu mengizinkan?"


"Maksudmu berhubungan intim?"


Aldi menganggukkan kepalanya.


"Tapi aku belum siap mas,aku takut"


"Aku janji akan melakukannya dengan perlahan,"


"Tapi mas,ini masih siang. Apa kamu yakin Ingin melakukannya sekarang?"


"Iya,aku sudah tidak bisa lagi menahannya"


"Lakukanlah mas,aku ingin jadi istri sempurna untuk mas Aldi"


Mendengar hal itu Aldi tersenyum penuh kegirangan,dia akan menuntaskan hasrat yang selama setahun ia rasakan sendiri. Aldi membuka pakaian miliknya dan melemparkannya ke sembarang arah, setelah itu dia membantu keasa membuka pakaiannya. Saat Aldi akan memulai aksinya tiba-tiba ada suara ketukan pintu dari luar,dan refleks keasa menyahut dari dalam.


"Siapa ?"

__ADS_1


"Saya Bu,Yuni. Non Maika terbangun dan menangis histeris,saat saya akan menggendongnya non Maika malah meraung-raung Bu." sahut mbak Yuni di balik pintu


"Yasudah tunggu sebentar,saya akan langsung menemui Maika di kamarnya"


"Baik, Bu"


Aldi merasa frustasi karena harus menahan kembali hasratnya,dia pun tidak bisa egois karena bagaimanapun Maika adalah buah cintanya dengan istri terdahulu.


"Mas,maafkan aku,aku belum bisa menjadi istri sempurna untuk kamu. Bukan aku tidak ingin melayani mu,tapi anak kita terbangun,kamu tau kan dia sedang rewel?"


Aldi melihat mata keasa yang penuh rasa bersalah,dan Aldi pun tidak tega melihat hal itu.


"Sayang,masih banyak kesempatan untuk kita melakukannya. Bahkan setelah kita kembali ke rumah,kalau perlu kita pergi berbulan madu untuk menghabiskan waktu berdua"


Keasa tersenyum.


"Aku ikut saja apa mau mas"


"Yasudah segera gunakan pakaian mu,Maika pasti sedang menangis kencang"


Keasa pun menganggukan kepalanya.


***


Larisa sudah menceritakan perihal kedatangan Aldi ke rumah utama tanpa terlewat satupun. Semua keluarga menyambut niat baik Aldi,yang terpenting Aldi harus berjanji untuk mencintai keasa dan memperlakukannya dengan baik.


Larisa dan Kirana menyusul ke kamar Keasa,saat akan mengetuk pintu terdengar suara canda tawa dari ketiga. Larisa dan Kirana saling berpandangan dan tersenyum bahagia.


"Apa kita akan menggangu mereka?" tanya Kirana pada adik iparnya


"Sepertinya begitu,tapi kita harus tetap memanggil mereka untuk berkumpul sesuai instruksi dari para suami."


"Yasudah kalau gitu kamu yang mengetuk pintu kamar mereka."


Larisa mengetuk pintu kamar keasa hanya dengan dua kali ketukan,tak lama keasa membuka kamar miliknya.


"Bunda,Mami. Kalian sudah pulang?"


" Sudah sayang,ini kan sudah petang" sahut Larisa yang melihat wajah putrinya sangat berseri.


"Wah sepertinya ada kegiatan pengantin yang tertunda ni" ledek Kirana


Keasa tidak mengerti apa yang diucapkan Kirana,hal itu justru membuat Larisa dan Kirana tersenyum puas karena meledek Keasa. Sejujurnya Kirana dan Larisa melihat perubahan pada bibirnya yang sedikit bengkak dan juga ada beberapa tanda cinta yang di sematkan di leher jenjang keasa.

__ADS_1


"Anak Mami sudah dewasa, sekarang bawa anak dan suamimu ke bawah, Ayah dan Papi menunggu kalian. Jangan lupa gunakan hijab dan juga gunakan lipstik di bibir pucatmu,agar mereka tidak ikut takjub seperti kami" ucap Larisa tertawa lalu meninggalkan kamar keasa bersama Kirana. Sedangkan keasa merasa bingung dengan ucapan keduanya.


Keasa menutup kembali pintu kamarnya dan segera menghampiri anak dan suaminya.


"Kenapa sayang,kok wajah kamu seperti kebingungan begitu?" tanya Aldi yang menyadari perubahan wajah keasa


"Ngga ada apa apa mas,tadi Bunda sama Mami nyuruh kita ke bawah soalnya udah di tunggu Ayah sama Papi"


"Kirain aku kenapa,sampe wajah kamu bingung gitu"


"Mas,ada yang aneh ya sama aku?" tanya Keasa


"Aneh apanya?"


"Tadi Bunda sama Mami ngeledek aku,udah gitu aku suruh pake hijab sama lipstik,supaya Papi dan Ayah enggak ikutan takjub katanya" ucap keasa menggerutu


Aldi tersenyum,ia menyadari kenapa kedua mertuanya mentertawakan keasa. Ya semua itu karena ulah Aldi yang terbawa hasratnya.


"Sayang,maafkan mas ya,semua ini ulah mas. Kamu jadi bahan ledakan Bunda sama Mami"


"Maksud Mas apa?"


Aldi pun berdiri di hadapan keasa dan mencuri kecupan di bibir keasa lalu beralih ke leher jenjang keasa. Seketika keasa langsung berlari ke arah cermin yang ada di kamarnya. Dan keasa menggerutu karena baru menyadari perbuatan nakal suaminya.


"Mas...sss Ko banyak seperti ini,bibirku kenapa jadi bengkak,pantas saja mereka mentertawakan aku. Jangan jangan saat tadi aku mengambil Maika di kamarnya,mbak Yuni juga melihat ini? Ahhh massss aku malu,mau di taruh dimana wajahku ini" ucap keasa merajuk


Aldi terkekeh geli melihat kelakuan istri yang baru ia ketahui, ternyata keasa sangat menggemaskan.


***


Garing engga si?


Komen dong asal kalian dari mana aja? siapa tau kita satu daerah 😁.


****


Sambil nunggu SP2 Tamat,kalian jangan lupa mampir ke karya novel temen-temen ku di bawah ini di jamin seru.




__ADS_1



__ADS_2