
22 tahun kemudian ...
Keana dan Keasa kini tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar, keduanya sepakat untuk menjadi seorang dokter mengikuti jejak kakeknya Kevin. Keana dan Keasa mengambil jurusan berbeda, keana memilih menjadi dokter spesialis bedah sedangkan Keasa memilih menjadi dokter kandungan.
Usia keduanya berbeda 5 bulan namun mereka berdua seolah kembar,hal itu pun mendapat pengakuan dari banyak orang,ya wajar saja toh ayah mereka memiliki kemiripan wajah yang identik.
Kevan dan Kenan memiliki Anak masingmasing dua orang,Kevan memiliki keana dan Keanu usianya berbeda 7 tahun dengan kakaknya, sedangkan Kenan kedua anaknya berjenis kelamin perempuan , jarak usianya berbeda 7 tahun,Kirana dan Larisa mengandung anak kedua dalam waktu yang hampir bersamaan ,hanya berbeda beberapa minggu saja. Anak Kedua Kevan dan Kenan yaitu Keanu dan Keysa kini duduk di bangku sekolah menengah atas, disekolah yang sama dan keduanya cukup dekat sebagai saudara sepupu.
"Kak kamu besok libur?," tanya Keasa pada keana
"Iya aku besok libur,aku sudah menunggu hari besok datang," sahut keana
"Memangnya ada apa dengan besok, bukannya hari libur mu tetap sama tidur seharian?"
"Kamu ini,besok aku mau bersepeda bersama teman-teman ku rasanya sudah lama aku tidak melakukannya Semenjak disibukan dengan Koas dan bekerja disini,"
"Apa aku boleh ikut kak?,"
"Haha hari libur kita tidak sama,dan kamu tidak bisa mengambil cuti bukan?,"
"Hemmmh menyebalkan,kenapa kamu tidak ngomong jauh-jauh hari si,kalau gitukan aku engga akan ambil cuti terlalu banyak,"
"Lagian kamu bela-belain ambil cuti buat shopping ga jelas keluar negeri,kaya di Indonesia ngga ada mall aja,"
"Aku berburu diskon dengan kualitas barang yang bagus kak, bukannya kamu juga aku belikan,"
"Iya iya terima kasih adikku sayang,"
"Kak,kata kakek besok akan ada dokter baru dan katanya lagi dia masih muda loh,kamu yakin besok jadi ambil libur?," ucap keasa mencoba menggoyahkan keana
"Cihhh apa hubungannya denganku,biarkan saja dia bekerja disini kenapa aku harus mengorbankan liburku,aku lebih baik tidak pernah menemuinya," tolak keana tak tergoyahkan
"Awas saja kalau kau nanti menyukainya,aku tidak akan mengizinkannya,"
"Kau ini terlalu berlebihan,aku bilangin papih Kenan baru tau rasa kamu,"
"Yasudah bilang saja sana,aku yakin papih akan tetap memihak ku,"
"Ah sudahlah aku mau pulang,jam ku sudah habis sejak tadi,dan kamu malah mengambil waktu ku,"
"Yasudah kita pulang bareng ya," sahut Keasa
***
Keesokan harinya keana sudah bersiap dengan baju trening longgar dan hijab cantik yang selalu menutup rambut indahnya.
__ADS_1
"Bunda kakak pamit ya,"
"Loh kamu mau kemana kak?," tanya Kirana pada putri sulungnya
"Aku mau bersepeda Bun sama teman-teman ku,hari ini kan aku libur,"
"Tumben kak,biasanya waktu libur mu kamu habiskan dengan tidur,"
"Ahhh bunda kenapa sama saja sama Keasa si,"
"ya habisnya heran aja,udah bilang ayah belum?,"
"Belum bun,nanti bunda yang bilangin ayah ya please Bun π," ucap keana memohon
"Maaf sayang,bunda engga bisa,kamu tau sendiri ayah kaya gimana. Kamu izin saja pasti ayah kasih kok,"
"Yasudah,ayahnya dimana Bun?,"
"Ayah ada diruang kerjanya, kamu kan belum sarapan kak,ini masih setengah enam apa tidak kepagian?,"
"Nanti kakak sarapan sama teman-teman aja Bun,takut kesiangan soalnya kan mau muter gitu,"
"Kamu ini kak,bikin khawatir orang tua aja,"
Keana pun mendatangi ruang kerja Kevan, sejujurnya dia merasa khawatir jika ayahnya tidak mengizinkan keana pergi, mengingat ayahnya begitu protektif terhadap anak-anaknya.
Tok tok tok
"Masuk," sahut Kevan dari dalam
Keana pun masuk dan langsung berhambur memeluk ayahnya,hal itu membuat kevan mengernyitkan dahinya.
"Aaayahhhhh,"
"Ehhh ada apa ini anak ayah,ko jadi manja gini?,"
"Emang kenapa,kan aku masih anak ayah yang manis,"
"Iya kamu tetep anak ayah yang tercantik,ada apa nak? tunggu tunggu ,ini kan hari libur kamu biasanya sehabis shalat subuh bablas tidur sampe siang,kok ini udah rapih gini mau kemana kamu?,"
"Hehe,Ayah ,kakak boleh izin pergi engga?," ucap keana hati-hati
"Izin kemana kak?," tanya Kevan
"Aku mau Turing sepeda sama teman teman ku yah,boleh ya?," ucap keana harap harap cemas.
__ADS_1
"Tidak!," tolak Kevan tegas karena tidak mengizinkan putrinya pergi tanpa pengawasan
"Ya ayah,please yah boleh dong,kakak pengen banget ngerasain Turing udah lama juga, waktu terakhir turing kan sama ayah," ucap kemana mengingat dulu sebelum keana kuliah ia izin Turing namun tidak diizinkan kecuali Kevan ikut.
"Ayah engga izinin kak,kakak tau kalo ayah sangat mengkhawatirkannya anak-anak ayah, meskipun kalian sudah besar,maafkan ayah yang tidak bisa membebaskan kalian pergi seperti orang tua yang lain,"
"Lalu hal apa yang membolehkan ayah mengizinkan aku pergi," ucap Kirana yang masih mencari cara mendapatkan izin dari ayahnya
"Ayah tidak bisa menemani kakak,karena ini bukan hari libur kebetulan ayah ada lalu meeting penting,kamu dirumah saja ya kak,kamu pasti lelah karena sudah bekerja dirumah sakit,"
Keana seolah tidak bersemangat mendengar pembicaraan ayahnya, mungkin dia tidak akan melakukan pembantahan lagi,karena keana tau kalau ayahnya tidak akan pernah mengizinkan dia pergi saat ayahnya mengatakan tidak,semua hal selalu dalam pengaturan dan pengawasan Kevan termasuk rumah sakit tempat keana bekerja, sejujurnya keana menginginkan bekerja ditempat lain bukan rumah sakit keluarganya,dia ingin mandiri namun hal itu mendapat penolakan dari kevan,dan keana tidak bisa membantah.
"Yasudah kalau gitu yah,kakak tidur saja,maaf ganggu waktu ayah," ucap keana lesu hal itu tidak lepas dari tatapan mata Kevan yang tidak tega melihat putrinya yang selalu mengikuti keinginannya.
Dengan berat hati keana keluar dari ruang kerja Kevan.
"Kak tunggu," ucap Kevan menghentikan langkah keana.
Keana pun berbalik.
"Ada apa yah?,"
"Kamu boleh pergi kak ... ," ucap Kevan terpotong
"Ayah serius?,"
"Kebiasaan suka memotong pembicaraan orang tua,kamu boleh pergi tapi tidak sendiri,"
"Maksud ayah apa?," tanya keana merasa heran
"Kamu pergi dengan adikmu,hari ini Keanu sedang libur karena disekolah nya sedang ada rapat dan sekolah diliburkan,"
"Apa dia mau yah?,anak itu kan kerjaannya ngamar aja sama baca buku ,"
"Mau atas titah Ayah,"
"Baiklah ayah ku,terima kasih atas izinnya," ucap keana yang kembali memeluk ayahnya.
Keana pun menuju kamar Keanu dan meminta adiknya ikut Turing sepeda,tanpa penolakan ketika keana menyebutkan atas perintah sang ayah,maka dia pun langsung mengganti baju dan menyiapkan sepeda untuk ikut Turing. Setelah berpamitan pada kedua orangtuanya,mereka pun pergi.
***
Jiah alur maju mainπ,maaf ya beberapa hari ini mood author ngga bagus jadi sulit menemukan kata untuk dituangkan dalam cerita ini .
Semoga kalian tetep suka,mohon kritik dan sarannya terutama like komen dan vote β€οΈππ
__ADS_1