
3 bulan setelah kepergian Keana,hal itu meninggalkan banyak luka mendalam untuk Aldi, laki-laki yang ramah dan penuh kehangatan kini menjadi sesosok pendiam. Semua keluarga berkumpul hari ini untuk membahas mengenai wasiat yang diinginkan Keana ,masalah ini sempat dibahas di awal kepergian Keana namun Aldi menolak dan meminta waktu sampai kuburan Keana benar-benar kering.
Kini waktu yang diminta sudah habis,Kevan tidak ingin mengecewakan mendiang putrinya. Selama 3 bulan ini Kevan dan keluarganya tinggal dirumah Keana untuk menemani Aldi ,dan Kirana yang merawat langsung cucu cantiknya,Bayi kecil itu memiliki panggilan *Maika .
Keluarga* besar Fadila dan Mahawira sudah berkumpul,dan kali ini Kevan yang akan berbicara untuk mewakili keinginan putrinya.
Setelah panjang lebar membuka pembicaraan akhirnya Kevan berbicara langsung pada intinya.
"Perkumpulan kita kali ini mungkin bukan sekedar berkumpul untuk tertawa dan bersenang-senang,jujur saja hati terdalam saya masih berduka atas kepergian anak saya,namun kehidupan harus terus berlanjut. Saya mengumpulkan semua keluarga besar disini untuk membahas keinginan almarhumah untuk yang terakhir, sebagian dari kalian pasti mendengarnya secara langsung,dan saya ingin wasiat anak saya secepatnya dilakukan karena bagaimanapun itu adalah keinginannya..." ucap Kevan terputus
"Saya sebagai ayah dari Keana meminta keridhoan dan keikhlasan dari keluarga adik saya Kenan,untuk merelakan putrinya keasa menjadi istri sekaligus ibu sambung untuk cucu saya Maika atas keinginan keana" ucap Kevan yang membuat keasa seketika mematung dan bingung,karena dia tidak tau perihal permintaan terakhir Keana sebelum meninggal.
Seketika suasana hening tidak ada sahutan atau sekedar penolakan,bahkan Aldi sebagai seorang laki-laki yang akan menjadi calon suami pun terdiam tanpa kata dia hanya menundukkan kepalanya,Aldi seolah menanggung beban yang berat akan situasi yang ia hadapi saat ini .
Dan akhirnya Kenan sebagai papih keasa mewakili keluarganya untuk menjawab permintaan Kevan sebagai kakaknya.
"Saya sebagai orang tua dari keasa sekaligus adik dari kakak saya , terlepas keputusan ini benar atau tidak bahkan mungkin cenderung egois,saya akan merelakan putri saya untuk menjadi istri dari mendiang keponakan saya sekaligus ibu sambung untuk cucu kami Maika. Nak papih harap kamu memenuhi permintaan terakhir kakak kamu" ucap Kenan menutup pembicaraan
Keasa masih terdiam dan mematung,dia bingung harus bagaimana apalagi saat papinya meminta keasa untuk menerima wasiat kakaknya,tidak ada pilihan atau hak untuk menolak semuanya seolah keputusan akhir yang harus keasa pilih.
Dan yang terakhir Aldi diminta secara langsung untuk meminta keasa untuk menjadi istrinya,dengan berat hati Aldi melakukannya.
"Saya tidak ingin berbicara banyak hal lagi,ini mungkin tidak akan mudah bagi keasa begitu juga dengan saya,saya belum bisa melupakan istri saya sepenuhnya dan mungkin tidak akan pernah bisa. Namun saya ingin memenuhi keinginan terakhirnya, untuk saya menikahi keasa,dalam kesempatan kali ini saya Aldi Mahawira meminta izin pada seluruh keluarga terutama keluarga bapak Kenan untuk merestui saya kembali menjadi bagian dari keluarga Fadila,saya akan berusaha menjadi suami dan ayah yang baik"
__ADS_1
Semua keluarga Fadila tersenyum menerima permintaan dari Aldi,kini giliran keasa untuk berbicara.
"Jika saat ini ada kesempatan untuk menolak mungkin hal pertama yang akan saya lakukan adalah sebuah pembantahan ,namun nampaknya ini adalah keputusan final yang harus saya terima. Benar apa yang dikatakan mas Aldi hal ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk saya, apalagi menggantikan kak Keana istri yang mas Aldi cintai dan menjadi ibu sambung untuk keponakan kecilku. Saya Keasa Mahaika Fadila,bersedia untuk menjadi istri dari mas Aldi sekaligus ibu sambung untuk Maika,saya akan berusaha melakukan yang terbaik semoga ini keputusan yang tepat" sahut Keasa
Setelah semuanya bersepakat maka pernikahan keduanya akan dipercepat ,dua Minggu dari sekarang keduanya akan melakukan ijab Kabul sederhana,tanpa ada pesta meriah seperti pernikahan sebelumnya. Pernikahan sederhana adalah keinginan dari keasa karena menurutnya pernikahan itu yang penting sah Dimata Allah dan sesuai aturan. Gadis periang itu kini menjadi pendiam sama hal nya Aldi.
***
Setelah pernikahan diputuskan keasikan harinya Aldi diminta oleh Kevan untuk membawa putrinya yang berusia 3 bulan untuk pergi jalan-jalan bersama keasa , meskipun mereka sudah saling mengenal namun mereka harus melakukan pendekatan agar terbiasa dan tidak canggung.
Mereka bertiga sudah berada di dalam mobil,suasana di dalam mobil penuh kecanggungan dan tidak perbincangan atau sekedar basa basi ,baik Aldi maupun keasa mereka memiliki diam. Maika bayi berumur tiga bulan itu sudah sangat lucu pipinya yang semakin hari semakin cabi ,senyum di pipi yang selalu memperlihatkan lesung pipi,Ah keasa bersyukur dengan adanya anak ini.
Satu jam perjalanan mereka telah sampai di salah satu taman yang berada dipinggiran kota,taman itu terbuka untuk umum ,biasanya setiap weekend semua keluarga berkunjung kesana ,mereka datang hanya untuk sekedar menikmati udara segar,lari pagi,piknik,datang ke bazar atau sekedar duduk di pinggir danau buatan.
"Kee ,maafkan aku. Kamu jadi harus terlibat dalam kehidupan ku, harusnya kamu bisa mencari kebahagiaan kamu sendiri bukan terjebak dengan pernikahan ini,tapi aku tidak bisa berbuat apaapa ,ini keinginan Keana" ucap Aldi yang merasa tidak enak hati pada Keasa
Saat Aldi sudah menyelesaikan ucapannya,keasa pun melihat kearah Aldi.
"Sudahlah mas,ini mungkin sudah jadi bagian dari takdir ku,aku akan menjalaninya dan doakan aku bisa jadi istri dan ibu yang baik. Sejujurnya ini memang tidak mudah bagiku tapi aku percaya semua ada hikmahnya"
Aldi tersenyum miris.
"Tapi Kee ,jika suatu saat nanti kamu menemukan orang yang kamu cintai katakanlah,aku akan dengan senang hati melepasmu, aku tidak mau menjadi penghalang kebahagiaan kamu. Kita lakukan ini semata untuk menjalankan wasiat istriku,karena aku pun tidak yakin bisa menjalani pernikahan ini dengan benar" ucap Aldi
__ADS_1
Entah kenapa kata-kata yang diucapkan Aldi menghadirkan rasa sakit yang begitu menusuk,keasa pikir kata-kata atau semacam ini tidak akan pernah terucap.
"Hmmh,maaf mas,apa kamu tidak serius dengan pernikahan kita nanti?" tanya Keasa penasaran
"Aku tidak tahu Kee, karena sampai saat ini aku belum bisa melupakan istriku,aku takut tidak bisa menjadi suami yang baik untuk kamu"
"Tapi sejauh ini aku melihat mu berumahtangga,mas sudah menjadi suami yang sangat baik"
"Itu berbeda Kee,dengan Keana aku sangat mencintainya,namun dengan kamu adalah sebuah keadaan yang mengharuskan kita menikah"
Keasa terdiam ia berpikir akan jadi apa perjalanan rumah tangganya nanti,ya Aldi memang tidak mencintai keasa,namun menurut keasa Alda adalah cinta pada pandangan pertama miliknya. Sejak awal kedatangan Aldi ke RS Fadila sudah menarik perhatiannya bahkan sebelum ia bertemu dengan Keana,namun sayang Aldi lebih menyukai Keana dan keasa harus merelakan perasaannya.
***
Jangan lupa dukungannya ❤️
_ Like
_ Komen
_ Vote
_ dan Favorit ❤️
__ADS_1