
Tak lama kemudian Keana keluar dari kamar mandi dengan senyuman manis nya,hal itu membenarkan dugaan Aldi dan Siska.
"Sayang kenapa kamu tersenyum,apa dugaan kami benar?" tanya Aldi antusias
Keana masih tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Iya mas,aku hamil , sebentar lagi kita akan memiliki anak" sahut Keana yang langsung memberikan hasil tespek pada suaminya.
"Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah atas rejeki yang telah kau berikan" ucap syukur Aldi dan langsung memeluk istrinya
"Selamat ya mas,mbak atas kehamilannya,jangan lupa kalian harus ke rumah sakit untuk memastikan."
"Iya sis, terima kasih ya. Maaf mas mu sudah mengganggu waktu tidurmu" ucap Keana yang merasa tidak enak sudah mengganggu siska.
"Tidak apa-apa mbak,kebetulan juga aku kerja pagi jadi tidak kesiangan" sahut Siska
"Yasudah aku pamit dulu ya,mau siap-siap ke rumah sakit,jika mba mau datang dengan senang hati loh aku"
"Hmmh kayanya aku cek di rumah sakit Fadila aja deh, soalnya kan beda arah jadi lebih jauh"
"Yasudah kalau begitu,yang penting ibu dan bayinya sehat ya,dimana pun melakukan pemeriksaan."
"Aamiin. Siska ,mau mas antar?" tawar Aldi pada adik sepupunya
"Engga usah mas aku bawa mobil sendiri"
"Yaudah hati hati,makasih ya,maaf suadah mas repotkan"
"Santai aja mas,"
Siska meninggalkan kediaman Aldi dan Keana. Berita kehamilan itu langsung mereka kabarkan kepada keluarga besar masing-masing,sudah tidak ada niat memberikan kejutan atau menunda-nunda ,karena kebahagiaan ini sangat dinantikan.
Kevan seorang ayah posesif itu, Setelah pulang kerja dia langsung sigap menemui anaknya,Kirana dan Keanu pun ikut serta. Bukan hanya keluarga Kevan ada juga keluarga Kenan semuanya ikut datang kerumah Keana untuk menyambut suka cita atas kehamilan Keana.
Semua keluarga besar sudah berkumpul diruangan keluarga,mereka sedang menanti kedatangan Keana,karena sejak tadi dia malas untuk bangun atau sekedar membersihkan diri. Saat Keana turun dari lantai atas dengan Aldi yang menyertainya maka seluruh keluarga pun berdiri dan memberikan ucapan selamat.
"Sayang," ucap Kevan memanggil namanya anaknya dengan penuh haru
__ADS_1
"Iya ayah,ini aku. Selamat ya akhirnya penantian kalian terjawab juga, sebentar lagi kamu akan jadi orang tua," ucap Kevan yang terus mengecup kening anaknya
"Terima kasih ayah,dan sebentar lagi ayah akan jadi kakek dari anakku,"
"Tentu saja,ayah sangat menantikan kehadiran cucu ayah"
Setelah ayah posesif tak lupa yang lainnya memberikan ucapan selamat,dan terakhir adalah Keasa,gadis periang itu seperti anak kecil padahal usianya sudah dewasa.
"Kakakkkkkkkkk selamat ya atas kehamilan mu,aku sangat bahagia mendengarnya, doakan secepatnya ..." belum selesai bicara Keanu sudah mencela
"Nikah dulu toh mbak e ,baru minta di doakan punya anak gimana si,eh iya lupa boro-boro nikah pacar aja enggak punya haha" ucap Keanu memberikan ledekan pada keasa.
Keasa memicingkan matanya,merasa geram dengan ulah Keanu.
"Kau ini kebiasaan tidak pernah mendengarkan ucapan orang lain sampai selesai," ucap Keana dengan tampang juteknya
"Sudah sudah kalian berdua berisik,jika ada kesempatan bertengkar tidak pernah sekalipun terlewatkan." ucap Kenan pada keduanya.
Kebahagiaan keduanya kurang lengkap karena tidak ada Nadya dan Kevin. Tepat dua tahun yang lalu Nadya menghembuskan nafas terakhirnya karena serangan jantung,hal itu meninggalkan duka mendalam terutama untuk Kevin . Semenjak kepergian Nadya kesehatan Kevin semakin memburuk, ditambah faktor usia yang sudah lanjut. Setahun setelah kepergian Nadya,Kevin pun menyusul Nadya. Duka karena kepergian keduanya sedikit terobati karena akan datangnya anggota baru di keluarga Fadila.
"Andai saja mamah dan papah masih ada mereka pasti akan sangat bahagia dengan kehamilan Keana,tapi sayang mereka belum sempat melihat hal itu,Allah sudah memanggil mereka lebih dulu" ucap Kevan pilu
"Sudahlah mas,ini semua sudah kehendak yang maha kuasa,kita hanya bisa mendoakan papah dan mamah dari kejauhan. Semoga kelak kita bisa berkumpul dengan mereka disana, Aamiin," ucap Kirana menenangkan suaminya
"Benar apa yang dikatakan mbak Kirana mas,papah dan mamah pun pasti ikut bahagia disana,semoga kita pun tetap bisa menjaga keluarga kita seperti nasehat yang selalu mereka sampaikan," timpal Kenan
"Sudah sudah kok jadi sedih sedihan si,kan aku sedang bahagia hari ini,apa kalian tidak berniat membuatkan pesta untuk ku," ucap Keana mengalihkan kesedihan ayahnya
"Memangnya anak ayah mau pesta seperti apa? dengan senang hati ayah akan mengabulkannya," tanya Kevan yang berusaha tegar dan menyahut atas keinginan putrinya yang dia tahu itu hanya untuk pengalihan saja.
"Hmmmh bagaimana kalau kita makan malam bersama disini," sahut Keana antusias
"Bunda setuju, kalo gitu bagaimana bunda saja yang memasak," ucap Kirana
"Aku juga ikutan mbak," sahut Larisa menimpali
"Yasudah sebaiknya kita belanja dulu,para suami ikut kita ya,kecuali Aldi kamu jaga istri kamu takut sewaktu-waktu dia meminta sesuatu. oh iya jangan lupa undang orang tuamu juga Al" ucap Kirana memberikan instruksi
__ADS_1
"Iya Bun,nanti Aldi beritahu mamah dan papah,"
"Lalu aku harus ikut kalian belanja atau di rumah saja," tanya Larisa
"Kamu di rumah saja temani kakak mu,dan Keanu juga,kalian ingat ya jangan bertengkar,"
"Siap bos" ucap Keanu sambil menggerakkan tangannya memberi hormat.
Keadaan rumah sedikit sepi karena kepergian para orang tua,hanya ada Keanu dan Keysa yang sibuk dengan gadgetnya dan sepasang suami istri berserta nyamuknya yang tak lain adalah Keasa .
"Keasa apa kamu tidak berniat menikah seperti kami?" tanya Keana pada adik sepupunya
"Apa perlu mas kenalkan dengan seseorang,biar kamu cepat menikah?" ucap Aldi mencoba me jodohkan
"Kalian ini mentang-mentang sudah menikah,bisanya menggodaku saja. Aku juga ingin berumah tangga seperti kalian,tapikan semuanya kuasa Allah," sahut Keasa bijaksana
"Ah mungkin kamu yang terlalu pemilih" ucap Aldi menyahut
"Haha sejak kapan aku menjadi seorang pemilih,saat pertama ngeliat mas aja aku langsung terpesona,tapi sayang kita tidak berjodoh,dan mas lebih memilih mbak ku," ucap keasa diiringi tawa
Keana dan Aldi pun tersenyum dan tak menganggap serius perkataan keasa,karena memang sejak awal Keana tahu kalau keasa sudah tertarik dengan Aldi.
"Haha kamu bisa saja,maaf ya memang hati mas tertariknya sama mbak mu,dia membuat mas jatuh cinta saat pertama kali melihat dia yang memeriksa pasien dengan baju olahraganya haha,nanti deh mas cariin yang gantengnya hampir mirip sama mas," ucap Aldi penuh percaya diri
"Halah mas,pede mu ketinggian," ucap Keana menyela
"Buktinya kamu juga suka ," sahut Aldi
"Terpaksa, soalnya ditikung di sepertiga malam hehe"
"Ih kalian ini makin bikin aku baper aja,tambah deh aku jadi nyamuk disini."
"Hahaha,sabar dek. Gimana kalo mas Aldi nya kita bagi dua saja ," ucap Keana penuh tawa
"Sayang ih jahat, memangnya mas makanan apa dibagi dua,"
"Tau nih si mbak,orang hamil pikirannya ngaco"
__ADS_1
Mereka bertiga pun tertawa bersama,tanpa menganggu Keanu dan Keysa yang sibuk dengan gadgetnya.