Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Ta'aruf


__ADS_3

Satu Minggu setelah obrolan singkat Aldi dan Keana,entah mendapatkan petunjuk atau wangsit, Aldi langsung meminta tolong pada orangtuanya untuk mengantar menemui orangtua Keana. Aldi sudah terpikat dengan sosok Keana yang baru beberapa kali Dia temui,rasanya tidak ingin menambah dosa apalagi menjalani hubungan yang akan menjerumuskan.


"Pah,Mah bagaimana tawaran Aldi,apa kalian bersedia mengantarkan Aldi kerumah orang tuanya?," tanya Aldi pada papah dan mamah nya


Mamahnya tersenyum, sedangkan papahnya seolah mencari kebohongan dari tingkah anaknya,namun tidak ditemui.


"Kenapa anak mamah jadi tidak sabaran seperti ini, sejujurnya mamah sangat senang,tapi ada rasa aneh juga karena kamu melakukannya secara dadakan,"


"Wanita ini spesial mah,dia tidak seperti perempuan pada umumnya,yang membangkang dan melakukan semuanya sesuka hati, mentang-mentang masih muda. Dia penurut dan menyayangi keluarganya," ucap Aldi antusias.


"Tau darimana kamu kalau dia menyayangi keluarganya dan juga patuh,memang kamu sudah mengenalnya?," tanya Aldo papahnya Aldi


"Tidak si pah, aku hanya baru dua kali menemuinya,pertama saat dia tiba-tiba masuk ruang UGD dan melakukan tindakan,dan yang kedua ternyata kami satu team yaitu spesialis bedah,dan yang ketiga kalinya aku ingin langsung menemui orangtuanya," ucap Aldi antusias


Kedua orangtuanya tersenyum, ternyata wanita yang disukai anaknya memilik profesi yang sama. Sejujurnya tidak masalah bagi mereka apapun profesi calon menantunya yang terpenting baik dan bisa menyayangi anaknya.


"Apa kamu yakin ingin langsung menemui Dia?," tanya papah Aldo kembali meyakinkan


"Aku yakin pah, sejak pertemuan kedua aku sudah menyukainya,rasanya perasaan itu tidak bisa aku hindari lagi,"


"Perasaan apa nak?," Diana mamahnya


"Perasaan ingin memiliki mamah, memangnya apalagi?,"


"Ya Allah anak mamah sudah dewasa ternyata,rasanya baru kali ini mamah melihat kamu begitu menginginkan wanita,lalu selama 26 belakangan kamu kemana saja?," ucap Diana menggoda anaknya


"Anakmu sibuk pacaran dengan buku-bukunya mah," sahut papahnya iseng


"Kok kalian jadi kompak menggodaku si,jadi gimana ini?,"


"Gimana apanya nak,yasudah ayo tapi papah ingin tahu dulu bagaimana keluarga wanita yang kamu sukai,jika kita tiba-tiba datang dan meminta anaknya apa tidak menyinggung perasaan orangtuanya,"


"Bagaimana akan tersinggung si pah,kita kan mintanya baik baik bukan mengambil secara paksa,lagian mereka keluarga baik aku yakin mereka akan menyambut kita dengan baik juga," ucap Aldi percaya diri.


"Memang kamu sudah tau keluarga wanita itu?," tanya mamah penasaran


Dan Aldi menganggukkan kepalanya.


"Hah kamu serius tau?," tanya mamah meyakinkan


"Iya mah,siapa yang tidak tahu keluarga Fadila," sahut Aldi biasa saja dan hal itu berbeda dengan orang tua Aldi yang terkejut.


"Apa kamu bilang?," tanya papah tidak percaya


"Apa?," sahut Aldi heran


"Itu tadi kamu bilang keluarga Fadila?,"

__ADS_1


"Iya pah, keluarga Fadila,"


"Berarti kamu menyukai anak dari pemilik rumah sakit itu?," tanya mamah dan papah bersamaan.


Lagi lagi Aldi menganggukkan kepalanya.


"Ya Allah anak ini tidak habis-habisnya memberikan kejutan untuk orang tua,kenapa kamu tidak bilang sejak awal?," tanya Aldo yang masih terkejut dengan tingkah Aldi


"Aldi juga baru tahu pas rapat penerimaan dokter baru tepatnya dipertemuan kedua,kalau ternyata dia adalah cucu dari keluarga Fadila ,"


"Jadi gimana pah,mah ?,"


"Aldi kamu jangan main-main ya orang yang akan kita temui bukan keluarga sembarangan jadi kita harus mempersiapkan semuanya dengan baik, syukur syukur kamu diterima kalau tidak bagaimana,"


"Ih papah ko pesimis gitu, pokonya aku sudah yakin ingin melakukan ta'aruf dengan dia,"


"Ta'aruf?," tanya keduanya bersamaan


"Iya mah,pah,"


"Memang kamu tau prosedur ta'aruf seperti apa? itu harus dilakukan oleh orang yang benar benar paham, sedangkan kamu masih sering bertemu dan mengobrol dengannya, bukankah hal itu juga tidak boleh dilakukan?"


"Ya mana mungkin kita ngga ngobrol dan ketemu kan satu kerjaan pah,lagian ketemu juga urusan kerjaan bukan sengaja ketemu berdua," ucap Aldi meyakinkan orangtuanya.


"Tapi kan orang akan berbicara yang tidak-tidak Al,ta'aruf tapi masih ngobrol dan ketemu," ucap Diana


"Ya itukan perspektif orang mah,kita juga bukan orang yang ngerti banget dalam urusan agama, yang terpenting aku ngga pacaran sama dia bahkan kita baru beberapa kali ketemu doang ,"


"Mamah papah kok kepo gini si?," gerutu Aldi pada kedua orangtuanya


"Bukan kepo Al,kita cuma takut kamu sudah berbuat berlebihan,terlebih ini anak orang dan lagi keluarga Fadila lagi,"


"Ya Allah ngga percayaan amat sama anak,iya aku pernah ngechat Dia waktu malam," ucap Aldi Jujur


"Memang kamu ngechat apa?,"


"Aku cuma nanya tipe laki-laki dia aja,"


"Terus dia bilang apa masalah tipe laki-lakinya?," tanya orang tuanya yang masih kepo.


"Ihh ampun. deh mamah sama papah ini ribet banget,ni baca aja sendiri." ucap Aldi menyerahkan hapenya


✉️


"Assalamualaikum,Keana kamu sedang apa?,"


"Wa'alaikumussalam dokter Aldi,saya sedang tiduran saja,"

__ADS_1


"Jangan panggil dokter dong,kita kan sedang tidak bekerja,panggil Aldi saja,"


"Tidak sopan dong manggil Nama secara dokter Aldi lebih dewasa dari saya,saya panggil mas saja ya?"


"Yasudah itu lebih baik,aku boleh nanya sesuatu enggak?"


"Nanya apa mas?"


"Keana,tipe suami kamu kaya apa?"


"Hmmmhhhh Soleh,sayang keluarga dan bertanggung jawab dunia akhirat"


"Memangnya kenapa mas,tumben?"


"Engga,aku ingin memantaskan diri untuk me jadi laki-laki yang kamu inginkan"


"Maksud mas apa?"


"Keana sepertinya aku menyukai kamu,dan aku ingin memiliki kamu dengan cara yang baik"


"Hah,aku masih belum ngerti"


"Aku akan datang bersama kedua orang tuaku,dan meminta secara langsung dengan niat dan tujuan yang baik"


"Jangan bercanda mas,kita baru beberapa kali bertemu,kamu belum mengenal aku dan juga sebaliknya"


"Maka dari itu aku ingin mengajak kamu ta'aruf,agar kita bisa saling mengenal dengan cara yang baik,apa kamu mau?"


Keana cukup lama tak membalas pesan Aldi,mungkin ketiduran atau dia tidak berniat membalas.


"Keana"


"Iya Mas?"


"Bagaimana mengenai ajakan saya?"


"Aku bingung harus jawab apa ,karena ini pertama kalinya ada yang mengajak aku ta'aruf , sebelumnya mereka hanya menyatakan cinta tapi aku tolak"


"Apa kamu akan menolak ku juga?"


"Aku ngga tau mas,tapi aku hargai niat baik kamu meskipun sedikit konyol ngajak ta'aruf tapi udah chat duluan hehe"


"Ya namanya juga sama-sama belajar,kita kan bukan orang yang ahli,kita hanya mau menjalani proses yang tidak biasa,jika ta'aruf ini tidak sempurna ya karena kita masih belajar"


"Baiklah mas, datanglah ke rumahku dan temui orang tuaku,jika kamu berhasil meyakinkan mereka aku akan mempertimbangkan ajakan ta'aruf mu"


"Baiklah aku pasti datang,terima kasih Keana. Sudah malam sebaiknya kamu tidur dan aku akan langsung bicara dengan orang tuaku"

__ADS_1


"Iya mas, selamat malam"


Kedua orang tua Aldi yang membaca chatingan anaknya senyum-senyum sendiri,ternyata anaknya sudah seberani ini mendekati seorang wanita. Dan mereka pun menyetujui keinginan putranya.


__ADS_2