
Satu Minggu telah berlalu,kini Aldi ingin meminta jawaban secara langsung dari Keana,jawaban mengenai permintaan Aldi untuk menjadi pendamping Keana ,dan dengan segala kemungkinan yang ada Aldi akan menerima semua jawaban yang Keana berikan.
Hari ini Aldi datang seorang diri,papah dan mamah Aldi sedang sibuk dirumah sakit maklum saja keduanya adalah seorang dokter, Aldo adalah dokter spesialis penyakit dalam sedangkan Diana adalah dokter kandungan.
Keluarga Keana sudah berkumpul semuanya,mereka pun ingin mendengar secara langsung jawaban yang akan diberikan Keana.
"Assalamualaikum Pak,buk ," ucap salam Aldi pada Kevan dan Keana yang baru saja menemui Aldi diruang tamu.
"Wa'alaikumussalam nak Aldi," sahut keduanya
"Bagaimana kabar kamu,pasti sudah tidak sabar ya menunggu jawaban Keana?," tanya Kirana membuat Aldi semakin gugup
"Alhamdulillah kabar saya baik,iya," sahutnya malu malu
"Kalau misalkan anak saya tidak menerima kamu bagaimana?," tanya Kevan menimpali membuat nyali Aldi sedikit menciut
"Ayahhh ih,ngga boleh gitu!," ucap Kirana
"Bukan gitu Bun,kan kemungkinannya cuma ada dua diterima atau tidak,ya kita bicara kemungkinan buruknya aja dulu,"
"Hmmh ayah nyebelin,"
"Jadi gimana jawaban kamu?,"
"Kalau dokter Keana tidak menerima saya, mungkin dia bukan jodoh saya,in syaa Allah saya akan ikhlas,saya akan meminta langsung pada pemilik hati,karena hanya Dia lah yang maha membolak-balikkan hati manusia," sahut Aldi bijak
Jawaban yang Aldi berikan lagi lagi membuat Kevan dan Kirana takjub, rasanya tidak salah jika kelak dia menjadi bagian dari rumah ini,sudah tampan ,mapan dan Soleh pula.
Tidak lama Keanu ikut bergabung.
"Hai kak apa kabar?," tanya Keanu basabasi pada Aldi
"Hai kabarku baik,kamu gimana ?,"
"Alhamdulillah baik kak,sedang menunggu tuan putri ya?,"
"Iya,"
"Sabar ya,dia emang agak lama, mungkin supaya terlihat cantik," ucap Keanu
__ADS_1
"Jangan ghibah kamu cowok cowok," ucap Kevan membuat nyali Keanu ciut
"Yaelah anak kesayangan dibela terus,"
"Bukan gitu ,kakak kamu tadi baru pulang dari rumah sakit, istirahat juga belum lama,tadi sudah dipanggil karena ada tamu,"
"Ya maaf yah,"
"Mangkanya jangan sok tahu,"
Tak lama kemudian Keana turun dari lantai atas dengan menggunakan gamis simpel berwarna cream dan hijab terusan yang senada.
"Maaf ya menunggu lama" ucap Keana pada semuanya
"Kak kamu sudah menyiapkan jawabannya,kasian tuh Aldi udah deg-degan nunggu kamu," ucap Kirana yang tidak sabaran
"Kenapa jadi bunda yang ga sabaran si?," ucap Kevan seolah cemburu
"Ya ga gitu yah,kan ga baik membuat orang menunggu. "
"Hmmh Alasan aja!"
"Baiklah aku akan memberikan jawaban dari pertanyaan mas Aldi kemarin,"
"Cie panggilannya udah mas aja," ucap Keanu meledak kakaknya membuat Keana malu.
"Berisik dek," sahut Keana
"Yasudah kak adik kamu jangan di ladenin , jadi sekarang jawabannya apa?," ucap Kirana yang masih saja penasaran
"Bener bener si bunda udah ngebet punya mantu haha,yah fans Ayah akan beralih nampaknya," ucap Keanu meledek ayah dan bundanya
"Berisik kamu Keanu ,dari tadi menyela ucapan orang tua saja," ucap Kevan
"Sudah sudah,kapan aku ngomongnya kalau kalian berdebat terus?," ucap Keana sebal
"Yaudah kakak boleh ngomong," sahut ketiganya
"Bismillah atas ikhtiar aku berdoa selama satu Minggu ini,Allah memberikan petunjuk dan kemudahan serta rasa nyaman untuk bisa menerima mas Aldi menjadi pendamping aku, juga atas restu ayah ,bunda dan juga adik. In syaa Allah aku bersedia menerima Ta'aruf mas Aldi,"
__ADS_1
"Alhamdulillah," sahut Aldi penuh rasa syukur
"Alhamdulillah," disusul oleh keluarganya
"Kakak sudah yakin?," tanya Kevan memastikan
"Kakak yakin yah," ucap Keana tanpa keraguan
"Baiklah,saya sebagai orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak saya,saya tidak ingin kamu menunda niat baik ini jadi kapan kamu akan meresmikan hubungan kalian ke jenjang pernikahan?,"
"Ayahhh," ucap Keana merasa malu
Aldi tersenyum.
"Tidak apa-apa,aku pun tidak ingin menunda niat baik ini lebih lama lagi. Pak, buk, In syaa Allah di bulan ini juga saya ingin meresmikan hubungan saya dan dokter Keana."
"Alhamdulillah," ucap Kirana
"Bunda semangat banget,kakak aja santuy ," ucap Kevan pada istrinya
"Kakak bukan santuy dia tegang ayah,"
"Sama ayah juga,ayah rasanya belum rela melepas kakak,tapi bagaimana lagi tugas orang tua adalah mengantarkan anaknya ke gerbang pernikahan,"
"Nah ayah tahu,"
"Yasudah pak Bu, sebaiknya saya pamit pulang,saya akan langsung memberi tahu papah dan mamah saya, untuk menyiapkan lamaran dalam Minggu ini," ucap Aldi membuat Keana semakin degdegan
"Wah terhitung dari sekarang tinggal beberapa hari dong, berarti bunda dan ayah juga sudah harus mempersiapkan semuanya,"
"Yang mau punya menantu sibuk banget," ucap Keanu
"Yasudah Aldi saya izinkan kamu pulang,saya pun ingin mengabari keluarga besar saya,"
"Baik pak,dokter Keana saya pamit terima kasih sudah menerima saya,saya tidak akan menjanjikan banyak hal tapi saya akan selalu berusaha menjadi imam yang baik,dan kita sama-sama belajar untuk membina rumah tangga bersama," ucap Aldi sebelum berpamitan
Keana hanya menundukkan kepalanya dan mengangguk,dia merasa malu untuk menatap Aldi, laki-laki yang akhir akhir ini mengisi hatinya,hal itu terlihat jelas dari sorot matanya. Aldi pun berpamitan pulang kepada keluarga Keana.
***
__ADS_1