Sebatas Pengganti 2

Sebatas Pengganti 2
Ada Apa Dengan Larissa?


__ADS_3

Tiga bulan kemudian,usia kandungan Kirana kini sudah memasuki bulan ke 4. Saat pertama kali mengabarkan pada keluarga besarnya kalau Kirana sedang mengandung kembali, semuanya nampak bahagia terutama Nadya dan kevin,namun Kirana menerima keluhan dari Larissa, pasalnya yang harus menderita setiap hari dia dan Kenan tapi mengapa yang mengandung Kirana,bahkan dengan konyolnya Larisa mengatakan bahwa janinnya berpindah tempat, pemikiran yang absurd.


Flashback


"Apa Mba Kirana hamil, kalian serius?," tanya Larisa terkejut


"Iya sayang,tadi mas kerumahnya mau mengambil dokumen,tapi mas Kevan sedang mengurus mba Kirana yang lagi muntah muntah,"


"Lah bisa aja mba Kirana hanya masuk angin,mas sok tau," ucap Larissa tidak percaya


"Yehh,orang mas Kevan sendiri yang bilang kalau mba Kirana sedang mengandung,ya kali hal seperti itu dibuat candaan ," sahut Kenan sambil menyalakan televisi


"Mas,kita samperin mereka yuk? aku mau protes ni,aku yang mengidam kenapa mba Kirana yang hamil,jangan jangan janin kita pindah tempat mas,atau rahim yang tertukar," ucap Larissa polos seperti ABG


Kenan yang sedang menonton berita pun mengalihkan pandangannya ke arah Larissa,dia sungguh tidak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut istrinya,apa mungkin seorang yang sudah bergelar S2 bisa se absurd itu dalam berspekulasi.


"Kamu sehat sayang?," tanya kenan


"Aku sehat mas,kenapa bertanya seperti itu kamu ini ngaco saja," sahut Larissa memajukan bibirnya sambil bergelendotan ditangan Kenan.


"Habisnya kamu ngomong ngelantur gitu,kan mas jadi heran ,"


"Ya aneh aja mas,aku beli testpack banyak banget tapi hasilnya negatif semua,eh tiba-tiba Mbak Kirana yang positif,"


"Itu berarti belum rejeki kita sayang,kalo Allah berkehendak in syaa Allah secepatnya ya,kita harus terus berusaha dan berdoa,"


"Siap Bosque," sahut Icha mengangkat tangannya diatas pelipis


Flashback Off


Semua keluarga sedang berkumpul dirumah Kevan,hari ini mereka akan mengadakan acara 4 bulanan. Nadya dan Kevin pun sudah kembali dari luar negeri,demi menghadiri acara 4 bulanan cucu pertama mereka. Kenan dan Larissa yang sedang asik menyantap makanan yang begitu banyak di acara 4 bulanan Kirana.


"Sayang sudah dong,sejak tadi kamu makan ngga ada berhentinya,nanti perut kamu sakit sayang," ucap Kenan membujuk Larisa untuk berhenti makan.


"Ini makanannya enak semuanya,sayang kalo kita ngga makan mas," sahut Larisa yang masih memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"Sayang istirahat dulu ya,nanti makan lagi,"


"Nanggung mas, sebentar lagi,"


Tiba-tiba Nadya menghampiri anak dan menantunya yang sedang sibuk di depan tempat perasmanan .


"Kalian sedang apa?," tanya Nadya pada keduanya


"Ehh mamah,ini Icha dari tadi ngga mau berhenti makan,aku takut dia sakit perut karena kekenyangan," sahut Kenan


"Yasudah gapapa lagian jarang jarang juga kan,"


"Jarang apanya,dirumah juga gitu mah, entah kenapa nafsu makannya jadi tidak terkontrol,biasanya anti banget makan banyak banyak takut dibilang gemuk,"

__ADS_1


"Kenapa si mah ngedumel aja,kaya nenek nenek ?,"


"Aku ngedumel karena kamu sayang,"


"Lah emang aku kenapa?,"


"Sudah sudah kenapa kalian jadi berdebat seperti ini,Icha sayang suami mu mengkhawatirkan kamu yang sejak tadi makan tidak ada hentinya,dia takut kamu sakit perut karena kekenyangan,"


"Iya mah,habisnya enak,"


"Nanti makannya dilanjutkan ya, Sekarang kita ngumpul soalnya acaranya mau mulai,"


Keduanya pun mengikuti langkah Nadya untuk mengikuti rangkaian acara 4 bulanan Kirana, setelah acara pengajian selesai dan kini acara yang ditunggu akan dimulai,yang mana Kevan akan memberitahu jenis kelamin anak mereka, keduanya sengaja merahasiakan untuk acara ini,bahkan Kevan dan Kirana pun tidak tahu.


Pada pemeriksaan kandungan 20 minggu, dokter diminta untuk menulis jenis kelamin bayi di selembar kertas dan menyembunyikannya dalam sebuah amplop.


karena mereka menggunakan jasa EO jadi mereka menyerahkan acara ini sepenuhnya termasuk untuk mengetahui jenis kelamin anak mereka.


EO menyediakan balon besar yang didalamnya sudah berisi kertas berwarna,warna biru untuk laki-laki sedangkan pink untuk perempuan. Semua keluarga besar dan tamu undangan sudah menantikan jenis kelamin dari keluarga Fadila, dan keduanya pun memecahkan balon besar itu, dan duarrrrrrrrr isi dari balon itu berwana pink ,ya anak Kevan dan Kirana berjenis kelamin perempuan.


Semua keluarga menyambut bahagia dan memberikan ucapan selamat pada keduanya, berharap mereka mengandung anak kembar dan nyatanya hanya 1 dan itu pun sudah sangat disyukuri.


"Sayang anak kita perempuan," ucap Kevan memeluk erat istrinya


"Iya mas,aku punya saingan aku sangat bahagia mas,"


"Terima kasih ya sudah mengandung buah cintanya mas,"


"Sudah sudah jangan berpelukan terus,aku kan jadi mau," ucap Larisa yang sudah berdiri disamping keduanya bersama keluarga yang lain


"hehe syirik aja kamu de,"


"Mba kan aku mau kasih selamat, sebentar lagi aku punya keponakan baru,"


Semua orang yang melihat tingkah Larissa pun menggelengkan kepalanya, termasuk kedua orangtuanya yang hadir.


"Setelah menikah tingkah mu semakin ajaib saja Cha," ucap papah Larissa


"Tau nih,udah dari tadi diperhatikan nya makan terus, bukannya kamu menganut makan dikit bodi sempit ," ucap mama Larissa yang membuat semua orang tertawa


"Papah... Mamah kenapa kalian jadi ngebully aku si,mas mereka udah ngga sayang lagi sama aku," ucap Larisa yang langsung berhamburan ke pelukan suaminya.


"Halahhhh lebay kamu," ucap papah Larissa kembali.


Semua keluarga sudah memberikan selamat,dan tamu undangan sudah pulang,kini hanya tinggal keluarga inti saja. Saat semuanya sedang asyik berbincang masalah keluarga dan bisnis tiba-tiba Larissa merasa pusing dan mual,ia tak sempat berlari dan langsung memuntahkan isi perutnya di depan suaminya,dan sontak membuat semuanya terkejut.


Hoekkkk kkkkkkkk


"Astaghfirullah," ucap Kenan refleks karena disembur muntahan Larisa

__ADS_1


Semua orang khawatir dan langsung menghampiri keduanya.


"Sayang,kamu kenapa? ya Allah kan mas sudah bilang jangan makan terlalu banyak,jadi mual kan perut kamu," ucap Kenan pada istrinya


"Maaf mas,aku tidak sengaja,"


"Mas ih istri kamu lagi muntah kenapa di omelin gitu," ucap Nadya yang tanpa jijik langsung membersihkan muntahan mantunya dengan tisu


Begitu pun orang tua Larissa yang langsung menghampiri anaknya.


"Sayang,ya ampun sini yu bersihin sama mama,kamu ini ada ada saja,suami kamu jadi korban kamu tuh,"


"Iya maaf mah,"


Keduanya pun membersihkan diri di kamar tamu, setelah selesai keduanya akan kembali berkumpul namun belum sempat keluar kamar Larisa memuntahkan kembali isi perutnya.


Hoekkkk


"Sayang kamu kenapa lagi?," ucap Kenan yang langsung berlari kearah kamar mandi.


Keluarga yang mendengar pun langsung menghampiri keduanya.


"Mas,kenapa lagi?," tanya Nadya pada Kenan


"Muntah lagi mah,"


"Sebaiknya kamu bawa Icha kerumah sakit,takut kenapa-kenapa,"


"Iya mah,aku mau langsung bawa aja,"


Awalnya Larisa menolak namun atas bujukan suami dan keluarganya Icha pun menurut untuk pergi ke dokter.


***


Assalamualaikum..


Maaf ya aku baru nongol,selama bulan puasa aku membatasi update,in syaa Allah SP 2 masih ada ya, meskipun akan jarang jarang. Oiya aku ada novel baru judulnya "Penyesalan" cari aja di profil aku, episod nya belum banyak tapi di jamin seru dan bikin baper hehe. Dan sedikit info bahwa novel SP 2 episodenya akan selesai dibawah episod seratus bahkan lebih sedikit dari SP 1,jadi tetap masukan dalam list favorit kalian.


Oiya yang kemarin dapat giveaway hanya 2 orang yang belum menghubungi aku di GC ,tolong komen saja atau chat di grup aku Yo atas nama



Lhiya Pratiwi


Silpina Leny ( Pulsa)



Sebagian pemenang pulsa memilih untuk mendonasikannya karena pulsa hanya bernilai 20k,dan untuk daerah Jabodetabek hijabnya sudah terkirim,semua laporan nya aku taro di Grup chat aku,yang sudah gabung pasti tau.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote.


selamat berpuasa ❤️


__ADS_2