Sefia Cinta Mati Ku

Sefia Cinta Mati Ku
Menjodohkan nyà kembali.


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat jika kita tidak menunggu siapa pun di dunia ini.


Kehidupan terus berjalan,berpacu dengan waktu bahkan usia yang selalu bertambah tiap tahun pun tidak lagi di hiraukan.Yah,begitulah jika hidup tidak lagi ada rasa.Hampa.. Perasaan seakan sudah mati rasa! Kemana kah tujuan hidup akan berlanjut ?


Sedih dan kecewa seakan menguasai hati ini,walaupun harapan ini hanya nol koma lima persen namun yakinlah sekecil apa pun harapan di hati jika masih ada pasti semesta akan memberikan yang terbaik untuk mu.


"Ma,malam ini kita akan makan malam bersama keluarga Hermawan,mereka akan datang untuk membicarakan Vani dan Roni."Wanda menyeruput teh nya kemudian membuka lembaran koran di depan nya.Sementara Widia sedang memainkan ponselnya langsung menoleh ke arah suaminya itu.


"Pasti perjodohan lagi,mama jadi khawatir sama Roni"ujar Widia ketus.


"Kalau bukan kita yang mencari jodoh nya,siapa lagi? Mama lihat dia sekarang,semakin gila kerja.Cepat atau lambat dia juga harus menikah,bukan?"Wanda menatap istri nya itu.


"Tapi pa,ini sudah ke tiga kalinya papa menjodohkannya.Pertama Lidya kabur entah kemana dan sampai sekarang kita tidak pernah mendengar kabar nya lagi.Ke dua papa menjodohkan nya dengan wanita yang lebih tua dari nya,yah mana dia mau dan yang ketiga dengan wanita yang tomboi,Roni gak suka yang kayak gitu pah !"Widia mengingatkan upaya suami nya itu untuk mencari pasangan anak angkat nya itu.


"Tapi kali ini pasti Roni mau.Sebab wanita itu adalah sekretaris nya sendiri.Papa sudah lama mengamati Vani dan Roni.Papa yakin Vani menyukai Roni"ujar Wanda lagi.


"Jika kali ini gagal lagi,papa harus janji sama mama agar membiarkan Roni mencari jodoh nya sendiri.


"Baiklah papa janji"ujar Wanda."Papa hanya menguji ke setiaan nya saja"batin Wanda dengan senyum misterius nya.


"Keluarga Hermawan bukan lah orang asing,mereka masih bagian dari keluarga kita juga walaupun secara kekeluargaan sudah sangat jauh.Mama harus bisa meyakinkan Roni untuk mencoba hubungan baru lagi"ujar Wanda lagi.

__ADS_1


"Mama tahu pa,justru karena mereka masih ada hubungan keluarga kita harus bisa menjaga hati mereka.Kalau sampai Roni menolak,bagaimana kelanjutan hubungan keluarga ini lagi"Widia khawatir.


"Mama,harus optimis dong"kekeh Wanda menggoda istrinya itu.


"Papa jangan bercanda,mama serius ini"kesal Widia.


"Mama gak usah terlalu di pikir kan,jika mereka menolak hubungan ini berarti mereka bukan berjodoh."ujar Wanda.


"Papa tahu jika mama memilih Sefia keponakan mama itu untuk menantu mama,tapi mama tidak tahu saja jika Jodi kakak tersayang mu itu sudah menolak lamaran papa untuk Roni."batin Wanda."Sebelum Roni menjadi orang sukses melebihi diri ku maka Roni tidak pantas menjadi menantuku.Roni bukanlah anak kandung mu,tega sekali kamu menjodohkan nya dengan putri ku Sefia.Aku tidak ingin memiliki menantu yang tidak jelas asal-usulnya."ujar Jodi,kata-kata itu selalu berputar di benak Wanda saat ini.


......................


Di kediaman Jodi Aggara,di sebuah ruang kerja yang cukup damai dan tenang itu,ruangan yang berdominasi warna putih itu berpadu dengan warna emas.Tampak Wanda Alexander dan Jodi Aggara sedang berbincang dengan serius.


"Silahkan di minum kak"Lina memberanikan diri masuk ke ruangan itu seraya meletak kan dua gelas minuman di meja.Lina sudah lama merasa banyak perubahan pada suaminya itu,semenjak kejadian Reno menikah tanpa memberitahu keluarga nya.


" Apa kakak ipar sakit"suara Wanda menghentikan langkah Lina anggara yang ingin keluar dari ruang kerja itu.Wajah Lina yang menunduk membuat Wanda tidak sabar untuk bertanya lagi namun kakak ipar nya itu tidak ingin menatap nya membuat Wanda mengurungkan niat nya untuk bertanya lagi.


"Tidak,aku baik-baik saja"ujar Lina sembari menoleh sesaat kemudian melanjutkan langkah nya.


"Jadi bagaimana dengan pembicaraan kita waktu itu"ucap Wanda setelah melihat kakak iparnya itu pergi.

__ADS_1


"Apa setelah pembicaraan kita dulu dia langsung sukses sekarang? aku yakin dia tidak akan bisa menjadi menantu idaman ku.Aku masih tidak bisa menerima pria itu sebagai menantu ku"ujar Jodi Aggara dengan senyum mengejek nya.


"Pria itu adalah anakku sekarang,sejak dia masih kecil aku sudah merawatnya dan membesarkan nya dengan baik.Bahkan kalian juga sejak dulu sudah menganggapnya juga bagian dari keluarga ini.Tapi mengapa sekarang kalian berubah? Roni dan Sefia aku yakin mereka bisa saling mencintai"ujar Wanda.Wanda terpaksa menyingkirkan ego nya demi ke inginan Widia istri nya itu dimana Widia sangat berharap jika Sefia keponakannya itu lah menjadi menantu nya."Sombong sekali,aku bahkan ingin menekek (menjitak)kepala mu saat ini,kalau bukan teringat kau adalah kakak dari istriku"batin Wanda.


"Aku hanya ingin yang terbaik untuk putriku,apa aku salah?"ujar Jodi Anggara.


"Kau memang benar kak,tapi semua ini juga atas keinginan adik mu mama nya Brian"ujar Wanda.


"Cih,jika semua ini keinginan Widia,mengapa bukan Brian yang di jodohkan dengan Sefia? Mengapa anak angkat kalian yang kalian jodohkan dengan putri ku"ungkit Jodi seraya melihat ekspresi wajah Wanda saat ini.


"Sudah aku katakan sejak dulu,jika Brian sejak kecil sudah ada jodohnya dan kakak tahu sendiri jika papa (kakek Willy) sudah menjodohkan nya dengan cucu sahabat nya sendiri."ujar Wanda merasa kesal karena Jodi kembali mengungkit masa lalu.


"Roni bukanlah anak kandungmu,tega sekali kalian menjodohkan nya dengan putriku.Aku juga tidak ingin memiliki menantu yang tidak jelas asal-usulnya."ujar Jodi dengan sinis.


"Berikan mereka kesempatan,aku yakin anak ku Roni pasti akan sukses."ujar Wanda lagi seraya menggepal tangan nya dengan erat.Wanda merasa terhina oleh ucapan kakak ipar nya itu.


Jodi tampak melebarkan senyum sinis nya sembari berdiri dan berkata"Baiklah,aku akan memberikan kesempatan tapi dengan syarat sebelum Roni belum menjadi orang sukses melebihi diriku,Maka Roni tidak pantas menjadi menantu ku."ucap Jodi anggara dengan tegas kemudian pergi keluar meninggalkan Wanda sendiri di ruang kerja itu.


"Ada apa dengan nya,aku merasa banyak sekali perubahan dengan keluarga ini.Aku juga melihat kakak ipar menyembunyikan sesuatu dari ku.Tapi apa ? Reno kenapa juga aku tidak melihatnya sejak tadi?" batin Wanda.Wanda pulang dengan sedikit harapan yang di berikan Jodi pada nya namun dengan begitu mulai sejak itulah Wanda Alexander selalu menyuruh Roni bekerja keras dan selalu membawa Roni kemana pun ia pergi agar Roni bisa belajar untuk menangani perusahaan dan menghadapi berbagai rekan bisnis yang lebih handal.


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2