Sefia Cinta Mati Ku

Sefia Cinta Mati Ku
Campur aduk.


__ADS_3

Happy Reading❤❤❤


"Sayang..Aku akan membawa mu pulang ke rumah ku"ujar seorang pria paruh baya itu sembari memeluk nya erat masih di atas ranjang,tidak memakai sehelai benang pun namun beralaskan selimut yang menutupi tubuh mereka.


"Bagaimana jika istrimu itu mengusirku lagi "ucap wanita itu dengan manja seraya mengelus kumis tipis pria itu.


"Tenang saja,aku yang akan membela mu nanti! Kamu bersiaplah,setelah aku mengantarmu pulang,aku akan langsung menghadiri rapat di perusahaan Abdullah Grup."ujar pria itu lagi.Pria itu melepaskan pelukannya kemudian beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan diri.


Mereka pun bersiap untuk pulang ke rumah besar itu.Jodi Anggara bersama seorang wanita yang di yakini adalah wanita ke dua dalam hidupnya.Wanita yang sudah di nikahinya enam bulan yang lalu, namun tidak di ketahui oleh Lina istri pertama nya.


"Kamu juga istriku sekarang,kamu berhak untuk tinggal di rumah besar itu juga"ucap Jodi begitu mereka masuk ke dalam mobil.Mobil itu melaju menuju kediaman nya selama ini.


......................


Disisi lain Sefia sudah selesai intervew selama satu jam,kemudian keluar dari ruangan itu,setelah di intruksi bahwa besok ia sudah boleh bekerja di bawah naungan Vania.Jujur Vania sangat berat memutuskan jika dia harus memilih Sefi,namun karena kiteria dàn jurusan yang di miliki Sefi ada semua dan sangat sesuai,maka Vani terpaksa memilihnya.


"Nek,apa mama sudah makan?"Sefi duduk di samping sang nenek karena ada hal yang ingin ia tanyakan.


"Mama kamu sudah makan,namun hanya sedikit"ujar nenek Salma seraya memandang wajah Sefi yang terlihat lesu.


"Sayang.."panggil Lina.Sefi yang mendengar suara sang mama,langsung menghampiri nya.


"Mama,sudah bisa bicara?"tanya Sefi bahagia.Karena sudah hampir enam hari ia tidak mendengar suara itu.


"Dasar konyol,mama kamu hanya di operasi bagian perut nya saja,bukan mulut"sambung sang nenek.


"Hehehe..Nenek!"Sefi menatap nenek Salma sembari menampakkan gigi putih nya.


"Ma.."panggil Lina agar sang mama mertua tidak protes pada putrinya.


"Sayang..Kamu kelihatan sangat letih.Mama sudah mulai sembuh sekarang,kamu juga harus istirahat.Kamu pulang ke rumah yah,istirahat di rumah.Nanti kalau ada apa-apa,mama akan telpon Sefi."ujar mama Lina yang kasihan pada putrinya itu karena kurang tidur.


"Tapi Sefi mau cari kak Reno.Ma,kasih Sefi alamatnya"pinta Sefi.

__ADS_1


"Sefi akan istirahat di rumah,jika sudah bertemu kak Reno.Sefi kangen ma,sama kakak Reno"ujar nya lagi.


Nenek Salma mengambil buku kecil dari dalam tas nya yang hampir tiap hari di bawa nya kemana pun ia pergi.Kemudian memberikan buku itu pada Lina.


"Di dalam buku ini ada alamat kakak kamu,Sefi bujuk lah kakak kamu agar kembali pulang ke rumah."ujar Lina dengan sedih,mengingat anak pertama nya itu sudah jauh dari nya.


"Ajaklah seseorang bersama mu,karena tempatnya sangat jauh di luar kota"ujar nenek Salma lagi.


"Ma,Sefi mau pergi sama siapa ? Gio temannya itu sudah tidak di kota ini lagi"ujar Lina pada nenek Salma.Karena yang Lina tahu hanya Gio seorang yang sangat dekat dengan putrinya itu.


"Mungkin aku akan minta bantuan kak Roni saja"batin Sefi.


"Astaga Lina !apa kamu tidak tahu jika keponakan mu itu,anak angkatnya Wanda ada di kota ini.Bahkan dia sudah memiliki perusahaan sendiri di kota ini"ujar nenek Salma.


"Maksud mama Roni? Anak nya Widia?"tanya Lina.


"Jika anaknya Wanda,berarti anaknya Widia juga dong ? kamu ini gimana toh !mulai sewot ni si nenek.


"Kemarin dia datang jenguk kamu,tapi kamu masih tidur?"ucap nenek Salma.


"Kamu tidurnya terlalu nyenyak,tapi dia hanya sebentar saja.Dia lansung pamit keluar dan membawa putrimu "ujar nenek Salma.


"Kalian sudah bertemu?"tanya Lina mengalihkan kembali tatapannya,kini ia menatap putrinya itu.


"Iya"jawab Sefi singkat.


"Baguslah kalau begitu,mama ikut senang dengarnya.Kalau Roni datang lagi,bilang pada nya ada hal yang mau mama bicarakan dengannya"ujar Lina.


"Ma,ini kabar baik"ujar Lina sambil tersenyum menatap mertuanya.


"Iya benar,ini adalah kabar baik.Apa lagi jika Widia tahu hal ini"ucap nenek Salma,membuat Sefi bingung sendiri.


"Kalian ini kenapa? Kami cuma bertemu dan cari makan saja! Apa nya kabar baik"ujar Sefi.

__ADS_1


"Sudahlah nek,Sefi akan pergi akhir pekan saja menemui kak Reno.Karena besok Sefi akan bekerja"ujar Sefi agar mereka berhenti membahas yang menurutnya tidak masuk akal.


"Sayang,maafkan mama sudah merepotkan mu!"ujar Lina.


"Tidak ma,kenapa mama harus minta maaf.Semua ini sudah menjadi tanggung jawab Sefi untuk membuat mama bahagia"ujar Sefi.


"Selamat untuk cucu nenek,karena kamu sudah dapat pekerjaan.Bekerjalah dengan giat,kelak kita bisa hidup tanpa papa mu itu.Nenek juga berharap papa kamu cepat berubah menjadi lebih baik lagi"ujar nenek Salma.


"Nenek jangan sedih,Sefi yakin papa akan cepat berubah!"ujar Sefi.


......................


Rapat dengan perusahaan Anggara grup telah usai,Roni mendapatkan kerja sama dengan baik dengan menanamkan modal yang cukup fantastis.Roni sekarang memiliki saham empat puluh persen di perusahaan Anggara Grup.Wakil direktur dari Anggara grup yang telah menyepakatinya atas ijin dari sang direktur yaitu Jodi Anggara,yang katanya ingin langsung menangani kerja sama itu namun karena kesibukannya dengan istri ke dua nya,akhirnya ia menyuruh wakil direktur yang menangani semua nya.Jodi tidak tahu jika rekan bisnis nya adalah seorang yang pernah di hina dan di rendahkan beberapa tahun yang lalu.


Roni mengincar perusahaan nya agar bisa membalas hinaan yang di lontarkan Jodi pada keluarga Alexader yang telah membesarkannya selama ini.


Rapat telah di bubarkan dan mereka kembali bekerja seperti semula.


"Apa semua calon pegawai baru itu sudah kamu seleksi dengan baik?"tanya Roni begitu ia selesai memeriksa berkas-berkas di depannya.


"Hanya ada lima orang yang datang,aku sudah menyeleksi semua nya"ujar Vani dengan bangga.


"Lima orang ? Bukan kah laporan dari Dini ada lima belas orang pelamar?"tanya Roni.


"Awas kamu Dini,aku akan kasih kamu pelajaran!"batin Vani.


"Hanya lima orang yang datang,selebihnya mereka tidak tepat waktu.Jadi aku memulangkan mereka"ujar Vani penuh dengan percaya diri.


"Memulangkan?"ulang Roni dan Vani langsung menganggukkan kepalanya.


"Aku sudah memberimu tugas untuk seleksi mereka ! Perusahaan ku membutuhkan banyak pekerja saat ini.Aku tidak mau tahu,besok kesepuluh orang itu sudah ada di kantorku.Bagaimana pun caranya,kamu harus bisa menghadirkana mereka besok pagi tepat jam delapan "ujar Roni dengan kesal.Kerena ia saat ini benar-benar membutuhkan pegawai baru untuk di pekerjakan di perusahaan Anggara grup sesuai dengan perjanjian mereka.


"Sebaiknya aku akan mengganti sekretaris baru"ucap Roni dengan pelan namun masih bisa di dengar oleh Vani.

__ADS_1


"Kak--"Vani ingin protes namun ia langsung terdiam mengingat memang kesalahannya sendiri.


Terima kasih.


__ADS_2