Sefia Cinta Mati Ku

Sefia Cinta Mati Ku
Ketemu nenek Salma.


__ADS_3

Happy reading💙💙💙


Sudah hampir tengah malam,jam di tangan nya sudah menunjukkan angka dua belas lewat empat puluh lima menit.Rumah sakit sudah tampak sepi hanya ada beberapa orang saja yang sedang melintas,bisa di pastikan mereka adalah salah satu keluarga pasien di rumah sakit itu.


Roni mempercepat langkah nya agar cepat sampai dan bertanya ke salah satu penjaga yang bertugas malam itu.


"Permisi ! Apa saya boleh bertanya atas nama Sefia Anggara.Dia salah satu pasien di rumah sakit ini"tanya Roni dengan ragu,penasaran nya sangat tinggi dari pada egonya saat ini.


"Anda siapanya? Apa anda keluarganya? Kami tidak boleh sembarangan memberi informasi pribadi pasien di rumah sakit ini"salah satu perawat bertanya pada Roni.


"Saya kakak sepupu nya.Jadi apa boleh saya tahu dimana dia di rawat?"ujar Roni dengan tidak sabaran.


"Baiklah kalau begitu,saya periksa terlebih dahulu."ujar perawat itu.


"Maaf tidak ada yang bernama Sefia Anggara di rawat di rumah sakit ini"perawat itu menatap Roni seraya menjelaskan bahwa tidak ada pasien yang bernama Sefia.


"Itu tidak mungkin,coba periksa lagi"pinta Roni karena tidak yakin dengan apa yang ia dengar.


"Benar,saya sudah mengecek nya berulang kali"jawab perawat itu dengan jujur.


"Tidak mungkin aku salah,Vani sudah memeriksa bahwa ada tagihan pembayaran dari rumah sakit ini.Kenapa perawat ini bilang tidak ada yang bernama Sefia Anggara.Apa perawat ini berbohong?Buat apa dia berbohong?"batin Roni.Berpikir sejenak sembari memutar kunci mobil di tangan nya,kemudian kembali bertanya.


"Tunggu ! Coba cek sekali lagi atas nama Lina Anggara"ucap Roni dengan sedikit memohon.


"Sebenar nya anda mau cari siapa?"sang perawat mulai menaruh curiga."Keamanan pasien adalah tanggung jawab kami,tidak boleh seorang pun yang bisa mengganggu ke nyamanan pasien terlebih saat ini sudah tengah malam"ujar perawat seraya menyuruh teman di samping nya untuk memanggil seseorang dengan arahan matanya.


Tanpa di sadari Roni,perawat satu nya sudah pergi memanggil sartpam.


"Dengar,aku hanya ingin tahu dimana istriku ku di rawat.Aku sudah mencari nya di rumah sakit lain dan rumah sakit ini adalah tempat terakhirku.Kami bertengkar beberapa hari yang lalu,kemudian dia sakit.Jadi sekarang aku sebagai suami nya tidak tahu harus mencari dia di rumah sakit mana.Jadi tolong periksa sekali lagi"ujar Roni menyakinkan perawat itu.


"Sedikit berbohong tidak apa,huh.." batin Roni.


"Ada apa ini"suara pria berpakaian hitam menghampiri nya bersama salah satu perawat.

__ADS_1


"Saya hanya ingin mencari istri saya,dan perawat ini mencurigai saya pak"Roni langsung mengerti situasi saat ini.


"Bukan begitu pak satpam,saya hanya menjalankan tugas sesuai dengan propesi saya"perawat itu membela diri.


"Oh begitu"satpam itu menelisik Roni dari ujung kepala hingga sepatu yang ia pakai.


"Dia bukan orang sembarangan"batin satpam tersebut.


"Tunggu sebentar,aku akan memeriksa nya sekali lagi"perawat itu kembali memeriksa nya.


"Hanya ada pasien yang bernama Lina Anggara dan dia di rawat di ruangan nomor sembilan belas"ujar perawat itu seraya menatap Roni.


"Terima kasih"ucap Roni kemudian meninggalkan dua perawat yang bertugas malam itu bersama seorang satpam yang mengikuti langkah nya dengan pandangan mata mereka masing-masing.


"Pak,tolong berjaga malam ini dengan ekstra.Kami tidak ingin kenyamanan pasien terganggu dan jika ada sesuatu yang mencurigakan bapak bisa langsung tangkap dia"ujar perawat itu.


"Baik bu..Saya akan mengawasinya"ujar satpam itu.


"Seram sekali ! Itulah mengapa aku selalu takut ke rumah sakit"ucap nya pada diri sendiri.


"Tiga belas,empat belas,lima belas..."Roni fokus menghitung nya sambil berjalan.


Seorang nenek terlihat berjalan tidak jauh dari depan nya menuju salah satu ruangan,nenek itu berjalan dengan pelan seraya membawa termos kecil.


"Ehem.."Roni berdehem memastikan jika yang di depan nya adalah seorang manusia.


"Jika dia menoleh berarti dia adalah manusia"ucap nya dengan pelan.Tepat selesai Roni berbicara sendiri,nenek itu menoleh sesaat seraya menatapnya dengan mata tua nya, kemudian melanjutkan langkah nya lagi.


"Huh..ternyata manusia.Tapi aku seperti pernah melihatnya."ucap Roni lagi.


"Nek,ini sapu tangan nenek terjatuh"Roni memungut benda itu kemudian memberikannya.


"Terima kasih nak"ucap nenek Salma.

__ADS_1


"Sama-sama nek"jawab Roni sambil menatap nenek Salma.


"Apa kamu Roni Abdulla ?"suara nenek itu menghentikan langkah Roni yang hampir melewati dimana nenek itu berdiri.


"Kamu anak angkat nya Wanda Alexander,bukan?"Tanya nenek itu lagi.


"Apa nenek mengenalku?"Roni menghampiri nenek itu.Bukan tidak masuk akal jika Roni tidak mengenal nenek itu karena Roni belum pernah bertemu dengan nya.Namun nenek itu mengenal Roni karena ada begitu banyak fhoto nya di kamar cucu nya.Setua itu ingatannya oke juga yah😊.


"Benar kamu Roni Abdulla,sedang apa kamu di sini?"nenek Salma curiga jangan-jangan keluarga Alexander sudah mengetahui kondisi Lina saat ini.Bukan nya ingin menutupi kondisi menantu nya yang sakit,namun ia juga tidak ingin ada kesalah pahaman di antara kedua keluarga itu."Tapi tidak apa,jika mereka tahu.Lina adalah kakak iparnya Widia,mereka juga berhak tahu kondisi Lina saat ini" batin nenek Salma.


"Aku baru saja habis berobat karena kondisi ku kurang sehat nek"ujar Roni yang tidak ingin nenek itu mengetahui nya karena dia pun tidak mengenal siapa nenek Salma."Kebohongan ke dua ku malam ini"gumam Roni.


"Kalau boleh tahu,nenek ini siapa?"tanya Roni.


"Nenek Salma,aku nenek nya Reno ibunya Jodi Anggara"ujar nenek Salma.


"Benarkah ? Jadi sedang apa nenek di rumah sakit ini ? Apa nenek sedang sakit ?Kalau nenek sakit kenapa nenek keluar sendiri?"begitu banyak pertanyaan Roni pada nenek Salma,hingga membuat nenek itu tersenyum dan menggelengkan kepala nya.


"Menantu ku yang sedang sakit,Lina istrinya Jodi"ujar nya.


"Tante Lina sakit ?"tanya Roni.


"Jadi Sefi mengambil uang itu untuk tante Lina,bukankah Om Jodi memiliki segalanya ? Berarti Sefi belum kembali"Wajah Roni kembali datar.


"Lina sudah lima hari di rawat di rumah sakit ini"ujar nenek Salma.


"Apa aku bisa melihatnya ?"ucap Roni.Dari pada ia harus kembali pulang ke rumah dengan sia-sia,lebih baik ia menggunakan waktu nya untuk menjenguk mama Lina.


"Ayo ,ikuti nenek.Satu ruangan lagi kita akan sampai"ujar nenek Salma.


Terima kasih.


Kasih like sama komen nya yah....tengkyuuuu🙋

__ADS_1


__ADS_2