Sepotong Sayap Patah

Sepotong Sayap Patah
apakah yang telah hilang dari diriku?


__ADS_3

🍀🍀🍀🍀


Tap.......


Tap....


Tap....


Aku berlari secepat mungkin,tak sanggup menatap ekspresi nya.entah mengapa beberapa waktu terakhir ini,otak ku di penuhi dengan pikiran-pikiran kotor,dan selalu membiarkannya mendominasi untuk praktek sekita."otak ku benar-benar sudah tidak waras,kemana Nisa harimau betina dahulu?" pikiran ku benar-benar sulit di kendalikan ini memalukan. "apa setiap pria dewasa memang seperti itu pada wanita nya?" lagi-lagi otak ku sulit mencerna.


Aku mengumpat kesal pada diriku sendiri,kenapa tidak bisa tegas dengan mas Ibra, oke awalnya aku diam saja,lihatlah makin kesini aku seperti mempermalukan diriku sendiri. setelah melempar kunci sepeda motor nya,aku tak sanggup menampak kan wajahku pada nya,wajah ku terasa panas,menahan malu sangat,mungkin saat ini wajah ku memerah seperti kepiting rebus.


"mas Ibra biasa seperti itu tidak ya? dengan kekasihnya dulu begitu tidak?ah dia kan dulu juga sudah bertunangan dengan wanita itu,hiks pasti dia juga melakukan nya dengan mas Ibra,kenapa aku seperti tidak rela mas Ibra di sentuh wanita lain?,ah iya dong,aku saja tidak pernah,harusnya mas Ibra juga tidak boleh di sentuh wanita lain dong hiks.tapi aku kan terlambat,apa boleh buat,memang yang datang terakhir,selalu mendapat sisa hiks,walaupun aku berharap semoga saja tidak,dan sepertinya itu juga tidak mungkin"otak Nisa benar-benar sudah eror saat ini,dia membuat pertanyaan untuk dirinya sendiri,dan menjawab nya sendiri,untung saja hanya dalam benak nya,jika terucap, pasti sudah hampir mendekati orang dengan gangguan jiwa,yang sedang terlepas dari lapas nya.


Ketika mendengar suara sepeda motornya berlalu,baru lah ada perasaan lega di hati nya. Ibra benar-benar telah pergi dari hadapan nya saat ini,kejadian beberapa saat yang lalu sukses membuatnya ketar-ketir,"jika di teruskan bisa-bisa aku benar-benar akan kehilangan ke perawanan ku,sebelum waktu nya ini"batin Nisa lagi."ah tapi bagaimana cara ku menghindari nya?aku terpesona,parahnya lagi aku menikmatinya,ah ya ampun!! tubuhku ini memang memalukan,tidak bisakah bergaya jual mahal sedikit ais"lagi-lagi ia mengumpat dirinya dalam hati.


"ah bahkan saat ini, hanya mengingat nya saja membuat jantung ku berdegup kencang!!! "

__ADS_1


saat sedang asik dengan pikiran kotor nya,tiba-tiba saja pintu nya di ketuk dari luar.


Tok....Tok...Tok....Tok....


"Nisa kamu sudah bangun belum?"ya itu suara ibu nya,"kapan ibu pulang?ah saat aku dan mas Ibra tadi ibu ada tidak ya?"lagi-lagi Nisa merasa terkejut,"ah ya,mas Ibra kan menutup pintu nya,berarti tidak terdengar dari luar"batin nya merasa lega.


"iya Buu,kenapa?"jawab Nisa sambil berjalan membuka pintu.


"bagaimana nak Ibra?sudah mendingan belum?"tanya ibu nya.


"sudah sehat Bu,sekarang malah sudah pulang."jawab Nisa sambil berjalan duduk di sofa.


"biar kan saja lah Buu,dia kan pria dewasa tidak usah berlebihan."jawab Nisa sambil menguap.


"kamu ini,belajar lah memberi perhatian meski hal kecil,supaya orang-orang yang berada di sekitarmu merasa nyaman"ucap ibu nya lagi.


"iya Buu siappppp"ucap Nisa malas,malah kembali membaringkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matan nya.

__ADS_1


"sebentar lagi subuh,malah tidur lagi"ucap ibu nya,sambil menggelengkan kepala nya,merasa heran dengan anak semata wayang nya.terkadang ibunya Nisa merasa seperti sudah memiliki dua orang anak dengan rupa sama.karena meski wanita,Nisa juga tak jarang bertingkah seperti anak laki-laki,itu yang membuat ibu nya merasa memiliki anak yang sudah lengkap,yakni laki-laki dan perempuan,karena Nisa sudah merangkap keduanya.


dan saat melihat tingkah Nisa saat ini,tidur di sofa dengan terlentang,dengan kedua kaki terbuka dan di atas,alangkah bar-bar nya dia,tidak bisa membayangkan bagaimana mertua Nisa nanti,jika mendapati nya bertingkah seperti ini,itulah alasan nya juga menyetujui permintaan Ibra, selain dewasa,Ibra juga sudah tidak memiliki orang tua,jadi bisa meminimalis kemungkinan mertua nya untuk terkena serangan jantung,karena melihat tingkahnya.


Ada rasa sedih,saat mengingat beberapa waktu lagi Nisa akan menikah,semoga saja dia tidak benar-benar kehilangan anak semata wayangnya tersebut.


****


sementara Ibra sibuk dengan dokumen-dokumen nya,yang terbengkalai sejak beberapa hari,karena tubuhnya tidak sehat,dan sudah berusaha di paksa oleh nya.namun,tetap saja tumbang juga akhirnya. nyata nya,dia hanya butuh sedikit perhatian Nisa,sekarang tubuhnya tampak lebih sehat,Ibra tersenyum senang mengingat kejadian beberapa waktu lalu. ia tak habis pikir kenapa ia bisa bertingkah demikian,"mungkin gak sih kekasihnya dulu pergi meninggalkan nya karena tak pernah di sentuh sama sekali oleh nya?" tiba-tiba saja,ia berpikiran seperti itu. lelaki hebat dia yang bisa menjaga kehormatan wanita nya kan? ah,dia hanya merasa terlalu lebay semenjak mengenal Nisa,ia merasa saat ini dirinya bak seorang anak laki-laki yang kembali mengalami masa pubertas.


Ya,Nisa membuat dirinya jatuh cinta berkali-kali,dia manusia sedikit berbeda dari yang lain nya.membuatnya merasa ingin selalu mendengar suara nya,menatapnya setiap waktu,ah itu kedengarannya terlalu berlebihan,mengingat usianya tak lagi muda,untuk sekedar bermain kata-kata.


Beberapa hari ini,ia sibuk mengurus bisnis yang akan dia kembangkan bersama perusahaan lain,oleh sebab itu ia sangat sibuk,perusahaan nya akan bekerja sama dengan perusahaan milik beberapa anak muda,yang berhasil di usia muda,ia mengingat perjuangan nya dulu sebelum akhirnya mencoba membuat usaha kecil-kecilan,dan akhirnya bisa sampai di titik ini,dan tentu itu tidak mudah untuk nya.


Ibra memiliki beberapa apartemen di luar kota,yang juga ia sewakan. dan juga beberapa milik nya.orang-orang di sekitarnya tidak tahu jika ia memiliki perusahaan di luar kota,mengapa demikian,karena ia tak ingin seseorang mengenalnya sebagai pengusaha,atau apapun itu.ia menikmati hidupnya yang sekarang. Ibra pria yatim-piatu,yang sederhana,tidak suka bekerja ,dan segala hal buruk tentang nya.


fakta nya,ia biasa lembur hingga larut,hingga terkadang melupakan asupan nutrisi kesehatan nya.

__ADS_1


ia memiliki team kepercayaan nya masing-masing,ia cukup bekerja dari rumahnya yang lumayan jauh butuh waktu sekitar dua jam untuk sampai ke kantornya.orang-orang nya,akan bekerja sesuai instruksi,dan arahan dari nya.


Ibra sedang menikmati masa-masa jatuh cinta nya dengan Nisa,awalnya dia hanya iseng saja,siapa sangka dia benar-benar jatuh hati pada nya.bahkan dengan kekasih lama nya,dia tak pernah merasakan perasaan aneh ini,mengingat dia bukan tipe pria yang menyukai wanita dengan alasan tertentu,ia juga tidak terlalu memikirkan tentang wanita.sampai suatu hari tanpa sengaja mendengar seorang pelanggan nya berkata pada karyawan nya "saat kita berada di titik pencapaian, dan tak pernah terbesit tentang wanita, itulah yang membuat kita bisa sukses dengan maksimal,namun apalah artinya,jika kita tak memiliki alasan untuk kembali dan menghindar dari sepi."


__ADS_2