Sepotong Sayap Patah

Sepotong Sayap Patah
Bincang hati


__ADS_3

"tatapan mata itu terasa begitu dalam seakan-akan menyentuh mesra jiwa ku apakah ini suatu isyarat Sebuh pesan dari hatimu ucapkan rasa cinta yang kau pendam."


Fara POV


🌻🌻🌻🌻


Aku tak mengerti dengan apa yang kurasa saat ini rindu yang teramat sangat padahal dia selalu bersama ku dan aku selalu bisa melihat nya kapan pun aku mau. mungkin karena rasa ini yang tidak seharusnya tumbuh membuat ku terus gelisah dan keadaan memaksa ku meski sebenarnya aku tak mau. tadi nya aku tak pernah perduli karena kami memang berjauhan dan saat kami bertemu itu hanya sebentar karena memang dia tak pernah perduli pada ku, namun saat aku tahu bahwa dia memiliki rasa pada ku hati ku merasa kegirangan namun juga bimbang dalam waktu yang bersamaan.


Saat tengah sibuk berpikir dan berangan ponsel ku berdering dan segera ku raih dari dalam saku ku.


"halo nis iya." ucap ku,


"hai ada apa? malam-malam menelpon ku?"tanya nya?


"tidak ada sih, aku hanya ingin berbincang sedikit saja tapi takut menggangu mu."ucap ku lagi.


"kenapa aku merasa ada yang tidak beres dengan mu? belakangan ini kau sering menghubungi ku seperti membangun kan orang untuk tahajud saja."ucap nya, dan sudah ku duga Nisa pasti menyadari nya, dia memang terbaik aku senang.

__ADS_1


"kau sedang sibuk tidak?"tanya ku lagi.


"tidak, aku sedang santai saja katakan saja aku akan mendengar nya."ucap nya kemudian.


"sebenarnya, memang benar ada yang salah dari diriku aku juga tahu tapi aku tidak tahu bagaimana caranya untuk memperbaiki nya Nisa aku bingung juga takut, aku juga tidak tahu harus berbicara dengan siapa selain pada mu namun aku takut menggangu kau kan pengantin baru pasti suami mu lagi manja-manja nya sama kamu."ucap ku panjang lebar.


"sebentar ya , aku cari tempat nyaman dan aman dulu kedengaran nya darurat."ucap nya.


"nah sekarang lebih baik, jadi bagaimana perihal apa yang ingin kau ceritakan? tentang mu dengan Ferdi? atau tentang ayah mu? atau tentang kakak mu?"tanya nya to the point.


"semua sih, tapi awalan dulu ya, tentang kak Ken."ucap ku dengan menarik nafas.


"sebaliknya."jawab ku.


"bukan hal buruk harus nya, kecuali ada sebab lain."ucap Nisa .


"dan iya ada sebab lain, dia menyukai ku nis, kami bukan saudara kandung kak Ken anak ayah bersama wanita lain. ayah ternyata memiliki kekasih sebelum akhirnya menikah dengan ibu dan sampai saat ini ibu tidak tahu."ucap ku lagi dengan lemas.

__ADS_1


"apa? udah macam FTV kali Ra."ucap Nisa lagi.


"dan aku bingung dengan perasaan ku sendiri sekarang, aku tak ingin menyakiti Ferdi tak ingin membuatnya kecewa lagi dia selalu ada menemani ku selama ini. namun hati ku seperti menolak nya dan aku merasa juga memiliki perasaan dengan kak Ken aku ingin membuang saja perasaan ini jauh-jauh tapi bagaimana jika kamu saja semakin dekat karena kami memang serumah. dan kak Ken sudah jujur bahkan sudah berusaha menjalin hubungan dengan wanita lain, harus nya aku juga berusaha kan tapi sangat sulit, ibu meminta ku untuk tinggal bersama kak Ken, kak Ken juga tidak memiliki alasan menolak nya tidak mungkin kan dia bilang kalau kamu tidak saudara kandung, entah apa yang akan terjadi kepada ibu jika mengetahui yang sebenar nya nis. sedangkan urusan ayah saja belum selesai."ucap ku lagi.


"sebaik nya kalian segera berpisah, kalau memang ingin sama-sama terlepas kecuali kau ingin rasa mu semakin berkembang, sebentar lagi kan ada KKN Ra, kamu bisa urus alasan mu dengan banyak dan tetaplah bersama Ferdi meskipun hari mu masih bimbang setidak nya dia tidak akan menyakiti atau membuat kan hal buruk terjadi kepada mu karena dia mencintaimu. setelah itu cari saja perumahan yang lebih dekat dengan kampus mu, katakan saja jika kau banyak bimbingan dan harus segera menyelesaikan dengan tepat waktu, dan akan sangat lelah jika pergi dari rumah kakak mu itu dan katakan juga bahwa kau bersama seorang teman wanita bila perlu cari sungguhan, dengan begitu Ken akan menerima dan juga ibu mu. dan untuk menjaga speech diantara kalian tambah kan Ferdi di setiap kegiatan mu. walau aku tidak yakin sih tapi setidak sudah di coba dan berusaha terkadang cinta memang bini susah Ra, itu lah mengapa harus di paksa."ucap nya panjang lebar dan aku mendengarkan nya dengan baik.


"dan perihal Ferdi, kau hanya perlu menambah sedikit alur nya, setelah itu kau ikuti saja apa mau nya selagi itu tidak membahayakan dirimu dan tidak merugikan orang lain, jika dia benar benar mencintaimu kurasa di akan paham dan tak akan macam-macam kecuali kembali nya pada mu hanya untuk membalas sesuatu yang belum kau mulai namun sudah dengan sendirinya berakhir, sial nya kamu menjadi target korban pembalasan.".ucap nya lagi.


"kemarin aku sudah mengatakan maaf kepada nya sudah lebih baik sih namun aku masih canggung jika harus mengawali nya."ucap ku lagi.


"mengawali, atau tidak sama sekali Ra. harus di garis bawahi terkadang cinta itu memang sadis Ra, tak bisa mengerti situasi dan kondisi. contoh saja ayah mu dan sudah terjadi jika tidak tegas jangan sampai hal buruk terulang lagi, dengar ya, meski cinta itu buta tapi harus berlogika kamu boleh saja mencintai siapa pun dan berapa pun jumlah nya. tapi jangan merugikan diri sendiri apa lagi orang lain. ayah mu mencintai ibu Ken tapi tak bisa menolak ibu mu yang terjadi kalian lahir dan sial nya kembali saling mencintai. jika saja ayahmu berani berkata jujur kepada ibu mu mungkin akan berbeda, bagaimanapun menjadi yang ke dua itu tetap buruk di mata orang lain.


dan jika ibu mu tahu kurasa tak akan mau memaksa karena hati ayahmu sudah tertulis nama wanita lain, tidak ada wanita yang rela berbagi apalagi perihal perasaan ujung-ujungnya berakhir sadis kan."ucapnya lagi, dan lagi-lagi aku hanya mengangguk mengiyakan.


"setalah ujian semestermu selesai, segera cari ayahmu dan segera bicara apa yang ayahmu inginkan? kembali pada ibu mu atau berpisah.katakan padanya untuk segera jujur dari pada nanti mendengar dari orang lain, dan jika nanti berpisah ada baik nya kamu temani ibu mu dulu karena setelah di khianati tidak akan mudah untuk menjalani hari dan setidaknya ada yang tersisa yaitu dirimu yang memberinya semangat untuk bertahan dan juga menggenggam nya dengan erat saat segalanya terasa sulit. mungkin ibu mu juga akan trauma saat melihat ayahmu mengingat beberapa kejadian yang lalu, namun jika terus di tahan sampai kapan lagi? semakin lama menunda semakin dalam menyakiti jadi lebih cepat akan lebih baik Ra. kita juga tidak akan tahu bagaimana nanti kedepannya setidak nya kita sudah berusaha dan juga sudah berusaha semaksimal mungkin.semoga saja segalanya akan membaik seiring berjalan nya waktu. dan Ferdi jika ia tetap mencintaimu hingga saat ini pertahankan buat di semangat lagi karena pasti dia sudah mengalami masa sulit saat perasaanya terabaikan oleh mu, anggap saja kalian sama-sama saling mengobati.


dan perihal rasa aku sudah coba, kau juga tahu SE bucin apa aku dengan bima iya kan? lalu kenapa aku memilih mas Ibra? karena aku tahu mas Ibra sangat perduli pada ku dan juga tidak berani menyakiti mu walau hatiku belum sepenuhnya milik nya namun setidak nya dia tidak akan menyakiti dan juga tidak melukai kan. tidak ada salah nya Ra untuk mencoba jika tidak mencoba kita tidak akan tahu kan" ucap nya panjang lebar dan juga sangat menyentuh hati ku.

__ADS_1


"thanks ya nis kau memang terbaik, aku bahkan belum menceritakan tentang ayah dan ibu kau sudah tahu dulu."ucapku lagi.


"Mici yang menceritakan nya pada ku beberapa waktu lalu entah kapan aku tidak ingat." ucap nya lagi.


__ADS_2