Sepotong Sayap Patah

Sepotong Sayap Patah
Sisa Rasa Didada


__ADS_3

"kau selalu hadir di hatiku setiap saat tanpa memberi ku kesempatan untuk menjelaskan. jelaskan bagaimana aku harus hidup tanpa dirimu? kedua bola mata yang dulu selalu menatapku penuh cinta kini hanya tersisa sendu di sana."


🍃🍃🍃🍃


Kenzo POV


Seandainya bisa memilih kepada siapa hati berlabuh dan menetap mungkin tak akan serumit ini.


Sejauh apa pun kaki ini melangkah tak akan mampu menjauh, bahkan semakin merindu dan terus mendamba sesuatu yang tidak seharusnya terjadi dan tercipta kini telah hadir dan harus segera ku antar kembali. entah kemana aku harus membawa dan mengembalikannya. sepasang bola mata yang sangat indah yang selalu memandang ku dengan penuh cinta dan kasih, dan dia lah pemilik ku yang paling berharga, dan sekarang aku telah kehilangan milik ku untuk selamanya.


Saat ku coba untuk menelusuri sepi ku yang entah kapan berakhir, kembali ku temukan kesedihan ku di tepi jalan hampa, ku peluk dengan erat serasa tak mampu lagi melangkah.

__ADS_1


bagaimana bisa aku menghilangkan milik ku yang sangat berharga? kedua bola mata yang indah yang selalu menatap ku dengan cinta, kini tak lagi ku temukan cinta untuk ku di sana hanya ada sendu dan sepi di sudut nya.


Akhirnya ku beranikan untuk mencoba meski hati ku selalu menolak hadirnya cinta lain. ku pandangi dia wanita yang diam-diam mencintaiku dalam diam nya, iya aku tahu meski tak pernah di ungkapkan secara langsung olehnya, namun aku pria normal tentu saja aku tahu wanita yang biasa saja,memiliki rasa,atau hanya sekedar menaruh hormat kepadaku. karena itu aku selalu menggoda nya saat bertemu dengan nya meski dia baru saja bergabung dengan kami. namun aku tahu dari sudut mata nya dan juga dengan cara nya bekerja untuk ku, disinilah ku cari celah agar aku bisa terbebas dari belenggu rasa ku sendiri.


Dia wanita baik dan juga pandai penampilan nya selalu menarik tidak ada alasan untuk ku tidak tertarik dengan nya harus nya. namun semua itu seperti tidak berlaku untuk ku dan aku membenci diriku saat ini. tubuhku sama sekali tidak merespon nya meski kami sangat dekat, sedangkan saat bersama Fara meski jarak kami masih lima meter tubuh ku sudah bereaksi berlebihan dan dengan susah payah aku harus memainkan peran baik-baik saja.


Setidak nya Jasmin bersedia membantu ku saat ini dan memberi ku kesempatan untuk mencoba dia sangat pandai mencoba membuat kesepakatan dengan ku. ya hanya satu bulan, cukup pandai kan ? sesuatu yang tak terpikirkan oleh ku terpikirkan olehnya. dan kami akan sama-sama di untungkan disini. jika dalam satu bulan dia bisa membuatku jatuh hati pada nya, maka dia akan beruntung karena rasa nya terbalas, dan jika dia tak mampu membuatku jatuh hati dalam sebulan, maka aku harus melepas nya dan memberinya pekerjaan yang bagus, itu cukup menguntungkan untuk nya setidaknya ia tidak kan menunggu rasa nya terbalas terlalu lama. benar-benar wanita cerdas aku mengagumi ketangkasan nya dalam segala hal.


Ku coba untuk menghabiskan waktu dengan Jasmin karena kebetulan kami juga sedang ada perjalan bisnis, namun tetap saja aku masih belum bisa berhenti memikirkannya, bagaimana dia di sana dan apa yang di lakukan olehnya bersama teman pria nya itu. rasanya aku ingin sekali menghubunginya saat ini juga, namun sial aku tak memiliki nomor ponsel nya. karena selama beberapa tahun ini aku sengaja menghindar dari nya dan juga tak pernah menghubunginya berharap aku mencintai wanita lain disini dan juga dapat menghilangkan rasa ku pada nya. aku berusaha membuatnya membenci ku Namaun saat ku lihat kembali dirinya yang telah ku tinggal selama beberapa tahun tatapan itu masih sama.


Terkadang aku ingin sekali bertanya bagaimana perasaanya terhadap ku, namun aku cukup menyadari bahwa dia menganggap ku sebagai kakak nya tentu saja hal seperti ini tak akan masuk akal. seorang kakak bertanya tentang rasa terhadap adiknya yang selama ini hidup bersama dan tumbuh bersama.

__ADS_1


Saat kembali kerumah dengan lelah, rasanya ingin sekali aku menatap nya dengan segera namun dengan cepat ku tepis kan. aku sangat merindukan nya aku ingin sekali memeluknya dengan erat seperti beberapa tahun yang lalu saat kamu masih saling menjaga dan menyayangi dengan bahagia.


Saat kulihat hadirnya dihadapan ku dengan wajah datarnya ingin segera raih tubuh kurus nya, aku dapat merasakan kesedihannya karena ulah ayah beberapa bulan terakhir ini pasti membuat nya menjadi seperti ini, di tambah perlakuan ku padanya tentu semakin menyakitinya. setelah mendengar Jasmin dengan seksama ku coba untuk membuang ego ku yang selama ini menguasai ku, dengan lembut ku katakan maaf ku padanya dan juga segala rasa bersalah ku pada nya. terlihat sekali wajah terkejut nya dan juga sudut mata nya yang sudah berair, akhirnya dapat ku peluk tubuh kurus nya setelah sekian lama. aku berjanji tak akan menyakiti nya lagi sakit sekali melihatnya tersendu seperti ini, dan bik Siti wanita yang selama ini menjaga ku dengan baik menghampiri kami, dan juga bersama menangis setelah beberapa saat kami tersadar dan ada rasa ringan di ujung hari ku melihat nya tersenyum dengan indah saat ini.


Aku akan terus berusaha walau entah bagaimana nanti hasilnya, setidak nya aku sudah mencoba nya saat ini dan yang terpenting, dapat ku lihat kembali senyum bahagia yang sempat ku patahkan beberapa tahun yang lalu. dan akan selalu ku usahakan untuk tetap bertahan semampu ku, dan untuk Jasmin aku sangat berterimakasih karena bersedia menunggu, dan selalu mendukung ku walau dia tahu hatiku milik wanita lain dengan berani dia mencoba, dan itu yang harus ku contoh dari nya. tidak takut untuk mencoba meski kemungkinan untuk terjadi hanya seujung kuku sekali pun.


Kirain ponsel ku yang bergetar di saku ku celana panjang ku tersemat nama Jasmin manis di sana, entah mengapa aku bisa memberi nya nama itu di kontak ponsel ku.


"selamat istirahat semoga mimpi indah jangan lupa untuk meminum vitamin yang sudah ku simpan di tas kerja mu, dan letak kan di laci kamar mu ku lihat tubuh mu terlalu lelah beberapa hari ini, jangan sakit ada aku yang selalu menunggu ucapan manis dari mu setiap pagi di ruang ini."


Seketika sudut bibir ku tersenyum membaca isi pesan nya, dan segera ku buka tas kerja ku benar saja ada beberapa vitamin yang tersimpan di dalam nya.

__ADS_1


__ADS_2