Sepotong Sayap Patah

Sepotong Sayap Patah
kembali terjebak


__ADS_3

"meski aku pernah menyerah dan juga mencoba menepi kenyataan nya takdir memang selalu memiliki alasan untuk tetap kembali pulang."


🌼🌼🌼🌼


Fara sudah selesai dengan studi nya dia kini menjadi seorang pendidik di mana dulu pernah bersekolah bersama dengan teman-teman nya.


ia memutuskan untuk menemani ibu nya yang hanya di temani art di rumah nya, karena tak ingin membuat ibu nya merasa kesepian setelah insiden yang mampu membuat ibu merasa trauma ia tak pernah memaksa ibu nya untuk kembali rujuk bersama ayah nya.


ia juga tak ingin menjadi egois biarlah berjalan sendiri-sendiri asal tidak saling menyakiti, faktanya cinta memang tidak bisa di paksakan begitu juga dengan ayahnya, walaupun ibu sudah menemani nya selama bertahun-tahun lamanya tidak membuat nya melupakan wanita di masa lalu nya begitu saja.


bahkan hingga saat ini, meski tidak lagi ada di dunia ini rasa cinta dan sayang nya tidak pernah pudar meski sudah memiliki keluarga lain. yang bahkan juga butuh sosok nya untuk melengkapi namun sesuatu yang memang di paksa sedari awal akhirnya hanya akan saling melukai.


ibu nya melanjutkan butik yang dulu sempat digelutinya sewaktu belum menikah dan sesekali Fara membantu saat Fara selesai mengajar, sementara ayah nya berada di luar kota bersama Ken, yang memang selama ini menemani nya meski begitu Ken selalu menyempatkan waktu untuk menemui Fara dan ibu yang sudah membesarkan nya selama ini.


Fara bahkan tidak tahu kebenaran yang terjadi saat ini, hubungan nya dengan Ferdi masih berjalan seperti biasa dan keduanya sudah lulus bersama namun Ferdi melanjutkan pendidikan S2 dengan berbeda jurusan entah lah. Fara bahkan belum sempat menanyakan nya.


sementara Ken, selalu saja membuat nya tidak nyaman saat sedang berdua meski kedua nya saling mengerti bahwa keduanya bukan saudara kandung namun tetap saja tidak boleh ada rasa di antara keduanya. namun seakan tak perduli Ken bahkan terlihat semakin tak perduli.


"aku merindukan mu" ucap Ken yang tiba-tiba memeluk Fara dari belakang, membuat Fara seketika menoleh dan melepasnya,"kak Ken, jangan begini dong nanti kalau tiba-tiba ibu lihat bagaimana?"ucap nya dengan sebal dan melanjutkan mencuci piring nya.


"biarkan saja memang nya kenapa?"ucap nya dengan beralih di samping Fara membantu meletakan piring yang sudah di cuci oleh Fara.


"kapan kak Ken datang? aku tidak dengar."ucap Fara dengan mengelap tangan nya yang sudah selesai mencuci piring nya.


"baru saja, kamu bahkan tidak mendengar saat aku berteriak."ucap nya dengan memeluk nya lagi.


"Ais kak aku belum mandi lagi, mau susul ibu di butik sambil bawa makan siang ibu jangan di gangguin dong ah lepas dulu."ucap nya dengan mencoba melepas tangan Ken yang melingkar di perut nya.

__ADS_1


"tidak mau, masih wangi kok tidak perlu mandi lagi."ucap nya dengan mengendus leher nya membuat Fara seketika merinding.


"kak jangan begini dong, aku sudah punya pasangan kak Ken juga tidak boleh kita tidak bool-"belum selesai Fara mengoceh sudah lebih dulu di kecup oleh Ken.


membuat Fara terkejut dan terdiam Ken mengecup dengan lembut awal nya namun lama kelamaan keduanya sama-sama mencari dan menyesap, kedua mata nya kini sama-sama terpejam Ken bahkan sudah menekan tengkuk Fara untuk memperdalam ci*mannya.


"emmmmmm kak lep-*** ahhh " ucap Fara saat nafas terasa habis,Ken memejamkan mata nya dan menempelkan kedua dahi mereka serta tangan nya mengurung berada di perut Fara dengan beberapa lama. kedua nya sama-sama mencari udara karena sama-sama kehabisan oksigen di waktu bersamaan.


"aku merindukan mu, sangat rindu sayang."ucap Ken dengan menyentuh bibir kecil Fara menggunakan jari-jari nya membuat Fara merinding seketika.


"aku mau kamu jadi milik ku, jangan bohongi perasaan mu kau juga mencintai ku kan? sayang? katakan kau juga mencintai ku kan?"ucap nya dengan masih mengagumi wajah Fara yang sudah lama tak di temui nya.


"kak Ken hentikan ya, jangan seperti ini aku adik mu."ucap Fara lagi.


"bukan! kau bukan adik ku kau milik ku sayang hanya milik ku bukan bukan adik ku oke!"ucap nya dengan memeluk nya lagi.


"kak"ucap Fara.


"iya sayang"jawab nya.


"kak Jasmin bagaimana?"tanya nya.


"apa nya?"balik bertanya.


"hubungan nya dengan kak Ken."tanya nya lagi.


"sudah berakhir"jawabnya datar.

__ADS_1


"kenapa?"tanya lagi


"karena aku mencintai mu sayang"jawabnya, dengan berbalik menghadap nya dan mengecup puncak kepala nya berkali-kali.


"kita ini salah kak jangan di teruskan!"ucap Fara frustasi


"tidak ada yang salah sayang. aku mencintai mu kau mencintai ku bukan kah sudah cocok?"ucap Ken


"ah terserah kak Ken deh, aku mau mandi!"ucap nya dengan berlalu meninggalkan Ken yang masih di meja makan dengan tersenyum.


Ken yang memandang nya hanya tersenyum, dia melihat makanan yang sudah di siapkan oleh Fara di atas meja yang akan di masukan kedalam wadah untuk makan siang bersama ibu nya, akhirnya Ken yang memasukan satu persatu makanan itu kedalam wadah karena Fara sudah merasa kesal karena ulah nya. setelah selesai Ken berteriak "sayang sudah siap belum jangan lama-lama nanti ibu bisa kelaparan."teriaknya dengan merogoh ponsel di saku nya.


karena tak ada jawaban Ken segera menyusul nya ke kamar Fara, namun saat membuka pintu itu tak di kunci dengan cepat dia melesat kedalam dan tak di temuinya Fara, namun terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.


Ken menunggu dengan memainkan ponsel nya sesekali tak lama kemudian muncul Fara dengan memakai piyama mandi nya dan terkejut karena kehadiran nya."kak Ken ngapain di sini?"ucap nya terkejut.


"kamu lama banget ini udah jam berapa nanti ibu kelaparan ayo!"ucap nya,


"kakak tunggu di luar aku pakai baju dulu !ucap Fara.


"iya-iya jangan lama dong"ucap Ken lagi.


alih-alih berlalu Ken justru mendekat dan mengecup leher Fara yang terbuka, dan mer*mas pelan dada Fara yang terlihat mengembang menggoda kemudian keluar dengan berlari membuat Fara histeris seketika.


"kak Ken....... awas kau ya!"ucap nya dengan melempar handbody ke arah nya.


Sementara Ken tertawa bahagia.

__ADS_1


__ADS_2