Sepotong Sayap Patah

Sepotong Sayap Patah
kontak 5 tahun


__ADS_3

"sebisa mungkin ku bersua, untuk seluruh hatiku yang terpana oleh kasihnya. namun apalah daya, ketika cintaku terabaikan begitu saja olehnya."


πŸƒπŸƒπŸƒ


"awan awan menghitam langit runtuhkan bumi, saat aku tahu kenyataan menyakitkan." ku kira hanya lagu ternyata ini kisah ku " batin Nisa.


Nisa sudah memutuskan untuk tetap dirumah karena tak ada pilihan lagi untuknya .


dia mengajar anak TPA di sore hari, padahal tak ada dalam kamusnya sama sekali mengajar anak anak. namun nasib sepertinya membuat nya bersabar berlipat lipat ganda kali.


Nisa berusaha tak mengeluh, ia mencoba menikmati takdir nya. dari detik ke menit, kemudian berganti jam, hari, dan tahun.


mici dan Fara sudah ke luar kota, Nisa benar benar sendirian. tak ada temannya,


akan tetapi, ada beberapa adik kelasnya jadi kadang kadang, masih bisa menemani nya untuk sekedar mengobrol atau main bersama.


dengan adanya Nisa dirumahnya, Nisa kini memiliki banyak sekali teman laki laki sebab entah bagaimana, nomor ponselnya sudah tersebar kemana mana kadang kadang Nisa enggan menanggapinya. ia akan membiarkan ponselnya berdering begitu saja,ketika terlalu banyak nomor baru yang menghubunginya.


dan suatu ketika kejutan lagi lagi menghampirinya, siapa sangka someone yang sedari dahulu begitu iya kagumi secara tiba tiba menghubunginya. iya tentu saja Nisa tahu ,sebab dia sendiri yang menyimpan kontak nya beberapa tahun lalu, melalu ponsel temannya.


"my dream"


itu lah namanya didalam kontaknya, bahkan selama dirinya berpacaran dengan bima dan Reza sekalipun, kontak itu sudah tertulis pada ponselnya dan beruntung saja. sebab baik bima, atau pun Reza, ternyata tak pernah mengecek nomor nomor di ponselnya.


"my dream" : hai lagi ngapain?


rasanya seakan melayang ke udara entah bagaimana cara meng gambarkan perasaannya saat ini. berkali kali ia membacanya, mungkin salah atau apa, dan tentu saja itu benar adanya.


dengan tak tahu malunya Nisa justru langsung menelpon nya.


"halo " jawab nya.


Nisa justru malah salah tingkah di buatnya, alih alih menjawab Nisa malah mematikan panggilannya ia gugup sekarang .


"oooohhh ya ampun aku harus bicara apa " batin Nisa.


ia kegirangan, perihal nomor yang iya simpan selama lima tahun. tanpa pernah ia menghubunginya, hari ini mengirimnya pesan.


tak berapa lama, ada panggilan grup di ponselnya siapa lagi tentu saja mici dan Fara sahabatnya.


"hai nis apa kabar" sapa Fara.

__ADS_1


"iya nis Lo apa kabar kok gak pernah ngabarin gue sih " tambah mici.


"gue baik kok, kirain kalian berdua udah dapat besti baru jadi gue dilupain deh" jawab Nisa sambil manyun.


"ya ealah nis, emang sih disini banyak banget orang orang model apa aja ada tapi gak ada yang bloon nya kayak loπŸ˜†πŸ˜†" jawab Fara sambil tertawa.


"hahaha iya nis mana bisa kita lupain Lo bener kata Fara gak ada yang bisa gantiin Lo di hati kita " tambah mici.


" gue matiin ya 🀬 kalau cuma mau ngeledek in gue kalian berdua nih" jawab Nisa kesal.


"canda canda, gitu aja marah🀭😁" jawab Fara.


"eh Lo ngajar TK yaa nis?, liat sw Lo beberapa hari yang lalu " tanya mici.


"wih hebat Lo nis, udah ngajar aja lah kita malah masih belajar aja buat dapat gelar guru Lo yang dirumah malah udah duluan " tambah Fara.


"enggak yaa...


bukan ngajar TK, gue bantu bantu aja sementara nih dari pada gak ngapa ngapain dirumah , bantu Bu Dina ngajar TPA " jelas Nisa.


"ooooh kirain ... tapi gak papa lah nis, siapa tahu nanti di ajak ngajar TK beneran " jawab mici.


begitulah mereka asik menceritakan hari hari mereka saat ini , sebab walaupun mici dan Fara sama sama di kota namun mereka tidak tinggal bersama .kampus Fara dan Nisa juga berbeda sebab mereka di terima di perguruan yang berbeda.


setelah makan malam Nisa masuk kekamar nya, entah mengapa hari ini terasa me lelah kan sekali. seharian, Nisa ikut ibunya rewang ke hajatan tetangga.


baru saja Nisa memejamkan matanya, secara samar samar Nisa seperti mendengar ibunya memanggilnya.


"Nisa ......Nisa .. buka pintunya ndo" panggil buk Hasna dari luar kamar Nisa


"iyaa Buu sebentar" jawabnya


"ada apa Buu tumben, "tanya Nisa.


"di luar ada tamu sana temu in dulu!"


"lah biasanya juga ayah emang ayah kemana ?" tanya Nisa terheran.


"ayah mu sedang kerumah pak jali , nanti malam pulangnya semua tetangga kesana ibu juga mau kesana,gak enak kalau gak kesana " jelas nya


"yah Nisa sendiri an nih dirumah , ya udah deh "

__ADS_1


akhirnya Nisa keluar kamar, setelah ibunya menyusul ayahnya kerumah pak jali. yang sedang melangsung kan acara pernikahan anaknya besok .


berapa terkejutnya Nisa ternyata yang bertamu kerumahnya adalah bima.


sebetulnya, bima sudah mengirimkan chat nya bahwa dia akan berkunjung malam ini, namun Nisa tidak menggubris ponselnya hari ini. sehingga pesan nya tak dihiraukan olehnya.


"loh bima sendiri ? " tanya Nisa.


"hai , iya sendiri . ayah sama ibu mau kemana tadi?" tanya nya.


"ohhhh itu mau kerumah pak jali besok ada acara nikah an anaknya" jelas Nisa.


senyap saja Nisa sendiri canggung dia harus bicara apa bima juga diam saja .


memang mereka berpacaran sejak lama ,namun keduanya sangat jarang bertatap bersama. sebab jarak rumah keduanya yang lumayan jauh ,sehingga mereka biasanya hanya berbincang melalui telpon saja.


"sebentar yaa aku buat minum dulu" akhirnya Nisa bersuara.


"em okey" jawab bima .


Nisa kembali dengan membawa minum dan cemilan di nampan yang ia bawa.


"tadi dari rumah jam berapa ?"


tanya Nisa.


"jam 8 kalau gak salah" jawab bima.


Nisa manggut manggut, saja


beberapa kali bima mengajak Nisa untuk berbalikan dengan nya. namun tak pernah Nisa hiraukan, sebab Nisa takut untuk terluka kembali. seperti malam ini, bima seperti sungguh sungguh meyakinkan Nisa . bima juga berjanji tak akan menduakan nya lagi namun, Nisa juga tahu saat ini bima masih memiliki kekasih . namun ia berpura pura saja tidak tahu, ia juga berpikir bagaimana jika pacarnya bima tahu,bahwa bima pergi menemuinya sekedar untuk kembali sudah pasti akan sangat marah .


"aku gak mau , aku nyaman kita seperti ini tidak saling menyakiti, kalau kamu sungguh sungguh bilang aja sama ayah" jawab Nisa.


"saat ini aku belum bisa, karena gak mungkin juga kamu kan tahu kakak ku saja belum menikah gak mungkin dong aku lamar kamu " tutur bima.


"lah yang minta di lamar siapa ? kan aku cuma pengen tahu kamu serius atau egak sama aku , aku gak mau yaa kamu kibul in terus " jawab Nisa.


"iya aku serius kok " jawabnya lali meyakinkan.


"dasar sialan emangnya gue gak tahu kalau Lo masih punya pacar " batin Nisa kesal.

__ADS_1


__ADS_2