SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Malam Pertama menjadi istri seorang Zaky


__ADS_3

Setelah ijab Qabul yang diucapkan oleh Zaky akhirnya Malam itu Windu sah menjadi istri dari seorang Zaky Satria Pratama, Dari pagi hingga acara ijab Qabul berlangsung Windu tak berhenti menangis, ia merengek seperti seorang anak kecil yang yang tidak di belikan permen,


"Hiks ...hiks...hiks...hiiiiiiiiiiiiiiiikssssssssssss"


"Sudah Windu jangan menangis lagi, kamu sekarang sudah menjadi seorang istri, kamu gak boleh seperti anak kecil gini!"


"Hiiiiikkkkssss....Windu gak mau nikah sama kak Zaky Tan... Windu gak suka sama kak Zaky...kak Zaky tu galak...gak pernah senyumm....hobinya marah"


" tannn...hiks...hikssss...."


"Hehehe...udah ah!!! lucu tahu lihat gadis tomboy kaya kamu masa cengeng sih!!"


"Tante jangan ketawa donk!! Windu kan lagi sedih nih .. gak tahu apa ponakannya sedih banget....hiks..hiks.."


"Udah ah...kalau kamu nangis gitu terus Tante pulang aja!!"


"Ya udah hayuk..."


"Lah...hayuk kemana?? memang kamu mau ikut pulang??"


"Ya iya lah Tan....masa Windu tidur di rumah Beno!!"


"Sewindu Putri....mulai malam ini kamu sudah menjadi seorang istri dari Zaky, jadi kamu tidur dan tinggal di rumah Zaky... "


"Hiks..hiks..gak mau Tan..bawa Windu pulang ya Tan?? Windu janji akan nurut sama Tante, wanita Windu gak akan bandel lagi, Windu bakal bersihin kamar Windu sendiri, Windu akan buang sampah di tempatnya, Windu gak akan makan di kamar lagi, gak akan main game diam-diam lagi sampai larut!!"


Tante Via begitu sedih melihat nasib yang tidak berpihak pada ponakan kecilnya itu, di a merasa tidak mampu menjaga sang ponakan, Sejujurnya dia sangat marah kepada Zaky yang telah menodai Windu sang keponakan yang tomboy namun lugu,


"Windu..Tante merasa bersalah sama Alm kedua orang tua kamu sayang karena gak bisa menjaga kamu dengan baik, tapi sekarang Tante gak berhak lagi atas kamu Ndu!! kalau kamu mau Alm ayah dan bunda kamu bisa senang kembali yaitu dengan nurut dengan perkataan suami kami Ndu,


karena sekarang lepas sudah tanggung jawab Tante kepada kamu, sekarang surga kamu berada pada suami mu sayang."


"Hiks..hiks..Tan.."


"Udah hapus air matanya, bukan kah rumah kita masih dekat, kalau kamu mau ke rumah Tante, tinggal nyebrang aja, Bahakan sampai kapan pun Tante akan tetap menyayangi kamu sayang, karena kamu sudah Tante rawat dari kecil .. kamu sudah seperti anak Tante sendiri Ndu..."


"Baik - baik ya..."


Tante Via yang tak mampu lagi menahan air matanya yang hampir jatuh langsung memabalik kan tubuhnya dan pulang Kembali ke rumahnya yang berada di sebrang rumah Zaky, Tante Via ingin membuat Windu tegar ia pun memilih untuk tidak menangis di depan ponakan tersayang nya itu.


Windu bertambah nangis di depan rumah Beno, sambil menarik koper baju nya yang telah di siapkan Tante Via sebelumnya,


Tiba-tiba dari belakang Beno yang merasa teramat bersalah langsung mendatangi sahabatnya yang tak berhenti menangis,


Dia langsung memegang pundak Windu yang terus bergetar hebat,


"Ndu!!! masuk yuk udah malam banget...nanti ada Jurig lho!!"


"Hiks..hiks... lepasin tangan Lo!! hiks...hiks.."


Windu langsung membalikan badannya dan melangkah kakinya menuju ke lantai atas,

__ADS_1


Beno pun langsung mengikuti langkah sahabatnya itu dari belakang sambil membawa koper yang Windu tinggalkan,


Setelah sampai di depan kamar Zaky Beno langsung membawa masuk koper baju sahabatnya itu, sedangkan Windu masih tetap berdiri di depan pintu Zaky,


"Udah nangis nya ya Ndu, sekarang mending Lo istirahat di kamar kak Zaky, "


"Hikkssssssss" Windu pun langsung masuk ke Zaky, yang kini telah sah menjadi suaminya itu,


"Maafkan gue ya Ndu, tapi Lo lebih cocok jadi kakak ipar gue daripada jadi nyokap tiri gue!!"


Setelah menutup pintu kamar Windu, Zaky masih tetap berdiri di depan pintu kamar kakak nya itu, ia merasa sudah sangat jahat kepada sahabatnya yang sudah seperti saudara baginya itu,


Sesaat kemudian Zaky yang sudah mulai mengantuk langsung meninggalkan laptopnya di ruang kerja, dan dia memutuskan untuk sesegera mungkin tidur di atas kasur empuknya,


namun saat ia sudah berada didepan pintu kamarnya ia melihat sang adik yang sedang berdiri di depan pintunya,


"Ngapain kamu di sini Ben??"


"Eh, kak Zaky...aku kasihan sama Windu kak, dari tadi dia gak berhenti nangis...kak aku minta jaga Windu baik-baik ya kak, "


Setelah mengucapakan isi hatinya Beno langsung meninggalkan tempat itu dan Kemabli ke kamarnya kembali,


Zaky hanya mendengarkan perkataan sang adik, namun sama sekali dia tidak memperdulikan keinginan adiknya itu,


Setelah melihat kepergian Beno, Zaky pun langsung masuk kedalam kamarnya,


"Hikkkksssss....hikssssss....hikssss"


"Eh!!! kamu bisa diam gak sihhh!! dari tadi pagi sampai malam nangis terus!! gak cape apa??"


"Hikkkksssss...."


Windu masih setia dengan tangisannya, dia tidak ingin menikah dengan Zaky, yang dia ingin kan hanyalah menikah dengan Om Tama, yang sekarang sudah menjadi papa mertuanya,


"Kalau kamu gak bisa diam mending pergi sana!! tidur aja di kamar, Beno!!!"


Windu yang mendengarkan amarah dari Zaky pun langsung berdiri dari duduknya, ia pun berniat untuk pergi ke kamar Beno,


"Dasar cewe jadia-jadian!!"


Windu yang mendengar gumaman Zaky langsung menghentikan langkahnya, dan berbalik menatap suaminya itu,


"Kak Zaky jangan asal ngomong ya!! siapa yang cewe jadi-jadian???"


Windu pun langsung memegang kedua buah mengkal yang tumbuh di dadanya,


"Lihat ni asli kan!!! kalau aku cewe jadi-jadian mana mungkin punya ini!! "


Seketika Zaky yang melihat siaran live di depan matanya langsung menelan ludahnya,


"Sh-it...kok bisa besar ya punya si tomboy"

__ADS_1


Zaky langsung menggeleng-gelengkan


kepalanya, untuk menghilangkan pikiran kotor yang seketika bersemayam di otaknya,


"Eh...Lo godain gue!!! gak mempan juga!!"


Seketika Windu langsung menghentikan tangisannya,


"Haaaaa...godain?? siapa juga yang godain kakak?? toh aku cuma mau buktiin kalau aku bukan cewe jadi-jadian seperti yang kakak sering bilang!! udah deh, aku ngantuk mau tidur dulu..bye"


Windu yang masih marah dengan sikap arogan Zaky langsung meninggalkan kamar Zaky, dan pergi menuju kamar Beno yang berada dua kamar setelah kamar Zaky,


Setelah berada di depan pintu Beno, tanpa basa basi Windu yang sudah mengantuk langsung mengetuk pintu kamar sahabatnya itu,


"Tok...tok..."


"Ben...Beno..."


Dua kali sudah Windu memanggil-manggil nama sang sahabat, namun Beno masih belum membuka pintu kamar nya yang terkunci dari dalam,


"Ben....."


Karena suara teriakan Windu yang cukup besar membuat papa mertua nya itu terbangun dari tidurnya, ia pun langsung pergi ke luar kamarnya, di sana ia melihat menantunya sedang mengetok kamar anak bungsunya,


"Ndu?? "


Windu yang mendengar suara sang mertua langsung membalik kan badannya dan melihat ke arah Papa Tama yang sedang menatap heran ke arahnya,


"Om..."


"Kamu kenapa belum tidur Ndu,?? ini sudah jam 1 malam??"


"Iya Om, ini Windu juga mau tidur, makanya bangunin Beno dulu, karena semua kamar tamu terkunci jadi Windu mau tidur di kamar Beno aja!!"


"Haaaaaaaaaa?? " Seketika Papa Tama tersenyum melihat begitu lugunya mantu barunya ini, ia yakin pasti Zaky sang anak lah yang telah mengusir istri nya dari kamar,


"Ndu..kamu gak boleh lagi terlalu akrab dengan Beno, apa lagi tidur di kamar Beno!! sekarang suami kamu itu Zaky, jadi kamu hanya boleh tidur di kamar Zaky, sekarang kembalilah ke kamar Zaky, kalau dia macem-macem sama kamu...bilang papa yang nyuruh, dan dia akan berurusan sama papa!!"


"Baik Om, Windu akan balik ke kamar kak Zaky,"


"Ndu...mulai sekarang panggil papa jangan Om lagi!!"


"I...i..iya..Pa, kalau gitu Windu balik dulu pa"


Papa Tama hanya menganggukan kepalanya sembari tersenyum,


Windu yang mendengar ucapan mertuanya itu langsung berbalik dan kembali masuk ke kamar Zaky kembali,


"Zaky.. papa harap kamu bisa melupakan masa lalu mu, Windu seorang gadis yang baik, papa yakin dia bisa merubah sifat mu nak!!"


Papa Tama bermonolog di dalam hatinya, sembari mengingat kembali masa lalu yang kelam yang pernah menimpa anak sulungnya itu,

__ADS_1


Bersambung.....💅💅


__ADS_2