SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Sabar


__ADS_3

Sambil menyandarkan kepalanya pada paha sang istri Zaky mulai bercerita tentang kejadian yang sempat terjadi kepada dirinya sebelum mabuk,


Windu yang mendengar semua penjelasan yang Zaky jabar kan merasa kesal akan tindakan suaminya itu, sembari menjewer telinga Zaky Windu langsung menumpahkan kekesalan kepada Zaky,


"Kakak tu keterlaluan ya, masa karena Windu gak datang kakak mau coba-coba main sama wanita lain! coba kalau Windu gak datang pasti kakak udah main kuda-kudaan kan sama perempuan se*xy semalam,"


"Aww----sakit yang, ini telinga bukan karet. Kakak gak mungkin main sama cewe lain, bayanginya aja gak pernah apalagi benaran yang"


"Gak bayangin gimana? bukan nya tadi kak Zaky mimpi naik kuda-kudaan sama cewe yang semalam?"


"Tapi rasanya gak enak yang, enakan sama kamu mainnya!"


"Ih dasar tuan mesum! benarkan kak Zaky masih ingat rasanya,"


Windu mulai memukul tubuh Zaky dengan sebuah guling yang ia peluk.


"Ya dikit sih ingat nya, tapi jujur kakak ku cuma bisa menikmati kalau naik kuda-kudaan nya sama kamu Ndu"


"Aku gak mau dengar, pokoknya kak Zaky tetap salah! aku tu gak bisa bayangi ya kak gimana kalau semalam aku gak telpon pak supir buat tanya di mana keberadaan kak Zaky, tahu gak kak aku tuh berangkat dari kota P ke sini naik penerbangan terakhir. Aku tu cemas dengan keadaan kak Zaky yang sedang sakit, makanya malam itu aku langsung cek tiket online untuk penerbangan ke sini. kakak tahu kak pesawat untuk ke sini susah dapatnya! aku gak bisa bayangi kalau malam tadi aku gak sampai di sini mungkin ----"


Zaky yang seumur-umur tak pernah di omeli seorang wanita sebelumnya merasa sedikit kewalahan saat harus mendengar kemarahan dari mulut sang istri.

__ADS_1


Karena sudah merasakan pusing mendengar semua mata kuliah yang Windu jabarkan, Zaky langsung membungkam bibir Windu dengan bibirnya, tangan kanan nya ia letak kan tepat di belakang kepala sang istri sedang tangan kanannya mendekap erat pinggang Windu, Zaky tak membiarkan sang istri lepas dari genggamannya malam ini.


semakin lama Zaky semakin menekan pinggang sang istri menempel dengan tubuhnya, dan tangan nya yang tadi menekan bagian kepala sang istri kini sudah mulai bergerak aktif mencari bagian-bagian yang menjadi tempat favoritnya sejak menikah.


cukup lama Zaky bermain di tempat favoritnya itu.


"H--H--H--" Windu yang sudah kehabisan nafas langsung mendorong tubuh Zaky agak kuat hingga terlepas, dengan nafas terengah-engah Windu mencoba kembali menghirup oksigen masuk ke dalam kerongkongannya yang terasa sesak.


"BUGH"


Sebuah pukulan ringan mendarat di pundak Zaky,


"Kakak mau bunuh Windu? engap tahu kak"


"Pokoknya Windu masih marah sama kakak! Jadi kak Zaky jangan minta yang aneh-aneh"


Windu langsung menyimpangkan kedua tangannya di depan dadanya,


"Ndu, kamu tega sama suami, udah berapa lama kamu PHP-in kakak, lihat ni, dia udah siap tempur yang" Zaky masih terus mengiba di depan sang istri sambil menunjuk ke arah bawah celananya yang sudah membengkak.


"I don't care! salah sendiri kenapa main-main

__ADS_1


ke club' malam, cari teman yang gak baik lagi, itu sama siapa tadi namanya Damar, masa cari teman sharing dengan orang yang hobi nya jajan di luar, memang gak cukup apa uang jajan yang Windu kasih selama ini"


"Cukup yang, makanya kakak minta jajan lagi sama kamu, ayo dong yang, kakak janji gak bakal ke tempat kaya gitu lagi,"


"Ih, kenapa sih kak Zaky tu nyebelin! akunya lagi marah gini, kak Zaky ingat nya mesum terus"


Setelah capek berdiri sambil mengomel, Windu pun memilih untuk duduk di sofa yang ada dikamar hotel yang di sewa Zaky selama 3 bulan tinggal ia di sini.


"Huft--- bakal puasa lagi hari ini kalau aku maksa Windu terus, mending aku pakai cara "silent way" aja pelan-pelan tapi dapat"


Zaky lebih memilih jalan aman saat ini, dia tidak lagi meminta yang aneh-aneh kepada Windu, ia hanya terus fokus sebagai pendengar saat ini. Sama sekali tak ada bantahan ataupun menolak semua yang Windu katakan kepada dirinya.


"Ternyata gini rasanya kalau wanita udah cemburu, ngomong nya dari tadi itu-itu juga yang di ulang-ulang! tapi harus belajar sabar Zak, nikmati seperti sedang menikmati yoga. ingat habis berenang minum air, semoga nanti Windu mau kasih airnya----"


"Ingat ya kak! ini untuk yang pertama dan yang terakhir, kalau kakak ketahuan pergi ketempat yang kaya gitu lagi! berarti kak Zaky gak mau jumpa aku lagi!"


"Jangan ngomong gitu Ndu! mana mungkin kakak gak mau jumpa kamu, kakak sampai pura-pura sakit kan karena rinduuuuu kali sama kamu istri ku"


"Hmmm...gombal lagi, udah deh Windu mau mandi dulu capek ngomong sama kakak"


"Lah di tinggal! nasib--nasib--- , kenapa lelaki selalu saja salah?"

__ADS_1


Bersambung...📯📯


Salam sehat untuk semua readers yang selalu setia dengan Zaky dan Windu...moga selalu enjoy ya saat membaca novel nya....jangan lupa tinggalkan jejaknya readers Ter love...❤️❤️


__ADS_2