SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Sepulang dari kota M


__ADS_3

Setelah mengantar Windu ke rumah tantenya Zaky pun melanjutkan perjalanannya menuju bandara, karena menurut jadwal sore ini pesawatnya akan berangkat menuju Kota M,


Windu pun merasakan kesedihan yang luar biasa, untuk pertama kalinya ia merasakan kesedihan karena patah hati, patah hati sementara waktu karena sang suami yang harus bekerja di luar kota,


sewaktu ia menyukai om Tama sang papa mertua ia tidak pernah merasakan sakit yang seperti ini walau pun ia melihat Om Tama dekat dengan beberapa orang wanita di sampingnya, namun saat Zaky yang meninggalkan nya hanya untuk waktu 1 Minggu, Windu sudah merasa merana, dan galau,


Beberapa jam setelah kepergian Zaky Windu tak hentinya menangis, ia yang biasanya kuat dan sedikit Maco, seketika berubah menjadi sosok yang melankolis,


Tak hentinya Tante Via menghibur keponakanya itu, namun Windu sama sekali tidak merasa terhibur, dan tetap bersedih,


" Hmmm...gini banget ya kalau udah cinta," Tante Via menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah keponakan nya,


Sejak kepergian Zaky Windu hanya banyak bermain dunia Maya, jika di rumah maka dia akan betah seharian duduk di depan laptop sambil menonton Drakor kesukaannya, sedangkan di sekolah karena iya tidak memiliki teman yang akrab seperti Beno, maka ia hanya dapat bermain game yang ada di dalam hapenya untuk mengisi waktu senggangnya saat jam istirahat,


Sejak kepergian Zaky hari-hari Windu seakan menjadi tak berarti dan kegalauan nya semakin memuncak tat kala beberapa hari ini ia tidak dapat berkomunikasi dengan suami yang amat ia rindukan itu,

__ADS_1


Selama di kota M Zaky sama sekali tidak pernah menghubunginya apa lagi memberikannya kabar, bahkan SMS dan telepon yang Windu lakukan sama sekali tidak pernah di angkat oleh Zaky,


"Duh kak kamu lagi di mana sih?? kamu lagi ngapain di sana?? hmmm mau tanya Beno gak mungkin, kalau tanya papa gue malu!! kak Zaky cepat pulang dong...Windu rindu...." Sambil menyenderkan kepalanya di jendela kamar Windu kembali mengingat masa-masa manis saat bersama Zaky,


2 weeks later....


Tidak sesuai dengan janjinya Zaky akhirnya kembali pada Minggu kedua, hal ini membuat Windu berang, dia yang sudah sangat merindukan sang suami, harus bertahan tanpa komunikasi selama 14 hari lamanya, dan ia pun harus mengetahui kepulangan Zaky hari ini dari sang papa mertua,


Hari ini ia memutuskan untuk bolos sekolah agar bisa ikut sang papa mertua untuk menjemput Zaky di bandara, dari malam hari Windu telah mempersiapkan pakaian yang akan ia pakai untuk pagi ini, dengan memakai sebuah kaos berwarna pink polos yang di padukan dengan sebuah jumpsuit jeans Windu sudah siap dengan tampilannya yang tampak lebih feminim dari biasanya,


"Hmmm...Windu sangat merindukan kak Zaky...pokoknya hari ini Windu bakal menyatakan cinta sama kak Zaky.."


Hati kecilnya tak berhenti berbisik, ia ingin segera menyatakan perasaan cinta nya kepada suami tampannya itu,


Dan sesampainya di bandara Windu berjalan mendahului sang papa mertua, ia berlari kecil dengan sebuah senyuman yang tak pernah hilang dari bibir merahnya,

__ADS_1


Hingga di pintu area terminal kedatangan Windu akhirnya dapat melihat sosok yang selama ini telah berhasil mengusik hatinya,


Dengan melambaikan tangan nya Windu langsung berlari menuju sang suami,


"Kak Zaky..." dia berlari sambil meregangkan kedua tangannya di udara ia langsung memeluk tubuh Zaky, namun semua yang ia harapkan hasilnya berbeda, Zaky sama sekali tak membalas pelukannya, Bahkan wajah Zaky yang dulu terlihat ramah berubah seperti di awal mereka bertemu, wajah dingin nan arogan itu sekarang sedang berusaha untuk melepaskan pelukan istri kecilnya itu,


"Lepas!!!! kamu lihat ini BANDARA ...saya harap kamu bisa menjaga sikap untuk kedepannya!!"


Zaky pun berlalu dan meninggalkan Windu sendiri, Seketika wajah cantik nya berubah sendu saat melihat kenyataan di depannya,


"Kak Zaky...kenapa sikap kamu tiba-tiba berubah lagi!! apa salah Windu kak??"


Akhirnya tanpa bisa ia tahan air mata mulai mengalir di pipinya, Papa Tama pun merasa heran saat melihat sikap putra sulungnya yang tampak cuek kembali kepada menantu kesayangan nya itu,


Saat cinta mulai tumbuh di hati Windu ...Zaky pulang membawa luka..apa yang membuat Zaky bisa berubah ...

__ADS_1


Bersambung.....✍️✍️


__ADS_2