SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Tak pantang menyerah..


__ADS_3

Sesampai di rumah, Windu memilih untuk membersihkan diri, dan mulai membuka leptop kesayangannya, sembari memakan salad yang tadi sempat ia beli Windu mulai menyelesaikan tugas kampus yang belum selesai.


Karena bakat kepintaran alami yang ia miliki membuat ia merasa senang dalam meyelesaikan setiap tugas yang di berikan dosen karena dia tidak terlalu susah dalam memahami dan meneyelesaikan materi kuliah yang telah di berikan,


Dan tak butuh waktu lama, akhirnya Windu telah siap dengan semua tugas-tugasnya, Ia pub dapat meregang kan sedikit ototnya yang sudah mulai tegang akibat seharian beraktifitas sedari pagi hingga petang, namun istirahat nya malam ini akan sedikit tertunda karena ia berencana untuk mulai membuka bisnis online nya saat ini juga,


dengan telaten Windu mulai memposting beberapa gambar baju dan pernak-pernik wanita mulai dari usia remaja hingga dewasa, semua barang-barang yang ia jual memiliki bahan serta kualitas yang bagus, sehingga ia berharap kelak pelanggan yang membeli barang dari nya nanti akan merasa puas sehingga tidak menutup kemungkinan mereka akan kembali untuk membeli barang dari lapaknya,


Dengan penuh semangat Windu mulai menulis kata-kata manis sebagai iklan promosi guna menarik para pelanggan online shop nya.


Di kediaman keluarga Pratama saat ini sedang dalam mode hening, sejak kepergian Windu yang mendadak membuat kedua putra Papa Tama menjadi lebih pendiam, di meja makan malam ini hanya terdengar dentingan sendok yang beradu.


Papa Tama yang mulai terbiasa dengan keadaan rumah nya saat ini hanya menjadi penengah, dia tidak mau terlalu masuk kedalam permasalahan kedua putranya itu, terlebih Zaky yang saat ini sedang dalam kondisi down nya sejak ditinggal oleh sang istri.


Sebenarnya papa Tama merasa kasihan dengan nasib rumah tangga Zaky dan Windu yang di ujung tanduk. Ia pernah beberapa kali melihat Zaky yang sedang memohon kepada Windu di depan rumah sang besan, namun menantunya itu tampak sudah sangat kecewa akan sikap sang putra yang salah di matanya,


Ia juga mendengar kemarahan dari mulut mantunya itu, hingga permintaan pisah yang terlontar dari mulut Windu saat itu yang membuat hati nya sedih, namun keteguhan hati sang putra seketika membuat papa Tama bangga,

__ADS_1


Dia tak menyangka Zaky yang selama ini terkenal dingin dan anti terhadap wanita menolak permintaan Windu, bahkan ia sama sekali tak terpancing dengan kata-kata kasar yang keluar dari mulut Windu yang sedang marah saat itu.


Dari mata Zaky, papa Tama dapat melihat bahwa putra nya itu sudah sangat jatuh cinta kepada Windu, dan hanya sebuah doa yang saat ini mampu papa Tama berikan untuk Zaky dan Windu,


Dan setelah makan malam usai Papa Tama memilih meninggalkan meja makan terlebih dahulu yang di susul Zaky di belakangnya.


Tinggal lah Beno sendiri saat ini, ia masih menikmati makan malamnya sendiri, tak ada lagi tawa atau pun keusilan yang tercipta oleh laki-laki jahil itu, sejak kepergian Windu membuat hatinya merasa sepi, tak ada lagi canda keluar dari mulutnya.


Ia juga merasa bersalah kepada Mela karena telah mengkhianati cinta Mela, beberapa kali Beno mencoba untuk minta maaf atas kesalahannya kepada Mela, namun Mela tak pernah mau menerima kata maaf darinya, terlebih saat ini Mela juga mulai menjauh dari dirinya,


Saat ini baru lah ia merasakan betapa cinta itu rumit, dan dia pun menyesal karena sudah mempermainkan cinta seseorang yang sangat mencintai dirinya.


Dan dia akan berusaha untuk memupuk cintanya bersama Mela agar lebih kuat dan tak mudah tergoda dengan rumput tetangga, hingga dia juga tidak perlu kehilangan sahabat terbaik dan kekasih nya secara bersamaan seperti saat ini.


Dengan lemas Beno menyudahi makan malamnya dan ia pun langsung pergi masuk ke dalam kamarnya kembali.


Keesokan harinya mobil Zaky telah terparkir di depan fakultas tempat Windu menuntut ilmu,

__ADS_1


dengan fokus Zaky mulai mencari-cari keberadaan Windu dari dalam mobil miliknya,


Ingin rasanya ia turun dan langsung mencari Windu ke dalam kelasnya, namun kejadian tempo hari membuat dirinya khawatir kalau penyakitnya itu akan kambuh kembali, hingga akhirnya Zaky lebih memilih mengintai dari dalam mobilnya,


"Kamu di mana sih Ndu? udah hampir 2 Minggu kakak mencari kamu tapi gak pernah ketemu! kalau aja kemarin Air gak nelepon pasti kakak udah ketemu kamu Ndu!"


"Argh..." Zaky langsung memukul stir mobilnya karena sampai detik ini ia masih belum menemukan istri kecilnya itu,


Akhirnya dengan putus asa Zaky memutar mobilnya dan pergi meninggalkan kampus Windu.


Dari balik sebuah pohon Windu akhirnya keluar setelah melihat kepergian mobil suaminya itu,


ada sedikit rasa rindu di dalam hatinya untuk Zaky, namun rasa kecewa yang ia rasakan tak mampu meluluhkan hatinya saat ini,


Windu pun akhirnya mulai memarkirkan kendaraannya di parkiran, dan ia langsung bergegas ke kelas dengan sedikit berlari karena kelasnya sudah di mulai beberapa menit yang lalu,


"Huft...karena kak Zaky aku harus telat Kembali.." Windu berbicara pelan sambil terus berlari kecil.

__ADS_1


Bersambung....😁😁


__ADS_2