SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Izinkan mereka berpisah


__ADS_3

Setelah menyelesaikan mandi nya tak lupa Windu memakai seragam sekolahnya di kamar mandi, sambil bernyanyi ia mulai menyisir rambut sebahu nya yang hitam dan tebal,


Sesaat ia kembali melihat ke arah kasur di mana Zaky berada, namun sama sekali ia tidak melihat keberadaan suaminya itu di sana,


Dengan gaya cueknya dia sama sekali tidak perduli atas keberadaan suaminya, Dengan tergesa-gesa yang ia ingin saat ini adalah segera pergi ke sekolah sebelum Beno meninggalkannya,


Sebelum membuka pintu kamarnya Windu kembali melihat hasil akhir dari penampilannya di depan kaca, setelah di rasa telah sempurna, Windu pun langsung mengambil tas sekolah nya yang telah berisi dengan buku-buku pelajaran sesuai jadwalnya di hari yang ini dan melangkahkan kakinya menuju ruang makan,


Walau pun memiliki penampilan yang tomboy, namun Windu termasuk seorang gadis yang bersih dan rapi, namun dia sama sekali tidak pernah berdandan selayak nya wanita feminim,


Sesaat kemudian dia telah sampai di sebuah ruang makan yang memiliki meja yang tidak begitu besar namun cukup untuk keluarga kecil itu,


Di sana tampak Papa Tama , Beno serta Zaky yang sudah duduk di kursinya masing-masing,


"Pagi pa?? pagi Ben ...pagi kak Zaky..??"


Secara serentak mereka berdua menjawab sapaan Windu pagi itu, namun berbeda dengan Zaky sama sekali dia tidak menjawab sapaan dari istri kecilnya itu,


"Huft..dasar manusia es!!"


Akhirnya Windu mulai duduk di kursi tepat sebelah Beno,


"Eh...Lo kok duduk di sini?? "


"Lah?? memang napa?? bosan Lo duduk lihat gue??"


Akhirnya Beno mulai mendekatkan sedikit mulutnya ke arah Windu, sambil berbisik ia mengatakan tepat di telinga sahabatnya itu,


"Woy...Lo gak ada basa basi gitu sama laki Lo!!"


Seketika melihat kedekatan yang terjadi di antara sang adik dan istrinya membuat mata Zaky tidak nyaman,


"Kenapa perasaan aku jadi kaya gini ya!! padahal dulu kalau mereka dekat aku gak ada masalah, tapi sekarang??"

__ADS_1


"Lah!! kenapa sih gue harus duduk di samping cowok es kaya kakak Lo!! jawab sapaan gue aja kagak!!"


"Uhuk..uhuk..."


Seketika Zaky langsung terbatuk mendengar semua perkataan yang keluar dari bibir sang istri,


"Makan pelan-pelan Zak!! akhirnya sang papa yang melihat tingkah anak dan mantunya itu mulai merasa khawatir dengan kondisi hubungan keduanya,


"Zaky..bisa nanti kita bicara empat mata??"


"Baik pa!!"


Akhirnya setelah menyelesaikan sarapan paginya Windu dan Beno langsung pergi ke sekolah dengan berboncengan, sedangkan Zaky langsung menemui sang papa di ruang kerja sang papa,


"Zaky...papa mau kamu memberikan penjelasan bagaimana hubungan kamu dan Windu selama ini!! "


"Hmm..aku dan Windu baik-baik aja pa,"


"Baik-baik!! tapi papa lihat kalian seperti dua orang yang saling membenci!!"


"Maaf kan papa Zak, tapi saat ini kita harus benar-benar mengobati penyakit kamu lebih lanjut, karena bagaimana pun kamu sekarang sudah menjadi seorang suami nak??"


"Pa..semua pengobatan udah aku lakukan selama ini, Bahakan segala macam terapi udah aku ikuti!! tapi apa pa!! aku masih seperti ini!!"


"Bersabar lah nak!! papa akan terus mendukung kamu, papa yakin suatu saat nanti kamu pasti akan sembuh kembali Zak!!"


Zaky yang sudah merasa muak dengan penyakit yang ia derita selama ini hanya diam menanggapi harapan papanya itu, karena dari dulu harapan itu selalu keluar dari mulut sang papa dan mamanya semasa hidup, namun semua itu hanyalah semu,


***


Sore ini Beno yang selalu mendapatkan aduan menyedihkan dari sahabat yang sekaligus kakak iparnya itu, memutuskan untuk membantu Windu berpisah dari sang kakak, karena semua yang ia lakuakn terhadap Windu dan Zaky sang kakak, telah menyakiti kedua orang terdekatnya itu, dan hal itu telah menumbuhkan rasa bersalah yang teramat besar di dalam dirinya,


Keputusan ini pun ia lakukan karena melihat perubahan besar yang Windu perlihatkan selama jadi seorang menantu, tampak Windu sudah tidak mengharapkan sang papa sebagi suaminya lagi, namun Beno melihat Windu sudah merasa nyaman seperti seorang ayah dan anak,

__ADS_1


Dengan langkah pasti Beno langsung mendatangi kamar sang papa yang baru saja pulang dari kantor,


"Tok..tok..Pa boleh Beno masuk?"


"Masuk aja Ben!!"


"Di dalam kamar, Beno melihat papanya sedang duduk menselonjorkan kedua kakinya sambil menikmati secangkir kopi yang sudah terhidang di depannya,


"Kenapa Ben, tumben kamu minta papa untuk cepat pulang!! biasa nya hanya minta transferan melalui pesan,"


"Hmmm, ini bukan soal transferan pa, tapi ini demi masa depan dua orang anak manusia"


"Maksud kamu??"


Akhirnya tanpa basa basi ia langsung mengukapkan keinginannya itu yaitu ingin agar sang papa menyetujui Windu dan Zaky untuk berpisah, alasan yang ia berikan tentu sesuai dengan perasaan sahabatnya yang sering berkeluh kesah kepadanya,


Dengan penuh keseriusan papa Tama mendengarkan semua curhatan anak keduanya itu, sejujur nya ia ingin agar Zaky dan Windu pisah demi kebaikan keduanya,


Namun tentu saja hal itu tidak menguntungkan untuk Windu, yang ia pikir telah tidur dengan Zaky, di balik itu, Papa Tama pun sangat menginginkan kesembuhan anak sulung nya itu,


Ia berpikir Windu lah obat dari segalanya, karena di masa lalu Zaky hanya ada seorang wanita yang bisa Zaky percaya selain Sang mama, namun saat ini setelah kejadian 2 Minggu yang lalu membuktikan bahwa Zaky bisa bersentuhan kembali dengan wanita,


"Papa setuju kan dengan masukan Beno??"


"Hmm.. maafkan papa Ben, tapi pernikahan ini adalah keputusan yang terbaik untuk keduanya,"


seketika Beno langsung mengerinyit kan dahinya, ia sama sekali tidak menyangka sang papa senang melihat Windu tersakiti dengan sikap sang kakak selama ini,


"Ben, mungkin kamu akan menganggap papa egois!! namun ada beberapa hal yang selama ini tidak pernah kamu ketahui tentang Zaky.


"Sebenarnya kakak kamu dulu pernah mengalami sebuah masa lalu yang sangat pahit, dan hal itu yang membuat dia harus sering mengkonsumsi obat apabila masa lalu itu kembali terbayang di benaknya, dan semua itu terjadi karena perbuatan dari serorang wanita, yang membuat kakak mu mengalami sebuah penyakit sikis yang cukup serius,......"


"Namun dengan kejadian Windu dan Zaky beberapa Minggu lalu membuktikan bahwa Zaky bisa bersen-tuhan dengan seorang wanita, dan Bahkan lebih dari itu,"

__ADS_1


Seketika Beno langsung terpaku mendengar jawaban sang papa akhirnya, ia merasa ada banyak rahasia besar dalam perkataan sang papa, dengan seksama ia mulai mendengarkan cerita kelam yang pernah di alami kakaknya di masa lalu.


Bersambung....✍️✍️


__ADS_2