SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Istri gak ada akhlak


__ADS_3

Sesampainya di depan kamar Zaky, Tanpa mengetuk pintu ia langsung masuk kembali ke kamar suaminya itu,


"Ceklek..."


"BRAK"


setelah berhasil masuk ia kembali menutup pintu dengan sedikit pelan,


Zaky langsung terbangun saat mendengar suara pintu yang tertutup, dan ia melihat Windu yang sedang melangkah menuju ke arah tempat tidurnya,


"Ngapain kamu di sini!!"


"Aku di suruh papa tidur di sini!!"


"Tunggu jangan pernah sentuh kasur aku!!"


"Ihh...dasar cowok nyebelin...amit...amit deh kalau sampai aku nyentuh kasur kakak,"


"Hmmmm...bagus donk," Seketika Zaky langsung melempar sebuah bantal ke arah Windu,


"Bhug"


kamu bisa tidur di sofa sana, dan jangan pernah nyentuh apapun yang ada di kamar saya, apa lagi perlengkapan saya, pakai sabun dan pasta gigi masing-masing dan jangan meletakkan peralatan mandi dan baju kotor kamu di kamar ini..!!"


"Lho kok gitu sih kak!! aku kan cewe seharusnya kak Zaky yang tidur di sofa, aku di kasur!!"


"Enak aja!! ini kasur aku pesan dari jauh-jauh hari pakai uang pribadi aku, karena aku suka kenyamanan, jadi kalau kamu mau tidur yang nyenyak beli kasur sendiri"


"Ih...dasar cowok sombong!!! "


"Oke..aku bakal ngikuti perkataan kakak, karena aku gak tertarik sama semua peralatan yang kakak miliki, dan aku minta kakak jangan macam-macam saat aku tidur!!"


"HAHA, jangan mimpi kamu!! karena itu tidak akan mungkin terjadi!!"


"Semoga deh!!, udah dulu ya Aku ngantuk, besok harus sekolah.."


Windu langsung melenggang ke arah sofa yang tersedia di kamar itu dan tak lama ia langsung tertidur pulas,


" Dasar cewe aneh, semoga secepatnya aku bisa berpisah dengannya,...aku gak bisa di bayangin kalau seumur hidup akan terikat dengan gadis jadi-jadian itu!!"


Dan tak menunggu waktu yang lama, Zaky pun ikut tertidur, menyusul sang istri.


***


Mentari telah kembali menyinari bumi, Zaky yang sudah terbiasa bangun pagi saat ini sedang berada di ruang gym yang ada di lantai 1 rumah mereka,


Sedang kan Windu mengawali hari sebagai seorang istri dengan kembali bangun terlambat, ia masih setia melingkar di dalam sebuah sofa yang terasa nyaman bagi dirinya,


Karena belum melihat tanda-tanda kehadiran Windu, Beno yang sedang menyantap sarapan paginya langsung meninggalkan meja makan dan pergi memanggil sahabat yang telah menjadi kakak iparnya itu,

__ADS_1


"Ndu??Windu??"


"Tok..tok..tok ...."


Beno terus berteriak memanggil sahabatnya itu dari luar, namun sama sekali Windu tak kunjung bangun dari tidur nyenyaknya,


Hingga akhirnya Zaky yang sudah selesai dengan gym nya melihat keberadaan Beno di depan pintu kamar nya,


"Ngapa gak masuk aja!! paling dia masih tidur!!"


"Eh, kak Zaky...memang aku boleh masuk kak?? kakak kan baru Nikah sama Windu"


"Jangan mikir yang macam-macam, kakak nikah sama dia karena terpaksa, jadi kakak sama sekali gak perduli sama dia!!, ya udah kalau kami gak mau masuk biar kakak nanti yang bangunin dia,"


Beno langsung menggeser sedikit badan nya dari pintu kamar Zaky untuk memberi Zaky jalan, setelah itu Zaky pun langsung masuk kedalam kamarnya, dan kembali menutup pintu kamar itu,


Ia memilih untuk terlebih dulu membersihkan badannya dan langsung memakai kemeja dan jasnya di dalam ruang wadrobe yang ada di kamar itu,


Setelah selesai dengan kegiatannya, ia langsung mengambil segayung air dari kamar mandi dan berjalan menuju sofa tempat Windu sedang tertidur,


Tak lama ia memercikan air ke wajah Windu yang masih terlelap,dengan gelagapan Windu mendadak terbangun dari tidurnya,


"AAAA.. Apaan sih siram-siram!!"


Windu langsung mengelap wajahnya yang sudah basah dengan air,


"Ih..kak Zaky kan bisa bangunin aku baik-baik, gak perlu nyiram aku pakai air kan, "


"Hmm, Beno dari tadi panggil kamu aja kamu gak bangun,"


"masa sih!!! seketika Windu langsung melihat ke arah jam dinding yang ada di kamar Zaky,


"Gawaaatttt....aku telat....."


Dengan langkah seribu, Windu langsung masuk ke dalam kamar mandi milik Zaky, ia sama sekali tidak teringat untuk mengambil perlengkapannya dulu,


Sehingga tanpa ragu ia langsung membuka bajunya dan langsung menyiram seluruh bagian tubuhnya, namun di pertengahan mandi ia teringat akan kata-kata Zaky semalam,


"Waduhh gawat gue lupa bawa handuk sama perlengkapan mandi gue!! mampus..seketika dia melihat beberapa produk sabun yang khusus untuk lelaki milik Zaky,


"Bodo amat ah..dari pada gue telat, mending gue pakai aj sedikit sabun si cowok kejam itu, lagian gue rasa dia udah berangkat ke kantor nya,"


Seketika Windu langsung memakai sabun milik Zaky,


"Hmm, sikat gigi...gue coba lihat di sini barang kali ada sikat baru.....heheh"


Dan ia mulai membuka lemari kecil yang ada di kamar mandi itu, dan ternyata keberuntungan masih berpihak kepadanya, karena di sana ia menemukan sebuah sikat baru berwarna biru milik Zaky, karena sudah terlambat, tanpa rasa bersalah Windu mulai membuka bungkus sikat gigi baru itu, dan memberi nya pasta gigi secukupnya, ia pun langsung mulai membersihkan giginya dengan cepat,


Tak butuh waktu yang lama ia telah siap dengan rutinitas mandinya, karena lupa membawa handuk, dan bajunya telah basah, Windu mencoba untuk membuka pintu kamar mandi untuk melihat keberadaan Zaky di kamar itu, saat sama sekali tidak melihat keberadaan Zaky di kamar itu, Windu mulai melangkahkan kakinya pelan, menuju ruang wadrobe di mana ia Beno meletakan kopernya semalam,

__ADS_1


Namun ternyata saat ini keberuntungan tidak lagi berpihak dengannya, karena saat ia masuk ke ruang itu, ia langsung di sambut oleh Zaky yang baru saja memakai sepatu kerjanya,


"AAAAAAAAA...."


Zaky yang sudah berada tepat di depan Windu langsung shock saat melihat istrinya itu tanpa busana,


Seketika Windu yang juga sama kagetnya langsung memeluk tubuh suaminya itu, agar Zaky tak dapat melihat ke arah tubuhnya, namun tanpa Windu sadari Zaky tak bisa melihat namun bisa merasakan, setiap lekuk tu-buhnya,


"Kak, jangan lihat ... muka kamu ke atas...."


Seketika tubuh pria tegap itu langsung bereaksi, keringat dingin mulai keluar dari setiap pori-porinya, apalagi ia Dapat merasakan sesuatu yang mengganjal di dadanya, dan itu terasa besar baginya,


"Kamu apa-apaan?? lepasin aku!!!mana pakaian kamu!! "


"Aku lupa kak, sekarang aku akan lepas pelukan ini, tapi kakak pejam mata dan keluar dari ruang ini, jangan lihat ke belakang!!"


"Cepat!!!"


Zaky langsung memejamkan matanya, dan dengan perlahan Windu langsung membalikan badannya, dan bersembunyi di balik lemari baju milik Zaky,


Dan dengan gerakan cepat, Zaky langsung melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya,


"Bruk"


"HUFT....si-al..aku gak bisa terus-terusan sekamar dengan gadis gila ini!! secepatnya aku harus pisah kamar dengannya, kalau tidak aku bisa gila juga di buatnya!!"


Zaky langsung melangkahkan kakinya menuju meja makan, ia makan sambil terus menggeleng-gelengkan kepalanya, karena bayang-bayang Windu yang baru ia lihat terus saja menghantui pikirannya,


"Kak!! kakak kenapa?? "


"Hmmm...gak papa!!"


"Ya udah aku udah telat kak, jadi aku pergi duluan, kakak bisa kan antar Windu sekolah??"


"Enggak, kakak juga udah terlambat,"


"Zaky, bukanya pagi ini kamu tidak terlalu sibuk?? kamu bisa sebentar mengantarkan istri kamu ke sekolah, tolong bersikap baik lah kepada istri mu!!"


"Tapi pa??"


"Gak ada tapi-tapian zak..kamu antar Windu baru kamu berangkat ke kantor,!!"


"Baiklah!!"


Zaky langsung mengiyakan permintaan papanya, karena dari kecil Zaky dan Beno sudah di didik untuk patuh kepada kedua orangtuanya, terlebih sejak mama mereka meninggal hanya Papa Tama lah satu-satunya orang tua mereka,


Apa lagi mengingat semua pengorbanan sang papa dalam membesarkan mereka membuat kedua anaknya sangat menghormati orang tua tunggalnya itu, terlebih Zaky, dia begitu paham akan pengorbanan sang papa sejak saat tragedi kelamnya itu terjadi hingga saat ini, sudah banyak yang papa Tama lakukan untuknya tanpa orang lain tahu, begitu pun Beno.


Bersambung.....✍️✍️

__ADS_1


__ADS_2