
Hari ini dengan di temani Zaky sebagai wali nya Windu mendatangi wali kelas dan kepala sekolah tempat ia menuntut ilmu untuk mengajukan kepindahannya ke kelas yang berbeda dengan Beno, dengan beberapa pertimbangan dan permohonan Windu,
Serta mengingat Banyak prestasi yang telah Windu hasilkan di beberapa perlombaan di bidang akademik untuk sekolah mereka maka kepala sekolah dengan berat hati mengizinkan Windu untuk pindah kelas dengan alasan ingin lebih meningkatkan prestasinya,
Karena hari ini semua administrasi kepindahan sedang dalam proses, maka hari itu Windu tidak mengikuti pelajaran, dan pelajaran akan di mulai keesokan harinya,
"Jadi sekarang kita mau kemana kak??"
Sambil berjalan di koridor sekolah Windu tampak lemah dan berjalan gontai karena ia akan pindah ke kelas dengan wali kelas dan teman-teman yang berbeda,
"Bagaimana kalau kamu ikut ke kantor kakak?"
"Hmmm..seriuss?? kakak gak malu bawa aku ke kantor kakak??"
"Why not!! "
"Yeeeeaaaa....tapi nanti sebelum ke kantor kakak kita mampir ke swalayan dulu ya??"
"Siappp tuan putri!!"
"Pindah kelas gak papa deh yang penting hari ini bisa puas makan enak.."
Seketika Wajah Windu yang tadi terlihat tak bersemangat tiba-tiba 180 derajat berubah menjadi wajah sumringah saat Zaky mengajak nya ke kantor, sambil tersenyum ia telah memikirkan apa yang akan ia dapatkan apabila ia ikut Zaky ke kantor ia pun berjalan di depan Zaky sambil berlonjak kegirangan,
Sesampai di sebuah swalayan Windu langsung turun dari mobil sambil di ikuti Zaky dari belakang, di dalam swalayan Windu mengambil banyak cemilan serta es krim beraneka rasa, dengan tergopoh-gopoh ia menyerahkan jajanannya dan menunggu Zaky untuk membayarnya,
Zaky yang melihat ada begitu banyak eskrim dan cemilan yang Windu bawa merasa sedikit tidak senang dengan makanan serba instan itu,
__ADS_1
"Hmm..kamu yakin mau makan ini semua Ndu??"
"Iya kak..memang kenapa?? kakak gak mau bayarin?? ya udah biar..."
"Gak..gak.... ok..kakak bayar "
Akhirnya Zaky membayar semua belanjaan istrinya itu dan membawa belanjaan itu masuk kedalam mobil,
Sesampai di mobil akhirnya Zaky pun menjalankan mobilnya menuju perusahaan milik keluarganya,
"Ndu..kalau bisa besok jangan beli makanan instan kaya gini lagi ya??"
"Haahh..memang kenapa kak? Windu suka semua makanan ringan ini dan windu sangat menyukai wa krim kak"
"Iya kakak tahu Ndu..tapi semua makanan ringan ini gak baik untuk tubuh Ndu..banyak penyedap dan pengawet yang terkandung di dalamnya, apa lagi jajanan-jajanan di pinggir jalan yang siap saji dan junk food.. itu semua gak ada yang baik untuk tubuh....kalau es krim sih ..gak apa sesekali..tapi untuk yang lain..jangan lagi ya?"
"Ehem..." Windu pun menganggukkan lemah kepalanya tanda mengerti,
"Hmm.. padahal aku mau ikut karena ngebayangin bisa beli semua makanan yang aku suka nantinya, bakso..sate...fried chiken..kak Zaky beda banget dengan Beno, kalau Beno pasti deh suka ngasih gue cemilan yang gue suka, tapi kak Zaky .... dia beda banget.."
Setelah tersadar akan ingatan nya tentang Beno sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, Windu mulai mencoba menghapus pikirannya tentang sahabat terbaiknya itu,
"Kamu kenapa kok geleng-geleng gitu??"
"Gak..kak aku gak papa kok"
"Hmm...." Zaky langsung menggenggam tangan Windu dengan erat dan mencium tangan istri kecilnya dengan lembut,
__ADS_1
"Makasih ya sayang karena kamu udah mau dengarkan kata kakak!!"
Windu merasa tersanjung karena panggilan sayang yang selalu Zaky gunakan untuk memanggilnya,
"Iya kak ... pokoknya Windu akan berusaha buat cinta sama kakak dan dengarin kata-kata kakak"
Zaky pun kembali mencium tangan istri nya itu,
Sepanjang perjalanan Windu merasa sedikit sedih karena dia harus say goodbye dengan semua makanan yang ia sukai, setiap melihat gerobak bakso atau pun jajanan lainya di jalan dia hanya mampu melambaikan tangannya sambil memasang wajah kecewa,
Dan tak berapa lama akhirnya mobil yang Zaky kendarai telah sampai di parkiran kantor, di sana tampak beberapa orang satpam yang membantu membuka pintu mobil bos besar keduanya itu,
Sedang kan Windu langsung nyelonong dari dalam mobil sambil membawa belanjaannya,
kedua orang satpam itu merasa terkejut saat melihat seorang gadis berseragam SMA yang tiba-tiba keluar dari dalam mobil bos nya yang terkenal dingin dan arogan,
Dengan langkah yang elegan dan percaya diri, Zaky mulai berjalan menuju ruangannya yang berada di lantai 7 dan tampilan Zaky pada saat itu sangat bertolak belakang dengan Windu, gadis tomboy yang masih menggunakan seragam SMA nya itu,
Perbedaan itu tampak jelas mana kala Windu mulai berjalan sejajar dengan suami tampannya itu, semua mata karyawan Zaky yang berada di sana menatap Windu sinis, dan terlihat banyak cemoohan dari para karyawan yang seakan menanyakan "siapa sih low??"
Zaky yang terbiasa cuek dengan para karyawannya terus berjalan santai tanpa melihat ke arah karyawan nya yang saat ini sedang mengecilkan gadis SMA yang ada di sampingnya,
Windu yang merasa tak nyaman dengan pandangan jahat dari setiap karyawan langsung memelankan langkahnya dan berjalan tepat di belakang suaminya itu,
Hingga akhirnya mereka pun mulai masuk kedalam lift kantor yang di peruntukan khusus petinggi yang ada di perusahaan milik keluarga Zaky itu,
Bersambung....✍️✍️
__ADS_1