SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Kembali terulang


__ADS_3

"Buka pintunya kak! biarkan aku keluar dari sini! aku mohon kak!"


Windu terus memberontak dan memaksa untuk turun dari mobil yang sedang di kendarai Zaky, namun Zaky yang sedang dalam mode marah hanya mengacuhkan permintaan sang istri. Yang ia inginkan saat ini adalah memberi hukuman untuk istri cantiknya itu, selain itu iya juga akan mengurung sang istri di suatu tempat yang jauh agar Windu tak bisa pergi jauh lagi dari dirinya.


"Kak..biarkan aku pergi kak, " Windu akhirnya kembali memohon kepada suami dinginnya itu sembari menggoyang-goyangkan tubuh Zaky.


Hal itu membuat konsentrasi Zaky terganggu saat menyetir, akhirnya Zaky pun mulai memberhentikan mobilnya di pinggir jalan,


ia langsung melepas dasi yang ia gunakan dan langsung mengikat kedua tangan Windu yang sedari tadi tidak bisa diam, ia pun memasangkan sefety belt pada tubuh sang istri agar lebih tenang,


"Sakit kak! kenapa sih kakak kejam banget sama aku!" Air mata pun kembali mengalir di wajah Windu, ia pun mulai terisak saat Zaky tak kunjung membukakan ikatan pada tangannya yang sudah memerah.


"Maaf! tapi aku terpaksa melakukan ini kepada kamu Ndu! andai kamu tidak lari dari aku, mungkin aku tidak harus menjadi seperti ini!"


"Kak Zaky tu egois! Kakak tu beruang kutub yang kejam!"


"Aku memang orang yang dingin Ndu! itu semua karena masa lalu aku, yang membuat aku jadi pria yang anti wanita! tapi aku bukan beruang yang kejam!"


Seketika Windu yang sedang dalam amarah merasa tertegun saat Zaky mengucapakan sebuah kata yang ambigu menurutnya.


"Kalau bukan kejam ini apa namanya?"


"Kamu yang buat aku kejam Ndu! aku.......ak-u, mohon Ndu! beri aku kesempatan untuk menjadi seorang suami yang baik untuk kamu! saat ini aku mungkin tidak bisa menjadi seperti laki-laki yang ada di dalam angan-angan kamu! ta-pi aku akan belajar untuk lebih baik"


Windu kembali tercengang mendengar semua perkataan suami dinginnya itu, sesaat hatinya kembali luluh dengan perkataan semua ucapan Zaky.


Namun sekilas bayangan tadi saat di pesta kembali merasuki otaknya, ia kembali teringat Zaky yang bergandengan mesra dengan seorang wanita yang bisa ia pastikan bahwa gadis tadi adalah Airin sang mantan kekasih Zaky yang ia jemput beberapa bulan yang lalu.


"Bulshit!" Windu langsung memperlihatkan wajah ketidak percayaan terhadap perkataan Zaky, ia langsung membuang mukanya menghadap kaca.


"Kalau kamu tidak percaya akan aku buktikan! "


Zaky langsung mengarahkan mobilnya keluar dari dalam kota P menuju pinggiran kota.


Dalam perjalanan yang cukup panjang Windu akhirnya lelah setelah sekian lama memohon dan berdebat dengan Zaky tak membuahi hasil apa-apa, ia pun memilih untuk memejamkan matanya sejenak, ia berharap nanti setelah bangun ia kembali memiliki power untuk kembali melepaskan diri dari Zaky.

__ADS_1


Di tempat lain Luka yang tiba-tiba kehilangan jejak Windu saat di pesta beberapa kali mencoba untuk menelpon ke nomor Windu, namun handphonenya sama sekali tidak di angkat.


Ia pun mulai gelisah dan sangat mengkhawatirkan keadaan Windu yang tiba-tiba menghilang, dia sudah mencoba untuk mencari Windu di setiap sudut tempat di adakan nya pesta, namun hasilnya nihil, ia juga sudah mencari setiap toilet wanita yang ada untuk hotel itu, namun hasilnya tetap nihil.


Akhirnya pria malang itu pun kembali ke dalam mobilnya, setelah pamit dengan sang kakak sepupu dan keluarga lainnya Luka memutuskan untuk datang ke kos Windu, sembari mengecek keberadaan Windu di sana.


Saat sampai di dalam mobil, ia melihat tas Windu yang tadi sengaja Windu tinggalkan di dalam mobil,


"Pantes hp nya gak di angkat! tadi kan Windu ninggalin hp dan tas nya di mobil, jadi kemana Windu pergi!"


Luka pun mulai cemas dengan keadaan Windu saat ini. Akhirnya laki-laki berkaca mata itu pun memutuskan untuk langsung pergi ke kos-kosan Windu.


Di sebuah rumah di tengah kebun teh yang tidak terlalau luas saat ini Zaky dan Windu berada . Setalah menempuh jarak kurang lebih 2 jam lamanya, akhirnya Zaky berhasil membawa istri nya untuk keluar jauh dari kota. Ada rasa lega tersendiri di dalam hatinya setelah berhasil membawa Windu ke sini, yang pasti setelah ini iya yakin Windu tak akan pergi meninggalkan dirinya kembali.


Sebelumnya Zaky sudah memikirkan dari jauh-jauh hari untuk membawa Windu ke suatu tempat yang tenang dan jauh dari keramaian, sehingga ia dan Windu bisa hidup damai tanpa gangguan orang lain yang mengganggu.


Untuk itu iya sengaja membeli sebuah rumah sederhana yang di bangun di tengah perkebunan teh yang tidak begitu luas.


Zaky yang telah membaringkan Windu di atas kasur memilih untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu, sebelumnya untuk mengantisipasi agar Windu tidak bisa kabur ia telah menutup semua jendela dan pintu di rumah itu menggunakan sebuah gembok dan beberapa rantai besi yang kuat.


Tak berapa lama ia pun menyudahi kegiatan mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan menggunakan sebuah jubah mandi di tubuhnya.


Dan bertepatan dengan itu, Windu pun mulai terbangun dari tidur nyenyak nya, ia langsung terkejut saat melihat sekelilingnya, sebuah ruangan yang asing bagi dirinya.


Di sana ia dapat melihat Zaky yang tampak habis mandi sambil mengeringkan rambutnya yang basah.


"Kita ada di mana kak?"


"Kamu udah bangun! ini rumah kita, "


Dengan pembawaannya yang dingin Zaky berkata seperti hubungan mereka dalam keadaan baik-baik saja, dengan santai tanpa ada beban.


" Rumah kita? tidak kak, ini bukan rumah kita, tapi ini hanya rumah kak Zaky! antar aku pulang kak"


Windu kembali meminta Zaky untuk mengantarkan pulang kembali ke kota P, ia sama sekali tidak menyetujui perkataan Zaky yang di anggap mengada-ada.

__ADS_1


"Maaf, tapi mulai saat ini kita akan tinggal di sini sampai kamu janji tidak akan meninggalkan aku lagi! dan setelah ini aku mau kita untuk meresmikan pernikahan kita secara nwgara."


"Kamu gila kak! kenapa kamu tidak menikah dengan mantan kamu aja kak? bukanya kamu sudah jauh-jauh menjemputnya? bahkan tadi kalian terlihat serasi saat ada di pesta."


"Hehe..kamu cemburu dengan Air?"


"Aku tidak cemburu! sebaiknya kakak lepaskan saja aku.Sehingga kakak bisa kembali sama mantan kesayangan kakak."


"Aku memang menjemput Air, tapi itu karena aku merasa bersalah dan kasihan kepadanya, namun kami tidak memiliki hubungan apa-apa selain persahabatan!"


"Terserah! aku gak perduli, yang penting saat ini aku mau kakak lepasin aku!"


"Kalau kamu gak percaya besok kakak akan mengenalkan kamu kepada Air! tapi jangan berniat untuk pergi lagi dari aku!"


"Aku tetap mau pergi! kakak gak perlu kenalin aku sama selingkuhan kakak! kerena aku gak perduli."


"Apa jangan-jangan kamu seperti ini karena pria yang tadi bernyanyi untuk kamu?"


Windu yang melihat ketidak sukaan Zaky terhadap Luka akhirnya memilih untuk membohongi Zaky ia berharap setelah Zaky percaya bahwa ia sudah mencintai orang lain maka Zaky akan berhenti untuk berharap kepada dirinya.


"Bisa jadi! bukannya kakak juga sudah punya calon baru? jadi kita impas kan dan...."


Belum sempat Windu menyelesaikan ucapannya, Zaky yang sudah membuka baju handuk nya langsung berjalan menuju kasur di mana rindu berada, tanpa basa basi ia langsung menindih tubuh kecil istrinya itu, dan langsung merobek semua penghalang yang menempel di tubuh Windu,


"Tidak ada yang bisa memilikimu selain aku sayang,!!"


Zaky langsung menguasai tubuh sang istri yang sedari tadi kembali memberontak. Namun laki-laki yang sudah terbakar api cemburu itu pun tak bisa lagi di ajak kompromi,


"Kakkkk...jangan ..."


Windu terus memberontak dan memukul-mukul tubuh suaminya itu, namun Zaky yang sudah dikuasi amarah tidak dapat lagi mengontrol ide gilanya. Yang dia inginkan saat ini adalah segera memilik anak dari istri kecilnya itu agar Windu selamanya akan menjadi miliknya seutuhnya.


Ia pun terus memaksakan keinginannya kepada sang istri yang sudah tampak kewalahan dan mulai kehilangan tenaga hingga akhirnya Zaky mendapatkan kemenangan, ia pun berhasil menguasai tubuh sang istri, dan permainan demi permainan terjadi di kamar ukuran 5x5 itu.


Bersambung.....🤓🤓

__ADS_1


__ADS_2