SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Hari pertama di desa K


__ADS_3

Sepanjang perjalanan sambil melihat gawai di tangannya pria dingin itu hanya bisa tertawa. Dia begitu bahagia saat melihat moment - moment sang istri sewaktu SMA, yang tersimpan di instag milik Windu.


lelaki dingin itu seakan lupa jati dirinya yang sebenarnya, sejak kehadiran sang istri di dalam hidupnya perlahan sifat dingin serta penyakit yang selama ini ia derita seakan hilang walau tak sepenuhnya menghilang.


Pak Maman sang sopir yang telah mengabdi kepada keluarga Pratama selama 15 tahun pun merasa heran saat melihat sang majikan untuk pertama kalinya yang biasanya terlihat pendiam dan jutek. Hari ini memperlihatkan sisi yang berbeda, tampak senyum selalu mengambang di bibirnya.


***


Di sisi lain hari ini setelah kepergian suaminya, Windu pun bersiap untuk pergi ke kampus. Ia juga berencana akan kembali untuk tidur di kosnya yang sudah hampir 1 Minggu ia tinggalkan. Setelah berpamitan kepada papa Tama akhirnya Windu pun mengendarai mobil lamanya menuju kampus.


Hanya kendaraan roda empat kini lah yang di perbolehkan oleh Zaky untuk transportasi nya pulang dan pergi kampus. Sedangkan motor yang dulu pernah ia gunakan sudah beralih menjadi transportasi para art sang Tante untuk pergi ke pasar.


Dengan memakai sebuah dress berwarna navy dan sepasang sepatu snakers melengkapi penampilannya pagi hari ini.



I like your eyes you look away when you pretend not to care


I like the dimples on the corners of the smile that you wear


I like you more, the world may know but don't be scared


Coz I'm falling deeper, baby be prepare


Sambil menyetir sesekali Windu mengikuti setiap bait dan lirik lagu milik Ysabelle Cuevas.


sambil membayangkan wajah sang suami Yang tadi pagi sempat memanggilnya sayang, membuat rasa cinta nya terhadap Zaky, menjadi kian bertambah.


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever I know I can't quit you

__ADS_1


Coz baby you're the one, I don't know how


Love you til the last of snow disappears


Love you til a rainy day becomes clear


Never knew a love like this, now I can't let go


I'm in love with you, and now you know


Setelah sekian banyak cobaan yang menimpa dirinya kini Windu akhirnya tengah menikmati kebahagian yang ia rindukan selama ini. Setelah sekian lama ia merasakan pahitnya kehidupan menjadi seseorang istri yang tak di anggap hari ini Windu mendapatkan seluruh perhatian dari suami tercinta nya itu.


Tak berapa lama mobil yang Windu kendarai mulai memasuki gerbang Salah satu Univ terbaik di kota P, Windu pun mengendarai mobilnya menuju parkiran fakultas tempat ia menimba ilmu beberapa bulan terakhir ini.


Dan akhirnya dengan kemahiran yang ia miliki, mobil ukuran kecil itu telah terparkir sempurna di antara dua mobil yang telah terparkir sebelumnya.


Dengan membawa sebuah tas di pundaknya Windu pun berjalan menuju kelas nya yang akan dimulai 15 menit lagi.


Saat ia hampir di depan kelasnya tiba-tiba Luka datang menghampirinya dari belakang.


Luka langsung berjalan beriringan dengan gadis pujaan hatinya itu.


"Eh luka, tumben baru datang? biasanya udah di kelas"


"Hehe..iya soalnya aku bosan kalau nunggu jam masuk sendirian, abis nya kamu sekarang datang nya suka mepet jam masuk, jadi aku ikutan sama kamu, biar bisa jalan bareng masuknya"


"Ciyus loh?"


"Ya cius dong..masa bohong. --- btw besok fakultas kita mau melakukan bakti sosial yang di selenggarakan oleh BEM. Kamu ikut gak?"


"Baksos? di mana? "


"Di desa A, rencana nya BEM mau menyelenggarakan baksos berupa sunat massal, Penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan di akhiri malam ramah tamah yang di tutup dengan donor darah yang akan di bantu oleh pihak PMI. "

__ADS_1


"Hmmm..kaya nya menarik, jadi bisa tambah pengalaman baru nih, terjun langsung ke masyarakat. Memang berapa hari acaranya?"


"Dengar-dengar 1 mingguan Ndu, yang ikut cuma beberapa orang perwakilan tapi kalau kamu mau nanti aku bakal ajuin nama kamu."


Dengan sebuah senyuman yang merekah tampak Windu sangat tertarik dengan ajakan Luka. Karena itu hal itu merupakan pengalaman pertamanya baginya dapat terjun langsung ke masyarakat, dan di sini ia bisa belajar lebih banyak dari para senior nya yang sudah lebih banyak memiliki ilmu dalam bidang medis di bandingkan dirinya yang masih cetek.


"Wah benaran kamu bisa masukin nama aku?"


"Iya dong, aku kan bagian dari BEM, jadi aku bisa masukin nama kamu satu, lagian kamu kan termasuk mahasiswa berprestasi, jadi gak bakal susah buat masukin kamu jadi panitia."


Windu merasa senang atas ajakan sahabatnya itu, dan percakapan mereka pun berkahir saat telah sampai di depan kelas yang bertepatan dengan seorang dosen kardiovaskuler yang mengajar pada jam pertama juga baru saja memasuki kelas mereka.


Di sebuah Kabupaten yang cukup jauh dari kota, tepatnya di sebuah desa yang bernama desa K, Tampak kesibukan dan hiruk pikuk masyarakat yang berlalu lalang memenuhi jalanan di desa yang sudah cukup berkembang itu.


Beberapa mobil dan kendaraan bermotor berlalu lalang tanpa mengikuti rambu-rambu lalulintas.Terlihat beberapa pengendara jalan yang tanpa memakai pelindung di kepala mereka menyerobot lampu merah yang ada di jalan utama di desa itu.


Walau lalulintas nya yang masih tampak semeraut, namun tata desa di Kabupaten itu tampak terlihat rapi, dan bersih. Di setiap bangunan kantor pemerintahan atau pun gedung perkantoran swasta lainnya tampak berjejer rapi di sepanjang jalanan utama desa itu.


Karena letaknya yang lumayan jauh dari kota terdekat, membuat semua barang-barang yang di perjual belikan di desa ini memiliki harga yang tinggi di banding kan di kota, semua itu juga di dukung karena hampir semua


masyakarat yang tinggal di desa K memiliki penghasilan hampir di atas rata-rata setiap bulannya.


Hal itu di sebabkan kekayaan SDA yang di miliki desa ini membuat desa ini menjadi desa dengan pusat pertambangan minyak yang cukup bonafit. Dan hampir rata-rata penduduk yang tinggal di desa bekerja di sebuah perusaahan perminyakan terbesar di desa itu.


Dan itu pula yang membuat perusahaan milik keluarga Pratama yang bergerak dalam bidang


Industri membangun sebuah anak cabang perusahaan di desa yang sedang berkembang ini.


Namun karena nepotisme yang terjadi di perusahaan cabang itu. Membuat para pekerja di sana saling menutupi kebobrokan penguasa yang ada di perusahaan cabang itu. Sehingga setiap bulannya sering terjadi korupsi besar-besaran di perusahaan milik papa Tama itu.


Maka di sini Zaky di kirim sebagai seorang manager pemasaran di tugaskan untuk menuntaskan tindakan penyelewengan yang selama ini terjadi di perusahaan cabang itu. Dan yang membuat papa Tama yakin menunjuk Zaky terjun langsung, karena tidak semua rekan bisnis papa Tama kenal dengan putra sulungnya itu.


Dan esok hari akan menjadi hari-hari berat untuk Zaky, karena ia harus rela berjauhan dengan sang istri tercinta dan ia pun harus memutus tingkat nepotisme dan korupsi yang terjadi di perusahaanya.

__ADS_1


Bersambung.....🤗🤗


__ADS_2