SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Tak ada lagi keraguan


__ADS_3

Setelah setengah jam pingsan akhirnya Air mulai terbangun dari pingsannya.Tampak Windu dengan sabar memberikan aroma minyak kayu putih di sekitar hidung Air dan beberapa kali pula ia menggoyang-goyangkan Air tubuh sembari menepuk bagian pipi gadis cantik itu.


Saat tersadar Windu dan seorang pegawai wanita di restoran itu mencoba untuk mendudukkan tubuh Air agar bisa bernafas lebih lega.


Zaky yang tampak khawatir dengan keadaan Air hanya melihat dari jauh ia mencoba untuk menghindar dari kerumunan yang di dominasi oleh para wanita yang sedang berusaha memberikan pertolongan pertama kepada sang mantan kekasih.


Akhirnya sesuai keinginan Windu mereka pun membantu Air untuk kembali ke rumahnya, dan malam ini mereka harus membatalkan makan malam berdua karena hal yang tak terduga sebelumnya.


Air duduk di Bagian kursi belakang bersama Windu di sampingnya. Perasaan galau tengah menyelimuti hati Windu saat ini sebagai seorang istri sungguh hatinya merasa terganggu dengan kehadiran Air di antara dirinya dan Zaky, namun sebagai seorang calon dokter membuat ia tak bisa membiarkan Air terlantar di saat dalam keadaan lemah seperti ini.


Sepanjang perjalan tak ada suara yang tercipta di antara ketiga orang penumpang yang ada di dalam mobil itu. Mereka asik dengan pikiran mereka masing-masing.


Sedari tadi Air hanya terdiam namun air matanya tak dapat terbendung. Ia seakan paham akan situasinya saat ini, namun ia tak mampu mendengar Zaky mengucapkan perkataan yang pasti akan menyakiti hatinya.


Sejak ia mulai melihat kedatangan Zaky bersama Windu di restoran itu ia tahu bahwa Zaky bukan miliknya lagi.


Tanpa Zaky memberi tahu nya Air sudah paham akan situasi nya saat ini. Kenapa Zaky memblokir nomor kontaknya dan tidak bersedia lagi untuk bertemu dengan dirinya selama ini.


Hal ini juga di dukung sebuah fakta bahwa selama ia mengenal Zaky, Zaky tak pernah dekat dengan seorang wanita manapun terlebih jalan berdampingan sambil berpegangan tangan dengan mesra di depan umum seperti tadi.


Dengan penyakit yang Zaky miliki hal itu tak akan pernah terjadi. Tapi saat melihat Zaky makan malam bersama seorang wanita di sampingnya bisa ia pastikan bahwa wanita itu adalah orang yang penting untuk Zaky sekarang.

__ADS_1


Tapi hati Air seakan tak bisa menerima kenyataan pahit itu, maka ia mencoba untuk melawan takdirnya dengan memberanikan diri hadir di antar Zaky dan sang wanita yang berhasil merebut sang mantan yang masih ia cintai.


Tapi ternyata ia tak sanggup untuk mengetahui fakta yang sebenarnya keluar dari mulut Zaky maka Air pun tak sadarkan diri saat Zaky berusaha untuk mengatakan kenyataannya saat ini.


Dan sampai saat di mobil pun Air lebih memilih diam, karena ia tidak ingin Zaky kembali menjelaskan siapa wanita yang tengah di sampingnya saat ini.


Tak berapa lama mobil yang Zaky kendarai mulai memasuki gerbang perumahan elit milik Air. Dan kurang lebih 10 menit akhirnya mobil Zaky telah sampai tepat di depan rumah Air.


"Tak perlu mengantar! pulang lah!"


Dengan penuh kekecewaan Air berusaha untuk turun dari mobil pria yang ia cintai itu.


Zaky yang mendengar permintaan Air hanya terdiam di kursinya, ia yakin bahwa Air sudah tahu faktanya tanpa ia jelaskan sebelumnya.


Zaky pun kembali keluar dari dalam mobilnya, dan berdiri tepat di samping mobil.


"Maaf----maaf kan aku Air"


Dengan suara yang lantang Zaky beberapa kali mengucapkan kata maaf kepada mantan kekasihnya itu. Tapi sama sekali Air tak memberi respon untuk permintaan maaf yang Zaky ucapakan. Ia hanya tetap berjalan ke depan, dan tak menoleh sedikit pun ke belakang.


Setelah melihat Air telah masuk ke dalam rumahnya. Zaky pun kembali masuk ke dalam mobil dan segera pergi dari kediaman Air.

__ADS_1


Tiba-tiba di tengah jalan Zaky langsung menghentikan mobilnya kembali dan meminta Windu untuk pindah duduk di sampingnya.


Dengan perasaan yang masih tidak karuan windu akhirnya menuruti perkataan suaminya itu.


Setelah ia berpindah tempat duduk Zaky langsung menyambutnya dengan sebuah genggenggaman tangan yang erat, beberapa kali suami dinginnya itu mencium jari-jemari Windu yang saat ini berada di genggamannya.


"Apa kakak mencintai aku?"


"Tentu" Zaky pun mengangguk kan kepalnya dengan penuh keyakinan.


"Apa kakak sedih saat ini?"


"Ehem....sedikit"


"Apa masih ada Air di dalam hati kakak?"


Zaky langsung menggelengkan kepalanya dengan yakin "Tidak".


Sekilas terbit sebuah senyuman dari bibir Windu.


Malam yang menyedihkan buat sang Air namun malam ini pun menjadi malam yang membahagiakan untuk sang Windu, akhirnya malam ini tak ada lagi keraguan bagi nya untuk mencintai suami tercintanya.

__ADS_1


Bersambung...✍️✍️


__ADS_2