
Tak terasa seminggu berlalu hari ini sesuai rencana, Zaky besok pagi Zaky akan segera berangkat ke kabupaten K di mana tempat ia di mutasi oleh sang papa. Dengan sabar dan telaten Windu mulai mengepak semua baju-baju dan perlengkapan Zaky lainnya yang nanti akan ia butuhkan di sana.
"Kakak gak bisa pulang lebih awal ? apa memang harus 3 bulan kakak di sana?"
Windu mengeluarkan semua unek-uneknya sebelum kepergian Zaky ke Kabupaten K.
"Kakak usahain pulang lebih awal. Tapi kalau target nya belum mencapai ya paling lama 3 bulan kakak baru bisa pulang."
Windu yang baru beberapa hari merasakan kehidupan rumah tangga yang sebenarnya bersama Zaky merasakan kesedihan luar biasa, di saat sang suami harus meninggalkan dirinya lebih dari seminggu.
"Aku yakin kak Zaky pasti bisa menyelesaikan segala urusan di sana dengan cepat."
"Heem..maksih sayang.."
"What...ulang dong kak? "
*
*
"Kak Zak! ulang dong"
Beberapa kali Windu meminta suami dinginnya itu untuk mengulang kata terakhir yang tadi ia ucapkan, namun sama sekali tak ada jawaban.
Zaky kembali ke mode diam, ia sama sekali tidak menanggapi permintaan sang istri.
"Huft...di cueki lagi!"
"Udah ayo cepat beres-beres nya terus ganti baju. Malam ini kakak mau ajak kamu makan malam di luar."
__ADS_1
"Yeeeaaa--benaran ya kak?"
Zaky Kembali tidak menjawab pertanyaan istri nya itu.
"Ih kamu menyebalkan deh kak! besok kalau kamu minta jatah--- aku bakalan diam! awas aja entar!"
Sambil memasang wajah cemberut Windu akhirnya telah menyelesaikan perbekalan yang akan di bawa Zaky esok pagi.
***
Sesuai ajakan Zaky malam ini akhirnya Windu dan Zaky sedang dalam perjalanan menuju sebuah restoran favorit Zaky. Sebuah restoran yang menyajikan segala macam makanan lokal dari negara I.
Memang dari kecil Zaky sangat menyukai semua makanan yang berbau lokal, mulai dari ikan panggang, semur ayam, sayur asem, lalapan hingga sambal terasi adalah menu makanan favoritnya.
Hal ini sungguh berbanding terbalik dengan makanan kesukaan sang istri yang lebih menyukai junk food dan teman-temannya.
Di sana Windu mulai melihat-lihat menu makanan yang nantinya akan ia pesan, hingga pilihan nya jatuh kepada spicy beef steak.
Sedangkan Zaky lebih memilih ke makanan lokal kesukaannya, yaitu semur ayam dengan sayur cah kangkung plus tahu tempe bacem.
Windu yang kaget akan makanan yang di pesan sang suami hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Kakak kok gak milih makanan yang beda? bukannya makanan yang kakak pesan hampir setiap hari di masak di rumah! kaya aku dong milih nya beef steak karena di rumah kan gak pernah di masak."
"Itu karena dari dulu Zaky gak menyukai makanan junk food dan makanan yang terlalu berlemak."
Tanpa di sangka, saat tengah asik mengobrol dengan Zaky, di tengah obrolan mereka tiba-tiba tampak seorang wanita cantik berkulit putih bersih bak seorang artis, telah berdiri tepat di samping meja Zaky.
"Air?"
__ADS_1
Windu yang tengah menengguk segelas air putih langsung tersedak saat Zaky menyebutkan nama sang mantan di antara mereka.
"Halo Zak! kenapa kamu blokir nomor aku? terus setiap aku datangi kantor kamu, kamu selalu gak bisa ditemui! terus saat aku datangi rumah kamu, kenapa rumah kamu selalu di kunci!"
Seketika mata air terlihat berkaca-kaca, tampak kesedihan yang mendalam di dalam mata nya.
"Maaf! aku salah"
"Maaf? kamu cuma bilang maaf! kamu jemput aku ke kota M karena ingin memperbaiki hubungan kita tapi sekarang apa Zak?"
Airin tak dapat lagi menahan tangisnya akhirnya air mata nya jatuh membasahi pipinya.
Windu yang tak mengetahui apa-apa hanya dapat melihat dan mendengarkan semua percakapan antara Air dan suaminya. Namun seketika hati nya terasa sakit saat melihat Zaky yang tampak terpukul dengan keadaan mantan kekasihnya saat ini.
"Kenapa dia harus datang di saat yang tidak tepat! Hati aku saat ini sakit kak melihat kamu begitu mengkhawatirkannya.!"
Windu yang semakin terpuruk terus mencoba tetap tenang di antara Zaky dan Air.
"Air, aku sadar aku salah, tapi bukannya kamu bilang saat ini hubungan kita hanya teman. Jadi sampai kapan pun kita akan tetap berteman tapi ada sesuatu yang harus aku lurus kan saat ini."
"Apa? Apa yang mau kamu luruskan Zaky! kamu tahu aku kembali ke sini karena kamu! dan saat ini setelah kamu bosan kamu campakkan aku gitu aja!"
"Bukan Air, tapi ada satu hal yang harus kamu tahu saat ini. Kamu harus tahu alasan aku menjauh dari kamu. Sungguh aku mau kita bisa terus bersahabat tapi----"
Di tengah pertengkaran Zaky dan Air tiba-tiba gadis cantik itu jatuh pingsan, sehingga membuat Zaky dan orang yang di sekitar mereka berusaha membopong tubuh sang mantan kekasih Zaky tersebut menuju sebuah sofa yang ada di restoran itu.
"Kenapa takdir tak berpihak kepadaku kak!"
Bersambung....🤝🤝
__ADS_1