SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
First kiss


__ADS_3

Dengan menggunakan kaos oblong yang kebesaran dan celana jeans ketat di atas lutut, Windu mulai melangkahkan kakinya menuju rumah Zaky yang sekarang telah menjadi suaminya,


Hingga tak berapa lama ia pun telah berdiri tepat di depan pintu rumah sang suami,


dengan penuh keraguan akhirnya ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah Zaky,


"Tok..tok..tok.."


"Tok..tok..tok.."


Tak berapa lama pintu itupun terbuka, dan di balik pintu itu tampak seorang pria tinggi dan tegap sedang melihat tajam ke arah dirinya, pria itu tak lain dan tak bukan adalah Zaky sang suami,


Sama seperti yang di alami Windu, saat berada di meja makan Zaky juga mendapatkan tataran panjang x lebar dari sang papa,


Hingga sang papa pun menyuruhnya untuk menjemput Windu ke rumah sang Tante, namun sebelum ia keluar dari pintu ternyata orang yang ingin dia jemput telah berada tepat di depan pintu rumahnya,


"Dari mana aja kamu?? "


Dengan tatapan matanya yang tajam dan penuh amarah, Zaky langsung memberondong pertanyaan kepada wanita yang ada di hadapannya saat ini,


" Kenapa diam!!! gara-gara kamu papa sampai marah sama aku, bahkan menyalahkan aku atas kepergian kamu!!"


Sambil memilin-milin ujung bajunya Windu masih setia dengan diamnya,


"Kamu gak punya telinga?? jawab pertanyaan aku kenapa kamu baru pulang??"


"Hmmm..anu kak..anu ...Windu kangen sama Tante, jadi pas pulang sekolah langsung pulang ke rumah Tante, "


"Asal kamu tahu, sebenarnya aku gak perduli kamu mau kemana dan ada di mana, itu semua urusan kamu !! tapi aku seperti ini semua aku lakukan karena papa,.. jadi aku minta sama kamu!! mulai hari ini, kalau kamu mau pergi harus izin aku dulu!! setidaknya saat papa tanya ke aku ..aku bisa jawab...kamu dengarkan??"


Dengan tatapan malas Windu mencoba mendengar semua perkataan suaminya itu, ia berpikir setidaknya dia akan malam ini, karena sama sekali Zaky tidak mengungkit tentang permasalahan mereka tadi pagi


"Iya kak, aku dengar kok!! besok aku pasti bilang deh ke papa kalau aku mau pergi kemanapun,"


"Kenapa ke papa??"


"Lah... tadi kan kakak sendiri yang bilang kalau gak perduli aku di mana, sedang apa dan dengan siapa!! jadi karena papa yang worry tentang aku, jadi ya aku izinnya ke papa donk??"


Seketika Zaky langsung menjitak sedikit pelan dahi sang istri,

__ADS_1


"aduhhh...kakak apaan sih??"


"Eh.. cewe jadi-jadian memang yang suami kamu itu siapa??"


"Suami aku tuh kak Zaky..Tapi!! kakak kok ngatain aku lagi sih!!


Windu kembali menyentuh kedua bohlam size jumbo yang bergantung di depannya,


"Ini asli tahu kak, aku tu bukan cewe jadi-jadian!! tapi cewe tulen," ia pun langsung mengangkat kepalanya ka atas dan memperlihatkan leher jenjangnya kepada sang suami," Nih lihat, aku tu juga gak punya jakun kaya kakak!! udah lihat kan kak, kalau aku tuh cewe benaran!!"


Seketika Zaky merasa terkejut atas tindakan yang di lakukan sang istri, sambil menelan ludahnya ia mencoba untuk menetralisir perasaannya saat itu,


" Ternyata kamu tu gak punya malu ya!! ngapain kamu pegang-pegang itu, memang kamu sering ya nunjukin itu sama teman laki-laki kamu??"


"Nunjukin apa sih kak??"


Melihat jawaban polos dari Windu seketika membuat amarah Zaky semakin menjadi-jadi,


Akhirnya entah mendapat keberanian dari mana, dengan gerakan cepat Zaky langsung menyentuh kedua bohlam milik sang istri,


"AAAAAAAAAA"


"Ih..kakak apaan sih pegang-pegang," Windu langsung menutup kedua belah da-danya yang baru saja di pegang oleh suaminya itu,


Sedang kan Zaky langsung menahan rasa sakit pada bagian pipinya yang membiru akibat tonjokan yang dilakuakn oleh Windu,


"Kamu apa-apaan tonjok aku kaya gitu !! kamu itu istri aku, jadi kalau aku melakukan itu sama kamu itu wajar, Bahkan aku berhak melakukan lebih dari itu sama kamu!!"


Zaky menekan kan kembali ucapan nya kepada Windu. Amarahnya saat ini sudah Sampai ke ubun-ubun, karena ia merasa Windu tak menghargainya sebagai seorang suami,


Dengan langkah lebar ia pun meninggalkan Windu di depan pintu,


"Huft..salah lagi!! tapi dia itu kurang ajar banget pegang-pegang Da-da gue!! emang gue cewe apaan?? "


Dari depan jendela rumahnya, Tante Via menyaksikan semua tindakan yang di lakukan Windu kepada Zaky suaminya, Dengan tergesa-gesa ia langsung mendatangi sang ponakan yang masih berdiri depan pintu rumah suaminya,


Dengan tenang tante Via langsung menegur tindakan yang di lakukan ponakannya itu, ia pun kembali menjelaskan apa yang harus dan tidak harus Windu lakukan kepada seorang suami, walau ia tahu tindakan yang Zaky lakukan terlihat terburu-buru,


Namun Windu harusnya dapat menerima tindakan suaminya itu, atau setidaknya menegur dengan baik-baik, toh mereka dinikahkan juga karena mereka sudah melakukan tindakan yang lebih jauh dari itu,

__ADS_1


Dan malam itu Tante Via kembali memberikan beberapa wejangan agar Windu bisa menjadi seorang istri yang Soleha, dengan menuruti semua keinginan suami, mendengarkan perkataanya, patuh dan selalu izin kalau keluaar rumah, semua perkataan itu seakan terekam jelas di kepalanya,


Windu yang tak pernah mendapatkan contoh nyata tentang hidup berumah tangga sebelumnya, akhirnya ingin mencoba untuk manjadi istri Soleha seperti yang Tante Via katakan,


Setelah kepulangan Tante Via, Windu pun mulai masuk kedalam rumah Zaky kembali, tak lupa ia langsung mengunci kembali pintunya, dengan langkah pasti ia berniat ingin meminta maaf kepada suami kejamnya itu,


Pertama yang Windu lakukan adalah pergi ke dapur dan mengambil es batu di dalam kulkas, dan sebuah kasa dari dalam kotak P3K yang ada di sana, lalu meletakkannya, di dalam sebuah mangkok


Ia melewati ruang demi ruangan di rumah itu yang sudah terlihat sepi, sesaat ia mulai menaiki anak tangga yang menuju ke lantai dua rumah itu,


"Tok...Tok... kak??"


"Tok..tok..kak...?"


Karena tak mendengarkan jawaban dari Zaky, dengan memberanikan dirinya akhirnya Windu langsung membuka ganggang pintu kamar Zaky, dan di sana ia dapat melihat suaminya yang sedang tertidur sambil memeluk sebuah guling,


Tak berapa lama, Windu langsung naik ke atas kasur, dan duduk tepat di samping suaminya itu, dengan perlahan ia mulai meletakan es batu ke dalam perban dan melilitnya beberapa kali, dengan perlahan ia mulai menempelkan pelan-pelan es batu itu di wajah Zaky yang masih terlihat sedikit membiru,


Zaky yang masih belum benar-benar tertidur dapat merasakan sentuhan-sentuhan yang Windu lakukan pada pipinya, entah mengapa dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam Zaky sangat merasa senang melihat tindakan istrinya itu, sehingga ia membiarkan Windu untuk merawatnya malam ini,


Hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul 22:00 malam, Windu yang sudah merasa mengantuk langsung menghentikan aksinya,


Dia pun mulai meletakan mangkok es itu di atas nakas di samping kasur Zaky, tanpa basa basi ia langsung membaringkan tubuhnya yang sudah lelah tepat di samping Zaky, hingga tak berapa lama, ia mulai terlelap dalam tidur nya,


Tiba-tiba Zaky yang sudah tertidur lelap, terbangun kembali dari tidurnya saat tidak merasakan sentuhan tangan Windu di wajahnya,


"Hmmm...ternyata dia sudah tidur,... besar juga nyali nya berani tidur di kasur ini!!"


tak lama Zaky pun mulai intens memperhatikan wajah istrinya itu, dan tatapan itu langsung berhenti di bibir merah alami milik sang istri,


"***-xy"


Dengan perlahan Zaky langsung mendekat kan bibirnya tepat di depan bibir sang istri, dan tak lama bibir kedua pasangan halal tesebut telah menyatu,


Zaky sangat menikmati tindakannya malam ini, seakan ia tidak ingin berhenti mengecap manisnya buah delima di depan mata,


Sedangkan Windu tetap terlelap dalam tidur nyenyaknya, dia tidak menyadari bahwa malam ini ia kehilangan moment first kiss di dalam hidupnya,


"Bersambung.....🤫🤫

__ADS_1


__ADS_2