SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Hal tak terduga untuk Zaky


__ADS_3

Saat pagi menjelang matahari seakan sembunyi di pagi yang dingin ini, terdengar suara nyanyian rintik hujan yang jatuh membasahi bumi, membuat seorang anak manusia masih betah dalam tidur panjangnya, ia lah Windu.


Akibat semalaman ia harus menghabiskan banyak waktu untuk bercerita kepada Zaky, akhirnya pagi ini Windu masih terbaring di atas kasur empuk nya di tambah dengan suasana hujan membuat ia semakin nyaman berada di atas kasur single size miliknya.


Saat jam weker yang berbentuk hati itu kembali berbunyi untuk yang ke lima kalinya, Baru lah mata sang gadis mulai mengerjab mencoba untuk membuka matanya seutuhnya. Ia langsung mengambil jam weker yang masih berbunyi yang terletak di atas meja kamar di samping kasurnya, betapa kagetnya Windu saat melihat jarum jam telah menunjuk pukul 08:00 pagi.


Dengan langkah terseok dan nafas yang mulai ter engah gadis kecil itu langsung masuk e


ke dalam kamar mandi. Terdengar shower yang telah menyala, dan hanya dalam waktu 5 menit Windu pun telah selesai dengan mandi super kilatnya, tak lupa sebuah handuk pun telah melingkar di tubuh sintal nya.


Tanpa make up tebal dan hanya sebuah liptint warna nude ia pun telah siap menyambut hari nya pagi ini. Tak lupa 3 semprotan parfum aroma Bvlgari Omnia Crystalline dipilih untuk melengkapi tampilannya.



Dalam balutan sebuah dress berwarna hitam yang dipadu dengan dalaman berwarna putih yang match dengan sepasang snekers yang ia pakai Windu langsung mengambil tas dan kunci mobil miliknya, dengan langkah setengah berlari Windu mulai melangkahkan kakinya menuruni anak tangga menuju halaman kos tempat di mana mobilnya terparkir.


Sambil menutup kepala dengan kedua belah tangannya Windu mulai membuka kunci mobilnya dan dengan cepat duduk di kursi kemudi. Sesaat ia mulai mengeringkan tetesan air yang sedikit membasahi dahi dak kedua tangannya.


Dan saat ia melihat jarum jam hampir mendekati pukul 09:00 Windu pun mulai menghidupkan mesin mobil nya dan mengarah menuju kampus tercintanya.


"Aduh---pakai telat bangun lagi, mana yang masuk dosen killer lagi"


Dan dengan kecepatan tinggi mobil dengan design sporty itu mulai meninggalkan halaman kos-kosan.


Pagi ini adalah pagi yang sedikit menantang untuk Zaky, karena hari ini untuk pertama kalinya ia akan akan turun langsung. Sebagai seorang manager pemasaran membuat ia harus mengetahui bagaimana latar belakang penjualan selama ini. Karena hasil produksi di sini memiliki nilai yang sama dengan hasil produksi di perusaahan pusat atau pun 2 perusahan cabang lainnya.


Namun pendapatan yang di hasilkan oleh perusahaan di sini berada di rata-rata bahkan lebih sering kurang dari yang seharusnya. Sehingga membuat perusahaan mereka di sini hampir collapse.

__ADS_1


Dengan mobil yang ia bawa dari kota bersama sang sopir Zaky mencoba untuk terjun langsung ke lapangan. Sebuah swalayan yang cukup besar di kabupaten itu menjadi tujuan awal yang akan Zaky kunjungi pagi ini.


Sebelum turun dan melihat bagaimana promosi produk-produk mereka di sana, Zaky pun mulai membekali dirinya dengan sebuah pil penenang.


Barulah kakinya mulai melangkah keluar menuju swalayan yang hampir mirip mall dengan jumlah 4 lantai di desa berkembang itu.


Wajahnya nan rupawan dengan kaca mata hitam dan kemeja berwarna navy serta sebuah jeans hitam yang melengkapi tampilannya pagi ini membuat mata setiap kaum hawa tak lepas untuk menatap ketampanananya,


Ada yang secara langsung menatap wajah pria bak foto model luar itu, Bahkan ada yang mencuri-curi pandang ke arah nya. Dengan wajah dan postur yang hampir mirip dengan artis Holywood membuat ia sedikit menonjol dari yang para pria yang lainnya yang berada di sana.


Namun saat kaca mata hitam itu terlepas tak ada seorang pun yang berani mantap nya lama, karena aura dingin yang seketika langsung memancar dari dalam tatapannya kepada setiap orang yang berada di dekatnya.


Tanpa basa basi pria kulkas itu pun langsung menuju ke sebuah tempat yang menjejerkan mulai dari Snack hingga barang-barang electronik.


Saat tengah melihat beberapa produk yang berasal dari perusahaan nya Zaky melihat beberapa pengunjung mengambil beberapa barang yang di produksi oleh perusahaannya. Di sana ia dapat melihat langsung cukup Banyak peminat yang mengkonsumsi hasil produksi dari perusahaanya di swalayan terbesar di sini.


Saat Zaky mulai untuk melihat lebih dekat pada jajaran barang-barang dari perusahaannya barulah wanita yang memiliki body goal dengan dandanan sedikit menor itu mulai berdiri dan mendatangi nya.


"Selamat siang tuan, apa ada yang bisa saya bantu? perkenalkan nama saya Niken, nama tuan siapa ? boleh kan kita kenalan?"


Zaky merasa kaget saat mengetahui sang pegawai yang mendatanginya saat ini bukan hendak melayani nya sebagai seorang SPG namun wanita yang terlihat genit ini malah berniat ingin berkenalan dengan dirinya.


Sang sopir yang sedari tadi di minta untuk menemani nya pun merasa kaget atas keberanian yang di miliki wanita yang sedang berdiri di depannya saat ini.


"Ehem...saya ingin mencari cemilan yang cocok untuk saya, apa anda bisa membantu?"


Tanpa menanggapi ajakan bereknalan dari sang pegawai Zaky langsung menguji keahlian pegawainya dalam pengetahuan tentang produk dari perusahaan mereka.

__ADS_1


"Owh, tuan mau yang memuaskan atau yang mengenyangkan atas dan bawah?"


Sang pegawai genit yang terlihat memiliki side job itu kembali memberikan rayuan mautnya kepada Zaky,


Zaky yang sudah mulai di ambang kemarahan langsung memperlihatkan sisi arogannya. Tanpa basa basi ia langsung melihat nama yang tertulis di tanda pengenal yang terpasang di leher sang pegawai. Sebelum amarahnya membuncah, Zaky memilih untuk pergi dari tempat itu dan ia berencana langsung akan memproses pegawainya itu melalui HRD.


Namun saat ia berbalik untuk meninggalkan tempat itu.Tiba-tiba pegawai genit itu langsung menarik tangan Zaky sembari menggelitik lembut tangannya.


Zaky yang terkejut langsung melayangkan tangannya ke udara hingga membuat pegangan itu terlepas.


"Bre***k. saya sudah menahan diri sejak tadi, tapi kamu malah melonjak. Bukan nya bekerja kamu malah bersikap kurang ajar terhadap pelanggan. Hari ini, hari terakhir kamu bekerja di sini! silakan angkat kaki dari sini!"


Sang pegawai pun merasa kaget saat Zaky mengucapakan sebuah kata keramat untuk dirinya, timbul banyak pertanyaan tentang siapa yang sedang berdiri di hadapannya saat ini.


Setelah melihat beberapa keributan yang di timbulkan oleh amarah Zaky, akhirnya seorang manager swalayan itu pun mendatangi tempat keributan.


Dan di sana barulah sang pegawai tahu siapa Zaky, setelah manager swalayan yang telah berkenalan dengan Zaky sebelumnya menjelaskan tentang kehadiran di sana.


Sang pegawai wanita itu pun langsung memohon untuk di maafkan namun Zaky yang telah murka saat tangannya di sentuh langsung memilih pergi tanpa sepatah katapun.


Di sebuah kampus yang lumayan jauh dari keramaian kota tampak Windu yang di temani Luka sedang mengikuti acara menjelang baksos yang akan di selenggarakan oleh BEM seminggu kedepan.


Dengan semangat yang membara Windu sudah merasa tidak sabar untuk mengikuti bakti sosial itu. Bahkan ia juga telah menyisihkan sedikit uang dari tabungannya untuk keberlangsungan acara baksos tersebut.


Rencananya nanti malam ia akan menghubungi Zaky untuk meminta izin mengikuti acara tersebut.


Bersambung....🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2