SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Mulai bucin


__ADS_3

Setelah seharian mengikuti Zaky bekerja di perusahaan akhirnya sesampai di rumah Windu langsung membersihkan tubuhnya yang sudah terasa lengket, butuh waktu setengah jam untuknya merilekskan kembali tubuhnya nya yang lumayan lelah,


Setelah menyelesaikan semua ritual mandinya iapun akhirnya memaki handuk yang ia bawa dari luar serta melilitkannya di tubuhnya yang sintal dan langsung melangkahkan kakinya keluar kamar mandi, Windu akhirnya duduk di depan meja rias sambil mengeringkan rambutnya yang masih basah,


Tat kala sedang sibuk dengan rutinitasnya Zaky yang baru saja masuk kedalam kamarnya langsung menelan ludahnya ketika melihat Windu yang sedang berpenampilan se-xy di depan matanya,


tanpa basa basi laki-laki tampan itu langsung mendekat ke arah sang istri dan memeluk tubuhnya dari belakang..


"Ih...kak Zaky bikin kaget aj deh!!".


Zaky masih terus menciumi tubuh sang istri yang beraroma sabun, tak hentinya ia mulai memberi tanda di pundak sang istri,


"Kak... lepasin dong...Windu mau ngeringin rambut dulu kak,"


Zaky yang sudah di mabuk kepayang sama sekali tidak menjawab perkataan sang istri, ia malah lebih ektrsim memberikan sentuhan di tubuh mungil istrinya itu,


Dan tanpa menunggu waktu yang lama akhirnya Zaky pun menggendong tubuh sang istri pindah di sebuah sofa yang ada di kamar itu,


"Yang..kaya nya kalau kita ngelakuin nya di sini lebih enak deh yang!!"


Zaky pun kembali melancarkan aksinya dengan menciumi wajah Windu yang masih beraroma sabun yang baru ia pakai,


"Kak Zaky..Windu capek kak...bosan tahu nungguin kakak meeting sama papa lama banget..tadi.."

__ADS_1


"Sayang ini kakak mau ngilangin rasa capek kamu..kakak yakin habis ini kamu bisa jadi


rileks dan lebih semangat untuk hari esok.."


"Ih..mana ada..pasti deh kakak ngibuli Windu aja kan..yang ada Windu jadi tambah capek kak.."


"Enggak yang..kamu nikmatin aja ya.."


Setelahnya Windu yang sudah tersentuh rayuan maut hanya mampu pasrah, mau menolak namun tubuhnya tak dapat berbohong,


dengan senyum smirknya Zaky mulai menyentuh setiap tubuh sang istri yang sangat ideal di depan matanya,


Windu yang berpenampilan tomboy memiliki tubuh bak model, walau tingginya hanya di angka 168 namun bentuk tubuhnya yang putih dan mulus tanpa lecet tetap sempurna di mata Zaky, dengan semua ukuran nya pas.


Hingga jam menunjukan pukul 23:00 malam, Windu yang sudah merasakan sangat lapar pada perutnya meminta Zaky untuk menyudahi kegiatannya, dan malam itu mereka lanjutkan dengan makan malam menjelang pergantian hari,


Setelah menghabiskan makannya Windu langsung meminum pil KB yang tadi pagi mereka beli,


"Ndu..besok kamu bisa tinggal di rumah Tante Via dulu??"


"Lho...memang ada apa kak?? apa kak Zaky mau pulang ke rumah papa??"


"Bukan...bukan itu Ndu!! lusa kakak harus berangkat ke Kota M untuk mengurus kerja sama dengan perusahaan yang tadi pagi kami temui"

__ADS_1


"Hmm...kok mendadak kakak??"


"Heheh...kenapa?? kamu kesepian ya??"


"Ih..kakak, Windu serius..kenapa kakak baru bilang sekarang??"


"Sayang tadi kaya nya gak pas kalau di mobil kakak ceritanya, lagian kakak pergi cuma 1 Minggu, gak lama...kakak gak bisa kalau ninggalin kamu sendirian di sini, makanya kakak akan mengantarkan kamu lusa ke rumah Tante Via, nanti kalau kakak udah pulang, kakak akan langsung jemput kamu dan kita bisa tinggal di sini lagi berdua,"


Sambil merengut Windu tidak menjawab perkataan suaminya itu, ia sadar bahwa saat ini mau tidak mau ia harus rela di tinggal sebentar oleh sang suami namun hati kecilnya seolah menolak kepergian Zaky, ia sudah merasa terbiasa hidup bersama suaminya itu di tambah Hampir 2 bulan ini mereka selalu melalui hari demi hari berdua, tanpa Windu sadari bunga-bunga cinta telah tumbuh di dalam hatinya,


"Yang..jangan cemberut dong?? bisa kan besok kakak berangkat ke malang?? ini juga buat ngumpulin duit untuk keluarga kecil kita kelak.."


"Ihh....kakak..kenapa sih harus pakai keluar kota segala, memang gak bisa ya di sini aja ngurus kerjaannya,??"


"Ya gak bisa yang...karena kerjasamanya dilakukan untuk perusahaan cabang yang ada di kota M, jadi ya mau gak mau kakak yang harus ke sana, gak mungkin papa juga kan yang kesana yang...kasihan papa udah tua, memang kamu gak kasihan sama papa??"


"Ya kasihan lah kak!! kalau enggak aku ikut aja gimana??"


"Heheh...kalau kamu libur sekolah pasti kakak akan bawa kamu kemana pun..tapi kamu besok sekolahkan ..ingat udah kelas 12 gak boleh sering bolos lho!!"


"Hmmm...ya udah deh..tapi janji ya kalau aku libur sekolah kita pergi jalan-jalan??"


"Siap tuan putri" Zaky langsung memeluk tubuh mungil istrinya itu, dan menggendongnya masuk ke dalam kamar mereka,

__ADS_1


Bersambung....🧸🧸


__ADS_2