
Windu hanya dapat terdiam sepanjang perjalan menuju kampus, hati nya yang selama ini sudah terlalu sakit membuat ia tak bisa lagi menangis untuk Zaky,
"Lo baik-baik aja kan Ndu?? apa kita mampir ke RS dulu untuk memeriksa Lo?"
Tampak wajah kekhawatiran dari Beno sang sahabat, ia tidak menyangka sang kakak telah kembali dari kota M dan langsung menemui Windu,
"Aku gak papa Ben, dia gak nyakiti fisik aku Ben, tapi ....!!!"
"Tapi apa Ndu??"
Beno langsung menggenggam erat tangan sang sahabat guna memberikan kekuatan untuk sahabatnya itu,
"Hati aku yang udah terlalu sakit Ben..kenapa kak Zaky selalu membuat aku sakit Ben!!! apa sebenarnya kesalahan aku Ben!!"
"Lo gak salah Ndu!! gue yang udah salah sama elo, gue yang udah membuat Lo terikat dengan kakak bre***k itu, andai dari awal...."
"Enough Ben!! nasi udah jadi bubur, mau gimana pun yang jelas sekarang aku udah jadi istrinya dia, sekarang yang aku harus lakuin adalah bagaimana harus lepas dari kak Zaky"
Seketika Beno merasa terkejut dengan jawaban sahabatnya itu, ia tak menyangka akhirnya Windu ingin lepas dari sang kakak,
"Elo yakin Ndu?? apa Lo udah gak mencintai kak Zaky??"
"Hmm..cinta? hehehe, aku udah terlalu sakit karena mencintai kak Zaky Ben!!.. saat ini aku hanya ingin fokus untuk kuliah, dan menjadi dokter seperti keinginan alm.ayah dan bunda aku"
"Gue akan selalu dukung Lo Ndu, apa pun pilihan yang Lo buat, gue akan selalu ada di pihak Lo"
"Thanks ya Ben, untuk support Lo selama ini untuk gue"
Beno langsung menganggukan kepalanya dan mulai melepaskan genggaman tangannya kepada Windu,
"Gue happy dengar Lo akhirnya mau pisah sama kak Zaky Ndu, tapi? gue juga sedih karena Lo sama sekali gak mau lihat gue Ndu, gue sayang sama Lo Ndu,"
"Owh iya gimana kabar Mela?? udah lama Lo gak bawa Mela ke rumah"
Beno yang asik melamun tiba-tiba terkejut atas pertanyaan sahabatnya, ia seakan merasa bersalah kepada kekasihnya itu, karena tanpa ada yang tahu Beno telah merasa jatuh cinta kepada Windu,
"Haaaa!! Mela..ehem..ehem..Mela baik kok, besok kapan-kapan gue ajak dia main ke rumah Lo"dengan terbata Beno menjawab pertanyaan Windu tentang Mela,
"Hubungan kalian baik-baik aja kan?? "
"Ehem ...kita baik kok" Beno pun tersenyum untuk menutupi kegundahan hati nya saat ini,
__ADS_1
"Maaf kan gue yang bren***k ini Ndu, gue udah lama gak ketemu Mela karena sejak lihat Lo yang seperti ini gue merasa jatuh cinta Ndu, gue emang bren***k !! tapi cinta ini datang sendiri Ndu.."
Sepanjang perjalanan Beno mendengarkan semua keluh dan kesah yang selama ini Windu rasakan, ia juga memberi dukungan penuh untuk perpisahan Zaky dan Windu,
***
Di sisi lain saat ini Zaky yang baru saja sampai di kantornya langsung membuang semua berkas-berkas yang ada di atas mejanya, dia merasa frustasi saat melihat Beno yang memeluk tubuh sang istri dan membawanya pergi begitu saja,
Bahkan yang membuat Zaky semakin berang adalah ketika melihat istrinya itu telah berubah cantik bahkan lebih cantik dari Air sang mantan kekasih, yang tega meninggalkan dirinya saat jatuh karena perbuatan Beno sang adik,
"*****, harusnya kamu bela aku Ndu, bukan malah ikut sama Beno....tapi, kenapa dia bisa berubah secantik itu !!!!"
"Kayanya aku udah banyak kehilangan moment tentang Windu,!! benar kata papa, aku laki-laki begok!! Bahkan aku gak tahu Windu telah kuliah saat ini,....btw di kuliah di mana dan ambil jurusan apa?"
"Hahahaha...kamu bodoh Zaky, kamu gak tahu apa-apa tentang istri kamu!!"
Zaky merasa marah dan terus berbicara sendiri di dalam ruangannya, baru sekarang ia menyesal telah meninggalkan istri kecilnya itu,
Dengan perasaan nya yang campur aduk akhirnya Zaky memilih untuk mencari tahu informasi tentang Windu dari sang papa, ia yakin semarah apa pun papa Tama kepadanya namun papanya itu pasti tidak akan membiarkan anaknya menderita,
"Tok..tok.." Zaky yang sudah sampai di depan pintu Presiden direktur milik sang papa mulai mengetuk pintu beberapa kali, setalah bertanya keberadaan papa Tama sebelumnya kepada sang sekretaris,
"Masuk.."
"Klek"
"Zaky?? kenapa kamu kemari!!"
Zaky berjalan mendekat ke arah kursi yang terletak di hadapan sang papa ia pun duduk tepat di depan sang ayah
"Pa Zaky mohon maafin atas kesalahan Zaky pa, tolong jangan marah lagi pa, "
"Hmm..gampang banget kamu bilang kaya gitu, kamu sadar gak kalau udah punya istri?? pakai ninggalin anak orang dua bulan gak ada kabar, di suruh balik kamu malah bangkang!!"
"Pa...kemarin Zaki kan udah bilang alasannya , terus Zaky juga udah minta maaf sama papa, "
"Kamu jangan minta maaf sama papa, tapi sama istri kamu!!"
"Iya pa, ini aku juga lagi usaha buat dapatin maaf dari Windu, tapi..."
"Windu gak mau jumpa sama kamu kan?? "
__ADS_1
Mendengar perkataan sang papa Zaky pun langsung menganggukan kepalanya dengan lesu,
"Gimana rasanya enak di tinggal istri??"
Zaky kembali hanya menggelengkan kepalanya, tanpa bersuara,
"Jadi apa mau kamu sekarang??"
"Hmmm...itu pa.. Zaky mau tahu di mana Windu kuliah saat ini?"
"Ya kamu tanya sendiri dong, masa kamu tanya ke papa, bukannya Windu istri kamu,"
"Tapi dia gak mau ketemu Zaky pa, Paling tidak Zaky bisa menjemput Windu di kampus, jadi nanti kami bisa bicara 4 mata tanpa gangguan Beno,"
Seketika wajah Zaky terasa berasap saat mengingat perbuatan Beno tadi pagi,
" Sekarang aja kelimpungan, sama adik sendiri pun kamu cemburu,"
"Papa gak lihat aja apa yang udah Beno lakukan ke istri aku pa"
"Beno itu sahabat Windu, bahkan mereka saling kenal jauh sebelum kamu kenal sama Windu,"
"Iya Zaky ngerti pa, tapi tolong kasih tahu Zaky di mana Windu kuliah pa??"
"Cari sendiri!!"
"Pa please?? " Zaky yang merasa sudah putus asa masih terus berusaha untuk membujuk sang papa yang ia harap mau membantunya,
Namun papa Tama hanya diam seribu bahasa,
akhirnya Zaky memilih untuk menyerah dan berniat kembali ke ruangannya,
"Universitas PMB, jurusan kedokteran"
Papa Tama yang merasa kasihan melihat putra sulungnya akhirnya memilih menyerah, ia merasa ada sedikt kelegaan di dalam hati nya saat melihat niat tulus dari Zaky,"
"Makasih pa" Dengan sebuah senyuman yang lebar akhirnya Zaky melangkah kan kaki keluar dari ruangan itu dan mulai bersiap menuju ke kampus Windu,
"Semoga berhasil Zak..semoga kamu bisa meraih kebahagian kamu ..sudah cukup kamu menderita selama ini, semoga semua yang telah terjadi menjadi pelajaran yang berharga untuk kamu nak"
Dengan suara pelan papa Tama memberikan semangat dan doanya untuk Zaky,
__ADS_1
Bersambung.....✍️💅