
Sesampai di dalam lift, Zaky yang seakan belum tersadar akan keberadaan sang istri di sampingnya masih bersikap cuek seolah tidak melihat Windu di sana,
Sampai pintu lift terbuka di lantai 7 Zaky langsung berjalan keluar dengan di ikuti Windu di belakangnya,
Sesampainya di ruangannya barulah Zaky mulai memegang tangan sang istri dan menggiringnya masuk ke dalam ruangannya,
Seketika Zaky melihat wajah sang istri yang terlihat sedikit murung,
"Kamu kenapa kok mukanya di tekuk gitu??"
"Hmm.. gak papa kok kak," Seketika Windu memperlihatkan senyum nya dan meletakan jajanannya di atas meja tamu yang ada di ruangan Zaky, ia pun mulai duduk di sofa yang membelakangi pemandangan di luar gedung,
"Ya udah..kakak kerja dulu ya..biar bisa beliin kamu rumah baru, kamu duduk tenang di sana dulu ya!!"
"Ehemm..." Windu menganggukan kepalanya,
sesaat ia kembali mengingat bagaimana tatapan setiap karyawan yang ada di kantor suaminya itu, dan seketika ia memperhatikan gerak gerik sang suami yang sudah duduk di meja kebesaraannya, terpampang jelas di meja Zaky sebuah pelakat yang bertuliskan direktur utama, dengan wajah tampan nan karismatik Zaky terlihat bagaikan orang besar di matanya,
dan ia kembali mengingat akan dirinya hanya seorang anak SMA yatim piatu, dengan tampilan yang seadanya,
saat ini perasaan berlawanan dengan sifat nya yang biasanya selalu cuek, saat melihat orang-orang di sekitarnya tadi, Windu seakan di sadarkan dari mimpinya,
"Hmm... kaya nya gue memang gak cocok deh sama kak Zaky, dia ganteng ..rapi...sukses...lah sedangkan gue tampilan apa adanya, sekolah aja belum tamat...tampang juga pas-pasan, lagian apa sih yang sebenarnya di lihat kak Zaky dari gue??
tapi gue gak boleh ngeraguin cinta kak Zaky untuk gue!! dan kayanya gue udah mulai nyaman dekat sama kak Zaky..dan ......"
Sambil termenung ia terus bermonolog dengan hatinya, hingga panggilan Zaky mulai membuyarkan renungan nya,
__ADS_1
"Ndu...Aru you ok??"
"Eh...hmmm..ya im ok !! kakak mau kemana??"
Windu yang melihat gerak gerik Zaky yang bersiap akan pergi langsung memandang Zaky dengan intens,
"Owh..kakak ada meeting sama papa, kamu gak keberatan kan kalau kakak tinggal??"
"Owh...iya gak papa kak, Windu nunggu di sini aja!!"
Zaky yang telah bersiap langsung mengambil beberapa berkas yang tadi telah ia baca, ia pun membawa berkas itu di tangan kanannya, dan berjalan ke arah pintu, sebelum keluar rumahannya ia menyempatkan untuk mengusap lembut rambut sang istri, dan langsung melangkah keluar dari ruangannya,
Windu yang sudah merasa sedikit bosan langsung mengambil hp nya dari dalam tas sekolahnya, ia pun mulai menonton drama Korea kesukaannya, sambil membuka cemilan yang tadi telah ia beli bersama Zaky,
***
Di sisi lain Beno yang merasa frustasi masih setia mengobrol bersama sang kekasihnya yaitu Mela, ia merasa menyesal atas perbuatannya terhadap Windu, karena atas kesalahannya itu membuat ia di jauhi oleh sahabat sekaligus kakak iparnya itu,
"Gue harus gimana Mel?? apa yang harus gue buat biar Windu mau maafin gue??"
"Sabar Ben...mungkin sekarang Windu masih sakit hati .. tapi aku yakin Windu mau kok maafin kamu suatu saat nanti,"
"Gimana kalau gak Mel??"
"Ben..aku bakal bantuin kamu agar Windu mau maafin kamu, yang penting kamu harus sabar Ben!! jabatan seperti ini!!"
"Mel..kamu tahu kan kesalahan aku bukan itu aja Mel!! masih ada rahasia yang aku sembunyiin dari dia Mel, aku khawatir kalau suatu saat dia tahu dia pasti tambah marah Mel!!"
__ADS_1
Seketika Beno kembali teringat akan perbuatannya beberapa bulan silam,
Flash back on...🎶
Saat Beno dan Zaky berada di dalam ruang
hypnotherapy seketika Beno meminta izin kepada sang kakak untuk berbicara tentang pengobatan kakak kepada sang hypnoterapist dan dalam kesempatan itu, sebelum sang hypnoterapist menghipnotis Zaky,
Beno meminta agar nantinya sang hypnoterapist juga menanamkan rasa cinta kepada Zaky terhadap istrinya yaitu Windu, di sana Beno menceritakan tentang pernikahan kakaknya dan dengan sedikit kebohongan ia juga mengatakan bahwa dulunya sang kakak sangat mencintai istrinya di masa kacil namun semua itu berubah saat sang kakak
mendapatkan kejadian buruk dengan wanita yang berusaha melecehkannya, makan dari hari itu Beno mengatakan Zaky juga melupakan cintanya kepada Windu, sang hypnoterapist mendengarkan cerita Beno dengan seksama dan akhirnya menyetujui permintaan keluarga pasiennya itu,
Namun sang hypnoterapist mengatakan bahwa semua terapi bisa berjalan lancar untuk kedepannya, tapi hal itu bisa gagal jika nantinya Zaky menemukan kembali pengalaman buruknya,
hal itu bisa dari orang masa lalunya ataupun kejadian yang sama persis dengan mas lalunya sehingga membangkitkan memory lamanya, namun apabila dalam dirinya memang sudah benar-benar melupakan kejadian yang pernah terjadi padanya maka kemungkinan untuk gagal di tengah jalan itu tidak akan terjadi jadi sang hypnotherphist tidak menjamin 100% pengobatannya bertahan hingga puluhan tahun,
Beno yang mendengarkan semua perkataan sang hypnotherphist menerima semua konsekuensinya, sehingga pengobatan pun akhirnya di lakukan kepada sang kakak yaitu Zaky, setelah mendapatkan persetujuan dari Zaky sebelumnya,
Dan pada saat terapi hipnotis di lakukan kepada Zaky seketika sedikit demi sedikit Zaky mendapatkan beberapa perubahan di dalam dirinya, hingga tanpa ia sadari sesudah mengikuti terapi ia merasakan kerinduan yang sangat mendalam terhadap istrinya yang dari awal tak pernah ia cintai itu,
Di dalam hati dan pikirannya seketika terdapat nama Windu di sana, dan di hari itu ia pun merasakan jatuh cinta kepada istri yang belum ia lihat keberadaannya di sana,
Flash back off...🎵🎵
"Kalau untuk masalah itu aku gak tahu Zak..aku cuma berdoa semoga kak Zaky bisa terus dan tulus mencintai Windu nantinya,"
"Doain ya Mel...kan Lo rajin doanya...kalau gue orangnya jarang doa Mel...takut gak di kabulkan kalau gue yang doa Mel!!"
__ADS_1
Mela menggeleng-gelengkan kepalanya setelah mendengar jawaban kekasihnya itu,
Bersambung.....🎤🎤