
Kedua insan yang masih tertidur itu sama sekali tidak mengetahui apa yang sudah terjadi kepada mereka, dengan posisi yang saling berpelukan Zaky dan Windu terlihat seperti dua orang yang saling mencintai,
Namun hal manis itu seketika terganggu di saat kaki Windu tidak sengaja menyeruduk buah berharga milik Zaky sang manusia dingin,
"Aaaaaaawwwwww"
Dia berteriak sangat keras karena merasakan sakit pada bagian intinya itu,
"Hmmmm....ngapain sih teriak...teriak ..ngantuk tahu!!"
Windu belum sadar dengan situasi yang terjadi pada dirinya mencoba mencari PW di kasur yang sangat empuk itu untuk kembali tidur,
Seketika Zaky langsung tersadar saat mendengar suara yang tak asing di telinganya,
Zaky langsung melihat ke arah sebelah, ia lalu membuka selimut yang masih menutupi sebagain tubuh Windu,
"Kamu!!!"
Tiba-tiba dari pintu kamar itu, masuk lah Om Tama bersama Beno di sampingnya,
"Astaghfirullah!! Zaky!!!!!! apa yang kamu lakukan ???"
Om Tama langsung murka melihat kelakuan anak sulungnya itu. Karena keributan yang terjadi di kamar itu, membuat windu bangun dari tidurnya,
Ia menatap heran kepada sekelilingnya, di sana ia melihat Om Tama, dengan tatapan tajam dan Beno yang menatap ke arahnya tanpa kata,
Seketika ia langsung menegakan bandannya, sehingga membuat bagian atas tubuhnya yang masih terbungkus terlihat sedikit menyembul dari sarangnya,
"Kalian kenapa di sini??"
Seketika kedua orang yang ada di depannya langsung membalik kan badan mereka,
" Eh..cewek jadi-jadian tutup tu!!"
Windu yang sedari tadi belum terlalu sadar dari tidurnya langsung terkejut sesaat mendengar suara seseorang yang telah ia black list dalam kehidupannya,
"Kak Zaky..AAAAAAAAA"
Seketika Windu merasa kaget saat menarik selimut yang ia pakai untuk menutup tubuhnya yang terbuka, tiba-tiba ia melihat Zaky dengan body goal nya hanya menggunakan topeng ninja berwarna hitam,
__ADS_1
Dengan cepat Zaky langsung mengambil celana pendeknya yang ada di lantai, ia pun langsung memakai celana itu kembali,
"Eh...gak usah pakai teriak bisa gak??"
Om Tama dan Beno pun kembali membalikan badannya ketika mendengar teriakan Windu,
"Kakak kenapa di sini gak pakai baju?? terus kenapa baju aku juga kebuka gini??"
"Ya mana aku tahu!! aku bangun kamu udah di sini, dan pakaian?? aku gak ada ya buka baju kamu!!"
"Atau jangan-jangan kamu yang sengaja melakukan ini semua ke aku!! kami jujur aja??"
"Gak ada ya kak..enak aja!!"
"Sudah diam!!!! Zaky papa gak nyangka kamu bisa berbuat serendah ini!! papa minta besok kamu harus segera menikahi Windu!!"
"HAAAAAAAAA...GAK WINDU GAK MAU
NIKAH SAMA KAK ZAKY OM..KARENA...?"
Seketika Windu langsung menghentikan ucapannya,
"Gak ada Om!! Tapi kenapa Windu harus nikah
sama kak Zaky?? Windu gak suka sama kak Zaky om!!"
"Karena kalian....sudah...melakukan hubungan terlarang.."
"Tapi..kami gak melakukan apa-apa pa??"
"Bagaimana kamu bisa bilang begitu,??"
"Ndu gue minta Lo untuk berdiri!! "
"Kenapa aku harus berdiri kak..hiks..hiks.."
"Cepat!!!"
Windu yang sudah menangis langsung beranjak dari duduknya sambil memegang selimut yang menutupi tubuhnya dengan kuat, Tiba-tiba di sana ia melihat noda darah yang ada di alas kasur tempat Windu tadi berada,
__ADS_1
"Sh-it..."
"BUGH"
Sesaat kemudian Zaky langsung meninju tembok kamarnya, dan wajahnya seketika memerah, ia tidak menyangka telah melakukan perbuatan sejauh itu terhadap seorang wanita yang sama sekali tidak ia sukai.
"Waduh..gawat ternyata gue lagi dapet!! aduh darah gue nempel di alas kasur kak Zaky, mampus gue..!!"
Windu merasa ketakutan saat melihat wajah murka dari kakak sahabatnya itu, ia mengira darah halangannnya lah yang telah menyebabkan kakak sahabatnya itu marah,
"Hiks..hiks..kak maafin gue!! gue..eh aku gak sengaja kotori kasur kakak, aku gak tahu kalau lagi dapet.."
"Hiks..hikss.."
"Windu kamu jangan nangis nak!! Om akan secepatnya melamar kamu untuk Zaky,"
"Tapi...om?? Ben..Beno Lo harus tolong gue!!"
Beno hanya terdiam melihat kekacauan yang telah ia perbuat,
"Kok Lo diam aja Ben!! tolongin gue Ben??"
Zaky merasa frustasi melihat kejadian yang ia alami pagi ini, ia langsung menatap tajam ke arah Windu berdiri, dengan intonasi tegas dan jelas ia langsung menyuruh gadis itu untuk diam, namun Windu tidak mengindahkan nya,
"Kamu Dengar saya gak!!! sekarang masuk kedalam kamar mandi dan pakai semua baju kamu kembali!!"
Windu langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi yang ada di kamar Zaky, ia menangis sekeras-kerasnya di dalam kamar mandi itu,
Setelah perdebatan yang tak berujung, akhirnya dengan terpaksa di hari itu juga, Om Tama langsung melamar Windu untuk anaknya, kepada Tante Windu,
Bak di sambar petir kedatangan Om Tama yang membawa kabar tentang kejadian pagi tadi antara Windu dan Zaky, membuat Tante Via shok berat, ia merasa bersalah kepada Alm kedua orang tua Windu,
Tak segan Tante Via langsung menampar wajah Zaky yang berada di hadapannya saat itu, Zaky yang merasa bersalah menerima semua tindakan yang di lakukan oleh Tantenya Windu,
Dan dengan menanggung rasa kekecewaan yang cukup besar, akhirnya malam itu juga Windu dan Zaky langsung di nikah kan secara agama oleh seorang kiyai, pimpinan mesjid dekat dengan tempat tinggal mereka,
Sementara ini mereka akan menikah secara siri, dan setelah Windu menyelesaikan sekolahnya barulah mereka akan di nikahkan kembali secara negara di KUA.
Bersambung......✍️✍️
__ADS_1