
Windu berjalan tertatih-tatih menahan rasa sakit akibat perbuatan sang suami, dengan perlahan dia mulai mendekat ke arah kamar sahabat sekaligus adik iparnyab itu,
Namun belum sempat ia mengetuk pintu kamar Beno, tiba-tiba dari belakang Zaky datang dan mengejutkan nya,
"Hahh....kamu mau kemana???"
Windu yang terperanjat kaget langsung mengelus dadanya, sembari memukul lengan suaminya itu,
"Ih..apaan sih kak?? ngagetin aja..aku mau ke kamar Beno!!"
Setelah mendengar nama Beno, tiba-tiba raut wajah Zaky berubah, tampak rasa ketidak senangan di sana,
"Ngapain kamu ke kamar Beno?? bukannya kamu istri aku!! seharusnya kamu izin dulu sama aku sebelum pergi meninggalkan kamar, bukan main pergi keluar sendiri aja!!!"
"Lho kakak kok jadi marah gini?? Beno itu kan sahabat aku kak?? jadi wajar aja kan aku menemui Beno!! dulu kakak gak kaya gini dech!!"
"Itu dulu Windu, mulai saat ini kemanapun kamu akan pergi kamu harus izin aku dulu!! ngerti??? "
"Lho kakak kok jadi nyebelin kaya gini sih??? memang kakak siapanya aku bisa ngatur-ngatur aku kaya gitu??"
"Aku SUAMI kamu Sewindu Putri!!! apa masih kurang jelas!!!"
Windu langsung membungkam mulut nya, dengan memasang muka masamnya akhirnya dia mencoba mengalah, dan mencoba untuk meminta izin kepada Zaky,
"Law gitu Windu dan izin ya kak..mau ketemu Beno??"
"Gak sekarang!! lebih baik kamu kembali ke kamar!! karena kakak ada perlu sama Beno!!"
"Lho!! kok gitu?? kan windu udah minta izin??"
__ADS_1
"kembali ke kamar, kakak gak mau mengulang perkataan kakak sampai 3 kali Windu!!"
Dengan menekuk wajahnya Windu langsung meninggalkan Zaky di depan pintu Beno,
"Dasar....cowok nyebelin!!! i hate you Zaky!!!"
Setelah melihat kepergian sang istri Beno langsung masuk kedalam kamar sang adik tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, dengan langkah lebarnya ia langsung menarik kerah baju Beno yang tampak tengah asik bermain PS di kamarnya,
"Eh kak..apa-apaan sih Lo!!"
"Kamu lebih baik jujur sama kakak!! kamu yang telah memasukan obat tidur ke dalam minuman kakak dan Windu 1 bulan yang lalu kan??"
"Hmmm..hmm..maksud kakak apa??"
"Jangan pura-pura bodoh Beno!! kamu yang telah menjebak kakak dan Windu waktu itu kan!!"
"Kaka Zak!!"
"K-kak...maafin Beno kak!!"
Zaky yang masih kalap berusaha kembali ingin memukul wajah Beno, namun hal itu langsung di gagalkan oleh papa Tama yang datang karena mendengarkan keributan dari kamar Beno,
"Zaky hentikan !! apa yang kamu lakukan!!! "
"Lepas pa!! aku ingin menghabisi laki-laki pengecut ini pa!!"
"Lihat papa Zaky!!! apa kamu tidak menganggap papa di sini!!"
Seketika Zaky langsung menjauh dan duduk di sofa yang ada di kamar Beno,
__ADS_1
"Apa yang sebenarnya terjadi di sini!!" Papa Tama tampak sangat kecewa melihat kedua anaknya yang saling berkelahi, ini pertama kalinya sang papa melihat pertengkaran yang cukup besar terjadi kepada kedua anaknya itu,
"Hmmm...maafkan Beno pa!!" Beno langsung menjatuhkan tubuh nya dan bersujud di bawah kaki sang papa, dengan terbata ia mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya yang terjadi 1 bulan yang lalu terhadap Windu Zaky,
Tanpa mereka sadari ada sosok yang juga terluka dengan kejadian itu yang tak lain adalah Windu.
Ia yang sedari tadi bersembunyi di balik pintu kamar Beno langsung menangis sekuat-kuatnya, ia tidak menyangka sahabat yang ia percaya selama ini tega menjebaknya hingga seperti ini,
dengan amarah yang sedang memuncak Windu langsung mendekati Beno dan menampar pipi sahabatnya itu dengan sangat kuat,
"Gue gak nyangka Lo tega sama gue!!! gue kira kita memang sahabat!! tapi gue salah!! mulai saat ini kita bukan lagi sahabat !!" Windu pun langsung pergi meninggalkan kamar Beno,
Sedang kan Beno yang ingin memberikan penjelasan kepada Windu, langsung di tahan oleh sang papa di sana, sedangkan Zaky langsung berlari mengejar sang istri yang tampak sangat terpukul,
Zaky mulai mencari keberadaan sang istri yang tadi berlari ke arah luar rumah,
Di taman belakang Windu yang masih sangat terpukul langsung berteriak sekuat-kuatnya,
"GUE BENCI LO BENO!!! BENCI!!! hiks..hiks..."
"Apa salah gue sama Lo!! hingga Lo tega jebak gue kaya gitu!!!"
Zaky yang sudah berada di belakang Windu langsung memeluk tubuh istri nya dari belakang,
"Menangis lah..dan berteriak lah...kalau ini semua akan membuat kamu tenang maka lakukan lah!! tapi setelah kamu sudah merasa tenang...kakak mau kamu kembali kepada kakak, mungkin memang ini cara Tuhan menjodohkan kita Ndu,"
"Setidaknya walau awalnya kita menikah karena terpaksa ...tapi saat ini kamu sudah ada di hati kakak... dan kamu saat ini sudah menjadi milik kakak seutuhnya"
Windu merasa tersentuh dengan semua ucapan suaminya itu, walau di dalam lubuk hatinya ia belum merasakan cinta kepada Zaky namun saat ini Zaky telah mampu membuat ia merasakan nyaman.
__ADS_1
"Jujur semua ini terasa begitu cepat kak!! hanya dalam semalam kamu bisa berubah menjadi orang lain!! tapi bagaimana jika suatu saat kamu pergi ninggalin aku kak.."
Bersambung....🤧🤧