SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)

SEWINDU..(Om Nikahi Aku Donk)
Dia berbeda..


__ADS_3

Setelah memberikan salep di seluruh punggung Windu, Zaky langsung meninggalkan sang istri yang telah terlelap.


Sebagai orang kedua di perusahaan keluarga Pratama membuat Zaky harus kembali kepada tanggung jawabnya, Karena demi mengejar sang istri Benyak waktu yang tersita olehnya.


Setelah di rasa Windu telah berada di sisinya kembali maka Zaky memutuskan akan kembali untuk berkerja pada esok hari.


Ia pun mulai kembali mengaktifkan ponselnya yang telah ia non aktifkan beberapa hari ini. Sambil menghisap sebuah rokok ditangannya Zaky mencoba untuk lebih rileks dan santai sejenak.


Dia merasa sedikit bersalah kepada sang papa, karena ia lari dari pekerjaannya beberapa hari ini tanpa ada kabar sebelumnya. Sejatinya ini bukan lah sifat dari seorang keluarga Pratama.


Karena ia tahu bagaimana sang papa yang seorang work holic dalam membangun dan membesarkan perusahaan mereka hingga saat ini.


Papa Tama adalah seorang pekerja keras dan memiliki loyalitas yang tinggi saat bekerja. Dan hal ini juga di ikuti oleh kedua orang putranya, terutama Zaky. Sejak menjadi seorang pelajar hingga saat ini Zaky tidak pernah mengecewakan sang papa dengan semua pencapaiannya.


Bahkan saat ia mencari keberadaan Air di kota M saat itu. Hingga saat ia harus masuk dan di rawat di RS, Zaky tetap menjalankan pekerjaan melalui gawainya, dan di bantu oleh beberapa orang pegawai yang masuk ke dalam tim pembangunan proyeknya.


Namun hari ini untuk pertama kalinya Zaky seakan lari dari tanggung jawabnya. Tanpa di sadari rasa cinta yang Zaky miliki terhadap Windu saat ini bukan lah cinta biasa.


Tapi sifat dingin dan arogan yang ia miliki membuat ia seolah tidak mencintai istri kecilnya itu, di tambah insting nya terhadap seorang wanita yang tidak berkembang baik membuat ia memiliki sifat yang unik, dari pria lainnya.


Saat ponsel yang ia pegang sudah terbuka terdengar begitu banyak pesan yang masuk ke dalam ponselnya.


Ada beberapa panggilan yang tak terjawab dari sang papa dan juga beberapa rekanannya, dan ia merasa kaget karena melihat begitu banyak panggilan tak terjawab serta pesan yang di kirim oleh Air.


Dan pada akhirnya Zaky memutuskan untuk menghubungi sang papa terlebih dahulu.


Tanpa menunggu waktu lama papa Tama langsung mengangkat telepon dari anak sulungnya itu, dengan amarah yang menjadi-jadi papa Tama membentak dan merasa kecewa dengan Zaky yang dianggap lepas tanggung jawab.


Tanpa panjang lebar Zaky langsung to the poin untuk meminta maaf, dan memberikan penjelasan tentang alasan menghilangnya ia beberapa hari ini. Papa Tama pun mengerti dengan alasan Zaky, tapi Zaky tetap lah bersalah karena telah menyia-nyiakan pekerjaannya di kantornya, akhirnya papa Tama pun memberikan sanksi kepada Zaky, sama seperti ia memberi sanksi kepada pegawainya yang lain.


Dengan pendiriannya yang keras dan sebagai seorang pemimpin yang tidak berat sebelah terhadap para pegawainya di kantor. Papa Tama pun memberikan sanksi berupa mutasi jabatan sementara waktu terhadap Zaky, selama 3 bulan Zaky akan menjabat sebagai seorang manager pemasaran di salah satu perusahaan anak cabang mereka yang masih berkembang, di sana banyak terjadi kendala dalam pengoperasian nya selama ini.


Perusahan kecil itu sering terjadi penggelapan uang dan merugi hampir setiap bulannya, sehingga sebelumnya papa Tama ingin menutup perusahaan kecil yang hampir collapse itu.


Namun untuk melihat kinerja serta potensi sang anak papa Tama pun memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Zaky untuk mengembangkan perusahaan kecil itu, ia berharap kelak Zaky mampu membangun perusahaan yang telah ia bangun dari nol lebih berkembang pesat hingga ke manca negara,


Dengan senang hati Zaky menerima sanksi yang di berikan sang papa, ia menyambut baik tantangan yang papa Tama berikan kepadanya,


dan sambungan itu telepon itu pun akhirnya berakhir.


Seketika Zaky terbayang akan resiko yang akan ia terima kedepannya, yaitu perpisahan antara dirinya dan Windu, karena perusahaan tempat Zaky di mutasi berada di luar kota, perusahaan kecil itu terletak di sebuah daerah kabupaten di salah satu provinsi di yang lumayan jauh dari kota P.


Sambil menghisap rokoknya yang entah sudah yang keberapa batang, Zaky duduk sambil terus berfikir keras, namun saat sedang asik termenung tak berapa lama tiba-tiba hp nya kembali berdering.

__ADS_1


Tampak di layar hp nya tertera nama Air di sana, dan Zaky langsung mengangkat panggilan itu,


"Halo...Zaky, akhirnya kamu mengangkat telepon aku juga Zak! kamu sedang berada di mana? kenapa hp kamu gak pernah aktif beberapa hari ini?"


Banyak pertanyaan yang keluar dari mulut mantan kekasihnya itu, namun Zaky hanya menanggapi nya santai, dan tak mendetail.


"Aku sedang ada urusan di luar kota! kenapa Air?"


"Kamu tahu gak aku tu khawatir banget sama kamu, bahkan aku kemarin pergi ke rumah kamu, ini aku lagi otw mau ke kantor kamu. Untung aja pas aku telpon nomor kamu aktif."


"Hmm..iya aku sengaja matikan handphone aku, karena lagi gak mau di ganggu. Tapi besok aku udah masuk kantor lagi"


Air yang sudah tahu akan sifat Zaky yang blak-blakkan sama sekali tidak memperpanjang pertanyaan nya.


Namun yang ada di dalam hatinya adalah rasa penasaran tentang hal apa yang membuat Zaky tidak mau di ganggu beberapa hari ini.


"Ok. aku bakal nunggu kamu di sini! nanti kalau udah sampai di kota P, kita meet up ya!"


"Ok. aku usahain untuk bisa ketemuan, tapi aku belum bisa pastiin kapan. Karena ada sesuatu yang harus aku kerjain "


"Ok bos..I know work is important for you! that's right?"


"Hehe.." Seketika sebuah senyuman terpancar dari sang tuan dingin. Akhirnya percakapan mereka pun berakhir.


Zaky yang merasa haus langsung beranjak dari kursinya dan ia pun melihat sang istri yang masih berdiri di belakang pintu sambil menangis,


"Windu? kamu kenapa? apa punggungnya masih sakit? kita ke dr?"


"Tidak kak. Punggung aku udah baikan! kakak abis telepon siapa?"


"Papa....dan Air!"


"Owh.. kakak masih berkomunikasi dengan mantan kakak?"


Zaky langsung menganggukan kepalanya tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.


"Kakak masih menyayangi mantan kakak?"


Zaky kembali menganggukan kepalanya. Hal itu membuat hati Windu terluka, ia langsung berlari sambil menangis kencang. Zaky yang melihat sang istri berlalu di hadapannya langsung mengejar Windu ke kamarnya,


Namun Zaky merasa kesulitan untuk masuk ke dalam kamar karena Windu mengunci pintu ya dari dalam.


"Tok..tok...Ndu buka pintunya..!"

__ADS_1


Sama sekali Windu tak menanggapi panggilan dari sang suami.


Zaky yang tak tahu akan kesalahannya hanya terus menggedor pintu dan memanggil nama sang istri dengan keras.


"Ndu..buka pintunya Ndu...jelaskan kenapa kamu menangis!"


Windu kembali bungkam di dalam kamar.


"Oke! kalau kamu gak buka pintu kakak dobrak pintu ini sekarang! "


Zaky yang merasa khawatir dengan keadaan sang istri langsung memasang aba-aba untuk mendobrak pintu kamar mereka nya.


Dan saat Zaky mulai mendorong pintu menggunakan tubuhnya, tiba-tiba pintu itu terbuka, dan akhirnya Zaky yang tak bisa menahan laju tubuhnya langsung menabrak tubuh Windu di hadapannya yang membuat mereka langsung tersungkur ke lantai, namun Zaky mencoba untuk menahan tubuh Windu dengan kedua tangannya yang kekar agar tubuh sang istri tidak langsung terhempas ke lantai.


Cukup lama mereka saling berpandangan, hingga sang beruang yang tergoda akan buah berry yang di hadapannya Zaky pun langsung mencoba mencium bibir sang istri, Namun Windu yang masih merasa marah langsung membuang mukanya ke sembarang arah.


"Kamu kenapa kaya gini?"


Zaky pun memilih berdiri dari posisinya, dan ia juga mencoba berusaha untuk membangunkan sang istri, namun Windu langsung berdiri sendiri sebelum Zaky membantunya.


"Ndu, kamu kenapa? tolong bilang sama aku Ndu!"


"Kak biar kan aku pergi! dan sebaiknya kakak talak aja aku sekarang juga!"


Zaky yang tak sadar dengan kesalahannya langsung terkejut dengan permintaan sang istri.Karena ia sama sekali tidak pernah menginginkan berpisah dengan istri kecilnya itu.


"Enggak! bukannya kamu udah janji tidak meminta pisah lagi!! terus ini apa maksudnya?"


"Kak Zaky masih sayang kan sama Air? jadi tinggalkan aku, dan menikah lah dengan Air! karena sampai kapan pun aku gak mau kalau kak Zaky madu."


Tiba-tiba Zaky terbatuk saat mendengar Windu mengatakan kata madu. Padahal ia tidak pernah berfikir untuk memiliki madu di dalam hidupnya.


"Madu? siapa yang mau maduin kamu? aku memang masih menyayangi Air sebagai sahabat. Tidak lebih, sama hal nya aku menyayangi Beno! "


"Kakak bohong! kata nya cinta sama aku tapi apa? kakak masih mencintai mantan kakak!"


"Sewindu Putri. aku tidak pernah bohong kalau aku mencintai kamu! di otak aku, itu cuma ada wajah kamu! jantung aku akan berdetak hebat jika aku sedang dekat sama kamu! semua tentang kamu! bahkan aku harus meninggalkan pekerjaan aku itu semua karena aku mencintai kamu! lagian siapa yang bilang kalau aku mencintai Air? tadi kamu yang tanya apa aku menyayangi Air, jawab nya ia. Karena Air itu sahabat aku, sedari kecil dia yang membantu aku keluar dari depresi. Tapi itu semua rasa sayang sebagai sahabat. Saat ini yang aku rasakan ke kamu itu beda! sampai aku tidak bisa mendeskripsikan yang aku rasakan! Tapi aku sungguh takut kehilangan kamu"


Zaky langsung terjatuh dan terduduk dilantai sambil menutup kedua matanya.


Windu yang mendengar semua penjelasan Zaky langsung memeluk tubuh sang suami dengan erat,


Bersambung...🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2