Si Mungil Kesayangan

Si Mungil Kesayangan
Perubahan Rencana


__ADS_3

Hari ini hari yang di nantikan Via.


Seminggu yang akan datang dia akan mengikuti UAS di sekolahnya. Dan sesuai perjanjian tiga bulan yang lalu,setelah Via menyelesaikan ujian di sekolah. Dia akan berangkat ke L.A bersama William dan Dina.


Menemui suami yang semakin hari semakin di rindukannya. Begitupun dengan Reza,selama seminggu ke depan dia akan mempersiapkan diri bertemu dan melihat secara langsung orang tua serta istri kecilnya itu.


Akh....rasanya ingin sekali ku tarik waktu. Biar langsung melihat wajah imut istri mungilku. batin Reza bersorak senang.


♡♡♡


" Nak,bagaimana persiapan ujiannya? " tanya William memecah keheningan setelah sarapan.


" Minta do'anya aja,Pi "


" Papi,percaya. Kamu pasti bisa " ucap William penuh keyakinan.


" Tentu dong,Pi. Putri kita ini pintar,dia pasti bisa menyelesaikan semua pertanyaan nya " ucap Dina bangga.


Via merasa sangat beruntung menikahi Reza sebagai suaminya. Dia kini bahkan dapat merasakan kasih sayang seorang ibu,bahkan kakak. Kalau untuk seorang ayah,jangan di tanya lagi. William itu sosok lelaki penyayang. Tak heran,bahkan anak anaknya sangat dekat dengan William.


" Harus dong... Papi bangga punya menantu sepertimu,nak. Reza benar benar beruntung " puji William sekali lagi.


Via tidak mampu berkata lagi,dia kini tertunduk menangis. Rasa haru bahagia kini Via rasakan.


" Sekali lagi, Terima kasih,Pi "


" Sudah jangan menangis,nanti Reza marah sama Papi. Dan dia pasti gak mau nemui Papi kalau tahu istrinya menangis karena Papi. Papi gak mau ya.. " kata William yang di susul kekehan dari mulut Dina.


" Papi,seneng banget bercandain mantunya. Sudah dong,kasihan putri kesayangan,Mami " bela Dina.


Via yang melihat interaksi pasangan mertua nya itu hanya tersenyum kecil. Dia tidak pernah berpikir akan dapat mertua yang konyol seperti William dan Dina.


Demi mendapatkan senyuman manis sang menantu,mereka tak ragu bertingkah absurd depan Via.


" Sekarang,siap siaplah. Biar Papi sendiri yang mengantar kamu sekolah. Jangan membantah " ucap William tegas.


" Iya,Pi. Kalau tidak merepotkan "


Jujur,Via merasa tak enak hati harus berangkat di antar mertuanya. Tapi ia sendiri tak bisa menolak.


Akhirnya setelah berpamitan pada Dina,Via di antar William sekalian berangkat ke kantor.


▪︎▪︎▪︎▪︎☆


Sedangkan di lain waktu dan tempat yang berbeda, Reza malam ini sedang merasakan kegundahan. Dia takut jika Via tidak mampu menyelesaikan lembar jawaban ujian sekolahnya.


Bagas yang selalu siap menemani kapan pun Reza minta menjadi terheran. Karena sedari tadi, Bagas melihat Reza dalam kegelisahan.


Pekerjaan kantor yang di berikan Kia pun kini terbengkalai. Reza seperti enggan untuk melakukan segala kegiatan.


Perlu di ketahui,sebulan yang lalu Reza sudah bekerja di salah satu cabang perusahaan RBW Grup yang ada di L.A.


Otaknya yang cerdas tak membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajari dan mempraktekkan ilmu yang ia dapat.


RBW sendiri adalah perusahaan milik William yang bergerak dalam berbagai bidang. Untuk pebisnis ternama di tanah air,RBW juga termasuk perusahaan yang telah di akui oleh belahan dunia luar.


ting...


Suara ponsel mengembalikan nyawa Reza saat ini.


Doain aku,Mas. Semoga semua lancar. Kangen kamu.


my wife


Setelah mendapatkan massage dari sang istri,kini Reza pun tersenyum.


Tanpa kamu minta pun,Mas akan doakan kamu Sayang... Kangen kamu juga.


hubby


Balas massage Reza. Bahkan kini Reza tersenyum sendiri.

__ADS_1


Beginikah rasanya pacaran jarak jauh. Ternyata indah,kalau kita menikmati dan mampu menjaga hati. Semoga cinta kita akan terus terjaga hingga maut memisahkan kita. Doa tulus Reza.


♡♡♡♡


Kembali ke waktu di tanah air..


Murid murid ternganga melihat mobil Mercedes-benz S-class terparkir sempurna di depan gerbang pintu sekolah.


Tak ada satu orang pun yang tidak melihat mobil itu,dan yang lebih mengejutkan mereka di saat seorang gadis keluar dari mobil mewah tersebut.


Tak ada yang mengira,gadis sepertinya akan turun dari mobil sekelas itu. Ada yang memandang iri,juga heran.


Siapa sebenarnya sosok gadis itu? Kenapa selama ini dia tidak pernah melihat gadis itu menaiki mobil mewah?


Itulah pertanyaan yang timbul di otak mereka.


" Via masuk dulu,Pi " pamitnya.


Tak lupa Via juga mencium tangan William.


Setelah Via melewati gerbang sekolahnya barulah William berangkat ke kantor dengan Doni yang selalu siaga di manapun.


" Wow...ada simpanan om om nih... "


Ucap salah satu siswi yang bernama Cleo di ikuti dua dayang di belakangnya.


" Gak malu lo,sekolah dari hasil menjual diri? "


ucapnya lagi,kali ini terlihat senyum sinis dari ketiga wanita itu.Via tak ingin menanggapi ocehan mereka dengan segera berjalan melewati Cleo cs.


Merasa di acuhkan,Cleo pun berteriak kencang hingga menimbulkan perhatian siswa siswi lainnya.


" Hey...semua... Perhatikan gadis yang terlihat baik baik ini. Ternyata dia menjadi jalang kecil dan menjual tubuhnya pada om om berduit buat biaya sekolah di sini " Teriak Cleo.


" Jangan asal bicara " balas Via.


Siswa siswi yang mendengar perkataan Cleo, kini mereka memandang Via dengan tatapan menjijikan.


Iya,padahal kelihatannya anak baik baik,ternyata...


Makanya,kita tertipu dengan wajah sok polosnya...


Jijik aku,harus satu sekolah dengan cewek murahan kaya dia...


Kata kata menyakitkan terus terlontar dari mulut siswa siswi di sekolah Via. Bahkan tak jarang,Via di lempar telur busuk oleh sebagian siswa kala ia pulang sekolah.


Via hanya terdiam tak menanggapi semua ocehan dan hinaan mereka juga perlakuan mereka.


***


Dan itu terjadi hingga esok hari beres UAS. Hanya Susan yang selalu menjadi sandaran Via. Karena dia tahu,bahwa Via tidak seperti yang mereka bicarakan. Hingga desas desus itu terdengar di telinga William serta Dina. Mereka ikut merasakan sakit. Bahkan Reza yang jauh di negara yang berbeda pun sudah mendengar kabar buruk itu.


Dengan segera Reza meminta Kia untuk mempersiapkan kepulangan dia ke tanah air malam itu juga. Bahkan Reza juga membuat kejutan dengan Kia dan Bagas. Mereka ingin membungkam mulut berbisa yang telah menghina istrinya itu.


" Mami, Papi gak perlu ke L.A. Aku akan pulang hari ini juga. Nanti akan ada orang dari WO ke rumah. Persiapkan semuanya. Sesuai arahan Reza "


Isi rekaman Reza yang ia kirim ketika dirinya di Bandara.


Perjalanan yang jauh kini akan Reza tempuh kembali. Niat awal ingin Via menyusulnya ke L.A sekalian melaksanakan acara bulan madu yang tertunda. Tapi ini harus tertunda kembali.


Dina dan William yang mendengar kabar dari Reza menjadi sangat bahagia. Walau mereka sedikit heran dengan ucapan Reza yang terakhir. Apa maksud dari ucapan WO yang akan datang dan mempersiapkan semua?


" Apa mungkin Reza akan menggelar Resepsi pernikahan nya tanpa memberi tahu kita,Pi ? " tebak Dina.


" Kayaknya iya, dia gak akan tahan istri yang ia cintai di perlakukan gak baik di sekolah itu " ucap William membenarkan ucapan Dina.


" Kita lihat bagaimana anak kita bersikap " ucap Dina.


" Yang jelas,bukan Reza yang dulu " Seringaian William menjawab semua pertanyaan Dina.


Sedangkan ke esokan hari,di sekolah Via tiada hari dari ocehan dan mulut pedas murid lain. Sebenarnya bisa saja William dan Dina yang lebih dahulu bertindak. Tetapi sesuai arahan Kia dan Reza,mereka memilih mengikuti permainan mereka.

__ADS_1


" Via... kamu di panggil Kepsek ke ruangannya " ucap Susan terengah engah.


" Baiklah " pasrah Via.


Rasain,semoga tuh cewek menjijikan segera keluar...


iya...bikin aib di sekolah saja..


gak tahu malu...


dan banyak lagi...


Sesampainya di ruang Kepsek,di sana sudah ada orang yang menunggu Via membelakangi Via. Seorang lelaki yang sedang berbicara pada Kepala Sekolah Via.


" Ini kartu undangan untuk bapak dan guru yang lain " ucapnya.


Deg...


Suara itu...


Suara orang yang di rindukan Via...


Apakah dia ada di sini?


Dengan cepat Via menggeleng kepalanya.


Mana mungkin dia di sini,bukannya dia menyuruh aku menyusul nya besok batin Via menepis kebenaran itu.


" Maafkan kenakalan murid kami terhadap istrimu,Pak Reza "


Pak Reza?


Kini Via makin yakin,bahwa lelaki itu orang yang selama ini di rindukannya.


" Via masuk,nak. Duduklah " perintah kepala sekolah di saat menoleh dan melihat Via berdiri di depan pintu yang sudah tertutup kembali.


Lelaki itu dengan cepat berbalik,di ikuti Via yang mentapnya lekat. Pandangan mereka bertemu,terkunci untuk beberapa detik.


" Sayang... " sapanya dengan mata yang berbinar penuh cahaya.


Degg....


Via terkejut,lidahnya terasa keluh hanya untuk menjawab ucapan dari lelaki yang telah memporak porandakan hatinya itu.


Reza berdiri dan sedikit berlari. Dia menubruk tubuh Via,memeluknya dan dengan cepat mencium kening Via.


" Aku merindukan mu,Baby "


Air mata keduanya kini telah tumpah,Via tak menyangka akhirnya setelah tiga bulan berlalu,Reza kembali memeluknya. Dengan cepat Via membalas pelukan Reza. Menghiraukan orang yang sedang menatap pertemuan sepasang suami istri yang sedang melepas rindu.


" Via juga rindu,Mas " ucap Via di sela sela pelukan Reza.


Kepala Sekolah,beserta Kia dan Bagas yang baru datang tersenyum haru.


" sttt... Jangan nangis sayang. Istri mungil mas yang cantik. Mas di sini sayang "


" Mas,..."


" Kita akan membungkam mulut mereka yang telah menyakitimu,Baby. Jangan nangis lagi sayang..."


Segala ucapan cinta dan sayang di lontarkan dari dua sejoli itu. Bahkan tiga orang yang melihat pertemuan mengharukan mereka,membiarkan mereka melepas rasa yang selama ini mereka pendam.


♡♡♡♡


Kalau kurang baper tambahin garam aja.😁😁😁


Author up satu satu dulu, tapi Author usahakan tiap hari up.


kalau ada waktu lebih,Author usahain up nya di tambahin..


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2