
Warning!!!
Untuk pembaca di bawah umur harap memilih bacaan yang bijak. Karena bab ini mengandung unsur dewasa ( 18+ ).
◇◇◇◇◇
Di kamar Reza...
Setelah Reza berhasil membujuk istri mungilnya agar berhenti nangis,kini Reza meninggalkan Via untuk membersihkan tubuhnya dari keringat.
Sementara Via sendiri duduk di depan meja rias dan masih mengenakan pakaian tadi. Entah apa yang kini Via rasakan. Namun yang pasti,setelah kesedihan tadi,kini Via merasakan perasaan gugup.
Apakah ini saatnya? fikir Via.
Ada sedikit rasa takut di hati Via,tapi dia juga merasa tak tega kalau harus membiarkan suaminya menahan begitu lama.
Apa yang harus ku lakukan fikir Via lagi.
◇◇◇◇◇
Sementara di ruang makan keluarga William.
" Apa Via dan Reza sudah makan,Mi? " tanya William.
" Bukankah tadi sudah Mami suruh makan? " jawab Dina.
" Iya,Namun anak dan menantumu tidak melanjutkan makannya,setelah laki laki itu membuat onar di depan rumah kita " ucap Widya sambil menyantap makanan nya. " Suruh Minah antar makanan ke kamar Reza. Ibu khawatir jika nanti mereka akhirnya tidak makan karena ibu yakin,menantumu masih sangat terpukul dengan kejadian tadi " lanjutnya.
" Baik,Bu. Nanti saya suruh Minah antar makanan ke kamar Reza " ujar Dina
" Sebenarnya laki laki tadi itu siapa,Will? " tanya Widya tiba tiba.
" Dia ayah Via,Bu. Yang telah menjual Via " ucap William mengagetkan Widya.
" Oh,jadi lelaki itu yang menjual anaknya? Kalau ibu tahu dari tadi,sudah ibu cekik leher lelaki tak tahu diri itu " geram Widya. Bahkan terlihat dari guratan wajahnya,bahwa Widya sedang menahan amarah.
" Sudahlah bu, lagian Reza sudah memberi dia pelajaran " kata William santai.
" Ngomong ngomong pelajaran, memang Reza kasih pelajaran apa sama mertuanya itu? " tanya Dina penasaran.
" Dia yang telah membayar dua wanita yang di tidurinya kemarin malam. Dia juga yang membuat Baron kehilangan kendali dan kesadarannya " jawab William.
__ADS_1
Jangan heran kenapa William tahu,apa yang di lakukan anaknya itu. Karena semua informasi dapat ia dapat dengan cepat dengan bantuan Dion.
Dina ternganga tak percaya, bahkan Widya pun ikut menghentikan makannya. Mereka sangat terkejut mendengar Reza melakukan itu semua. Kenapa Reza sampai melakukan hal yang begitu kejam? fikir kedua wanita yang berbeda usia itu.
" Bukan hanya kalian yang tak percaya,tetapi aku pun pertama kali gak percaya dengan sikap Reza yang sekarang. Dia hanya terlalu melindungi istrinya " kata William " Namun kalian jangan khawatir,semua sudah beres dan tak ada yang tahu. Dan satu hal lagi,hal itu hanya Reza yang tahu " lanjutnya.
Hal dimana seluruh rekaman video menjijikkan yang Baron lakukan dengan dua wanita bayarannya. Dan hanya Reza yang tahu dan menyimpan bukti tersebut untuk berjaga jaga. Di dalam Video itu juga ada sebuah kebenaran dan rahasia besar yang Baron sembunyikan di dalamnya.
◇◇◇◇◇
Ketika Via sedang termenung dengan fikiran yang entah kemana,seketika Via tersadar mendengar pintu kamar mandi terbuka. Wajah Via merah merona melihat pemandangan di depannya.
Reza berjalan keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggang untuk menutupi daerah privasinya. Dia tersenyum saat melihat Via tertunduk di depan meja riasnya.
" Mandi lah,Baby. Biar badan mu lebih segar " katanya sambil mendekat ke arah lemari samping meja rias Via.
Via yang melihat Reza mendekat semakin bertambah gugup. Apalagi melihat pemandangan yang baru pertama kali Via lihat.
" A..a..ak..u Aku mau mandi dulu " ucap Via tergagap sambil berdiri dan berjalan membelakangi Reza yang sedang tersenyum melihat tingkah Via.
Setelah Via berlalu,Reza dengan cepat memakai pakaiannya.
tok...tok..tok..
" Tuan Muda,ini bibi mau nganter makanan " teriak Minah dari luar.
Dengan cepat Reza berjalan dan membuka pintu.
" Terimakasih,Bi " ucapnya setelah mengambil nampan yang berisikan makanan untuk Reza dan Via.
" Sama sama,Tuan " kata Minah sambil berlalu.
Reza pun masuk dan menutup pintu kamar lalu menguncinya.
Setelah beberapa menit berlalu...
Via keluar dari kamar mandinya dengan pakaian lengkap. Dia melihat Reza sedang bersandar di sofa sambil memainkan ponselnya.
" Sini makan dulu " katanya ketika melihat Via berdiri di depan pintu kamar mandi.
" Iya,Mas.. hem,kenapa Mas tidak makan duluan saja? " tanya Via ketika sudah duduk di samping Reza.
__ADS_1
" Nungguin kamu " ucapnya sambil tersenyum.
" Ya sudah kita makan sekarang " ucap Via.
" Makan sepiring berdua " pinta Reza manja.
" Baiklah "
Mereka pun makan tanpa ada suara. Seperti biasa,itu semua berkat didikan William.
" Sayang " ucap Reza ketika mereka selesai menghabiskan makan malamnya.
" Iya,Mas " jawab Via yang masih membersihkan bekas mereka makan.
" Sayang... " Ucap Reza lagi.
" Kenapa,Mas? " tanya Via sambil melirik Reza.
" Sini " katanya menepuk pahanya agar Via duduk di pangkuannya.
" Tapi,Mas... " Via ingin menolak,namun dengan cepat Reza menarik tangan Via hingga menubruk dada bidang Reza. Untuk sesaat mata mereka bertemu,seperti ada magnet yang menarik keduanya. Tanpa sadar Reza dan Via sudah menyatukan bibir mereka. Kali ini ciuman mereka berbeda. Reza melumat bibir Via lembut,mengecap rasa yang selama ini Reza rindukan.
Via yang seakan telah hanyut dengan permainan Reza akhirnya mengikuti gerakan Reza. Seakan mendapat lampu hijau,Reza meraih tubuh Via lalu menggendongnya. Setelah itu meletakkan tubuh Via di kasur king size mereka.
" Apa aku boleh meminta dan melakukannya? " pinta Reza dengan napas yang memburu.
Dengan ragu Via mengangguk. Mengijinkan Reza untuk menjamah tubuhnya. Untuk pertama kali mereka melakukan hal yang selama ini di pendam oleh Reza.
Kini mereka sudah tidak memakai sehelai benang pun dalam tubuh mereka. Bahkan Reza sudah mengarahkan adik kecilnya tepat di depan rumahnya. Beberapa kali mencoba tetapi Reza selalu gagal sampai terdengar suara teriakan Via.
" Sakit.... Mas... " teriak Via. Bahkan butiran kristal itu telah membasahi pipinya.
" Tahan sayang... Ini hanya sebentar.Aku akan lakukan dengan perlahan " ucap Reza menenangkan Via.
Terjadilah malam erotis yang saling di inginkan oleh sepasang suami istri yang saling mencintai itu. Sampai terdengar erangan kenikmatan mereka di akhir malam panjang Reza dan Via.
" Terima kasih sayang... Aku sangat mencintaimu " ucap Reza lalu mencium kening Via.
Via yang sudah sangat lelah,hanya tersenyum tak menanggapi ucapan Reza. Kini mereka saling mendekap di balik selimut untuk menghangatkan tubuh mereka yang full naked.
◇◇◇◇
__ADS_1
Bersambung....