
Tepat pukul sembilan malam.Dina,Kia dan Via sampai di rumah keluarga William. Di sana mereka di kejutan dengan kehadiran orang orang tersayang di keluarga mereka.
Reza yang mengetahui Via pulang, segera menghampiri Via. Padahal baru beberapa jam mereka tidak bertemu.
" Sayang " panggilnya sambil mendekat dan memeluk Via posesif.
" Mas,malu ikh " protes Via.
Dina dan Kia yang sudah terbiasa dengan sikap Reza hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan pasangan yang sedang di mabuk cinta itu.
" Kok kalian hanya berdua,mana cucu mantuku? " tanya Widya mengagetkan Dina dan Kia. Ketika Widya menikmati secangkir teh hangat di temani Minah.
" Ibu "
" Nenek "
( ucap Dina dan Kia serempak )
Bukannya menjawab,Dina mendekat dan segera mencium tangan mertuanya. Sedangkan Kia,setelah Dina selesai menyalami Widya. Dia memeluk wanita paruh baya yang sudah beberapa bulan tidak bertemu dengannya.
" Kangen Nenek " ucap Kia manja.
" Nenek juga kangen kamu,mana adik iparmu dan adik mu yang nakal itu? " tanya Widya. " Dia benar benar tidak membiarkanku bertemu dengan cucu mantuku " katanya kemudian dengan sedikit rasa kesal.
" Kami ada di sini,Nek " jawab Reza.
Dia berjalan menggenggam tangan Via, mendekati Widya yang sedang menatap intens Via sambil tersenyum. Via yang sudah diberitahu Reza bahwa nenek nya sedang menunggu kehadirannya merasa gugup. Bahkan kegugupan Via dapat Reza rasakan.
" Ada aku,Okey " bisik Reza,mencoba menenangkan Via.
" Sini,Nak " pinta Dina dan segera di angguki Via. " Ini Silvia,Buk. Istri anakku, Reza " ucap Dina memperkenalkan Via yang masih tertunduk.
" Sini,Sayang. Peluk Nenek " ucap Widya membuat Via terlonjak kaget.
Untuk sesaat Via terdiam. Namun setelah itu Via mendekat dan memeluk Widya.
" Selamat datang di keluarga Simone " ucap Widya tulus sambil membelai punggung Via " Tolong sayangi kami dengan tulus,terutama suami mu" bisik Widya tepat di telinga Via.
Via yang tengah hanyut dengan pelukan Widya, hanya menangis haru. Dia benar benar tidak pernah bermimpi akan ada orang yang menyayanginya. Sama halnya seperti Nenek Via yang sudah tiada sejak empat bulan yang lalu.
" Jangan menangis " pinta Widya setelah melepas pelukannya. " Karena air matamu terlalu berharga untuk keluarga kami. Simpan air mata itu untuk kebahagiaan mu " ucap Widya kemudian sambil menatap Via intens.
" Nek,jangan biarkan istriku menangis " pinta Reza memelas. Bahkan Via menatap Reza tajam.
" Stop!!!,Za. Kamu itu... " bentak Kia.
Kia gak habis pikir,kenapa Reza sebucin itu.
" Sebagai hukuman,malam ini Via akan tidur dengan nenek. Dan kamu juga Kia,temani nenek tidur bareng Via " ucap tegas Widya yang membuat Reza tertunduk lemas seketika. Dan membuat Dina tersenyum penuh arti menatap Reza.
Rasain batin Kia mengejek.
Setelah itu Widya bangkit,berjalan di ikuti Kia dan Via.
" Sabar,Za " ucap Dina menepuk pundak putranya yang masih diam tak bergeming.
Akh,Nenek... Sebenarnya siapa sih cucumu? batin Reza bergumam.
◇◇◇◇
Keesokan pagi, di kediaman William...
Semua orang tampak sibuk dengan kegiatan masing masing. Setelah Via membersihkan tubuhnya,Via di tarik Kia untuk segera di rias. Tak tanggung tanggung. Mereka menyewa MUA ternama untuk merias wajah cantik Via.
__ADS_1
" Apa tidak berlebihan,Kak? " tanya Via merasa tidak enak.
" Ini atas permintaan Reza,dan nenek " ucap Kia sambil mempersilahkan perias yang bernama Indra untuk segera merias wajah cantik Via. " Tolong ubah adik iparku menjadi wanita tercantik hari ini " pinta Kia pada Indra.
" Dengan senang hati,Nona. Kami akan melakukan yang terbaik " ucap Indra.
Sedangkan untuk Kia sendiri,dia meminta asisten kepercayaan Indra untuk merias wajahnya. Dia pun ingin memberikan yang terbaik untuk kekasihnya yang sebentar lagi akan jadi tunangannya.
◇◇◇◇
Sedangkan di keluarga Baron...
Sejak semalam Baron tak kunjung pulang. Bahkan Lita sampai ketiduran di sofa ruang tamu.Tepat pukul lima pagi,Baron pulang di antar dua wanita cantik,membuat amarah Lita membuncah.
" Kalian siapa,huh? " teriak Lita pada wanita yang sedang menopang tubuh Baron.
" Kami hanya ingin mengantar tuan Baron saja " jawab wanita satu dengan santai.
" Berikan dia padaku " bentaknya lagi.
" Jangan dengarkan wanita gila itu. Kita lanjutkan saja yang tadi malam " ucap Baron menolak Lita. Dan mengajak kedua wanita itu mengantarnya ke kamar Baron.
Lita menangis histeris di ruang tamu. Rasanya sakit mendengar penolakan Baron. Bahkan dirinya juga harus melihat kelakuan Baron yang sangat menjijikan dengan ke dua wanita yang di bawa nya.
Kemarin,sejak Baron meninggalkan rumah dan kembali ke kantor. Betapa kaget Baron ketika dirinya mengetahui bahwa berita tentang Agnes membuat dia menerima dampaknya.
Baron di pecat secara tidak hormat tanpa uang pesangon. Hal itu membuat amarah Baron semakin menjadi.
Sebenarnya,kemarin itu Baron berniat akan mengambil satu berkas yang di butuhkan oleh Direktur perusahaan. Selama ini Baron menduduki jabatan sebagai manager keuangan di salah satu perusahaan terbesar di kotanya.
Sehingga secara tidak sengaja ,Baron mendengar percakapan antara Lita dan Agnes,dan itu membuat Baron terkejut sekaligus marah. Hingga dia berakhir di club,meminum minuman keras dan membayar dua wanita yang ditidurinya.
▪︎▪︎▪︎¤
Berita tentang kelakuan Baron semalam dan kehancuran Agnes terdengar yang semakin menyeruak membuat Reza tersenyum menyeringai.
Kali ini Reza sedang mengenakan tuxedo senada dengan gaun yang akan di gunakan Via di dalam acara Resepsi pernikahan mereka.
" Ini hanya permulaan. Aku ingin lihat bagaimana kalian akan bersikap setelah mengetahui bahwa aku adalah orang yang selama ini di inginkan kalian untuk menjadi suami Agnes " gumam Reza dengan kilatan amarah dalam sorot matanya. " Dan aku juga ingin,kalian merasakan rasa sakit yang selama ini kalian berikan pada istriku " lanjutnya sebelum keluar kamar dan melihat Via yang sedang di rias.
Selamat datang dalam permainanku batin Reza berucap.
◇◇◇◇
Sementara di keluarga Diajie...
Cleo Diajie, anak dari pengusaha tekstil yang sempat membuat amarah Reza memuncak. Karena istri mungilnya di fitnah habis habisan bahkan menyebut istrinya wanita murahan. Dia pun menerima akibatnya.
Dalam semalam,perusahaan Diajie terancam bangkrut. Dan mereka tidak mengetahui penyebab dan siapa yang melakukannya.
Hendri ( Ayah Cleo ), yang terbiasa hidup mewah pun kini merasa kebingungan. Bahkan rasa takut pun mulai menyerangnya. Bagaimana dirinya akan melewati hari tanpa uang pikir Hendri.
" Kenapa perusahaanku itu bisa sampai bangkrut? " teriak Hendri Diajie pada kedua asisten kepercayaannya.
" Kami juga sedang berusaha mencari penyebabnya tuan " ucap salah satu pria berkacamata hitam itu.
" Aku ingin informasi itu lengkap besok " ucap Hendri " Pergilah " lanjutnya.
Setelah kedua asisten Hendri berlalu meninggalkan ruang kerja Hendri.
" Kenapa ayah belum bersiap? " tanya Sarah ( Istri Hendri ) ketika melihat Hendri memijat kening nya sendiri.
" Sebentar lagi, Cleo mana? " tanya Hendri mencoba bersikap seperti biasa.
__ADS_1
Karena mereka akan menghadiri acara pesta besar besaran di keluarga William.
" Aku sudah siap,Ayah. Aku sudah tidak sabar ingin pergi ke pesta itu,Ayah " ucap Cleo antusias. Dia berniat ingin mempermalukan Via dan Reza.
Dia belum mengetahui apa yang akan terjadi di acara yang Reza selenggarakan itu. Sungguh bodoh!!!,kalau sampai Cleo mempunyai niat buruk. Karena,sebelum itu terjadi,Reza akan membuat kejutan yang tak terlupakan untuk keluarga Diajie. Lebih lebih pada Cleo pribadi.
••••
Beberapa hari yang lalu...
Tepat di saat Reza menjemput Via,dan mendengar juga melihat sendiri perlakuan Cleo beserta Vini dan Sela.
Di sana amarah Reza semakin membuncah. Ingin rasanya dia mendekat dan menampar ketiga wanita yang telah menyakiti gadisnya. Namun berkat kesabaran Kia yang mampu menenangkan Reza,akhirnya Reza mengurungkan niatnya.
Kalian semua cari mati. Tuan Muda tidak akan tinggal diam. Pasti badai akan menerpa keluarga kalian. Sungguh menyedihkan batin Bagas merasa iba.
Tetapi bukan Reza namanya,ketika orang itu menyakiti Via,maka dia akan berdiam diri. Dengan cepat Reza meminta Bagas mencari informasi tentang ketiga gadis tersebut.
Sampai akhirnya,tadi malam Reza meminta Bagas bembereskan ketiga gadis tersebut. Bahkan Vini dan Sela,mendapat pembalasan Reza, sama seperti pembalasan yang di lakukan kepada Cleo.
" Satu per satu,aku akan membalas perlakuan mereka yang telah menyakitimu,Baby "batin Reza berjanji.
◇◇◇◇
Kembali ke keluarga William...
Para wartawan dan tamu undangan mulai berdatangan. Dion dengan sigap menerima tamu tamu keluarga William. Karena hanya Dion yang di kenal sebagai pemilik resmi RWB Grup, dan mereka mengira acara yang di lakukan hari ini adalah acara yang Dion selenggarakan.
" Selamat Datang, Silahkan " ucapnya pada kolega kolega bisnis yang mulai berdatangan.
" Sungguh acara yang mengagumkan, Tuan Dion " ucap salah satu patner bisnis RWB Grup.
" Terimakasih,Tuan. Silahkan " pinta Dion kemudian.
Sementara di lantai atas,Reza sedang merengek seperti anak kecil meminta di belikan permen lolipop. Bagaimana tidak,sejak tadi pagi Reza merayu Widya memintanya agar Widya mengijinkan Reza menemui Via. Tetapi dengan tegas Widya menolak keinginan Reza.
" Ayo lah,Nek. Aku ingin menemui istri mungilku " pintanya memelas.
" Tidak,Nak. Nanti. Sekarang bersiaplah untuk turun " tegas Widya.
" Sejak semalam nenek mengurung istriku,dan tak membiarkanku bertemu dengannya " pintanya kembali.
Karena merasa jengah dengan tingkah Reza,Widya berlalu meninggalkan Reza yang masih merengek sendirian.
Sementara Via yang telah selesai di rias membuat perias yang bernama Indra itu memandang Via takjub dengan hasil karya tangannya. Apalagi sekarang Via telah memakai gaun berwarna senada dengan Reza.
" Ternyata kecantikanmu begitu menakjubkan,Nona. Pantas tuan Reza begitu mencintai Nona " puji Indra.
" Jangan terlalu memujiku. Itu tidak baik untukku " jawab Via ramah.
" Hemm...Sungguh,Nona ini bukan hanya cantik tetapi baik " pujinya lagi kemudian membuat Via tersenyum.
" Apakah sudah siap,Nak " kata Dina yang tiba tiba masuk. " Oh ya ampun... Apa ini mantuku,Indra? " ucap Dina menatap takjub Via. " Kamu sangat cantik,Nak " lanjutnya lagi.
" Terimakasih,Mami "
" Ya sudah. Kita turun sekarang " ajak Dina kemudian.
Setelah itu mereka pergi dan keluar dari kamar.
◇◇◇◇◇
Kalau hari ini di loloskan berarti besok up nya siang...
__ADS_1
Aku sempetin curi curi waktu ini...
Happy Reading..