Sistim Check In Di Tahun 70an

Sistim Check In Di Tahun 70an
40


__ADS_3

Adegan Fang xionan, sebenarnya baik-baik saja dengan niat untuk menyelamatkan.Tapi adegan tersebut sudah bertentangan dengannorma-norma sosial yang berlaku pada tahun 70-an.


Terlepas dari sebabnya,perilaku seperti Fang xionan berlutut di betis Kiki dianggap tidak pantas dan kontroversial.


Meskipun Fang xionan melakukan aksi tersebut untuk membantu Kiki yang terjebak oleh ular, banyak orang yang tercengang dan tidak setuju dengan tindakannya.


Lin xuni merasa jika gigi akan terlepas lagi dari jebakannya jadi dia berteriak dengan air mata yang mengikutinya seolah-olah dia benar-benar bersimpati.


"Kiki ohh maafkan aku tadi aku melihat ular yang jatuh di atas kepalamu tapi aku kabur untuk mencari bantuan. Tapi siapa sangka..uh Kiki kau..aku benar benar tidak beruntung, huhuhu"


"Aku..


Kiki hendak menjawabnya tapi segera beberapa orang memiliki komentar masing-masing dari ideologi mereka yang tidak sejalan dengan ideologi kiki.


"Apakah kamu melihat tindakan Fang xionan? Ini benar-benar tidak pantas, apa yang dia pikirkan?"


"Ya, Perilaku ini dianggap sebagai tindakan hooliganisme kan, Fang xionan bisa di tembak."


Fang xionan juga terkejut,ada apa dia yang berpikir untuk menyelamatkan orang.


"Aku hanya ingin membantu , jika tidak racun akan naik ke atas dan dia benar-benar akan mati"


"Huh Fang xionan mengatakan dia hanya ingin membantu, tetapi apakah kita bisa mempercayainya? Ini tidak masuk akal."


"Kiki dia sudah menandatangani surat perjanjian 100 meter kan, sekarang dia sudah melanggarnya apa dia harus dikirim ke kantor polisi lagi?"


"Ya Kiki, kami pasti akan mendukungmu ini pasti akal-akalan dia melemparkan seekor ular berbisa di tempat kau berdiri, Ckckck kupikir dia berubah tapi ternyata tidak"


"Ya ahh... sayangnya "


Fang xionan buru buru berkata" aku benar-benar tidak memiliki niat jahat, aku hanya ingin menyelamatkan Kiki dari ular tersebut."


Meskipun Fang xionan membunuh ular tersebut sebagai bukti, banyak orang tetap skeptis terhadap niatnya dan menganggap perilakunya tidak pantas.


Kiki segera bisa berpikir jernih lagi akibat keterkejutannya tadi.


"Hem ada apa dengan kalian bertengkar di sini ?Apakah menunggu aku mati baru dibawa ke bawah gunung?" katanya dengan sedih.


"Eh benar juga "baru kemudian beberapa orang ingat jika Kiki masih perlu dibawa ke rumah sakit.


Karena tindakan takut terjebak tindakan holiganisme, berapa orang membuat tandu sederhana.


Jadi Kiki di bawah turun dengan cara itu, sementara Fang xionan diikat dan dikurung di gudang kayu untuk melihat nasib selanjutnya.


Segera Kiki tiba di rumah sakit. untungnya masih ada di dokter yang langsung menangani Kiki. Dia juga diberitahu jenis ular yang sudah mematok kiki tadi.


"Gadis ,berterima kasihlah pada pria itu karena sudah membantumu.Jika tidak ada dia mungkin racun sudah sampai ke jantung. tapi sekarang kamu masih perlu disuntik, tapi ini tidak gratis, lima puluh sen sejarum "kata dokter itu yang tidak berani menyuntik terlebih dahulu karena takut pasiennya menolak untuk membayar.


Tapi Kiki langsung menggangguk dan mengeluarkan uang dari kantong tapi sebenarnya itu dari laci sistem.


Karena sudah dibayar, dokter langsung menyuntiknya dan berkata, dia akan baik-baik saja setelah itu.

__ADS_1


"Oke sekarang sudah selesai jika ada keluhan datang lagi ke sini"kata dokter itu.


"Kepala desa, kupikir aku masih tidak bisa jalan .Bisakah panggil beberapa orang untuk menandu seperti tadi nanti akan aku bayar 2 sen seorang "


Kepala desa belum menjawab, tapi beberapa pria yang mendengarnya masih menajamkan telinga dan segera setuju.


"Oh Kiki apa yang di harus dilakukan dengan Fang xionan?"kali ini Kepala desa tidak berani berinisiatif. berkat kejadian yang terakhir.


Ini salah Fang xionan juga, jika pun Kiki mengalami kemalangan. Kenapa dia tidak bisa turun ke gunung dan mencari bantuan alih-alih menanganinya sendiri.


Jika sistem tidak menyebutkan, jika dia pria keberuntungan mungkin, dia akan berpikir jika ular itu ada buatan tangan Fang xionan.


Setelah sistem menyebutkan dan dia juga mendapat hadiah keberuntungan yang benar-benar luar biasa.Maka Kiki tidak nyaman membiarkan pria keberuntungan masuk penjara.


"kepala desa dia sudah membantu bukan mencelakai jadi lepaskan saja"kata Kiki yang membuat kepala desa meragukan pendengarannya.


"Tapi aturan 100 m kan..!"


"kepala desa surat itu ditandatangani agar mereka tidak mengganggu tapi dia tidak mengganggu justru membantu. aku bahkan harus berterima kasih"


"Ya tapi gadis ,reputasimu bagaimana?"ini bukan kepala desa yang bertanya tapi Yang guiha yang baru saja tiba di rumah sakit.


Dia mendengar kabar ini dan merasa jantungnya sedang ditusuk dengan jarum. Yang pertama ini dilakukan adalah merayu Kiki agar tidak lagi mempermasalahkan ini ke kantor polisi.


Tapi setelah mendengar pembincangan antara Kiki dan kepala desa, dia jadi berubah pikiran lagi.


Gadis sebaik ini, reputasinya dihancurkan oleh putranya sendiri. Ini bukan kali pertama tapi udah yang kedua kalinya. Bukankah sebaiknya Fang xionan segera bertanggung jawab.


"Tidak apa-apa,toh aku tidak takut tidak bisa menikah,aku masih 14thn kan" Kata Kiki .


Tapi wanita tua itu tetap bersikeras."Kepala desa,kau sebagai saksi nya,aku akan melamar Kiki untuk Fang xionan.Kiki masih muda, jalan nya masih panjang.putra ku yang salah tapi Kiki jangan khawatir ,bibi akan pastikan jika dia tidak megertak mu di masa depan.Kau adalah putri bukan menantu di rumah kami "


Kepala desa senang dengan usulan ini.Kiki di lecehkan sebanyak dua kali, jika ada yang ketiga maka tidak akan ada jalan untuk berbalik untuk Kiki.


"Nyonya Fang,aku percaya Fang xionan sudah berubah menjadi rajin.Tapi mata tua ini akan selalu melihat bagaimana Fang xionan melayani Kiki di masa depan.Dia adalah pemuda pendidikan , jangan sampai di rugikan dalam hal pernikahan.Harus ada mahar tiga putaran dan satu suara, jika kurang maka lupakan saja "kata kepala desa.


Jika ini sebelumnya maka jumlah mahar pasti tidak mungkin.Tapi Entah bagaimana, Fang xionan pulang dengan begitu banyak uang setiap malamnya.Sampai Yang guiha berpikir jika itu adalah sebuah mimpi.


"Oke kepala desa,kami siap kapan saja,soal mas kawin jangan khawatir.


Kepala desa sedikit meraguan niat Yang guiha, siapa yang tidak tahu jika Yang guiha hanyalah janda miskin yang tidak mungkin memiliki begitu banyak simpanan.


Tapi tidak apa apa, toh ini uang mereka sendiri.


Tapi..


"Kepala desa?bibi Fang? apakah aku boneka?" kata Kiki tercengang.Mereka berbicara seolah-olah sudah tentu Kiki tidak akan menolaknya.


Mereka bahkan tidak bertanya kepada Kiki terlebih dulu.


"Sudah kukatakan aku tidak peduli dengan apa itu reputasi, terlepas dari apapun aku tidak akan menikah dengannya atau dengan laki-laki manapun yang berusaha melecehkan. Aku bisa hidup sendiri ,jadi kenapa harus bergantung dengan pria yang tidak di kenal?"kata Kiki dengan serius.

__ADS_1


Intinya jika dia tidak menikah ya jangan menikah meskipun itu seumur hidup. Pemikiran Kiki adalah sesimpel itu. tapi untuk warga desa bahkan kepala desa dan bibi Fang sama sekali tidak mengerti.


Ada begitu banyak kasus yang hampir mirip, misalnya seseorang gadis yang jatuh ke air tapi diselamatkan oleh seorang pria karena takut mati lemas. Ini juga mengharuskan pria itu bertanggung jawab untuknya dari awal sampai akhir.


Tapi kasus kiki ini lebih berat, Fang xionan meletakkan bibirnya persis pada betis Kiki dan menyedot darahnya. ini bahkan lebih dikatakan sebagai hubungan kerabat dari kulit ke kulit.


Tapi kenapa dia masih menolak untuk menikah?


Lin xuni ada di samping Fang Yan.Jika ini dulu, mungkin pria itu akan maju ke depan dan mengatakan hal-hal baik tentang ideologi yang dimiliki oleh Kiki.


Tapi sekarang dia diam saja.


Diam diam Lin xuni bertepuk tangan di dalam hatinya. walaupun rencananya bisa dikatakan gagal tapi sebenarnya dia masih bisa menarik Kiki untuk menikah dengan pria lain.


"bagus akhirnya ini masih berhasil hahaha"kata Lin xuni di dalam hatinya. tapi untuk memastikan tebakannya adalah benar dia berbisik pada Fang Yan.


"Kakak , Kiki tidak peduli dengan reputasinya sendiri sebenarnya keluarga macam apa yang sudah membesarkan dia sampai dia acuh tidak acuh dengan masa depannya? apa dia di kota memang sudah seperti ini? bergandengan tangan dengan banyak pria tapi berpikir itu biasa-biasa aja?"


beberapa pertanyaan ini langsung menusuk di dalam hati Fang Yan. mau tidak mau dia juga berpikir hal yang sama.


"aku tidak tahu bagaimana kehidupannya di kota, tapi mungkinkah ini sama dengan sekarang di mana dia tidak peduli asalkan mendapatkan keuntungan? Ah sepertinya aku memandang dia terlalu tinggi" keluh Fang Yan.


Seandainya Kiki menangis dan menjerit karena reputasinya hancur dia pasti akan maju dan mengatakan akan bertanggung jawab Fang xionan.


Tapi reaksi Kiki, malah terlihat acuh tidak acuh dan tidak peduli sama sekali, seolah-olah ini adalah hal biasa dan hal yang lumrah.


Lumrah macam apa, ketika seorang laki-laki begitu dekat dengan wanita. Bahkan ketika mereka tidak memiliki hubungan apapun?


Hah dipatok ular bukanlah sebuah alasan untuk seorang pria menjadi begitu intim dengan lawan jenis.


Mana dia tahu jika bagi Kiki yang pernah tinggal di dunia modern, memang hal itu adalah lumrah dan tidak ada apa-apanya.


Dia tidak dilecehkan oleh siapapun tapi malah dibantu oke.


Catat,di tolong.


Tapi dengan pemikiran seperti itu, Fang Yan berjalan keluar rumah sakit.Dia seperti merasakan Kiki itu adalah seseorang yang tidak bisa dia jangkau.


Seseorang yang bahkan tidak dia kenal sama sekali.


Hanya Lin xuni saja yang bahagia, melihat Fang Yan kembali dengan gontai ke tempat tim pemuda pendidikan.Dia segera menyusul pria itu dan berteriak agar Fang Yan menunggu nya.


Walaupun Fang Yan tidak menjawab panggilannya tapi, Lin xuni yakin jika rencana ini sudah sukses besar.


"Kakak Fang, tinggal selangkah lagi dan kau akan jadi milikku hahaha"pikir Lin xuni dengan hati gembira.


Sementara itu Kiki, kembali ke rumahnya dengan ditandu,tapi tentu saja itu tidak gratis.


Kiki juga meminta libur sampai luka nya sembuh total. Meskipun mengorbankan beberapa poin yang dia miliki tapi Kiki saat ini bukanlah orang yang kekurangan uang dan bahan makanan.


Sekarang , semua orang sudah pergi meninggalkan halamannya dan membiarkan kiki sendirian.Tapi inilah waktu untuk Kiki membongkar hadiah yang dia dapatkan karena membuka peta akumulasi, pria keberuntungan.

__ADS_1


Ohh tangan Kiki gatal.


__ADS_2