Skandal Di Rumah Mertua

Skandal Di Rumah Mertua
Wajah Baru Kepribadian Baru


__ADS_3

Mona, kini berstatus sebagai istri Alex. Rencana Alex untuk mengoperasi wajah Jesica akan di lakukan.


"Sayang, aku mau kamu operasi wajah. Biar kamu makin cantik," ucap Alex.


"Kenapa harus operasi?" tanya Mona.


"Biar kamu makin cantik," jawab Alex.


"Aku mau tapi aku punya syarat untuk kamu," kata Mona.


"Apa syaratnya?" tanya Alex.


"Tanda tangani ini," jawab Mona. "Jadi selama aku masih lupa ingatan, kamu tidak boleh menyentuhku. Aku belum yakin saja kalau kamu suamiku," kata Mona.


"Oke aku setuju," Alex menandatangani surat tersebut tanpa membacanya.


Esoknya mereka pergi ke luar negeri untuk menjalankan operasi. Alex memilih operasi yang mahal dengan hasil yang bagus dan cepat.


Kemana saja mereka pergi, Eros selalu ada bersama mereka.


Operasi berlangsung selama dua minggu, mereka di luar negeri selama satu bulan.


***


Bara mulai kembali dengan kehidupannya. Dia memang tidak bisa move on dari Jesica tetapi dia yakin Jesica menunggunya di surga.


"Den, hari ini mah di masakin apa buat makan malam?" tanya Bik Murni.


"Mau rica-rica aja, Bik," jawab Bara.


Bik Murni masih ikut dengan Bara di apartemen. Sementara Liana ikut Marino jualan di pasar.


Bara dan Marino tidak pernah mempedulikan kehidupan Alex lagi. Mereka memilih acuh terhadap apa yang Alex lalukan.


"Bara, kamu mau berangkat kerja ya," kata Maura yang datang ke apartemen Bara pagi itu.


"Udah tahu nanya," jawab Bara ketus.


"Eh Om Alex ke luar negeri, udah mau sebulan. Katanya besok dia pulang," kata Maura.


"Bukan urusanku," jawab Bara ketus. "Bik, kalau bisa setelah saya pergi wanita ini juga pergi," kata Bara lalu berangkat kerja.


Maura tak mau diusir, jadi dia memilih untuk pergi saja.


***


Amelia merasa sedih, perut dia semakin besar. Tetapi sama sekali tak ada yang memperhatikannya. Alex masih saja memberinya pelanggan.


"Bik, Maura kemana?" tanya Amelia.


"Udah pergi, katanya mau ke tempat Den Bara," jawab Bibik.


"Dasar gak tahu diri, udah dibuang Bara masih aja nempel," omel Amelia.


Amelia senang saat mendengar kabar Alex akan pulang. Dia berharap Alex akan memperhatikannya lagi.


Esoknya Alex pulang, tapi mereka terkejut karena Alex tidak sendiri. Dia membawa wanita yang sangat cantik.


"Pa, siapa dia?" tanya Amelia.


"Kenalkan, dia Mona. Dia istriku," jawab Alex.


Maura dan Amelia bingung karena tak pernah mendengar kalau Alex menikah.


"Kami menikah beberapa bulan yang lalu," kata Alex.


"Sayang, siapa mereka?" tanya Mona.


"Ini Amelia, dia mantan menantuku. dan ini Maura teman anakku yang bungsu," jawab Alex.


"Lalu mana anak-anakmu?" tanya Mona


"Mereka tinggal di rumah masing-masing. Maklum mereka ingin mandiri," ucap Alex bohong.


Amelia dan Maura merasa tersaingi dengan adanya Mona. Apalagi sikap Mona sangat angkuh sekali.


"Sayang, kamu kan sudah punya istri. Lebih baik jangan tampung mereka di sini. Aku gak mau ada orang ke tiga," kata Mona.


"Tenang mereka tidak akan macam-macam," kata Alex.


"Oke, tapi kalau mereka macam-macam kamu harus usir mereka," ucap Mona.


Amelia geram melihat sikap Mona yang sok berkuasa terhadap kehidupan Alex.


***


Maura kesal dengan Alex, dia mendatangi Bara dan mengadu pada Bara.


"Papa mu itu loh, pulang-pulang bawa istri," kata Maura.


Bara yang awalnya tak selera bicara mendadak antusias.

__ADS_1


"Benarkah? Sejak kapan dia menikah?" tanya Bara.


"Entahlah, dia bilang menikah di Bandung beberapa bulan lalu," jawab Maura. "Dia itu cantik banget," kata Maura.


Maura menunjukkan foto Mona pada Bara. Bara merasa tidak asing dengan bentuk tubuh itu.


"Namanya Mona, dia mungkin orang Bandung. Om Alex gak pernah ngasih tahu kami asal usul dia," kata Maura.


"Bagus sih kalau dia nikah, jadi gak perlu tidur dengan kamu," kata Bara.


"Sama ajalah," kata Maura.


Bara malah mendadak baik sekali pada Maura. Bahkan Bara suka mengorek informasi dari Maura.


***


"Pada kemana ini? Kok sepi sekali?" tanya Mona.


Eros mendekati Mona," Pak Alex ke kantor, sementara Maura dan Amelia pergi di jemput orang," jawab Eros.


"Eros, kamu tahu tugasmu, kan?" tanya Mona.


"Iya Nyonya," jawab Eros lalu pergi.


Tidak berapa lama Amelia pulang, dia tampak lelah sekali.


"Dari mana kamu? Hidup numpang di rumah suami saya tapi pulang pergi seenaknya," kata Mona.


"Aku kerja sama papa," jawab Amelia.


"Kerja apa dengan perut besar seperti itu?" tanya Mona.


"Bukan urusan kamu," ucap Amelia sengit.


"Kamu mau saya usir dari sini? Jangan sok-sokan kamu," Kata Mona.


Amelia malas meladeni Mona, dia langsung saja masuk ke kamar.


"Dasar gak tahu sopan santun," ucap Mona.


Mona mendadak jadi monster semanjak pindah ke rumah Alex. Namun, Alex tetap menyukainya apapun yang Mona mau selalu di turuti.


***


Diam-diam Bara menyelidiki pernikahan Bara dan Mona. Namun, Bara terkejut saat tak menemukan data pernikahan mereka di Bandung. Padahal Bara sudah meminta bantuan temannya yang tinggal di Bandung.


"Siapa Mona sebenarnya? Aku merasa aneh," ucap Bara.


Bara selalu mengawasinya dari jarak jauh. Dia merasa Alex menyembunyikan sesuatu.


"Ada apa sih?" tanya Maura.


"Bersihkan kolam renang itu," jawab Mona menunjukkan kolam renang yang kotor.


"Kan ada tukang kebun," bantah Mona.


"Gak aku mau kamu yang bersihin. Tukang kebun udah aku suruh potong rumput," kata Mona.


"Maura, ikuti kata Mona," kata Alex.


Maura dengan malas membersihkan kolam. Sementara itu Amelia di tugaskan untuk menyiram bunga dan memberi makan ikan.


Sejak ada Mona, mereka jadi sering di perintah ini itu. Mereka tidak bisa diam saja di rumah.


***


Bara yang selalu mengawasi rumah Alex melalui orang lain selalu tahu apa yang dilakukan Mona terhadap Maura, Alex dan Amelia.


"Mas, tolong dong aku mau ke luat rumah!" ucap Mona.


"Mau kemana?" tanya Alex.


"Pergi ngemall, bosan di rumah. Tenang aja aku sama Eros," jawab Mona.


"Eros, jaga istriku," kata Alex.


Mona pergi dengan Eros, dia pergi ke mall dengan leluasa.


"Eros, sampai kapan begini?" tanya Mona.


"Sabar, Nyonya," jawab Eros.


Mona memainkan ponselnya, dia melihat toko obat online. Dia melihat obat agar pria bisa enjakulasi dini.


"Ini kayaknya bagus," kata Mona.


Mona memesan obat itu, dia meminta Eros yanv mengurus obat itu.


***


Sudah satu minggu Mona tinggal bersama Alex. Dia sudah mulai menguasai Alex.

__ADS_1


"Sayang, aku beli vitamin buat kamu biar kuat. Minum ya!" ucap Mona.


"Vitamin apa?" tanya Alex.


"Udah pokoknya bikin hot di ranjang," jawab Mona.


Alex pun minum obat itu, Mona selalu mengawasi Alex saat minum vitamin yang dia berikan.


Alex pria yang tidak bisa hidup tanpa wanita. Di saat Mona sudah tidur, dia selalu mendatangi Maura maupun Amelia.


Mana mungkin seorang Alex akan mampu berpuasa satu tahun.


"Amelia, udah pernah periksa kandungan?" tanya Mona.


Amelia menggeleng, dia gak pernah mau periksa karena takut di tanya ayah dari janin di perutnya.


"Semoga kandungan kamu bagus," ucap Mona. "Tapi sepertinya kamu perlu banyak uang sampai harus kerja waktu hamil," kata Mona.


"Sayang, dia kan single parent jadi wajar kerja keras," kata Alex.


"Kasihan sekali dia," cibir Mona.


***


Mona kemana saja salalu bersama Eros. Bahkan Eroslah orang yang membantu Mona.


"Mas, minum lagi vitaminnya," kata Mona.


Alex minum vitamin itu hingga sudah habis satu botol. Dia mulai merasa sering lelah dan capek.


"Aku pulang awal karena badanku terasa capek," kata Alex.


"Ya sudah istirahat saja," kata Mona. "Kamu kan punya anak, Kenapa gak mereka aja yang nerusin usaha kamu," kata Mona.


"Mereka gak akan mau," kata Alex.


Mona malam itu menemani Alex tidur, melihat tubuh mulus Mona. Alesx ingin menyentuhnya.


"Sayang, jangan ingkari janjimu," kata Mona.


"Tapi aku tak kuat menahannya," kata Alex.


"Sabar, tunggu aku sampai sembuh," ucap Mona.


Malam itu Alex tak jadi menyentuh Mona. Mereka hanya tidur dalam satu ranjang saja.


Tengah malam Mona terbangun, dia tak melihat Alex. Dia ke luar kamar tapi tak mendapati Alex di mana-mana.


Saat melewati kamar Amelia, dia mendengar suara *******. Mona yakin itu suara Alex dan Amelia.


"Oh jadi begini kelakuan dia," kata Mona.


Mona kembali ke kamar Alex dan tidur. Esoknya Alex sudah ada di samping Mona.


***


Kali ini Mona memberikan vitamin yang berbeda dari sebelumnya pada Alex. Alex yang terbuai dengan rayuan Monapun ikut apa kata Mona.


"Om Alex udah gak asyik lagi," kata Maura saat ngobrol bersama Amelia.


"Emang papa kenapa?" tanya Amelia.


"Kamu gak ngerasa aneh apa? Dia punya istri tapi masih aja nyamperin kita tiap malam. Udah gitu burungnya udah gak terlalu bisa On," jawab Maura.


Amelia merasa begitu juga namun dia memilih diam saja.


Maura tak hanya membicarakan masalah itu dengan Amelia. Bersama Bara dia juga cerita masalah Alex. Bara jadi makin merasa aneh pada Monica dan Alex.


"Kamu yakin Mona istri papa?" tanya Bara.


"Entahlah, yang penting uang ngalir sama aku," jawab Maura. "Gimana kalau kita kerja sama buat dapatin harta Om Alex?" tanya Maura.


"Gak ah, terlalu beresiko," tolak Bara.


Tiba-tiba Maura mendapat panggilan dari Mona.


"Maura, pulang segera! Jangan lupa belanja semua yang tadi aku WA ke kamu," kata Mona.


"Eh seenak kamu aja nyuruh aku. pemmbantu sana suruh beli," bantah Maura.


"Oke aku akan usir kamu," ancam Mona.


"Iya aku mau," kata Maura mengalah.


"Sejak kapan kamu jadi babu?" tanya Bara.


"Entahlah, sejak ada Mona rumah Om Alex kaya neraka," jawab Maura.


***


Mona asyik membaca majalah, dia melihat Amelia pulang sempoyongan. Tiba-tiba saja Amelia tak sadarkan diri.

__ADS_1


"Amelia...Amelia...bangun!'' teriak Mona. "Masih hidup," kata Mona setelah mengecek nadi Amelia.


Tiba-tiba saja Mona melihat darah dari paha Amelia. Tiba-tiba dia seperti ingat sesuatu. Kepala Mona mendadak sakit, dia hampir saja terjatuh beruntung Eros membantunya.


__ADS_2